Kerajinan Tangan - Seni dan Kreativitas dalam Dunia Sulam dan DIY
Kerajinan
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Kerajinan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Kerajinan adalah hobi atau pekerjaan yang membutuhkan kemampuan dan pengetahuan tertentu untuk menciptakan karya secara terampil. Orang yang mendalami bidang ini disebut perajin, dan kadang-kadang juga disebut sebagai artisan, yang merupakan kata pinjaman dari bahasa Inggris.
PROSES PEMBATIKAN
Untuk membuat satu lembar batik sampai selesai, ada tahapan yang cukup banyak dan rumit yang harus dilalui. Itulah salah satu sebabnya mengapa batik sangat mahal harganya. Apalagi batik tulis dimana untuk membuat pola atau motifnya saja paling cepat sekitar 1 sampai 2 minggu. Berikut 12 langkah pembuatannya :
1. Nyungging, adalah membuat pola atau motif batik pada kertas. Tidak semua orang bisa membuat motif batik, sehingga pola ini dibuat oleh spesialis pola.
2. Njaplak, memindahkan pola dari kertas ke kain.
3. Nglowong, melekatkan malam di kain dengan canting sesuai pola. Pada tahap ini, motif batik akan mulai tampak.
4. Ngiseni, memberikan motif isen-isen (isian) atau variasi pada ornamen utama yang sudah dilengreng atau dilekatkan dengan malam menggunakan canting.
5. Nyolet, mewarnai bagian-bagian tertentu dengan kuas. Misalnya, gambar bunga atau burung yang muncul di sana-sini.
6. Mopok, menutup bagian yang dicolet dengan malam. Tahap ini diiringi dengan nembok, atau menutup bagian dasar kain yang tidak perlu diwarnai.
7. Ngelir, melakukan proses pewarnaan kain secara menyeluruh.
8. Nglorod, proses pertama meluruhkan malam dengan merendam kain di dalam air mendidih.
9. Ngrentesi, memberikan cecek atau titik pada klowongan (garis-garis gambar pada ornamen utama). Untuk menghasilkancecekan yang halus, digunakan canting dengan jarum yang tipis.
10. Nyumri, menutup kembali bagian tertentu dengan malam.
11. Nyoga, mencelupkan kain dengan warna coklat, atau sogan. Batik sogan adalah batik yang berwarna dasar coklat, seperti batik yogya atau batik solo.
12. Nglorod, proses peluruhan malam kembali dengan cara merendam kain di dalam air mendidih.
HARI BATIK NASIONAL
Setiap tanggal 2 Oktober, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional dimana pada tanggal ini beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN, hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik.
Sejarah dan perkembangan kerajinan tenun di Indonesia
diskominfo.kaltimprov.go.id Kain Tenun Ulap Doyo dari Kalimantan Timur
KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Kain Tenun bermotif Songke menjadi daya tarik menggaet wisatawan Nusa tara dan mancanegara untuk belajar menenun, identitas, nilai, makna dibalik motif-motif, Senin, (15/8/2022). (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)
| Jenis kain tenun | Asal daerah |
| Kain tenun Sambas | Kalimantan Barat |
| Kain tenun Donggala | Sulawesi Tengah |
| Kain tenun Gringsing | Bali |
| Kain Hinggi | Nusa Tenggara Timur |
| Kain tenun Toraja | Sulawesi Selatan |
| Kain tenun songket Sukarara | Nusa Tenggara Barat |
| Kain songket Palembang | Sumatera Selatan |
| Kain tapis | Lampung |
| Kain tenun Ulos | Sumatera Utara |
| Kain songket Minangkabau | Sumatera Barat |
| Kain tenun Troso Jepara | Jawa Tengah |
| Kain tentun Doyo | Kalimantan Timur |
Suka baca tulisan-tulisan seperti ini? Bantu kami meningkatkan kualitas dengan mengisi survei Manfaat Kolom Skola
Apa itu Batik : Sejarah, Jenis, Ragam Motif, dan Hari Batik 2021
Batik adalah kerajinan tangan sebagai hasil pewarnaan secara perintangan menggunakan malam (lilin) panas sebagai perintang warna (wax resist technique) dengan alat utama pelekat lilin berupa canting tulis dan atau canting cap untuk membentuk motif tertentu yang memiliki makna.
Jenis batik ada tiga yaitu : batik tulis, batik cap, batik kombinasi (tulis dan cap), diantara ketiga jenis batik tersebut batik tulis lebih memilik nilai eksklusif dikarenakan pembuatannya membutuhkan waktu yang lebih lama dan lebih memiliki nilai seni (SNI 0239, 2014).
Sedangkan secara Etimologi, kata batik berasal dari bahasa Jawa, yaitu”tik” yang berarti titik / matik (kata kerja, membuat titik) yang kemudian berkembang menjadi istilah ”batik” (Indonesia Indah ”batik”, 1997, 14). Di samping itu mempunyai pengertian yang berhubungan dengan membuat titik atau meneteskan malam pada kain mori.
KRT.DR. HC. Kalinggo Hanggopuro (2002, 1-2) dalam buku nya berjudul Batik sebagai Busana Tatanan dan Tuntunan menuliskan bahwa, para penulis terdahulu menggunakan istilah batik yang sebenarnya tidak ditulis dengan kata”Batik” akan tetapi seharusnya”Bathik”.
Hal ini mengacu pada huruf Jawa ”tha” bukan ”ta” dan pemakaiaan batik sebagai rangkaian dari titik adalah kurang tepat atau dikatakan salah.
Adapun Dr. Kusnan Asa, arkeolog, peneliti, dan guru besar pasca sarjana UGM dalam buku “Batik Pekalongan dalam lintas sejarah”, menjelaskan pengertian batik terdiri atas dua kata yang bergabung menjadi satu, yaitu kata ba dan tik yang keduanya hampir tidak memiliki arti apapun.
Ba berasal dari kata bahan dan tik dari titik. Kalau dua kata digabungkan menjadi satu memiliki arti bahan dan titik yang disingkat batik.
APA ITU KERAJINAN TANGAN DARI TEMPURUNG KELAPA?
Cara membuat kerajinan tangan dari tempurung kelapa:
1. Persiapkan bahan dan alat yang diperlukan, termasuk tempurung kelapa, pisau, amplas, cat, benang, dan lem.
2. Bersihkan tempurung kelapa dari serat-serat kelapa yang menempel dengan menggunakan pisau dan amplas.
3. Potong tempurung kelapa sesuai dengan desain yang diinginkan. Anda dapat membuat keranjang, lampu, gelas, atau berbagai bentuk lainnya.
4. Catlah permukaan tempurung kelapa dengan warna dan motif sesuai selera. Anda dapat menggunakan cat akrilik atau cat semprot untuk hasil yang lebih baik.
5. Biarkan cat kering sempurna sebelum melanjutkan proses berikutnya.
6. Pasanglah pengikat atau pegangan pada kerajinan tangan yang Anda buat. Gunakan benang atau tali yang kuat dan aman.
7. Terakhir, periksa kembali kerajinan tangan Anda dan pastikan semuanya kuat dan kokoh sebelum dinyatakan selesai.
Tips membuat kerajinan tangan dari tempurung kelapa:
1. Pilih tempurung kelapa yang baik dan berkualitas untuk mendapatkan hasil yang bagus.
2. Perhatikan ukuran tempurung kelapa yang akan Anda gunakan, sesuaikan dengan desain yang Anda inginkan.
3. Gunakan cat yang tahan lama dan tahan air agar kerajinan tangan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.
4. Berikan sentuhan personal pada kerajinan tangan dengan menambahkan detail atau ornamen yang unik.
5. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan berbagai teknik dan gaya pada kerajinan tangan Anda.
Kelebihan kerajinan tangan dari tempurung kelapa:
1. Mengurangi limbah dan mendaur ulang tempurung kelapa yang seharusnya dibuang.
2. Dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat yang menghasilkan kerajinan tangan ini.
3. Menunjukkan kekreatifan dan keahlian dalam mengolah bahan yang sederhana menjadi produk unik dan bernilai tinggi.
4. Cocok sebagai hiasan dalam rumah, kafe, atau toko dengan gaya alami atau tropis.
Tags: kerajinan tangan