... 7 Langkah Analisis SWOT untuk Kerajinan Limbah Bangun Ruang: Panduan DIY Terbaik

"Strategi Mengoptimalkan Kerajinan Limbah Bangun Ruang - Analisis SWOT"

Strength (Kelebihan)

Pada bagian ini, menjelaskan tentang kelebihan produk kerajinan tangan dibandingkan dengan produk pabrik atau kerajinan tangan lain.

Kerajinan tangan kulit asli brand “Dompet Sibakua” terbuat dari kulit dengan pilihan yang elastis, lembut dan tahan air dan jamur.

Adapun model dompet yang dihasilkan bervariasi, mulai dari hand wallet, hingga tas dompet ukuran jinjing.

Adapun lem yang merekatkan pada bagian kerajinan tangan dompet ini, menggunakan lem khusus yang kuat dan tidak mudah terkelupas hingga dompet bisa awet lebih lama.

Proses pembuatan kerajinan tangan dompet sibakua ini, tidak membutuhkan waktu lama.

Sebagai konsumen, kamu bisa pre-order sesuai keinginan, menyesuaikan model dan kebutuhan dari pelanggan.

Contoh Analisis SWOT Produk Kerajinan Tangan

Bagaimana contoh analisis swot usaha produk kerajinan tangan? Kita sering mendengar analisis swot. Ini digunakan untuk menentukan strategi perusahaan, dalam mengembangkan bisnis nya jangka panjang. Tapi tahukah kamu apa pengertian analisis swot?

Analisis swot adalah analisis usaha yang memuat 4 elemen yang menjadi akronim-nya, yaitu Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman).

Analisis ini dibuat tujuannya untuk membantu pengusaha melakukan uji kelayakan usaha, memetakan kesempatan, mengetahui ancaman dan membantu kalian untuk menentukan strategi bisnis yang sesuai.

Threat (Ancaman)

Threat adalah faktor lain diluar produksi kerajinan tangan dan eksternal perusahaan yang bisa memberikan ancaman bagi kelangsungan bisnis ini, yaitu beberapa diantaranya :

Banyaknya kompetitior yang semakin variatif dan lebih kreatif akibat adanya teknologi dan informasi yang bebas.

Adanya kerajinan tangan import branded, tapi dengan kualitas KW dengan harga yang lebih murah. Keberadaan barang ini tidak bisa dikendalikan, dan akan membuat pasar kerajinan tangan buatan lokal terancam.

Banyaknya pemasar online yang membuat jaringan pemasaran kerajinan tangan khusus untuk produk mereka, yang sejak dulu menggunakan jaringan pedagang pasar mulai terancam.

Pandemi dan isu resesi yang membuat permintaan kerajinan tangan menurun akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan stagnasi yang menjadi momok orang untuk belanja.

Kerajinan tangan ini termasuk ” fast fashion” yaitu fashion yang mengikuti trend, jadi kalau modelnya tidak sesuai dengan trend saat ini, maka bisa jadi kerajinan tangan ini tidak bisa bersaing lagi di pasaran

Kelemahan Analisis Swot Kerajinan Limbah Bangun Datar

Meskipun memiliki potensi kreatif dan ramah lingkungan, kerajinan limbah bangun datar juga memiliki tantangan. Batasan bahan dan nilai jual yang rendah menjadi kendala utama, mempengaruhi skalabilitas dan keberlanjutan bisnis. Mari eksplorasi aspek-aspek ini lebih dalam.

Keterbatasan Bahan dalam Kerajinan Limbah Bangun Datar

Keterbatasan Nilai Jual

Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh kerajinan limbah bangun datar adalah nilai jual yang mungkin rendah dibandingkan dengan produk kerajinan lainnya. Ini disebabkan oleh persepsi pasar terhadap produk yang terbuat dari limbah, di mana konsumen mungkin cenderung mengasosiasikan nilai yang lebih rendah dengan barang-barang daur ulang. Oleh karena itu, meskipun analisis swot kerajinan limbah bangun datar ini mungkin mengandung nilai artistik yang tinggi dan memerlukan keterampilan serta dedikasi dalam pembuatannya, harga jualnya seringkali terbatas oleh asumsi pasar.

Tantangan ini memerlukan pendekatan yang cerdik dalam memasarkan produk kerajinan limbah bangun datar. Dalam mengatasi masalah nilai jual, penting untuk menunjukkan nilai tambah yang unik dari produk ini. Hal ini bisa melibatkan penekanan pada aspek-aspek seperti keberlanjutan, keunikan desain, atau cerita di balik produk tersebut. Menceritakan kisah tentang bagaimana limbah bangun datar dapat diubah menjadi karya seni yang indah dan fungsional dapat menciptakan ikatan emosional dengan calon pembeli, yang mungkin bersedia membayar lebih untuk mendukung upaya daur ulang dan kerajinan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Selain itu, strategi branding yang kuat juga dapat membantu mengubah persepsi pasar. Membangun merek yang terpercaya dan berkomitmen pada kualitas dan keberlanjutan dapat memberikan kepercayaan kepada konsumen dan memotivasi mereka untuk membeli produk tersebut meskipun harganya mungkin sedikit lebih tinggi. Selain itu, pendekatan pemasaran kreatif, seperti melibatkan pembeli dalam proses kreatif atau menyelenggarakan acara promosi dengan tema keberlanjutan, dapat meningkatkan minat konsumen dan membenarkan harga yang sedikit lebih tinggi.

Peluang (Opportunities)

1. Adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah dan pembangunan berkelanjutan.

2. Permintaan akan bahan bangunan yang ramah lingkungan semakin meningkat.

3. Adanya dukungan pemerintah dalam bentuk kebijakan dan insentif pajak bagi industri daur ulang.

4. Peluang untuk berkolaborasi dengan perusahaan daur ulang limbah.

5. Meningkatnya minat konsumen terhadap produk yang ramah lingkungan dan memiliki nilai tambah.

6. Potensi peningkatan penjualan dan pertumbuhan bisnis melalui inovasi dalam penggunaan limbah.

7. Potensi untuk menjadi pemimpin pasar dalam industri bangun ruang dari limbah.

8. Peluang untuk mengembangkan dan memperluas pasar di tingkat internasional.

9. Peningkatan pendapatan melalui peningkatan penjualan atau harga jual dari bangunan yang terbuat dari limbah.

10. Potensi untuk memperbaiki dan mengembangkan teknologi produksi yang lebih efisien.

11. Peluang untuk mengembangkan produk atau layanan baru yang berkaitan dengan bangun ruang dari limbah.

12. Adanya kesempatan untuk bekerja sama dengan komunitas lokal dan organisasi non-pemerintah dalam menjalankan proyek-proyek bangun ruang dari limbah.

13. Peluang untuk memberikan pelatihan dan pendidikan kepada masyarakat tentang industri daur ulang dan penggunaan limbah.

14. Potensi untuk mendapatkan dukungan dari lembaga keuangan dalam bentuk pinjaman atau investasi modal.

15. Peluang untuk menggunakan teknologi baru dalam produksi dan desain bangun ruang dari limbah.

16. Adanya permintaan pasar yang terus berkembang untuk bangunan yang ramah lingkungan.

17. Meningkatnya perhatian konsumen terhadap jejak lingkungan dari bangunan yang mereka beli.

18. Peluang untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi dan institusi penelitian dalam pengembangan dan inovasi industri daur ulang.

19. Potensi untuk menjadi sumber inspirasi bagi industri konstruksi yang berbasis limbah.


Tags: kerajinan limbah alis swot

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia