Antibiotik untuk Luka Jahitan Bernanah - Solusi Terbaik untuk Merawat Jahitan Anda
Tanda-tanda luka bernanah
Adanya sayatan yang menimbulkan luka terbuka bisa mengundang terjadinya infeksi. Terutama jika luka tersebut tidak dirawat dengan tepat. Risikonya akan semakin meningkat jika luka berukuran cukup besar dan dalam.
Kondisi ini semakin berisiko jika orang yang terluka memiliki masalah kesehatan, seperti diabetes, sirkulasi darah yang buruk, sistem kekebalan tubuh yang lemah, kuran mobilitis, berusia lanjut, dan mengalami kekurangan nutrisi.
Semua kondisi tersebut bisa memperlambat pemulihan tubuh dari luka. Semakin lama luka sembuh, semakin besar kesempatan bakteri untuk berkembang bisa, sehingga risiko infeksi jadi lebih besar.
Salah satu tanda terjadinya infeksi pada luka terbuka adalah keluarnya nanah. Nanah atau dikenal juga dengan istilah medis ekstrudat purulen (cairan puris) adalah cairan kental yang diproduksi sebagai respons peradangan tubuh terhadap infeksi.
Cairan ini terdiri dari sel darah putih yang kalah melawan bakteri, bakteri yang masih hidup atau sudah mati, dan jaringan.
Bila Anda perhatikan, warnanya putih kekuningan, tapi bisa juga berwarna cokelat atau hijau. Biasanya tidak berbau, tapi beberapa jenis bakteri yang bisa menginfeksi dapat menghasilkan nanah berbau busuk.
Menurut Intenational Wound Consensus Update, luka bernanah tidak menjadi satu-satunya tanda infeksi. Berikut ini ada beberapa gejala lain yang biasanya menyertai infeksi pada luka.
Shen Nong Shi Die Da Yao Jing
Shen Nong Shi Die Da Yao Jing dikenal sebagai obat luka. Obat yang berasal dari Cina ini bisa digunakan untuk membantu penyembuhan luka ringan, memar, atau keseleo.
Shen Nong Shi Die Da Yao Jing terbuat dari Carthami Flos, Angelicae Sinensis Radix, Catechu Cortex, Alumen Preparatum, Sappan Lignum, Aloe Vera, Resina Boswellia Serrata, dan Myrrha.
Bahan-bahan tersebut dipercaya bisa mengeringkan luka, menghentikan perdarahan, mencegah infeksi, dan menyembuhkan memar lebih cepat.
Shen Nong Shi Die Da Yao Jing bisa dibeli tanpa resep dokter. Gunakan obat ini dengan cara dioleskan ke bagian yang sakit atau terluka, sebanyak 3–4 kali sehari.
Ini Tanda-Tanda Luka Bernanah yang Berbahaya dan Penanganannya
Luka bernanah dapat terjadi akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Luka bernanah tidak boleh dibiarkan tanpa penanganan karena bisa menghambat proses pemulihan dan bahkan memperparah luka. Luka bernanah bisa dikenali dengan keluarnya cairan berwarna kuning, putih kekuningan, ataupun kecokelatan. Cairan nanah biasanya terdiri dari sel darah putih, bakteri yang masih hidup atau sudah mati, dan jaringan luka. Munculnya nanah pada luka normal terjadi sebagai respon tubuh terhadap infeksi.
- Aktif merokok
- Memiliki riwayat medis tertentu, seperti obesitas, diabetes, HIV/AIDS, dan kanker
- Mengonsumsi obat kortikosteroid
- Berusia lebih dari 65 tahun
Cara mengobati luka bernanah ringan di rumah
Agar terhindar dari komplikasi dan tentunya cepat sembuh, berikut beberapa langkah untuk merawat luka di rumah.
1. Bersihkan luka bernanah
Pada luka bernanah, Anda bisa membersihkan nanah atau pus dengan air bersih biasa atau air hangat. Jangan lupa untuk menggunakan kasa teril.
Rasa nyeri dan pembengkakan di sekitar luka bisa diredakan dengan menempelkan kompres hangat. Anda bisa melakukan ini sembari membersihkan luka.
Namun, jangan menempelkan kompres terlalu lama karena bisa meningkatkan kelembapan yang membuat luka jadi lebih lama mengering. Cukup lakukan 3 kali sehari, setiap sesinya selama 10 menit.
2. Jaga luka tetap kering dan bersih
Lingkungan yang lembap merupakan tempat yang sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak. Oleh karena itu, luka bernanah jangan dibiarkan basah. Hindari merendam luka ke dalam air sebelum luka mengering.
3. Minum obat
Rasa nyeri yang muncul bisa diredakan dengan paracetamol dan ibuprofen yang bisa Anda beli di apotek tanpa resep. Jika Anda sudah periksa ke dokter, dan sudah dipastikan terjadi infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik.
Obat antibiotik tidak bisa Anda gunakan secara sembarangan. Baca aturan pakai atau dengarkan araha dokter saat menjelaskan dosis dan cara menggunakan antibiotik.
4. Hindari hal-hal yang memperlambat proses penyembuhan
Agar cepat pulih, hindari memencet luka yang bernanah. Jika sudah muncul koreng, Anda mungkin akan merasakan gatal.
Pada tahap ini, Anda juga tidak disarankan untuk menggaruk atau mengeluopaskan keropeng. Kedua hal ini bisa memperlambat proses penyembuhan kulit dari luka.
Tags: jahit untuk luka antibiotik