... 5 Langkah Mudah Menggunakan Alat Gulung Benang Layangan untuk Kerajinan Jahit DIY

Seni Menghias Gulungan Benang Layangan - Panduan Praktis dan Kreatif untuk Pengrajin DIY

Bentuk yang Selalu Dimodifikasi

Bentuk layang-layang sejak 1970-an sendiri selalu dimodifikasi para seniman. Ukurannya pun nggak lagi kecil tetapi sangat besar, yakni dalam bilangan meter. Bahkan nggak jarang dibuat dalam bentuk tiga dimensi sehingga harus dimainkan oleh beberapa orang sekaligus menggunakan tali tambang sebagai pengganti benang.

Layang-layang seperti itu biasanya dimainkan oleh orang dewasa dan dilombakan dalam suatu festival. Di Indonesia sendiri lomba dan festival layang-layang bertaraf internasional sudah menjadi agenda tetap di sejumlah daerah, seperti Pangandaran dan Bali.

Layang-layang yang dilombakan akan dinilai berdasarkan bentuk, komposisi warna, keelokan gerak, bunyi gaungan, dan lama mengudara.

Manfaat Permaianan Layang-Layang Bagi Anak

1. Melatih Motorik Kasar. Saat anak berlari, menarik benang layangan, serta gerakan menggulung benang dengan cermat merupakan gerak motorik kasar. Anak yang suka bermain layangan otot kaki dan otot tangannya akan terlatih. Menjadikan keseimbangan tubuh dan kekuatan otot besarnya semakin baik. Motorik kasar yang terlatih akan berefek baik pada kognisi anak.

2. Koordinasi Mata dan Tangan Gerakan menarik benang layangan saat akan menaikkan mainan tersebut ke langit memerlukan koordinasi mata dan tangan yang baik. Koordinasi ini sangat diperlukan saat anak belajar membaca, menyalin tulisan, melakukan aktivitas motorik halus, dll.

3. Berlatih Permainan dengan Aturan Bermain layangan di lapangan, apalagi bersama beberapa teman memerlukan aturan dan kesepakatan. Hal ini akan melatih anak mengembangkan soft skill. Termasuk kemampuan bernegosiasi, berdiskusi, dan membuat kesepakatan.

4. Belajar Berbagi Kemampuan dan kemauan berbagi adalah hal yang penting untuk melatih kecerdasan emosional dan spiritual anak. Anak akan bergantian memainkan layangan dengan teman sebaya, saling berbagi perlengkapan bermain, dll.

5. Menambah Banyak Teman Umumnya layangan dimainkan di lapangan yang luas dan melibatkan banyak orang. Selain pemain, ada juga anak-anak yang menonton. Banyaknya orang yang terlibat akan membuat anak mengenal orang baru, berkenalan dengan anak-anak dari latar belakang berbeda.

Tidak berhenti sampai keseruan saja, bermain layang-layang juga bermanfaat juga untuk kesehatan, perkembangan anak dan dapat meningkatkan komunikasi dan kemampuan sosial anak. Baca artikel lainnya untuk mendapatkan update dan informasi dari Happy Play Indonesia.

ksplorasi dunia kegembiraan bersama Happy Play! Temukan berbagai peralatan playground berkualitas tinggi dan desain kreatif untuk menciptakan area bermain anak yang luar biasa. Klik banner di bawah ini untuk mengeksplor lebih lanjut koleksi kami dan dapatkan penawaran eksklusif. Percayakan pada Happy Play untuk mewujudkan playground impian Anda, di mana keamanan, kreativitas, dan kebahagiaan anak menjadi prioritas utama. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menciptakan pengalaman bermain yang tak terlupakan!

Cara Membuat Layang-Layang Untuk Anak

1. Letakkan bambu secara menyilang.

2. Ikat bambu dengan menggunakan benang.

3. Ikat keempat ujung bambu dengan benang.

4. Letakkan ikatan bambu di atas kertas koran. Jiplak.

5. Tambahkan 2 cm untuk garis gunting.

6. Gunting kertas koran tepat di atas garis.

7. Rekatkan kertas koran sampai menutupi bambu.

8. Tambahkan ekor pada bagian bawah layang-layang dengan menggunakan guntingan kertas koran.

9. Buat lubang di tengah, yaitu dekat dengan penyilangan bambu.

10. Masukkan benang dan ikat ke titik persilangan.

11. Ikatkan ujung yang lain ke ujung bawah rangka, layangan siap diterbangkan. Untuk menerbangkan layangan pertama kali, anak memerlukan bantuan orang dewasa, berikut cara menerbangkan layangan yang bisa kamu ajarkan kepada anak.


Tags: benang yang alat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia