Analisis SWOT dalam Kerajinan Limbah Kardus - Peluang dan Tantangan DIY
15 Ancaman (Threats) Kerajinan Limbah Plastik
1. Regulasi penanganan limbah plastik yang ketat.
Penjelasan: Semakin ketatnya regulasi penanganan limbah plastik dapat mempengaruhi ketersediaan bahan baku untuk produksi kerajinan limbah plastik.
2. Persaingan dengan produk kerajinan berbahan baku lain.
Penjelasan: Kerajinan limbah plastik menghadapi persaingan dari produk kerajinan dengan bahan baku lain, seperti kayu, kertas, atau tekstil.
3. Perubahan tren dan selera konsumen.
Penjelasan: Perubahan tren dan selera konsumen dapat mempengaruhi permintaan produk kerajinan limbah plastik.
4. Tingginya biaya produksi.
Penjelasan: Pengolahan bahan baku limbah plastik yang tepat dan juga biaya pengelolaan limbah dapat meningkatkan biaya produksi.
5. Perubahan kebijakan pemerintah terkait pengelolaan sampah.
Penjelasan: Perubahan kebijakan pemerintah terkait pengelolaan sampah dapat mempengaruhi bisnis kerajinan limbah plastik.
6. Risiko harga bahan baku yang fluktuatif.
Penjelasan: Harga bahan baku limbah plastik dapat mengalami fluktuasi signifikan yang dapat mempengaruhi harga jual produk.
7. Ketergantungan pada mesin pengolahan.
Penjelasan: Ketergantungan pada mesin pengolahan limbah plastik dapat mengalami kegagalan teknis yang dapat menghentikan produksi.
8. Perkembangan teknologi yang lambat.
Penjelasan: Perkembangan teknologi dalam pengolahan dan produksi kerajinan limbah plastik masih tergolong lambat dan tidak selalu dapat diakses oleh bisnis kecil.
9. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang produk limbah plastik.
Penjelasan: Kesadaran masyarakat tentang produk limbah plastik masih terbatas, sehingga sulit mempengaruhi minat konsumen terhadap produk-produk tersebut.
10. Keterbatasan dana untuk pengembangan bisnis.
Penjelasan: Dalam mengembangkan bisnis kerajinan limbah plastik, diperlukan dana yang cukup untuk investasi mesin, pengolahan limbah, dan pemasaran.
Cara Melakukan Analisis SWOT pada Kerajinan Kardus Bekas
Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan analisis SWOT pada kerajinan kardus bekas:
1. Mengidentifikasi Kekuatan (Strengths)
Langkah pertama adalah mengidentifikasi kekuatan-kekuatan yang dimiliki dalam kerajinan kardus bekas. Hal ini meliputi kreativitas dalam desain, kualitas produk, atau jaringan pemasaran yang sudah terbentuk.
2. Mengidentifikasi Kelemahan (Weaknesses)
3. Mencari Peluang (Opportunities)
Langkah selanjutnya adalah mencari peluang-peluang yang ada dalam bisnis kerajinan kardus bekas. Misalnya, meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan atau adanya perusahaan yang tertarik untuk menjalin kerja sama.
4. Menangani Ancaman (Threats)
Terakhir, identifikasi dan cari solusi untuk menghadapi ancaman-ancaman dalam bisnis kerajinan kardus bekas. Misalnya, meningkatnya persaingan dengan produk-produk serupa atau perubahan kebijakan pemerintah terkait pengelolaan limbah.
Opportunity (Peluang)
Deskripsi tentang peluang usaha produk kerajinan tangan, adalah faktor pendukung produk dan perusahaan yang bisa membantu pengembangan usaha ini, seperti :
Tingginya angkatan kerja produktif usia muda, bekerja sebagai karyawan dapat dimanfaatkan usaha ini untuk membantu membuat konten pemasaran dan memperkenalkan produk dompet kulit sibakua melalui internet.
Pemerintah daerah dimana usaha kerajinan tangan dompet kulit ini berdiri, sedang gencar melakukan pelatihan digital marketing secara gratis kepada pelaku UMKM disini.
Pemerintah daerah juga menawarkan bantuan permodalan dan memasukkan anggota UMKM terpilih untuk mengikuti pameran usaha di luar daerah di Indonesia. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh pemilik usaha kerajinan tangan dompet sibakua untuk mengembangkan usahanya.
Beberapa acara fashion show daerah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah di akhir tahun, menjadikan umkm kerajinan tangan ini bisa memanfaatkan demi mengembangkan usahanya.
Teknologi informasi, penggunaan aplikasi design 3D yang membantu pengusaha kerajinan tangan untuk lebih kreatif membuat kerajinan tangan dengan model terbaru sesuai perkembangan zaman.
Threat (Ancaman)
Threat adalah faktor lain diluar produksi kerajinan tangan dan eksternal perusahaan yang bisa memberikan ancaman bagi kelangsungan bisnis ini, yaitu beberapa diantaranya :
Banyaknya kompetitior yang semakin variatif dan lebih kreatif akibat adanya teknologi dan informasi yang bebas.
Adanya kerajinan tangan import branded, tapi dengan kualitas KW dengan harga yang lebih murah. Keberadaan barang ini tidak bisa dikendalikan, dan akan membuat pasar kerajinan tangan buatan lokal terancam.
Banyaknya pemasar online yang membuat jaringan pemasaran kerajinan tangan khusus untuk produk mereka, yang sejak dulu menggunakan jaringan pedagang pasar mulai terancam.
Pandemi dan isu resesi yang membuat permintaan kerajinan tangan menurun akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan stagnasi yang menjadi momok orang untuk belanja.
Kerajinan tangan ini termasuk ” fast fashion” yaitu fashion yang mengikuti trend, jadi kalau modelnya tidak sesuai dengan trend saat ini, maka bisa jadi kerajinan tangan ini tidak bisa bersaing lagi di pasaran
Analisis SWOT: Tempat Tisu dari Kardus, Solusi Kreatif untuk Mengurangi Limbah
Tempat tisu dari kardus adalah produk yang semakin populer di kalangan masyarakat. Dibuat dari bahan daur ulang, produk ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menghadirkan kemanfaatan yang beragam. Namun, sebelum kita membahas lebih jauh, mari kita melakukan analisis SWOT terhadap tempat tisu dari kardus ini.
Kekuatan (Strengths)
Tempat tisu dari kardus memiliki beberapa kekuatan yang membuatnya menonjol dalam pasar yang semakin kompetitif ini. Pertama-tama, produk ini mengusung konsep daur ulang yang merupakan respons terhadap masalah lingkungan yang semakin mendesak. Dalam era yang semakin sadar akan dampak negatif limbah, tempat tisu dari kardus muncul sebagai solusi kreatif.
Kedua, tempat tisu dari kardus juga menawarkan desain yang menarik dan inovatif. Dengan berbagai variasi desain yang tersedia, konsumen dapat menemukan tempat tisu yang sesuai dengan keinginan dan gaya hidup mereka. Desain yang menarik ini juga memberikan kesan unik dan menyegarkan di tengah-tengah rutinitas sehari-hari.
Kelemahan (Weaknesses)
Meskipun memiliki kekuatan yang kuat, tempat tisu dari kardus juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Pertama, sebagai produk yang relatif baru dalam pasar, masih ada pemahaman yang kurang luas mengenai keunggulan dan manfaatnya. Dibutuhkan upaya dari produsen dan pemasar untuk mengedukasi konsumen tentang produk ini.
Selain itu, perlu diakui bahwa tisu dari kardus tidak memiliki daya tahan yang sama seperti tempat tisu plastik. Ini merupakan tantangan bagi produsen untuk terus meningkatkan kualitas dan daya tahan produk mereka agar dapat bersaing dengan produk serupa yang sudah terkenal di pasaran.
Peluang (Opportunities)
Dalam pandangan peluang, tempat tisu dari kardus memiliki potensi pasar yang besar. Semakin banyaknya masyarakat yang sadar akan pentingnya pelestarian lingkungan, membuat produk ini memiliki pangsa pasar yang luas. Tidak hanya digunakan di rumah, tempat tisu dari kardus juga dapat ditempatkan di restoran, kafe, perkantoran, dan berbagai tempat umum lainnya.
Tags: kerajinan limbah alis kardus swot