... Apa Itu Macrame? Panduan lengkap untuk pemula - Tutorial DIY Macrame

Apa Itu Macrame? Seni Anyaman Kreatif dalam Kerajinan Tangan DIY

Teknik membuat makrame

Ilustrasi membuat makrame (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Dalam membuat makrame biasanya menerapkan beberapa teknik dasar. Itulah kenapa hanya orang yang punya keahlian khusus yang bisa membuat karya ini. Tapi bukan berarti kamu tak bisa mempelajarinya. Berikut teknik dasar yang sering dipakai saat membuat makrame.

  • Teknik anyaman: Dengan cara menumpang tindihkan atau menyilangkan tali. Bahan anyamnya biasanya berupa lungsi dan pakan, yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan kering.
  • Teknik simpul: Teknik simpul sering digunakan untuk membuat makrame, yang biasanya dijadikan hiasan.
  • Teknik rajut: Teknik membuat kain dan perlengkapan busana dari benang rajut. Teknik dasarnya, yaitu tusuk atas dan tusuk bawah.
  • Teknik menempel: Merancang karya seni rupa dengan melekatkan suatu bahan pada tempat tertentu. Bahan ini bisa menggunakan bahan yang sama ataupun berbeda.
  • Teknik menjahit: Dengan cara menyambungkan kain dan bahan lain yang bisa dilalui jarum jahit dan benang. Menjahit bisa dengan tangan (manual) atau mesin jahit.

Jadi sekarang kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan makrame kan? Apakah kamu tertarik untuk membuat kerajinan makrame? Selamat mencoba!

Ketahui Pilihan Tali untuk Membuat Makrame

Sebelum mengetahui cara membuat makrame, ada baiknya kamu ketahui dulu jenis-jenis tali yang biasa digunakan untuk membuat makrame. Yuk intip di sini:

Biasanya, material tali yang digunakan adalah berbahan cotton, nylon, tali rami, polyester, kulit, hingga linen. Namun, jika kamu masih pemula dan ingin belajar cara membuat makrame, bisa menggunakan tali berbahan nylon.

Tali memiliki jenis lilitan, yakni lilitan kepang, tiga lilitan, dan satu lilitan. Untuk jenis lilitan tali bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan, ketika kamu ingin mengaplikasikan cara membuat makrame sendiri.

Jika dilihat dari kekuatannya, tali berbahan kulit, nylon dan rami yang dinilai paling kuat. Biasanya, untuk makrame yang digunakan untuk tali pot gantung, rak gantung, dan lain-lain.

Untuk ukuran tali, biasanya menggunakan satuan ukuran diameter, yang dipakai adalah milimeter (mm).

Jangan asal pilih, agar cara membuat makrame berhasil, pastikan kamu memilih tali yang berdiameter besar.

Selain ukuran diameter tali, panjang tali juga harus diperhatikan. Pastikan disesuaikan dengan dekorasi apa yang akan kamu buat.

Agar leluasa, lebih baik beli satu gulung, sehingga, jika kepanjangan bisa dipotong dan sisanya bisa digunakan kembali.

Jika digunakan untuk hiasan dinding biasa atau hiasan yang langsung bersentuhan dengan kulit, lebih baik gunakan tali yang bertekstur lembut, seperti nilon, sutra, rayon, satin, dan kulit.

Pasang Surut Popularitas Makrame

Popularitas makrame memuncak di era Ratu Victoria di tanah Inggris (Victorian era). Kala itu makrame merupakan hobi favorit sebagian besar perempuan di semua kelas masyarakat. Makrame menemukan celah kejayaan di Amerika pada tahun 1970-an sebagai bentuk protes masyarakat terhadap produksi barang yang tidak etis.

Lalu, makrame sering ditemukan sebagai dekorasi rumah, sweater, hingga sandal. Sayangnya, mendekati akhir 70-an dan selama era 80-an, popularitas makrame menurun karena dianggap sebagai suatu hal yang ketinggalan zaman.

Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman dan perputaran tren, makrame kembali booming di masa kini, yakni abad 21. Hal ini khususnya disebabkan oleh banyaknya orang yang kembali menyukai gaya bohemian.


Tags:

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia