Apa Itu Macrame? Seni Anyaman Kreatif dalam Kerajinan Tangan DIY
Pasang Surut Popularitas Makrame
Popularitas makrame memuncak di era Ratu Victoria di tanah Inggris (Victorian era). Kala itu makrame merupakan hobi favorit sebagian besar perempuan di semua kelas masyarakat. Makrame menemukan celah kejayaan di Amerika pada tahun 1970-an sebagai bentuk protes masyarakat terhadap produksi barang yang tidak etis.
Lalu, makrame sering ditemukan sebagai dekorasi rumah, sweater, hingga sandal. Sayangnya, mendekati akhir 70-an dan selama era 80-an, popularitas makrame menurun karena dianggap sebagai suatu hal yang ketinggalan zaman.
Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman dan perputaran tren, makrame kembali booming di masa kini, yakni abad 21. Hal ini khususnya disebabkan oleh banyaknya orang yang kembali menyukai gaya bohemian.
Apa itu makrame?
Ilustrasi makrame (pexels.com/Anete Lusina)
Makrame adalah karya seni tangan atau handmade dengan menggabungkan simpul yang terdiri dari beberapa tali atau benang. Karya seni ini biasanya berupa hiasan atau barang siap pakai untuk berbagai keperluan.
Makrame berasal dari kata “mikramah” yang artinya hiasan tangan atau anyaman. Lalu simpul merupakan bentuk ikatan pada sebuah tali atau benang. Ikatan ini bisa untuk membuat kerajinan sesuai kebutuhannya, atau hanya sekadar sebagai estetika.
Untuk membuat makrame membutuhkan keahlian khusus dalam menyimpul tali. Biasanya menggunakan dua sampai empat tali dalam proses pembuatannya. Contoh hasil karya makrame seperti gelang, pita makrame, dan seterusnya.
Memulai Berkesenian Makrame
Salah satu hal yang membuat makrame mudah mendapatkan penggemar baru adalah relatif mudah dipelajari daripada kesenian simpul lainnya. Untuk mulai membuat makrame sederhana, Kawan cukup menyiapkan tali dan gunting saja.
Adapun tali yang direkomendasikan untuk membuat makrame adalah tali berbahan kapas yang lembut dan mudah diikat. Selain itu, sebenarnya Kawan bisa menggunakan tali apa saja, atau bahkan benang. Namun, benang adalah opsi terakhir karena bentuknya yang terlalu tipis dan mudah melar ketika dikreasikan.
Sementara untuk mempelajari simpul-simpul dasar makrame hingga menjadi barang berguna nan cantik seperti gantungan atau dekorasi rumah, Kawan bisa mempelajari melalui YouTube. Sebab, sudah banyak video tutorial makrame yang bisa Kawan temukan. Siapa tahu, kesenian makrame tidak hanya sebatas menjadi hobi, tetapi bisa menjadi sumber pendapatan.
Makrame merupakan wujud dari kreativitas tanpa batas yang eksistensinya langgeng hingga lintas generasi. Kawan tertarik mempelajarinya?
Sumber referensi:
- https://sarahmaker.com/how-to-macrame/
- https://hemptique.com/pages/what-is-macrame#:~:text=The%20origins%20of%20macrame%20date,the%20Assyrian%20and%20Babylonian%20civilizations.
- https://www.apartmenttherapy.com/brief-history-macrame-37059785
- https://www.thesprucecrafts.com/what-is-macrame-4770893
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Bahan pembuatan makrame
Ilustrasi bahan makrame (pexels.com/Arina Krasnikova)
Editor’s picks
Bahan yang digunakan untuk membuat makrame tak bisa sembarangan. Mengutip buku Sukses Semua Ulangan SD/MI Kelas 5, bahan yang sering digunakan makrame ada dua. Berikut di antaranya:
Serat alam
Serat alam ini biasanya dari tumbuh-tumbuhan. Ciri-cirinya bertekstur sedikit kasar dan serat talinya terlihat jelas. Contoh serat alam, seperti serat kulit kelapa, serat pohon waru, dan serat rotan.
Serat buatan
Serat buatan berasal dari bahan sintetis. Biasanya serat ini diproduksi oleh pabrik benang dengan skala besar. Ciri-cirinya, seratnya halus, tahan lama, dan lebih kuat dari serat alami. Contohnya, serat dari nilon dan rafia.
Tags: