Seni Sulam Tato - Panduan Lengkap dan Harga Ali di Dunia Sulaman DIY
Eksklusif Koh Ali, Sukses Jadi Ahli Tato Sulam
Fimela.com, Jakarta Semua wanita yang hobi dandan dan pengin nemiliki bentuk alis sempurna pasti sudah tidak asing lagi dengan pria yang satu ini. Namanya Ali, atau orang-orang biasa memanggilnya dengan sebutan Koh Ali atau Ali Tattoo Sulam atau "Si Ahli Tato".
BACA JUGA
Mau alisnya di tato atau sulam sama Koh Ali? "Kalau sama saya memang beda harganya, tapi harganya biasa ajalah," ujar Koh Ali merendah. Itulah jawaban Koh Ali ketika Bintang.com penasaran dengan tarif sulam alis yang memang ditangani langsung oleh Koh Ali. Maklum saja Koh Ali sudah memiliki ratusan anak buah yang keahliannya memang tidak jauh berbeda dengan sang guru, yakni Koh Ali sendiri.
Tapi pastinya orang-orang ingin ditangani oleh ahlinya langsung donk. Seakan ingin membayar rasa penasaran soal tarif sulam alisnya, Koh Ali mengajak Bintang.com untuk berkeliling ke studio tato sulam alis miliknya yang terletak di Mangga Dua Square, Jakarta Pusat.
Lokasinya yang berada di salah satu pusat perbelanjaan paling digemari di Jakarta, studio Ali Tatto Sulam memang sangat nyaman dan cantik. Saat baru pertama kali datang, kamu akan langsung disambut ramah oleh wanita-wanita cantik berseragam. Merekalah yang nantinya akan memberikan informasi yang kamu butuhkan soal Ali Tattoo Sulam.
Prosedur Perawatan Sulam Alis
Sulam alis memiliki berbagai jenis dan tipe, mulai dari yang 1D, lalu 3D, hingga disebut juga jenis 4D dan 6D. Sulam alis juga memiliki teknik yang beragam.
Misalnya teknik microblading, yaitu teknik sulam dengan membentuk alis per helainya.
Inti dari jenis, tipe maupun teknik dalam sulam alis adalah adalah sama-sama memasukkan tinta ke dalam tubuh, khususnya di bagian alis meskipun hanya mencapai permukaan kulit dan tidak sampai ke dalam.
Karena tinta hanya sampai pada lapisan kulit luar atau epidermis, teknik sulam alis ini bersifat semi permanen.
Artinya sulam alis tersebut akan bertahan maksimal selama 2–3 tahun saja, sebelum nantinya harus dilakukan kembali prosedurnya.
Salah satu di antara proses yang dilakukan dalam sulam alis adalah alis dibersihkan terlebih dulu kemudian dibentuk. Alis dirapikan dengan alat cukur alis atau pinset.
Terutama bulu-bulu yang tumbuh di luar garis ideal agar ditemukan bentuk terbaik dari alis.
Ini menggunakan alat khusus untuk mengaplikasikan tinta dan menghasilkan salur-salur yang mirip bulu alis.
Perbedaan proses sulam alis dengan tato adalah saat ditaro kulit akan terasa sakit karena jarum pada alat tato menusuk-nusuk kulit.
Akan tetapi slat untuk sulam alis lebih mirip seperti pena dan jarumnya berbentuk seperti sisir yang dirancang agar tidak terlalu menyakitkan seperti saat ditato.
Efek Samping Sulam Alis
Melansir dari Society of The Permanent Cosmetics Professional (SPCP), kemungkinan masalah dengan prosedur riasan permanen jarang terjadi jika semua standar kesehatan dipatuhi, terutama dalam hal desinfeksi dan sterilisasi peralatan.
Studi dalam jurnal Clinical Interventions in Aging menegaskan bahwa tato kosmetik seperti sulam alis memiliki risiko yang sama dengan jenis prosedur tato lainnya.
Melansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa contoh risiko yang dapat terjadi saat melakukan tato atau sulam alis, yaitu:
- Dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit, seperti ruam gatal,
- Infeksi pada kulit,
- Iritasi,
- Masalah kulit seperti granuloma dan keloid,
- Menggunakan alat yang tidak steril, kemungkinan dapat menyebabkan penyakit hepatitis B dan C,
Melakukan perawatan dan mengonsumsi obat-obatan diperlukan jika Moms mengalami reaksi alergi dan mengalami infeksi, atau masalah kulit lain di sekitar area alis yang disulam.
Pada dasarnya, risiko tersebut dapat diminimalkan jika konsumen dan penyulam alis mengetahui risiko-risiko tersebut.
Berawal dari Hobi Menggambar
Inilah hobi yang paling disyukuri oleh Koh Ali, hobinya menggambar ternyata memperkenalkannya pada dunia kecantikan, khususnya sulam alis. Dari hobinya tersebut dan juga keahliannya menggambar pria kelahiran 1980 ini meraih kesuksesan yang tidak hanya ia nikmati sendiri, tetapi juga keluarga dan ratusan pegawai yang tersebar di seluruh Indonesia.
Bagaimana awal perkenalan Anda dengan dunia sulam alis dan sulam bibir?
Awalnya sejak kecil itu saya memang hobi menggambar, kebetulan keluarga saya memang pelukis. Akhirnya saya belajar soal tato tubuh dan tato alis. Karena saya pikir itu bukan hanya sekadar hobi, tapi juga bisa dijadikan ladang rezeki buat saya, makanya saya membuka studio Ali Tattoo di Pontianak. Sebelum buka studio tato saya lebih dulu membuka salon untuk gunting rambut, dan akhirnya berjalannya waktu ya saya memilih untuk buka studio tato.
Kenapa tiba-tiba dari tukang tato tubuh lalu jadi ahli sulam alis?
Saya memang suka sama makeup. Saya suka membuat orang terlihat cantik. Jadi, kenapa tidak menggunakan hobi saya untuk membuat semua orang terlihat cantik dengan sulam alis atau bibir. Dan jalannya pun memang terbuka sendiri, tahun 1994 pas masih di Kalimantan, saudara saya mengirimkan tinta mesin dari Hongkong. Saudara saya ini memang membuka salon, karena dia tahu saya suka menggambar dia mengirimkan mesin dan saya pun belajar sulam alis secara otodidak.
Shirley Beauty
Shirley Beauty terletak di Mall Artha Gading, Jl. Boulevard Artha Gading No.1, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240. Berdiri sejak tahun 2004 & proses pengerjaan sulam alisnya dilakukan sendiri oleh Ms Shirley yang juga sebagai pemilik dari Shirley Beauty.
Shirley Beauty adalah pelopor sulam alis 3 dimensi di Jakarta & pada tahun 2011 lalu, Shirley Beauty berhasil menjadi juara 1 kompetisi sulam alis 6 dimensi pada lomba yang diselenggarakan di China. Untuk kamu yang berada di luar Jakarta, Shirley Beauty juga menerima panggilan ke luat kota dengan melakukan perjanjian sebelumnya minimal 10-15 orang. Untuk informasi harga & reservasi, kamu bisa hubungi customer service di nomor (021) 45864302.
Foto: https://www.loveindonesia.com/directory/en/jakarta/business/shirley-beauty-artha-gading-mall/121759
Tags: sulam