... 10 Alasan Mengapa Ada Benang di Ujung Jahitan Caesar - Tips dan Trik DIY

Menemukan Benang di Ujung Jahitan Caesar - Tips dan Trik untuk Pekerjaan Jarum dan DIY

Tanda luka caesar sembuh

"Ini bukan berarti bahwa Anda kembali menjadi orang yang sama seperti sebelum hamil," kata Shannon Smith, ob-gyn di Brigham Faulkner Ob/Gyn Associates di Boston.

Menurut Smith, tubuh ibu yang melahirkan pasti akan berubah baik karena mengandung maupun dari jenis persalinan apa pun yang dilakukan saat melahirkan anak-anak.

Bunda mungkin juga masih merasakan kesemutan dan mati rasa di sekitar sayatan. Hal ini bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk hilang, karena saraf kecil di kulit membutuhkan waktu lama untuk pulih. Tidak ada yang bisa dilakukan untuk mempercepat prosesnya, tapi itu normal saja.

Sementara itu, untuk luka caesar, Bunda dapat melihat tanda-tanda yang menunjukkan luka operasi caesar sembuh seperti:

"Bekas luka operasi caesar akan mencapai 80 persen dari kekuatannya pada minggu ke-6. Namun, bisa memakan waktu setidaknya satu tahun bagi bekas luka untuk menetap dan memperlihatkan penampilannya secara permanen," kata Alexander Zuriarrain, ahli bedah plastik bersertifikat di Florida, dikutip dari What to Expect.

Warna kemerahan dari bekas luka ini perlahan akan berubah menjadi warna merah muda dan kemudian berubah lagi menyesuaikan warna kulit.

Apabila kulit Bunda berwarna agak gelap, biasanya warna bekas luka akan berubah menjadi lebih gelap dibandingkan warna kulit di sekitarnya. Perubahan warna ini biasanya diiringi juga dengan hilangnya pembengkakan di bekas luka operasi.

2. Bekas luka operasi tidak terasa nyeri

Rasa nyeri ini tentunya disebabkan bekas luka yang belum kering dan jaringan di sekitar belum menyatu dengan sempurna. Melansir dari Web MD, jika nyeri di area bekas luka sudah tidak lagi Bunda rasakan, maka dapat dikatakan luka operasi sudah sembuh.

Nyeri yang dirasakan akan berkurang sedikit demi sedikit dan jika sudah benar-benar sembuh, rasa nyeri tak akan terasa sama sekali bahkan saat bekas operasi disentuh.

Bagaimana cara merawat bekas jahitan operasi caesar?

Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan selama merawat bekas luka operasi caesar untuk mempercepat penyembuhannya. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Istirahat yang cukup

Namun, sebisa mungkin usahakan mencukupi waktu tidur untuk mempercepat serta mencegah infeksi pada bekas jahitan caesar. Solusinya, cobalah tidur saat bayi Anda sedang tidur.

2. Hindari aktivitas berat terlebih dahulu

Melakukan aktivitas berat bisa memperburuk kondisi luka bekas jahitan operasi caesar. Hindari mengangkat beban atau melakukan pekerjaan berat sampai luka SC benar-benar sembuh.

Letakkan segala sesuatu yang dibutuhkan di dekat Anda sehingga Anda jadi lebih mudah untuk menjangkaunya, seperti air minum dan obat-obatan.

3. Banyak minum

Dikutip dari laman American Pregnancy Association , tubuh Anda membutuhkan banyak cairan selama proses penyembuhan bekas jahitan caesar dan menyusui.

Selain mendukung proses pemulihan, minum banyak air juga bisa membantu Anda terhindar dari sembelit pascamelahirkan.

4. Penuhi kebutuhan zat gizi harian

Terpenuhinya asupan gizi akan mendorong pertumbuhan jaringan yang sehat. Hal ini tentunya dapat membantu luka bekas jahitan caesar Anda sembuh lebih cepat.

Untuk membantu penyembuhan luka dalam operasi caesar, penuhi asupan vitamin A, vitamin C, dan zinc , baik dari makanan sehari-hari atau suplemen sesuai anjuran dokter.

5. Bersihkan luka secara teratur

Meskipun luka jahitan caesar tampak sudah kering dan akan sembuh, penting untuk menjaga kebersihannya.

Untuk itu, pastikan Anda selalu membersihkan luka dan mengganti perbannya. Pastikan daerah di sekitar luka jahitan tidak lembap untuk mencegah infeksi bakteri.

Penanganan aman bagi ibu menyusui dengan suplemen herbal

Freepik/Jcomp

Saat masih masa-masa menyusui, terkadang Mama khawatir dalam penggunaan obat-obat tertentu namun terdapat beberapa solusi dari bahan-bahan alami yang dapat membantu Mama mengurangi resep obat-obatan.

Untuk melengkapi nutrisi, minum 1 gelas kaldu tulang perhari untuk membantu memulihkan nutrisi.

  • Rutin membersihkan dan merawat luka teratur dengan menggunakan kassa steril yang dibasahi dengan cairan infus (NaCl) atau rivanol. Cara ini untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan membuat luka cepat kering.
  • Usahakan untuk tidak sering batuk atau flu, jika mengalaminya konsumsi obat atau suplemen sesuai dengan anjuran dokter.
  • Menghindari aktifitas yang memberikan tekanan pada perut, seperti mengangkat beban terlalu berat sekitar 3 sampai 6 bulan.
  • Istirahat yang cukup dengan memperbaiki pola tidur 7 hingga 8 jam perhari.
  • Konsumsi makanan bergizi yang seimbang, perbanyak makanan tinggi kalori dan protein.
  • Gunakan gel lidah buaya atau gel pada kapsul Vitamin E untuk meminimalkan pembengkakan.
  • Pastikan mematuhi jadwal kontrol dengan dokter.

Jika Mama tidak merasakan gejala berkurang, segera berkonsultasi ke dokter yang dipercaya ya Ma, agar tidak mengakibatkan sesuatu yang tidak diinginkan!

Baca juga:

Penyebab terjadi infeksi

Bunda, infeksi pada bekas luka caesar disebabkan karena bakteri yang masuk. Staphylococcus aureus atau bakteri staph merupakan penyebab paling umum terjadinya infeksi luka pasca operasi caesar. Sekitar 15-20 persen kasus disebabkan oleh bakteri staph.

Secara alami, bakteri staph tumbuh di rambut dan kulit manusia. Namun ketika mereka berkembang biak dan masuk ke area kulit yang terluka, maka dapat menyebabkan infeksi. Infeksi luka biasanya akan mulai terjadi 4-7 hari pasca operasi caesar. Gejala infeksi ini dimulai dalam kurun waktu 28 jam.

Berikut beberapa jenis infeksi luka caesar yang perlu Bunda ketahui, yaitu sebagai berikut:

1. Impetigo

Infeksi luka jenis ini dapat menyebabkan kulit melepuh dan berisi cairan yang apabila dipecah akan meninggalkan bekas kerak. Infeksi impetigo terasa menyakitkan dan juga gatal.

2. Abses

Abses merupakan jenis infeksi luka yang berisi kulit mati dan nanah yang berkembang di bawah kulit. Luka jenis ini diakibatkan oleh bakteri staphylococcal atau streptococcal. Abses menjadi infeksi serius yang harus diperhatikan ya Bunda. Karena infeksi ini akan menyebabkan menyebabkan kemerahan, nyeri saat ditekan, dan terjadi pembengkakan di sepanjang tepi sayatan. Sebagian besar infeksi abses juga dapat menyebabkan keluarnya nanah.

3. Selulitis

Jenis infeksi ini terjadi pada kulit dan jaringan tepat di bawahnya. Sama halnya dengan abses, selulitis juga diakibatkan oleh bakteri staphylococcal atau streptococcal.

Selulitis akan menyebar dengan cepat sampai ke bagian di sekitar luka dan terasa menyakitkan, kemerahan, dan hangat apabila disentuh. Meski begitu, jenis infeksi ini tidak akan menyebabkan keluarnya nanah pada luka sayatan.

4. Erisipelas

Erisipelas merupakan sejenis selulitas yang diakibatkan oleh bakteri staph dan ditandai dengan munculnya lesi atau area yang kemerahan, mengkilat, dan menonjol pada bekas luka caesar.


Tags: jahit benang caesar

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia