... 10 Ide Kerajinan Menarik dari Getah Nyatu untuk DIY dan Seni Jahit

10 Inspirasi Kerajinan Sulaman dan DIY Menggunakan Getah Nyatu

Kerajinan Getah Nyatu Asal dan Contoh nya

Kerajinan getah nyatu kapuas masih menjadi salah satu khas kerajinan asli Indonesia yang hingga kini terus bertahan, meski terus di gempur perkembangan zaman. Membuat Kerajinan tradisional di zaman modern ini tentu menjadi tantangan tersendiri.

Baca Lainnya

Kerajinan Tangan Khas Mojokerto Cocok untuk Souvenir dan Oleh-oleh

Membuat Kerajinan Dari Kertas HVS

Indonesia masih disebut sebagai jantungnya dunia dimana karena di Indonesia terdapat reservasi hutan tropis terbesar dengan keaneka ragaman hayati yang sangat banyak, yaitu antara lain adalah karena daerah yg di sebut dengan Kalimantan.

Indonesia dikenal pula sebagai negara yang banyak huni oleh berbagai macam suku bangsa asli Indonesia yang menjadikan negara ini menjadi kaya akan budaya.

Dengan Banyaknya suku serta budaya dan kekayaan alam hayati di Indonesia, membuat aneka kreativitas yang ada di Indonesia juga sangat beragam, mulai dari kuliner hingga seni dan kerajinan nya.

Jenis Bahan Lunak untuk Kerajinan

Bahan kerajinan ini dapat di bedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.

Bahan lunak alami

adalah bahan yang di peroleh dari sumber alam tanpa proses pengolahan yang kompleks.

Contoh bahan lunak alami adalah tanah liat, gips, kulit hewan dan tumbuhan, lilin, sabun, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti tekstur, warna, atau aroma yang khas.

Bahan lunak alami biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki nilai estetis atau koleksi.

Bahan lunak buatan

adalah bahan yang di peroleh dari hasil proses pengolahan, baik dari bahan alami maupun sintetis.

Contoh bahan lunak buatan adalah plastik, fiberglass, parafin, plastisin, polymer clay, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti kemudahan di atur atau di campur dengan zat kimia tertentu.

Bahan lunak buatan biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki fungsi praktis atau perabotan rumah tangga.

Mengenal apa itu getah nyatu

Getah nyatu merupakan getah dari pohon nyatu yang berwarna putih. Warna getah nyatu tersebut, akan memudahkan para pengrajin ketika ingin mewarnainya.

Bentuk getah nyatu cair dengan teksturnya yang lunak, jadi sangat mudah digunakan dan dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan bahan lunak. Selain itu, ukuran getah nyatu itu juga sesuai dengan ukuran pohonnya. Semakin besar pohon, maka semakin banyak pula getah yang bisa diambil.

Selain ciri-ciri getah nyatu, Sedulur juga perlu tahu cara mengolahnya, lho. Agar bisa menghasilkan kerajinan dengan nilai ekonomis yang tinggi, getah pohon ini perlu diolah melalui beberapa tahapan yang cukup rumit.

Perebusan yang pertama, dilakukan dengan mencampurkan minyak tanah, agar batang pohon dan getahnya bisa terpisah. Lalu untuk perebusan kedua, menggunakan air untuk memisahkan minyak tanah dengan getah nyatu. Jika getah sudah terkumpul, maka dilakukan perebusan terakhir. Perebusan ini dilakukan untuk memberi warna pada getah tersebut.

Proses pewarnaan ini juga dilakukan menggunakan bahan-bahan alami, yakni berbagai daun dengan kekhasan warna tertentu. Biasanya warna yang digunakan adalah warna terang. Selain itu, kerajinan dari getah nyatu ini juga mempunyai tingkat kedetailan yang sangat tinggi.

Untuk proses yang berikutnya adalah pembentukan. Pembentukan getah ini harus dilakukan ketika getah masih dalam kondisi panas, karena jika sudah dingin getah tersebut akan mengeras. Nah, bentuk kerajinan yang dihasilkan pun sangat unik, sehingga cocok dijadikan sebagai pajangan atau dekorasi ruang.

Akan tetapi, sangat disayangkan jika saat ini ketersediaan jenis getah nyatu ini sudah tidak sebanyak dulu. Hal ini karena jumlah pohon nyatu yang semakin terbatas. Selain itu, pengubahan lahan menjadi ladang sawit juga sangat mengancam keberadaan pohon tersebut.

Getah Nyatu, Kerajinan Khas Kalimantan yang Nyaris Punah

Terdapat beragam pepohonan yang tersimpan di hutan tropis Kalimantan, salah satunya adalah pohon nyatu. Dari pohon ini, lahirlah beragam kerajinan getah nyatu yang dikembangkan masyarakat Dayak. Ya, kerajinan tersebut banyak ditemukan di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kerajinan pohon getah nyatu ini memang pernah populer sejak 1980-an. Jadi jika Sedulur berlibur ke Kapuas, rasanya tidak lengkap jika tidak menjadikannya sebagai oleh-oleh yang khas. Nah, bagi Sedulur yang penasaran dengan getah pohon yang satu ini, langsung saja simak informasi berikut.

Tribun Banjarmasin

Pohon nyatu banyak dijumpai dan punya kemampuan berkembang biak dalam waktu yang sangat cepat. Bahkan hanya dalam waktu enam bulan saja, pohon nyatu bisa mencapai tinggi kurang lebih delapan meter. Dan pada usia tersebut, getahnya sudah bisa diambil.

Seperti yang tadi sudah dikatakan, pohon nyatu itu sering digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan berbagai kerajinan. Namun jika biasanya kerajinan itu dibuat dari batang atau daun, berbeda dengan pohon ini yang banyak dimanfaatkan getahnya.

Perlu untuk Sedulur ketahui, bahwa proses pemangkasan pohon nyatu itu tidak bisa dilakukan sembarangan. Panen pohon ini harus disesuaikan dengan waktu yang sudah ditentukan oleh tetua adat. Hal ini dilakukan untuk menjaga tradisi sekaligus kelestarian lingkungan.

Akan tetapi, belakangan ini banyak lahan pohon nyatu yang justru berubah menjadi kebun sawit. Tentu saja hal itu sangat disayangkan mengingat pohon nyatu adalah pohon asli dari Kalimantan dan sangat bermanfaat.

Mulai Redup Pengrajin Getah Nyatu Ini Masih Bertahan

Kerajinan tradisional di era modern sedang mengalami gempuran yang bertubi – tubi mulai dari prosuk murah dari negara luar dan bahan baku yang semakin sulit dan mahal, ini pun berlaku pada kerajinan getah nyatu di Kabupaten Kapuas, Kalteng, yang tampaknya mulai mengalami penurunan.

Di 1980 an, sepanjang bantaran Sungai DAS Kapuas, tepatnya di Desa Dahirang Kecamatan Kapuas Hilir sempat menjadi pusat kerajinan getah nyatu disini banyak warga menggeluti pekerjaan ini. Juga meningkatnya jumlah pekerja dari masyarakat sekitar.

namun seiring berjalan nya waktu kini mulai berkurang. “Dulu kita sangat mudah mendapat bahan baku, tetapi sekarang semakin sulit dicari sehingga banyak pengrajin getah nyatu yang berhenti,” ungkap pengrajin sekaligus pemilik UD Erwin baru-batu ini di kutip dari (medan bisnis daily).

Salah satu tokoh masyarakat Dayak setempat mengatakan kerajinan tangan getah nyatu ini dahulu sangat populer.

Pada tahun sekitar 1980 kerajinan nyatu sangat populer dan paling dicari, untuk souvenir khas atau hadiah.

istilahnya belum datang ke tanah Dayak kalau tak bawa kerajinan getah nyatu.

Kita berharap agar pihak seperti pemerintah setempat bisa memberikan bantuan baik permodalan hingga akses penjualan agar kerajinan Indonesia terus bertahan di era modern ini.


Tags: kerajinan dari contoh

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia