"Strategi Mengoptimalkan Kerajinan Limbah Bangun Ruang - Analisis SWOT"
Threat (Ancaman)
Threat adalah faktor lain diluar produksi kerajinan tangan dan eksternal perusahaan yang bisa memberikan ancaman bagi kelangsungan bisnis ini, yaitu beberapa diantaranya :
Banyaknya kompetitior yang semakin variatif dan lebih kreatif akibat adanya teknologi dan informasi yang bebas.
Adanya kerajinan tangan import branded, tapi dengan kualitas KW dengan harga yang lebih murah. Keberadaan barang ini tidak bisa dikendalikan, dan akan membuat pasar kerajinan tangan buatan lokal terancam.
Banyaknya pemasar online yang membuat jaringan pemasaran kerajinan tangan khusus untuk produk mereka, yang sejak dulu menggunakan jaringan pedagang pasar mulai terancam.
Pandemi dan isu resesi yang membuat permintaan kerajinan tangan menurun akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan stagnasi yang menjadi momok orang untuk belanja.
Kerajinan tangan ini termasuk ” fast fashion” yaitu fashion yang mengikuti trend, jadi kalau modelnya tidak sesuai dengan trend saat ini, maka bisa jadi kerajinan tangan ini tidak bisa bersaing lagi di pasaran
Contoh Analisis SWOT Produk Kerajinan Tangan
Bagaimana contoh analisis swot usaha produk kerajinan tangan? Kita sering mendengar analisis swot. Ini digunakan untuk menentukan strategi perusahaan, dalam mengembangkan bisnis nya jangka panjang. Tapi tahukah kamu apa pengertian analisis swot?
Analisis swot adalah analisis usaha yang memuat 4 elemen yang menjadi akronim-nya, yaitu Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman).
Analisis ini dibuat tujuannya untuk membantu pengusaha melakukan uji kelayakan usaha, memetakan kesempatan, mengetahui ancaman dan membantu kalian untuk menentukan strategi bisnis yang sesuai.
Strategi Bisnis Usaha Kerajinan tangan
Contoh analisis SWOT usaha kerajinan tangan di atas, pengusaha seharusnya bisa mengambil berbagai strategi seperti yang akan sibakua jelaskan berikut ini :
1. Mempertahankan penjualan offline menggunakan jaringan pedagang pasar, untuk mengakomodir konsumen dari derah terpencil yang mungkin mengalami kesulitan dalam mengakses internet.
2. Menciptakan konsep pembuatan kerajinan tangan pre order, melalui pemesanan dan pembayaran online untuk efektifitas dan efisiensi.
3. Mendaftarkan “brand sibakua” ke HAKI, sehingga brand ini bisa lebih dikenal masyarakat dan terhindar dari sengketa hak cipta nantinya.
4. Perusahaan kerajinan tangan ini bisa melakukan diskon pembelian kerajinan tangan baru, pemberian cashback atau gratis ongkos kirim.
5. Membuat artikel dan video tutorial cara membersihkan dompet sibakua ini, dan bagaimana supaya warna kulitnya tetap terlihat baru, tidak usang.
6. Menciptakan inovasi dengan meniru desain kerajinan tangan yang sudah terkenal sebelumnya, yang tentunya tidak melanggar hak cipta.
7. Ikut pelatihan dan pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, mencari forum bisnis dan pengusaha lokal untuk memperluas jaringan bisnis
8. Menerima karyawan magang dan bekerja sama dengan pekerja lepas untuk menambah karyawan usia muda tetapi dengan ongkos gaji yang lebih terjangkau.
Opportunity (Peluang)
Deskripsi tentang peluang usaha produk kerajinan tangan, adalah faktor pendukung produk dan perusahaan yang bisa membantu pengembangan usaha ini, seperti :
Tingginya angkatan kerja produktif usia muda, bekerja sebagai karyawan dapat dimanfaatkan usaha ini untuk membantu membuat konten pemasaran dan memperkenalkan produk dompet kulit sibakua melalui internet.
Pemerintah daerah dimana usaha kerajinan tangan dompet kulit ini berdiri, sedang gencar melakukan pelatihan digital marketing secara gratis kepada pelaku UMKM disini.
Pemerintah daerah juga menawarkan bantuan permodalan dan memasukkan anggota UMKM terpilih untuk mengikuti pameran usaha di luar daerah di Indonesia. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh pemilik usaha kerajinan tangan dompet sibakua untuk mengembangkan usahanya.
Beberapa acara fashion show daerah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah di akhir tahun, menjadikan umkm kerajinan tangan ini bisa memanfaatkan demi mengembangkan usahanya.
Teknologi informasi, penggunaan aplikasi design 3D yang membantu pengusaha kerajinan tangan untuk lebih kreatif membuat kerajinan tangan dengan model terbaru sesuai perkembangan zaman.
Kerajinan Bangun Ruang dari Limbah: Kreativitas dan Analisis SWOT
Pada era yang semakin serba modern ini, salah satu perhatian utama yang harus diberikan adalah tentang kelestarian lingkungan. Dalam upaya menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, salah satu solusinya adalah dengan mendaur ulang limbah. Namun, tahukah Anda bahwa dari limbah-limbah yang tidak terpakai tersebut kita bisa menciptakan bangunan yang kreatif dan unik? Melalui kerajinan bangun ruang dari limbah, kita dapat memadukan kelestarian lingkungan dan kreativitas sehingga menciptakan karya yang bernilai tinggi.
Dalam pembuatan kerajinan bangun ruang dari limbah, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Analisis ini berguna untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam mengembangkan kerajinan tersebut. Mari kita bahas lebih lanjut.
Strengths (Kekuatan)
Pada bagian ini, kita akan melihat kekuatan dari kerajinan bangun ruang dari limbah. Dalam aspek lingkungan, kerajinan ini dapat mengurangi jumlah limbah yang berserakan di tempat pembuangan akhir. Selain itu, kreativitas dan keunikan dari produk limbah ini juga menjadi modal awal untuk menarik minat konsumen.
Weaknesses (Kelemahan)
Kelemahan dari kerajinan bangun ruang dari limbah adalah prosesnya yang membutuhkan waktu dan tenaga yang ekstra. Kurangnya pemahaman tentang pentingnya daur ulang limbah juga menjadi kendala, sehingga kerajinan ini belum mendapatkan tempat yang luas pada skala industri.
Opportunities (Peluang)
Peluang yang ada pada kerajinan bangun ruang dari limbah adalah meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah dan perlindungan lingkungan. Hal ini membuka peluang bagi bisnis kerajinan bangun ruang dari limbah untuk berkembang lebih lanjut.
Tags: kerajinan limbah alis swot