Apa Itu Macrame? Seni Anyaman Kreatif dalam Kerajinan Tangan DIY
Memulai Berkesenian Makrame
Salah satu hal yang membuat makrame mudah mendapatkan penggemar baru adalah relatif mudah dipelajari daripada kesenian simpul lainnya. Untuk mulai membuat makrame sederhana, Kawan cukup menyiapkan tali dan gunting saja.
Adapun tali yang direkomendasikan untuk membuat makrame adalah tali berbahan kapas yang lembut dan mudah diikat. Selain itu, sebenarnya Kawan bisa menggunakan tali apa saja, atau bahkan benang. Namun, benang adalah opsi terakhir karena bentuknya yang terlalu tipis dan mudah melar ketika dikreasikan.
Sementara untuk mempelajari simpul-simpul dasar makrame hingga menjadi barang berguna nan cantik seperti gantungan atau dekorasi rumah, Kawan bisa mempelajari melalui YouTube. Sebab, sudah banyak video tutorial makrame yang bisa Kawan temukan. Siapa tahu, kesenian makrame tidak hanya sebatas menjadi hobi, tetapi bisa menjadi sumber pendapatan.
Makrame merupakan wujud dari kreativitas tanpa batas yang eksistensinya langgeng hingga lintas generasi. Kawan tertarik mempelajarinya?
Sumber referensi:
- https://sarahmaker.com/how-to-macrame/
- https://hemptique.com/pages/what-is-macrame#:~:text=The%20origins%20of%20macrame%20date,the%20Assyrian%20and%20Babylonian%20civilizations.
- https://www.apartmenttherapy.com/brief-history-macrame-37059785
- https://www.thesprucecrafts.com/what-is-macrame-4770893
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Sejarah Awal Makrame
Para sejarawan meyakini bahwa kesenian makrame pertama kali muncul sekitar abad ke-13 di kalangan para penenun Arab. Kata makrame sendiri sejatinya berasal dari bahasa Arab mucharam yang berarti kisi-kisi atau susunan.
Sebelum kemunculannya, kesenian dari simpul tali memang sudah ada, namun belum menjadi sesuatu yang praktikal dan dapat digunakan seperti hasil karya makrame yang kala itu bisa menjadi shawl hingga handuk.
Selanjutnya, kesenian makrame mulai dibawa ke tanah Eropa, utamanya oleh para pelayar bangsa Moor selama perjalanan mereka dari Afrika Utara. Para pelayar tersebut menyibukkan diri dengan makrame agar tidak bosan dalam mengarungi laut lepas selama kurun waktu yang lama.
Berbagai barang dan simpul yang lebih rumit berhasil mereka temukan. Makrame kemudian pertama kali diperkenalkan di Spanyol pada abad 15, kemudian Italia di abad ke-16.
Pasang Surut Popularitas Makrame
Popularitas makrame memuncak di era Ratu Victoria di tanah Inggris (Victorian era). Kala itu makrame merupakan hobi favorit sebagian besar perempuan di semua kelas masyarakat. Makrame menemukan celah kejayaan di Amerika pada tahun 1970-an sebagai bentuk protes masyarakat terhadap produksi barang yang tidak etis.
Lalu, makrame sering ditemukan sebagai dekorasi rumah, sweater, hingga sandal. Sayangnya, mendekati akhir 70-an dan selama era 80-an, popularitas makrame menurun karena dianggap sebagai suatu hal yang ketinggalan zaman.
Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman dan perputaran tren, makrame kembali booming di masa kini, yakni abad 21. Hal ini khususnya disebabkan oleh banyaknya orang yang kembali menyukai gaya bohemian.
Apa Itu Makrame?
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, makrame adalah bentuk seni tenunan kerajinan tangan yang dibuat dengan simpul-menyimpul hingga membentuk rantaian benang dan aneka rumbai dan jumbai.
Macramé atau disebut juga teknik simpul/knotting menjadi salah satu kerajinan tangan yang saat ini banyak digunakan oleh pecinta kerajinan tangan.
Mirip seperti sulaman dan quilting, makrame mengalami peningkatan popularitas, sejak tahun 1970-an dan menjadi bentuk seni yang tren dan digemari.
Teknik tersebut kemudian digunakan tidak hanya untuk mendekorasi pakaian, tetapi untuk tirai, taplak meja, dan seprai.
Saat ini, makrame mulai digunakan kembali oleh para pengrajin kreatif dengan menghasilkan pola-pola yang kontemporer yang merevitalisasi teknik simpul bersejarah tersebut.
Mengerjakan kerajinan tangan seperti makrame juga dapat membawa Moms dan Dads merasa lebih kreatif, produktif, dan bahagia, menurut penelitian dalam Frontiers in Psychology.
Ketika Moms dan Dads fokus mengerjakan seni, pikiran dan perhatian akan tercurah ke kerajinan tangan, sehingga dalam fase ini, Moms dan Dads merasa lebih sadar dan santai.
Efeknya, muncul perasaan positif ketika merasa berhasil menyelesaikannya.
Cara Membuat Makrame Paling Simpel
Nah, sudah tahu kan jenis-jenis tali yang cocok untuk menerapkan cara membuat makrame seperti apa? Sekarang saatnya kamu mengetahui cara membuat makrame yang simple untuk hiasan deh, yuk intip di sini:
- Tali (bisa memilih jenis katun braid, ukuran 6 mm, 14 buah) Untuk menghasilkan karya dengan ukuran satu meter, biasanya membutuhkan tali kira-kira 5-7 kalinya.
- Tongkat/ranting kayu besar
- Gunting
- Meteran
(Baca Juga: Tips Menghias Kamar Kos Bergaya Estetik)
Nah, sudah tahu kan bagaimana cara membuat makrame paling simpel? Dengan mempelajari langkah-langkah ini, kamu sendiri tidak hanya bisa mendapatkan kerajinan untuk digunakan sendiri, akan tetapi juga bisa juga untuk dijual.
Ada banyak produk makrame yang sedang disukai, bahkan sedang menjadi tren di kalangan ibu-ibu rumah tangga dan para remaja, untuk menghias ruang tamu dan kamarnya.
Nah, karena banyak peminatnya, kamu pun bisa memanfaatkannya menjadi peluang usaha baru. Adapun beberapa kerajinan makrame, yang bisa kamu jadikan bisnis di antaranya adalah:
- Wall Hanging (pajangan dinding)
- Gantungan Pot
- Tas
- Gantungan kunci
- Gelang
- Sarung bantal/taplak meja/tirai dan lain-lain
Tags: