"Strategi Mengoptimalkan Kerajinan Limbah Bangun Ruang - Analisis SWOT"
Threat (Ancaman)
Threat adalah faktor lain diluar produksi kerajinan tangan dan eksternal perusahaan yang bisa memberikan ancaman bagi kelangsungan bisnis ini, yaitu beberapa diantaranya :
Banyaknya kompetitior yang semakin variatif dan lebih kreatif akibat adanya teknologi dan informasi yang bebas.
Adanya kerajinan tangan import branded, tapi dengan kualitas KW dengan harga yang lebih murah. Keberadaan barang ini tidak bisa dikendalikan, dan akan membuat pasar kerajinan tangan buatan lokal terancam.
Banyaknya pemasar online yang membuat jaringan pemasaran kerajinan tangan khusus untuk produk mereka, yang sejak dulu menggunakan jaringan pedagang pasar mulai terancam.
Pandemi dan isu resesi yang membuat permintaan kerajinan tangan menurun akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan stagnasi yang menjadi momok orang untuk belanja.
Kerajinan tangan ini termasuk ” fast fashion” yaitu fashion yang mengikuti trend, jadi kalau modelnya tidak sesuai dengan trend saat ini, maka bisa jadi kerajinan tangan ini tidak bisa bersaing lagi di pasaran
Strategi Bisnis Usaha Kerajinan tangan
Contoh analisis SWOT usaha kerajinan tangan di atas, pengusaha seharusnya bisa mengambil berbagai strategi seperti yang akan sibakua jelaskan berikut ini :
1. Mempertahankan penjualan offline menggunakan jaringan pedagang pasar, untuk mengakomodir konsumen dari derah terpencil yang mungkin mengalami kesulitan dalam mengakses internet.
2. Menciptakan konsep pembuatan kerajinan tangan pre order, melalui pemesanan dan pembayaran online untuk efektifitas dan efisiensi.
3. Mendaftarkan “brand sibakua” ke HAKI, sehingga brand ini bisa lebih dikenal masyarakat dan terhindar dari sengketa hak cipta nantinya.
4. Perusahaan kerajinan tangan ini bisa melakukan diskon pembelian kerajinan tangan baru, pemberian cashback atau gratis ongkos kirim.
5. Membuat artikel dan video tutorial cara membersihkan dompet sibakua ini, dan bagaimana supaya warna kulitnya tetap terlihat baru, tidak usang.
6. Menciptakan inovasi dengan meniru desain kerajinan tangan yang sudah terkenal sebelumnya, yang tentunya tidak melanggar hak cipta.
7. Ikut pelatihan dan pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, mencari forum bisnis dan pengusaha lokal untuk memperluas jaringan bisnis
8. Menerima karyawan magang dan bekerja sama dengan pekerja lepas untuk menambah karyawan usia muda tetapi dengan ongkos gaji yang lebih terjangkau.
Ancaman (Threats)
1. Persaingan yang ketat dengan produsen bahan bangunan konvensional.
2. Risiko perubahan kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi industri daur ulang.
3. Gangguan pasokan limbah yang dapat mempengaruhi produksi dan keberlanjutan bisnis.
4. Adanya stigma masyarakat terhadap bangunan yang terbuat dari limbah.
5. Perubahan tren konstruksi dapat mempengaruhi permintaan pasar terhadap bangunan dari limbah.
6. Ketergantungan pada teknologi dan proses produksi tertentu yang dapat menjadi usang atau tidak efisien.
7. Tingginya biaya produksi dan pengembangan teknologi dalam industri daur ulang limbah.
8. Adanya risiko terhadap kualitas bangunan dari limbah yang dapat mempengaruhi reputasi perusahaan.
9. Penolakan masyarakat terhadap proyek bangun ruang dari limbah di daerah tertentu.
10. Ancaman terhadap kelestarian lingkungan jika penggunaan limbah tidak diatur dengan baik.
11. Teknologi baru dalam bahan bangunan konvensional yang dapat mengurangi permintaan terhadap bangunan dari limbah.
12. Keterbatasan dalam pemasaran dan distribusi bangunan dari limbah.
13. Perubahan kondisi ekonomi yang dapat mempengaruhi daya beli konsumen terhadap bangunan dari limbah.
14. Ancaman terhadap bahan bangunan dari limbah yang tidak aman atau tidak memenuhi standar kualitas.
15. Perubahan harga dan ketersediaan bahan baku limbah yang dapat mempengaruhi harga produksi.
16. Risiko terhadap keamanan dan kemampuan bangunan dari limbah untuk bertahan lama.
17. Ancaman terhadap regulasi lingkungan yang dapat mempersulit penggunaan limbah dalam bangunan.
18. Perubahan dalam preferensi konsumen terhadap jenis bangunan yang mereka inginkan.
19. Ancaman terhadap reputasi industri daur ulang dan pembangunan berkelanjutan jika terdapat kasus kegagalan dalam proyek bangun ruang dari limbah.
20. Risiko terhadap keberlanjutan bahan baku limbah yang digunakan dalam proses produksi.
Kesimpulan
Analisis SWOT merupakan alat yang berguna dalam mengevaluasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi keberhasilan suatu usaha atau proyek. Dengan menggunakan langkah-langkah yang terstruktur dan melibatkan tim yang beragam, analisis SWOT dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang terkait dengan kondisi pasar dan lingkungan bisnis. Dalam melakukan analisis SWOT, penting untuk menggunakan data yang valid, berpikir jangka panjang, dan fokus pada kesimpulan utama. Hasil analisis SWOT dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan strategi yang efektif dan mengambil tindakan yang tepat guna mencapai tujuan yang diinginkan. Jadi, mulailah menerapkan analisis SWOT dalam bisnis atau proyek Anda sekarang juga!
1. Smith, John. “The Power of SWOT Analysis in Business.” Entrepreneur, entrepreneur.com/article/270486.
2. Roberts, Jane. “Using SWOT Analysis to Drive Your Business Forward.” Forbes, forbes.com/sites/janerobertson/2020/02/13/using-swot-analysis-to-drive-your-business-forward.
3. Karlsen, Johan. “Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats: A SWOT Analysis of the Craft Industry.” Journal of Sustainable Research, vol. 2, no. 1, 2016, pp. 1-8.
4. Porter, Michael E. “What is Strategy?” Harvard Business Review, Nov-Dec 1996, hbr.org/1996/11/what-is-strategy.
5. Grant, Robert M. “Contemporary Strategy Analysis.” John Wiley & Sons, 2019.
Note: Artikel ini hanya sebagai informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran bisnis tertentu. Sebaiknya selalu berkonsultasi dengan ahli bisnis atau profesional sebelum mengambil keputusan strategis.
Opportunity (Peluang)
Deskripsi tentang peluang usaha produk kerajinan tangan, adalah faktor pendukung produk dan perusahaan yang bisa membantu pengembangan usaha ini, seperti :
Tingginya angkatan kerja produktif usia muda, bekerja sebagai karyawan dapat dimanfaatkan usaha ini untuk membantu membuat konten pemasaran dan memperkenalkan produk dompet kulit sibakua melalui internet.
Pemerintah daerah dimana usaha kerajinan tangan dompet kulit ini berdiri, sedang gencar melakukan pelatihan digital marketing secara gratis kepada pelaku UMKM disini.
Pemerintah daerah juga menawarkan bantuan permodalan dan memasukkan anggota UMKM terpilih untuk mengikuti pameran usaha di luar daerah di Indonesia. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh pemilik usaha kerajinan tangan dompet sibakua untuk mengembangkan usahanya.
Beberapa acara fashion show daerah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah di akhir tahun, menjadikan umkm kerajinan tangan ini bisa memanfaatkan demi mengembangkan usahanya.
Teknologi informasi, penggunaan aplikasi design 3D yang membantu pengusaha kerajinan tangan untuk lebih kreatif membuat kerajinan tangan dengan model terbaru sesuai perkembangan zaman.
Tags: kerajinan limbah alis swot