... 10 Alat Pembuat Kerajinan Bambu Must-Have untuk Proyek DIY Anda

Panduan Membuat Kerajinan Bambu Sendiri - Alat dan Teknik untuk Karya Rajut yang Indah

Video Lengkap Pembuatan Lampu Hias Gantung Dari Bambu

Berikut beberapa contoh kerajinan lampion dari bambu:

Lampion Lingkar dan Lengkung

Kreasi yang pertama ini hanya membutuhkan batang bambu sepanjang 35cm saja dengan diameter minimal 10 cm.

Untuk pembuatannya sedikit sulit karena perlu memotong batang bambu secara spiral. Kemudian ujung lampion diatasnya sedikit ditarik atau ditekuk agar membentuk lampion seperti model diatas. Dan pada ujung bawah bambu perlu dibor atau solder untuk menghasilkan sedikit lubang sebagai tempat lampu.

Lampion Bambu Runcing

Untuk membuat jenis lampion bambu seperti ini hanya perlu membutuhkan batang bambu berdiameter kurang dari 10 cm (tergantung dengan keinginan besar kecil lampu yang akan dibuat). Kemudian, potong bambu di salah satu ujungnya secara diagonal atau sedikit serong.

Untuk membuat tempat lampu, anda bisa menggunakan perekat di bagian dalam bambu dan memberi lubang sedikit untuk tempat masuknya kabel.

Lampion Bambu Mini dan Berlubang

Kreasi lampion bambu berikutnya lampion mini seperti gambar diatas. Cara pembuatannya hampir sama dengan cara membuat lampu sebelumnya. Agar menghasilkan pantulan cahaya lebih terang, berikan banyak lubang di sekitar permukaan bambu. Pembuatan lubang dapat dilakukan dengan solder ataupun menggunakan paku.

Kelebihan kerajinan dari bambu

1. Perawatan yang mudah

2. Pertumbuhan yang sangat cepat

Keuntungan menggunakan bambu jika dibandingkan dengan kayu adalah proses pertumbuhannya yang cukup cepat. Pada beberapa jenis bambu, bahkan laju tumbuhnya mencapai 5 cm per jam. Karena laju tumbuhnya cepat inilah membuat masa panennya juga cukup cepat, yaitu sekitar 3 hingga 5 tahun. Bandingkan dengan kayu yang memerlukan masa tumbuh pohonnya hingga 40 tahun untuk mendapatkan kayu yang kualitas baik.

3. Kuat dan kokoh

Menurut penelitian, bambu memiliki struktur yang kuat dan kokoh jika dibandingkan dengan beton dan juga memiliki fisik dan mekanik yang menarik. Bambu juga dikenal sebagai bahan bangunan yang elastis dan mampu menahan beban tarik, geser, tekan dan juga tekuk. Hal inilah yang menyebabkan bambu mudah untuk dipotong dan dibentuk apa saja.

Lonceng Angin dari Bambu

Lonceng angin dari bambu adalah contoh kerajinan dari bahan bambu yang dapat menghasilkan bunyi yang merdu dan menenangkan saat ditiup angin. Anda membutuhkan beberapa potong bambu dengan diameter dan panjang yang berbeda-beda, tali, benang, jarum, gunting, dan hiasan sesuai dengan selera Anda, misalnya manik-manik, kancing, atau daun kering. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat lonceng angin dari bambu:

  • Pertama, potong bambu dengan panjang yang berbeda-beda, misalnya 5 cm, 10 cm, 15 cm, dan 20 cm. Pastikan Anda memotong di antara ruas bambu agar tidak bocor.
  • Kedua, lubangi bambu dengan jarum di bagian tengahnya. Anda dapat menggunakan paku atau bor jika jarum tidak cukup kuat. Buat lubang sekecil mungkin agar bambu tidak pecah.
  • Ketiga, masukkan tali ke dalam lubang bambu dan ikat di ujungnya. Buat simpul yang kuat agar bambu tidak lepas. Ulangi langkah ini untuk semua potong bambu.
  • Keempat, susun bambu dengan tali secara vertikal dengan panjang yang berurutan dari yang terpendek hingga yang terpanjang. Jarakkan bambu sekitar 2 cm satu sama lain agar dapat berbunyi saat bersentuhan. Ikat ujung tali di atas bambu terpendek dengan simpul yang kuat.
  • Kelima, buat lingkaran dari tali dengan diameter sekitar 20 cm. Ikat ujung tali dengan simpul yang kuat. Anda dapat melilitkan tali dengan benang atau kain untuk membuatnya lebih cantik.
  • Keenam, ikat tali yang menggantung bambu ke lingkaran tali dengan jarak yang sama. Pastikan bambu terpusat di tengah lingkaran. Anda dapat menambahkan hiasan seperti manik-manik, kancing, atau daun kering di antara bambu dengan menjahitnya dengan benang dan jarum.
  • Ketujuh, buat gantungan dari tali dengan panjang sesuai dengan keinginan Anda. Ikat gantungan ke lingkaran tali dengan simpul yang kuat. Anda dapat menambahkan hiasan di ujung gantungan jika Anda mau.
  • Kedelapan, lonceng angin dari bambu siap digantung di tempat yang terkena angin, misalnya di teras, jendela, atau pohon. Nikmati bunyi yang dihasilkan oleh lonceng angin saat ditiup angin.

Tempat tisu dari bambu

Kerajinan tangan dari bambu memang tidak terbatas asalkan pengrajin bisa terus berinovasi dan berkreasi. Selain itu, produk handmade ini juga bernilai jual yang cukup tinggi. Salah satunya adalah tempat tisu yang lengkap dengan lubang pada bagian tengah untuk mengambil tisu.

Kombinasikan anyaman dengan cara mengelem buluh untuk bagian kerangkanya. Memang, cara ini terbilang cukup rumit untuk dilakukan. Namun, bila terus diimbangi dengan latihan yang tidak putus, maka tempat tisu yang dihasilkan akan semakin baik dan terkonsep.

Rapikan beberapa bagian yang masih kurang tertata saat finishing, dengan cara melakukan penghalusan. Selain itu, hilangkan juga sisa serat bambu yang mungkin masih ada dan tertinggal saat pembuatan tisu.

Contoh Kerajinan Dari Bambu

">No">Hasil Kerajinan dari Bambu
">1">Kerajinan Air Mancur dari Bambu
">2">Kerajinan Anyaman dari Bambu
">3">Kerajinan Bingkai Foto dari Bambu
">4">Kerajinan Gelas dari Bambu
">5">Kerajinan Hiasan Dinding dari Bambu
">6">Kerajinan Kapal dari Bambu
">7">Kerajinan Kotak Pensil dari Bambu
">8">Kerajinan Kotak Tisu dari Bambu
">9">Kerajinan Kursi dari Bambu
">10">Kerajinan Lampu Hias dari Bambu
">11">Kerajinan Seruling dari Bambu
">12">Kerajinan Vas Bunga dari Bambu

Tags: kerajinan alat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia