... Apa Itu Kerajinan dalam Konteks Needlework dan DIY?

Apa Itu Kerajinan? Penjelasan Tentang Kerajinan Tangan dan DIY

Kerajinan Tekstil: Jenis, Teknik, dan Contohnya [Lengkap]

Kerajinan tekstil adalah bentuk seni yang memanfaatkan bahan-bahan tekstil seperti kain, benang, dan serat untuk menciptakan karya-karya yang memukau. Seni ini memungkinkan seseorang untuk mengekspresikan kreativitas, keahlian, dan budaya melalui serat-serat yang terjalin indah.

Baca Lainnya

Kerajinan Tangan Khas Mojokerto Cocok untuk Souvenir dan Oleh-oleh

Potensi Bisnis Ternak Kenari di Indonesia

Kerajinan tekstil juga mencerminkan perkembangan teknologi dan desain dari masa ke masa. Dari teknik tenun yang sederhana hingga seni batik yang rumit, kerajinan ini selalu berkembang seiring berjalannya waktu.

Apakah Anda pernah terpesona oleh indahnya kain yang diolah menjadi karya seni yang unik? Apakah Anda ingin lebih memahami mengapa kerajinan tekstil menjadi bagian yang penting dalam budaya kita? Mari kita bahas bersama-sama.

Kerajinan dari bahan lunak dan contohnya

ilustrasi kerajinan tanah liat (pexels.com/Anthony Shkraba)

Berdasarkan bahan lunak yang digunakan, kerajinan dari bahan ini dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alam dan buatan.

1. Bahan lunak alam

Bahan lunak alam adalah bahan kerajinan yang diperoleh dari alam dan diolah secara alami, tidak dicampur dengan bahan buatan lainnya. Contoh bahan lunak alam ini adalah tanah liat, kulit, getah nyatu, bubur tisu, dan flour clay.

2. Bahan lunak buatan

Bahan lunak buatan merupakan bahan yang diolah manusia dengan bahan kimia untuk mendapatkan hasil yang serupa dengan bahan alam. Contoh bahan lunak buatan di antaranya adalah lilin, sabun, fiberglass, dan sebagainya.

Editor’s picks

3. Contoh kerajinan dari bahan lunak

Kerajinan dari bahan lunak bisa menghasilkan berbagai karya. Misalnya, tanah liat yang dijadikan keramik, vas bunga, atau perlengkapan makan dan minum. Lalu, kerajinan dari sabun bisa diukir, lalu diberi pewarna dan motif tertentu, atau dicampur sedikit sagu dan air agar bisa dibentuk sesuai keinginan.

Fungsi dan Prinsip Kerajinan Tekstil

Kerajinan sejatinya adalah bagian dari seni, tepatnya seni terapan. Artinya, kerajinan adalah proses produksi yang melibatkan keterampilan manual dalam membuat benda-benda kebutuhan hidup yang dirancang untuk tujuan fungsional (kegunaan) serta memiliki nilai keindahan.

Fungsi Kerajinan Tekstil

Oleh karena itu, Produk kerajinan tentunya memiliki fungsi dan tujuan. Selain untuk menghias dan kegunaan praktis, produk kerajinan tekstil juga dibuat untuk berbagai fungsi lainnya. Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 38) fungsi dari produk kerajinan tekstil adalah sebagai berikut.

  1. Fungsi penghias, kerajinan yang dibuat semata-mata sebagai hiasan pada suatu benda atau sebagai pajangan suatu ruang dan tidak memiliki makna tertentu selain menghias. Contohnya hiasan dinding.
  2. Fungsi benda pakai, kerajinan yang dibuat berdasarkan tujuan untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari. Contohnya busana, tas, dan asesoris.
  3. Fungsi kelengkapan ritual, kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual. Contohnya ulos. Kain tenun tersebut yang dikenakan saat upacara pernikahan, pemakaman, dan pesta adat lainnya.
  4. Fungsi simbolik, kerajinan tekstil tradisional selain sebagai hiasan juga berfungsi melambangkan hal tertentu yang berhubungan dengan nilai spiritual. Contohnya tapestri, tenun, dan batik yang dibuat dengan motif simbolik.

Selain itu, kerajinan tekstil yang bertujuan sebagai fungsi hias dan fungsi pakai sama-sama memiliki nilai ekonomis. Kerajinan juga dapat menambah nilai jual suatu produk. Kemudian, kerajinan tekstil sebagai fungsi hias dibuat dengan tujuan sebagai berikut.

Prinsip Kerajinan Tekstil

Lantas bagaimana caranya agar kerajinan yang kita buat memiliki berbagai fungsi dan tujuan dari kerajinan tekstil. Apa saja yang menjadi tumpuan atau patokan agar kerajinan tekstil yang kita buat memiliki kualitas yang baik? Prinsip kerajinan tekstil adalah jawabannya.

Kerajinan bahan dasar limbah lunak organik

ilustrasi boneka dari kain perca (Pixabay.com/Alexa_Fotos)

Ternyata, limbah juga bisa diolah menjadi barang yang bermanfaat, lho! Namun, hanya limbah lunak atau mudah dibentuk yang bisa digunakan. Ada pun dua jenis bahan limbah lunak untuk membuat kerajinan:

1. Limbah lunak organik

Umumnya, bahan ini berasal dari tumbuh-tumbuhan. Semua bagian tumbuhan yang bisa diolah menjadi produk kerajinan, bisa termasuk sebagai limbah organik. Namun, semua harus melalui proses pengolahan agar mendapat bahan baku yang sempurna.

Contoh limbah jenis ini yang bisa dijadikan karya kerajinan adalah kulit jagung, kulit kacang, biji-bijian, jerami, kertas, dan pelepah pisang.

2. Limbah lunak anorganik

Jenis bahan limbah lunak anorganik ini umumnya berasal dari kegiatan industri, pertambangan, dan sampah rumah tangga. Contohnya adalah plastik kemasan, kotak kemasan, kain perca, karet sintetis, dan styrofoam.

3. Contoh hasil kerajinan dari bahan utama limbah lunak

Tak seperti kerajinan dari bahan lunak dan keras, kerajinan yang dihasilkan dari limbah lunak sangat beragam dan unik. Misalnya, limbah plastik bekas bisa berubah menjadi tas, wadah tisu, topi, payung, taplak, dan sebagainya.

Daun pelepah pisang bisa dijadikan tempat pensil dan wadan cangkir. Sedotan bekas bisa disulap menjadi bunga hiasan, hiasan gantung, atau boneka. Bukan hanya itu, kotak kemasan bekas dapat diubah jadi keranjang sampah, tas, hiasan dinding, hingga boneka.

Nah, itu dia pengertian kerajinan hingga contoh-contohnya. Dengan memanfaatkan sampah atau limbah yang masih terlihat bagus menjadi barang berguna, tentu akan mengurangi penumpukan sampah di bumi. Jadi, yuk, coba buat kerajinan sendiri!

Jenis dan Karakteristik Kerajinan Tekstil

Jenis rancangan suatu kerajinan tekstil dapat diwujudkan dalam berbagai kesatuan bahan dan teknik. Oleh karena iur, sebelum menentukan sebuah kerajinan kita harus mengetahui jenis dan karakteristik dari kerajinan tekstil.

Rancangan dalam pembuatan kerajinan tekstil juga perlu diperhatikan yaitu berupa cara menentukan:

  1. susunan dari garis,
  2. bentuk,
  3. warna, dan
  4. tekstur.

Dalam mendapatkan suatu produk kerajinan tekstil yang baik memerlukan sebuah perencanaan yang di dalamnya terdapat:

  1. kesatuan antara bahan yang digunakan dengan fungsi serta jenis benda yang dibuat,
  2. kerumitan dalam pengerjaannya yaitu perpaduan yang seimbang, berlawanan, atau saling bertentangan yang menghasilkan nilai estetis pada benda tersebut.

Selanjutnya terdapat dua macam teknik dalam pembuatan kerajinan tekstil, yaitu struktural dan dekoratif, yakni sebagai berikut.

  1. Structural Technique
    Structural adalah susunan dari garis, bentuk, warna, dan tekstur dari suatu kerajinan tekstil yang dibentuk dari bahan yang dijalin sesuai teknik pembuatannya. Misalnya tas yang dibuat dengan teknik rajut.
  2. Decorative Technique
    Decorative (garnitur) adalah sentuhan/perlakuan yang diberikan pada permukaan busana yang memberikan efek visual dan memperindah penampilan. Misalnya tas kain katun yang dijahit, lalu diberi hiasan dengan sulam pita.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia