... 7 Alat Terbaik untuk Memasukkan Benang ke Jarum: Tips DIY dan Trik Jahit

Menyulam dengan Lebih Mudah - Peralatan Terbaik untuk Memasukkan Benang ke Jarum

Cara Pemasangan Payet dengan Mudah dan Lengkap

Penggunaan payet pada produk tekstil saat ini sedang tren. Penggunaan payet tidak hanya pada pakaian, namun payet juga bisa digunakan pada tas, dompet, taplak meja, sepatu, atau sarung bantal.

Bagi pemula tentu masih belum paham apa yang dibutuhkan untuk membuat sulam payet. Alat dan bahan untuk menunjang kreasi sulam payet perlu dipersiapkan agar pembuatan sulam payet dapat anda lakukan dengan mudah dan lancar. Berikut ini alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan sulam payet.

  1. Jarum, merupakan alat untuk menyulam bahan yang akan dipasang payet. Jenis jarum yang biasa digunakan adalah jarum jahit (tangan) nomor 11, atau maksimal nomor 9.
  2. Gunting, digunakan untuk memotong kain dan benang.
  3. Karbon, digunakan untuk menjiplak desain atau rancangan motif yang akan disulam.
  4. Kertas Minyak, digunakan sebagai media untuk menggambar motif dan memindahkan desain motif ke kain.
  5. Pensil atau bolpoin, digunakan untuk membuat rancangan desain dan menjiplak rancangan gambar desain menggunakan karbon ke kain.
  6. Jarum Pentul, digunakan untuk menahan kertas minyak agar tidak bergerak saat dijiplak.
  7. Pensil Jahit, digunakan untuk menandai desain motif yang digambar langsung pada kain.
  8. Mata Nenek, digunakan sebagai alat bantu untuk memasukkan benang ke jarum.
  1. Kain, gunakan kain yang dapat dipakai untuk kreasi sulam payet seperti kain katun, linen, sutra, wol, dan lainnya.
  2. Benang, benang yang dipakai adalah benang jahit atau benang nilon.
  3. Payet, berbagai macam bentuk, silahkan anda tentukan sendiri sesuai keinginan. Anda juga dapat menggunakan manik-manik berbagai macam bentuk yang memiliki lobang seperti payet.

Jenis-jenis Jarum Jahit

Jarum jahit merupakan salah satu alat penting dalam dunia menjahit. Jarum ini digunakan untuk menyatukan kain dengan benang jahit sehingga membentuk jalinan yang kuat dan kokoh. Dalam menjahit, terdapat beberapa jenis jarum jahit yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dan jenis kain yang akan dijahit. Berikut ini adalah beberapa jenis jarum jahit beserta penjelasan lengkapnya:

1. Jarum Jahit Biasa (Sharp Hand Sewing Needle)

Jenis jarum jahit ini adalah yang paling umum digunakan dan sering disebut juga sebagai jarum tajam. Biasanya, jarum jahit biasa ini memiliki mata yang relatif besar untuk memudahkan penggunaan benang. Jarum ini cocok untuk digunakan pada kain yang tidak terlalu tebal, seperti kain katun, rayon, dan satin. Jarum ini juga dapat digunakan untuk menjahit tangan tanpa mesin jahit.

2. Jarum Jahit Universal (Universal Sewing Needle)

Jarum jahit universal adalah jenis jarum yang lebih serbaguna, karena dapat digunakan untuk menjahit berbagai jenis kain. Jarum ini memiliki ujung yang tajam, tetapi tidak sepanjang jarum jahit biasa. Hal ini memungkinkan jarum ini dapat melalui beberapa jenis kain tanpa merusak seratnya. Jarum jahit universal sering digunakan pada mesin jahit rumah tangga.

3. Jarum Jahit Ballpoint (Ballpoint Sewing Needle)

Jarum jahit ballpoint memiliki bentuk ujung yang bulat atau membulat sehingga dapat meluncur lebih mudah melalui jaringan serat kain tanpa merusaknya. Jarum ini biasanya digunakan untuk menjahit kain rajut, jersey, atau kain beratek. Oleh karena itu, jarum jahit ballpoint sangat cocok untuk digunakan pada mesin jahit overlock atau mesin jahit khusus untuk kain rajut.

4. Jarum Jahit Jeans (Denim Sewing Needle)

Sebagaimana namanya, jarum jahit jeans dirancang khusus untuk menjahit kain jeans atau denim. Jarum ini memiliki ujung yang tajam dan kuat sehingga dapat melalui serat kain jeans yang lebih tebal dan lebih padat tanpa mudah patah. Jarum jahit jeans juga memiliki mata yang lebih besar untuk memudahkan penggunaan benang yang biasanya lebih tebal.

Guna Alat Khas

Inilah alat khas yang digunakan untuk jahitan tangan, ‘threader’. / Foto Kredit: sewsewhappyblg.com

Paling mudah, beli alat untuk masukkan benang ke dalam lubang jarum yang dipanggil ‘threader’.

Alat ini mempunyai hujung kawat yang sangat halus dan mampu memasukkan benang ke dalam lubang jarum.

Boleh cari di kedai jahitan. Selalunya, kalau beli mesin jahit besar atau mini memang ada sekali dengan alat ini.

Alat yang Diperlukan untuk Menjahit

Berikut ini adalah alat-alat yang diperlukan untuk menjahit. Alat-alat ini dapat membantu Knittopreneurs untuk mempermudah proses menjahit.

Bobbin / Spul

Bobbin atau spul adalah alat tempat gulungan benang untuk jahitan bagian bawah. Cara mengisi bobbin atau spul adalah dengan menancapkan pada bagian mesin jahit kemudian menginjak pedal.

Sebelum menginjak pedal mesin, pastikan ujung benang tergulung dengan benar agar benang dapat tergulung dengan baik.

Bobbin House / Rumah Sekoci

Bobbin House atau rumah sekoci adalah pasangan dari bobbin atau spul. Sesuai namanya, bobbin house atau rumah sekoci merupakan rumah bagi bobbin atau spul.

Cara menggunakannya adalah masukan bobbin ke dalam bobbin house dan masukan benang ke sela-sela bobbin house.

Pastikan ketika benang ditarik, bobbin berputar searah jarum jam. Lalu letakkan bobbin house yang sudah berisi bobbin di mesin jahit (biasanya di bagian bawah mesin).

Gunting Benang

Gunting benang merupakan salah satu benda yang dapat mempermudah pengerjaan proses jahit.

Bentuknya berbeda dari bentuk gunting pada umumnya, dan cara kerjanya hanya perlu ditekan.

Memang gunting benang tidak diwajibkan, tapi Minto rasa minimal Knittopreneurs harus punya karena harganya juga murah dan mudah didapat.

Gunting Kain

Gunting kain berfungsi juga dalam proses penjahitan. Untuk memotong kain, tidak bisa menggunakan sembarang gunting.

Gunakan gunting kain khusus, dan pastikan jangan pernah menjatuhkan gunting kain karena dapat membuat kain kurang efektif menggunting (engselnya bergoyang sehingga jadi kurang tajam).

Jangan juga gunakan gunting kain untuk menggunting hal lain selain kain karena dapat membuat gunting mudah tumpul.


Tags: benang untuk alat jarum

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia