Apa Itu Macrame? Seni Anyaman Kreatif dalam Kerajinan Tangan DIY
Apa itu makrame?
Ilustrasi makrame (pexels.com/Anete Lusina)
Makrame adalah karya seni tangan atau handmade dengan menggabungkan simpul yang terdiri dari beberapa tali atau benang. Karya seni ini biasanya berupa hiasan atau barang siap pakai untuk berbagai keperluan.
Makrame berasal dari kata “mikramah” yang artinya hiasan tangan atau anyaman. Lalu simpul merupakan bentuk ikatan pada sebuah tali atau benang. Ikatan ini bisa untuk membuat kerajinan sesuai kebutuhannya, atau hanya sekadar sebagai estetika.
Untuk membuat makrame membutuhkan keahlian khusus dalam menyimpul tali. Biasanya menggunakan dua sampai empat tali dalam proses pembuatannya. Contoh hasil karya makrame seperti gelang, pita makrame, dan seterusnya.
Sejarah Awal Makrame
Para sejarawan meyakini bahwa kesenian makrame pertama kali muncul sekitar abad ke-13 di kalangan para penenun Arab. Kata makrame sendiri sejatinya berasal dari bahasa Arab mucharam yang berarti kisi-kisi atau susunan.
Sebelum kemunculannya, kesenian dari simpul tali memang sudah ada, namun belum menjadi sesuatu yang praktikal dan dapat digunakan seperti hasil karya makrame yang kala itu bisa menjadi shawl hingga handuk.
Selanjutnya, kesenian makrame mulai dibawa ke tanah Eropa, utamanya oleh para pelayar bangsa Moor selama perjalanan mereka dari Afrika Utara. Para pelayar tersebut menyibukkan diri dengan makrame agar tidak bosan dalam mengarungi laut lepas selama kurun waktu yang lama.
Berbagai barang dan simpul yang lebih rumit berhasil mereka temukan. Makrame kemudian pertama kali diperkenalkan di Spanyol pada abad 15, kemudian Italia di abad ke-16.
Teknik membuat makrame
Ilustrasi membuat makrame (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)
Dalam membuat makrame biasanya menerapkan beberapa teknik dasar. Itulah kenapa hanya orang yang punya keahlian khusus yang bisa membuat karya ini. Tapi bukan berarti kamu tak bisa mempelajarinya. Berikut teknik dasar yang sering dipakai saat membuat makrame.
- Teknik anyaman: Dengan cara menumpang tindihkan atau menyilangkan tali. Bahan anyamnya biasanya berupa lungsi dan pakan, yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan kering.
- Teknik simpul: Teknik simpul sering digunakan untuk membuat makrame, yang biasanya dijadikan hiasan.
- Teknik rajut: Teknik membuat kain dan perlengkapan busana dari benang rajut. Teknik dasarnya, yaitu tusuk atas dan tusuk bawah.
- Teknik menempel: Merancang karya seni rupa dengan melekatkan suatu bahan pada tempat tertentu. Bahan ini bisa menggunakan bahan yang sama ataupun berbeda.
- Teknik menjahit: Dengan cara menyambungkan kain dan bahan lain yang bisa dilalui jarum jahit dan benang. Menjahit bisa dengan tangan (manual) atau mesin jahit.
Jadi sekarang kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan makrame kan? Apakah kamu tertarik untuk membuat kerajinan makrame? Selamat mencoba!
Contoh Dekorasi Makrame
Ada beberapa contoh dekorasi makrame yang biasanya menjadi pilihan, yaitu:
1. Tempat Gantungan Tanaman
Membuat makrame sebagai gantungan tanaman akan memberikan kesan klasik.
Tampilan dekorasi akan terlihat lebih hijau dan bergaya bohemian saat dedaunan hijau yang bervariasi dipadukan dengan tali putih yang memiliki bentuk dan tekstur unik.
2. Dream Catcher
Hiasan dinding yang sedang tren pada saat ini dapat dibuat dengan teknik makrame.
Potongan makrame yang dibentuk dengan anyaman kecil yang dibentuk melingkar akan menjadi bingkai yang indah.
Rutin membersihkan makrame dari debu akan mempertahankan penampilan lembut dan halusnya.
3. Tempat Tidur Gantung Indoor
Tempat tidur gantung atau dikenal dengan hammock, umumnya digunakan untuk kegiatan di luar ruangan (outdoor), tetapi dapat dibuat dengan makrame dan digunakan dalam ruangan agar memberikan kesan santai pada tempat tersebut.
Tempat tidur gantung dapat diletakkan di pojok ruangan dan digunakan sebagai tempat membaca yang santai, atau diletakkan di beranda kamar, sehingga dapat digunakan untuk menikmati pemandangan luar.
4. Tirai Pintu
Tags: