Seni Merajut dengan Bambu - Panduan dan Alat yang Diperlukan
Cara Membuat Lampion dari Bambu Yang Unik Beserta Gambarnya!
Salah satu jenis kerajinan yang banyak ditemukan dan dijual di sekitar kita adalah lampion. Kerajinan membuat lampion dapat digunakan untuk menambah kreatifitas seseorang dan menambah penghasilan seseorang. Bahkan jika kamu melakukan dengan serius, bisa dijadikan ladang usaha mengingat produk ini sudah menembus pasar internasional.
Bahan dasar yang dibutuhkan untuk membuat lampion biasanya adalah bambu. Bambu sangat mudah dijumpai, baik di daerah perkotaan maupun desa.
Apakah kamu tertarik untuk membuat kerajinan lampion dari bambu? Jika jawabannya iya, maka kamu bisa mengikuti tutprial lengkap mengenai cara membuat lampion dari bambu yang mudah beserta gambarnya dibawah ini!
Cara Membuat Kerajinan Dari Bambu Yang MudahKerajinan Lampion dari Bambu
Untuk membuat kerajinan lampion dari bahan baku bambu, kamu membutuhkan pohon atau batang bambu yang sudah berusia tua. Biasanya bambu juga dapat dimanfaatkan untuk membuat rumah penduduk. Meski bahan bambu mudah ditemukan, namun harga kerajinan ini bisa mencapai jutaan rupiah.
Kamu bisa cek harga lampion di passaran atau toko online. Kerajinan lampion dari bambu ini bisa dijual dengan harga mahal, karena dibutuhkan waktu yang lama untuk membuatnya maka tidak aneh pula kalau harganya mahal dan menjadi lebih istimewa. Melihat peluang yang sangat menarik dari kreasi lampion ini maka banyak juga orang yang tertarik untuk berwirausaha menjadi pengrajin lampion bambu.
Bagaimana Cara Memilih Bambu Untuk Kerajinan Tangan?
Cara memilih bahan, yaitu ambil bambu dengan usia sedang (tidak terlalu muda atau tua). Jika sudah ditebang, Kamu bisa memotong bambu menjadi 2 atau 3 ruas (bagian). Namun, tidak bisa langsung digunakan, melainkan harus disimpan di ruang sejuk sambil ditegakkan selama 5 hingga 6 hari.
Kelebihan kerajinan dari bambu
1. Perawatan yang mudah
2. Pertumbuhan yang sangat cepat
Keuntungan menggunakan bambu jika dibandingkan dengan kayu adalah proses pertumbuhannya yang cukup cepat. Pada beberapa jenis bambu, bahkan laju tumbuhnya mencapai 5 cm per jam. Karena laju tumbuhnya cepat inilah membuat masa panennya juga cukup cepat, yaitu sekitar 3 hingga 5 tahun. Bandingkan dengan kayu yang memerlukan masa tumbuh pohonnya hingga 40 tahun untuk mendapatkan kayu yang kualitas baik.
3. Kuat dan kokoh
Menurut penelitian, bambu memiliki struktur yang kuat dan kokoh jika dibandingkan dengan beton dan juga memiliki fisik dan mekanik yang menarik. Bambu juga dikenal sebagai bahan bangunan yang elastis dan mampu menahan beban tarik, geser, tekan dan juga tekuk. Hal inilah yang menyebabkan bambu mudah untuk dipotong dan dibentuk apa saja.
12+ Contoh Kerajinan dari Bambu dan Cara Membuatnya
Kerajinan Dari Bambu – Bambu merupakan salah satu benda yang sering dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam jenis kerajinan.
Bahkan kerajinan dari bambu ini bisa dihargai dengan nilai yang fantastis loh, sehingga tidak heran bahwa menjadi seorang pengrajin bambu banyak diminati oleh masyarakat.
Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan, melainkan dikarenakan bambu adalah benda yang sangat mudah ditemukan.
Bukan hanya itu saja, membuat kerajinan dari bambu pun juga hanya membutuhkan beberapa bahan dan juga alat yang sederhana, sehingga sangat cocok dijadikan bisnis buat masyarakat menengah kebawah.
Harga kerajinan dari bambu pun beragam, mulai dari yang termurah hingga bisa mencapai jutaan rupiah, tentunya harga tersebut sudah sesuai dengan tingkat kerumitan pembuatan kerajinannya ya.
Lalu apakah kalian tertarik untuk membuat kerajinan dari bambu ini dan masih bingung apa yang harus dibuat? Maka, jangan khawatir karena berikut ini kami berikan contoh-contoh kerajinan yang bisa anda jadikan referensi. Langsung saja yuk, simak penjelasan di bawah ini!
Kipas bambu
Selain tisu, kipas juga memiliki nilai jual yang tinggi dan laku untuk dijual di pasaran. Apalagi, jika kipas yang dihasilkan terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan. Pastinya, konsumen akan semakin tertarik untuk membelinya.
Umumnya, kipas bambu banyak digunakan oleh para penjual sate dalam mengipas sate yang dijualnya. Namun, kipas tersebut sudah berubah menjadi kipas angin yang lebih modern agar semakin praktis penggunaannya. Meskipun begitu, kipas yang terbuat dari anyaman ini masih banyak dicari oleh konsumen karena memberikan kesan unik dan tradisional, sesuai dengan kebutuhan.
Bagi Sedulur yang sudah berpengalaman, tentunya bukan perkara yang sulit lagi dalam membuat anyaman tradisional ini. Caranya adalah dengan membentuk anyaman menjadi kotak terlebih dahulu. Kemudian, berikan potongan buluh yang lebih kuat dan tebal pada bagian ujung satunya yang berfungsi sebagai pegangan kipas.
Video Lengkap Pembuatan Lampu Hias Gantung Dari Bambu
Berikut beberapa contoh kerajinan lampion dari bambu:
Lampion Lingkar dan Lengkung
Kreasi yang pertama ini hanya membutuhkan batang bambu sepanjang 35cm saja dengan diameter minimal 10 cm.
Untuk pembuatannya sedikit sulit karena perlu memotong batang bambu secara spiral. Kemudian ujung lampion diatasnya sedikit ditarik atau ditekuk agar membentuk lampion seperti model diatas. Dan pada ujung bawah bambu perlu dibor atau solder untuk menghasilkan sedikit lubang sebagai tempat lampu.
Lampion Bambu Runcing
Untuk membuat jenis lampion bambu seperti ini hanya perlu membutuhkan batang bambu berdiameter kurang dari 10 cm (tergantung dengan keinginan besar kecil lampu yang akan dibuat). Kemudian, potong bambu di salah satu ujungnya secara diagonal atau sedikit serong.
Untuk membuat tempat lampu, anda bisa menggunakan perekat di bagian dalam bambu dan memberi lubang sedikit untuk tempat masuknya kabel.
Lampion Bambu Mini dan Berlubang
Kreasi lampion bambu berikutnya lampion mini seperti gambar diatas. Cara pembuatannya hampir sama dengan cara membuat lampu sebelumnya. Agar menghasilkan pantulan cahaya lebih terang, berikan banyak lubang di sekitar permukaan bambu. Pembuatan lubang dapat dilakukan dengan solder ataupun menggunakan paku.
Tags: kerajinan alat