... Apa Itu Macrame? Panduan lengkap untuk pemula - Tutorial DIY Macrame

Apa Itu Macrame? Seni Anyaman Kreatif dalam Kerajinan Tangan DIY

Bahan pembuatan makrame

Ilustrasi bahan makrame (pexels.com/Arina Krasnikova)

Editor’s picks

Bahan yang digunakan untuk membuat makrame tak bisa sembarangan. Mengutip buku Sukses Semua Ulangan SD/MI Kelas 5, bahan yang sering digunakan makrame ada dua. Berikut di antaranya:

Serat alam

Serat alam ini biasanya dari tumbuh-tumbuhan. Ciri-cirinya bertekstur sedikit kasar dan serat talinya terlihat jelas. Contoh serat alam, seperti serat kulit kelapa, serat pohon waru, dan serat rotan.

Serat buatan

Serat buatan berasal dari bahan sintetis. Biasanya serat ini diproduksi oleh pabrik benang dengan skala besar. Ciri-cirinya, seratnya halus, tahan lama, dan lebih kuat dari serat alami. Contohnya, serat dari nilon dan rafia.

Cara Membuat Makrame Paling Simpel

Nah, sudah tahu kan jenis-jenis tali yang cocok untuk menerapkan cara membuat makrame seperti apa? Sekarang saatnya kamu mengetahui cara membuat makrame yang simple untuk hiasan deh, yuk intip di sini:

  • Tali (bisa memilih jenis katun braid, ukuran 6 mm, 14 buah) Untuk menghasilkan karya dengan ukuran satu meter, biasanya membutuhkan tali kira-kira 5-7 kalinya.
  • Tongkat/ranting kayu besar
  • Gunting
  • Meteran
(Baca Juga: Tips Menghias Kamar Kos Bergaya Estetik)

Nah, sudah tahu kan bagaimana cara membuat makrame paling simpel? Dengan mempelajari langkah-langkah ini, kamu sendiri tidak hanya bisa mendapatkan kerajinan untuk digunakan sendiri, akan tetapi juga bisa juga untuk dijual.

Ada banyak produk makrame yang sedang disukai, bahkan sedang menjadi tren di kalangan ibu-ibu rumah tangga dan para remaja, untuk menghias ruang tamu dan kamarnya.

Nah, karena banyak peminatnya, kamu pun bisa memanfaatkannya menjadi peluang usaha baru. Adapun beberapa kerajinan makrame, yang bisa kamu jadikan bisnis di antaranya adalah:

  • Wall Hanging (pajangan dinding)
  • Gantungan Pot
  • Tas
  • Gantungan kunci
  • Gelang
  • Sarung bantal/taplak meja/tirai dan lain-lain

Cara Membuat Makrame

Ada beberapa jenis bahan yang umumnya digunakan untuk membuat makrame, yaitu serat alami dan serat sintetis.

Pada umumnya, kerajinan tangan ini membutuhkan tali dengan ketebalan 3-6 mm.

Sedangkan untuk pembuatan perhiasan dan barang-barang dekorasi kecil dibuat dengan benang yang memiliki ketebalan 0,5-2 mm.

Dilansir dari The Spruce Crafts, sebelum memulai cara membuat makrame, ada hal yang perlu disiapkan, yaitu:

  • Tali makrame, tentukan bahan yang ingin digunakan seperti jenis benang, atau tali terbuat dari kapas, rami, atau bahan sintetis. Tentukan juga ukurannya
  • Alat pendukung yang dapat membantu membuat simpulan. Biasanya alat pendukung yang digunakan dapat berupa batang kayu, cabang pohon, dan cincin
  • Gunting

Kemudian, Moms perlu memahami beberapa istilah dalam cara membuat makrame, yaitu:

  • Tali utama: Tali inti yang akan digunakan untuk membuat simpul sebenarnya.
  • Tali pengisi: tali atau set tali yang menjadi pengikat simpul.
  • Sennit: Simpul atau sekumpulan simpul yang dikerjakan secara berulang-ulang.

Terdapat cara membuat makrame melalui susunan-susunan simpul yang sering digunakan, beberapa di antaranya:

1. Simpul Kepala Burung (Lark’s Head)

Simpul ini dibuat dengan mengikat tali ke alat bantu seperti batang kayu, atau tali tambang.

Cara membuatnya, lipat tali menjadi dua dan buat rongga/loop di atas batang kayu.

Kemudian masukkan tali pada rongga/loop dari belakang lalu tarik kedua ujung tali melalui rongga/loop untuk mengencangkannya.

2. Simpul Kepala Burung Terbalik

Pasang Surut Popularitas Makrame

Popularitas makrame memuncak di era Ratu Victoria di tanah Inggris (Victorian era). Kala itu makrame merupakan hobi favorit sebagian besar perempuan di semua kelas masyarakat. Makrame menemukan celah kejayaan di Amerika pada tahun 1970-an sebagai bentuk protes masyarakat terhadap produksi barang yang tidak etis.

Lalu, makrame sering ditemukan sebagai dekorasi rumah, sweater, hingga sandal. Sayangnya, mendekati akhir 70-an dan selama era 80-an, popularitas makrame menurun karena dianggap sebagai suatu hal yang ketinggalan zaman.

Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman dan perputaran tren, makrame kembali booming di masa kini, yakni abad 21. Hal ini khususnya disebabkan oleh banyaknya orang yang kembali menyukai gaya bohemian.

Apa Itu Makrame?

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, makrame adalah bentuk seni tenunan kerajinan tangan yang dibuat dengan simpul-menyimpul hingga membentuk rantaian benang dan aneka rumbai dan jumbai.

Macramé atau disebut juga teknik simpul/knotting menjadi salah satu kerajinan tangan yang saat ini banyak digunakan oleh pecinta kerajinan tangan.

Mirip seperti sulaman dan quilting, makrame mengalami peningkatan popularitas, sejak tahun 1970-an dan menjadi bentuk seni yang tren dan digemari.

Teknik tersebut kemudian digunakan tidak hanya untuk mendekorasi pakaian, tetapi untuk tirai, taplak meja, dan seprai.

Saat ini, makrame mulai digunakan kembali oleh para pengrajin kreatif dengan menghasilkan pola-pola yang kontemporer yang merevitalisasi teknik simpul bersejarah tersebut.

Mengerjakan kerajinan tangan seperti makrame juga dapat membawa Moms dan Dads merasa lebih kreatif, produktif, dan bahagia, menurut penelitian dalam Frontiers in Psychology.

Ketika Moms dan Dads fokus mengerjakan seni, pikiran dan perhatian akan tercurah ke kerajinan tangan, sehingga dalam fase ini, Moms dan Dads merasa lebih sadar dan santai.

Efeknya, muncul perasaan positif ketika merasa berhasil menyelesaikannya.


Tags:

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia