... 5 Ide Kreatif Kerajinan DIY dengan Bahan Keras untuk Anda Coba

5 Hasil Kerajinan Cantik dari Bahan Keras Buatan untuk Kerajinan Tangan dan DIY

7 Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras

1. Teknik Pahat atau Ukir

Ini adalah cara membuat kerajinan bahan keras dengan cara memahat atau mengukir menggunakan beberapa alat, seperti alat martil, kikir, dan lainnya. Teknik pahat sangat cocok untuk bahan keras berupa kayu maupun batu.

2. Teknik Anyaman

Metode pengrajin membuat produk kerajinan dengan cara menggabungkan dan menyilangkan bahan secara zig-zag maupun sistematis. Teknik ini menggunakan bahan keras terbuat dari tumbuhan, seperti rotan dan akar lidi.

3. Teknik Patri

Teknik penyambungan bahan keras buatan berupa logam panas dengan mencampurkan logam tambahan. Proses pembuatan teknik ini menggunakan suhu tinggi selama pematrian logam. Teknik patri dapat berbentuk batangan bulat maupun pipih.

4. Teknik Cor

Metode pencairan logam pada cetakan guna membentuk hasil logam sesuai kebutuhan konsumen. Teknik cor memiliki jenis teknik, yakni teknik tuang berulang dan sekali pakai.

5. Teknik Las

Cara menyambungkan logam dengan mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi disebut teknik las atau welding. Penggunaan teknik ini mencangkup pada bidang konstruksi, seperti membuat rangka baja maupun rangka kerajinan bahan keras lainnya.

6. Teknik Menempa

Cara memanaskan logam dan memukul-mukul logam panas agar membentuk sesuai kebutuhan. Pengrajin menggunakan teknik ini dengan menggunakan logam jenis tembaga, emas, dan kuningan. Sehingga, menghasilkan produk seperti keris, teko, dan lainnya.

7. Teknik Bubut

Teknik bubut adalah cara menggerakkan bahan pahat dengan memutar secara relatif dan translasi. Sehingga, menghasilkan produk yang rapi, bulat, dan sistematis. Contoh kerajinan yang menggunakan teknik bubut adalah vas bunga berbahan kayu.

Kerajinan dari Kaca Patri

Source : Pinterest

Kerajinan kaca patri adalah kerajinan yang dibuat dari potongan-potongan kaca berwarna-warni. Potongan kaca akan diatur sedemikian mungkin sehingga tampilannya seperti sebuah lukisan. Kerajinan kaca patri ini sering digunakan pada daun pintu atau jendela untuk mempercantik penampilan sebuah ruangan.

Namun, kini kerajinan kaca patri tersedia dalam berbagai ukuran, sehingga kegunaannya pun menjadi semakin beragam. Pins dapat menjadikan kerajinan ini sebagai pembatas/partisi antar ruangan atau bisa juga menjadikannya pajangan mungil diatas meja atau lemari pajangan.

2. Pajangan dari Kayu

Source : Pinterest

Kayu merupakan salah satu bahan keras yang paling banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Kayu dapat diolah dan dibentuk sedemikian rupa untuk dijadikan alat dekorasi.

Kerajinan yang dibuat dari kayu dapat berupa pajangan, patung, atau bahkan hiasan dinding. Kayu digemari selain karena warna dan coraknya yang alami, kerajinan dari kayu juga memiliki daya tahan yang baik dan dapat awet hingga bertahun-tahun.

3. Dekorasi Dinding dari Logam

Source : Pinterest

Dekorasi dinding dari logam juga dapat dijadikan pilihan jika Pins ingin melakukan dekorasi pada sebuah ruangan. Terdapat berbagai macam bentuk kerajinan dari bahan logam sehingga Pins dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dekorasi yang Pins inginkan.

Sebagai contoh, Pins dapat memilih kaleng minuman bekas. Tekan dan ratakan, haluskan pula ujungnya supaya tidak tajam Terkadang, kerajinan dari logam ini juga dapat diwarnai dan dibentuk sesuai dengan keinginan Pins. Sungguh menarik bukan?

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait

Buku Terkait Kerajinan
  • Buku Belajar Menulis
  • Buku Kreativitas Anak
  • Buku Menggambar
  • Buku Mewarnai
  • Buku Origami
  • Buku Pola Dasar Menjahit
Artikel Terkait Kerajinan
  • Contoh Seni Rupa dari Indonesia
  • Kerajinan dari Tanah Liat
  • Kerajinan dari Kerang
  • Kerajinan Kayu
  • Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas
  • Kerajinan Tangan dari Bahan Kertas
  • Kreasi dari Limbah Kain
  • Kreasi dari Sampah
  • Resin
  • Recycle
  • Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah
  1. Produk dengan nilai fungsional.
  2. Produk dengan nilai informatif.
  3. Produk dengan nilai simbolik.
  4. Produk dengan nilai prestise (wibawa).

Memperhatikan dan mempertimbangkan seperti apa muatan yang dibawa oleh produk akan menentukan kualitasnya pula. Jika kita ingin membuat produk yang memiliki fungsional, maka salah kaprah jika kita malah sibuk dengan nilai simboliknya, begitu pun sebaliknya.

Namun, tentunya pernyataan kesalahan di atas hanyalah patokan kasar semata. Bisa jadi suatu produk dapat diciptakan melalui perpaduan beberapa nilai. Perlu menjadi catatan bahwa biasanya produk kerajinan yang berhasil biasanya hanya memiliki jenis nilai minim namun benar-benar mengena (sederhana namun apa yang ingin disampaikan jelas).

3. Aspek Rancangan dalam Produk Kerajinan Bahan Keras

Proses pembuatan sebuah produk kerajinan tidak terlepas dari salah satu unsur penting yaitu bagaimana melakukan pertimbangan saat membuat rancangan yang dapat melibatkan berbagai aspek teknologi serta mengandung tanggung jawab terhadap budaya bangsa Indonesia. Produk kerajinan mengandung banyak faktor yang perlu menjadi bahan acuan dan pertimbangan.

Adapun faktor-faktor permasalahan objektif yang diperlukan untuk diketahui sebelum perancangan adalah sebagai berikut:


Tags: kerajinan bahan keras hasil

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia