... Apa Perbedaan Putik dan Benang Sari dalam Kerajinan Menjahit DIY?

Perbedaan Putik dan Benang Sari

Fungsi Bunga

Setiap bagian pada tanaman memiliki fungsinya masing-masing, begitu pula dengan bunga. Bunga mempunyai bagian-bagian tersendiri dengan fungsinya masing-masing.

Bunga dapat dikatakan sempurna jika memiliki bagian-bagian yang lengkap. Apabila bunga tidak memiliki bagian yang lengkap, ini dapat menyebabkan terganggunya proses perkembangbiakan dari tumbuhan itu sendiri.

Bunga memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu untuk menarik para penyerbuk pada tumbuhan guna supaya membantu terjadinya pembuahan yang bermanfaat untuk membuat bibit-bibit baru.

Bunga mengandalkan warna-warna yang cerah dan menarik, aroma yang wangi dan khas, serta nektar yang manis untuk membuat hewan yang melihatnya tertarik, seperti burung, tawon, lebah, kupu-kupu, dan serangga lainnya.

Hewan tersebut akan tertarik untuk hinggap ke bunga, kemudian membantu untuk memindahkan serbuk sari dari satu bunga ke bunga yang lainnya. Hal ini mendukung fungsi paling vital bagi bunga, yaitu sebagai alat dari tumbuhan untuk melakukan perkembangbiakan generatif.

10. Tangkai tumbuhan (pedicel)

Tangkai tumbuhan atau pedicel merupakan bagan tanaman yang fungsinya untuk menopang tanaman, menyalurkan nutrisi dari akar ke bagian lain dari tanaman. Bagian tangkai kerap dipotong untuk bunga hias potong agar tanaman bisa diletakkan ke dalam vas bunga.

Secara umum bagian-bagian tumbuhan sempurna adalah sebagai berikut:

    1. Kepala putik (stigma)
    2. Tangkai putik (style)
    3. Bakal buah (ovary)
    4. Bakal biji (ovule)
    5. Serbuk sari (pollen)
    6. Kepala sari (anther)
    7. Tangkai sari (filament)
    8. Benang sari (stamen)
    9. Mahkota bunga (corolla)
    10. Kelopak bunga (calyx)
    11. Dasar bunga (receptacle)
    12. Tangkai bunga (peduncle)
    13. Tangkai tumbuhan (pedicel)
    Bagian-Bagian Bunga Mawar
    Bagian-Bagian Bunga Sepatu

    Bagian-bagian bunga sepatu (hibiscus) | Canva.com

    Bagian-Bagian Bunga Anemone

    Diagram gambar bagian-bagian bunga | Foto:canva/svgfree.com

    Skema struktur bunga| Gambar:svgfree/public domain

    Sejumlah istilah terkait bunga, di antaranya adalah bungasempurna, bunga tidak sempurna, bunga lengkap, bunga tidak lengkap, bunga berumah satu, bunga berumah dua, dan lainnya. Berikut perbedaan masing-masing sekaligus contohnya.

    Bagian-Bagian Bunga

    Ilustrasi bunga memiliki bagian-bagian yang menyusunnya. Foto: Pexels

    Dikutip dari buku Saya Ingin Pintar Ilmu Pengetahuan Alah oleh Momon Sulaeman (2007: 55-56), bunga adalah organ penting bagi tumbuhan yang tersusun atas beberapa bagian, yaitu:

    1. Tangkai Bunga

    Tangkai bunga merupakan bagian bunga yang terletak di bagian bawah bunga. Tangkai bunga ini berfungsi sebagai penopang dan penghubung antara tangkai bunga dengan ranting.

    Pada sebagian bunga, tangkai bunga juga memiliki pembuluh pengangkut yang disebut xilem dan floem. Xilem berfungsi dalam mengangkut air dan mineral dari akar ke seluruh bagian bunga, sedangkan floem mengangkut nutrisi yang dihasilkan oleh fotosintesis ke bagian bunga.

    2. Dasar Bunga

    Dasar bunga adalah bagian tangkai yang membesar di bawah bunga. Dasar bunga berfungsi sebagai tempat melekatnya mahkota bunga pada batang tanaman. Pada beberapa jenis bunga, dasar bunga juga dapat berisi kelopak bunga yang melindungi bunga sebelum mekar sepenuhnya.

    3. Kelopak Bunga

    Kelopak bunga merupakan bagian terluar dari bunga. Kelopak bunga biasanya berwarna hijau atau warna lainnya yang tersusun dalam satu atau beberapa lingkaran. Kelopak bunga berfungsi untuk melindungi kuncup bunga.

    4. Mahkota Bunga

    Mahkota bunga umumnya lebih besar daripada kelopak bunga dan terletak di sebelah dalam kelopak bunga. Setiap jenis tumbuhan umumnya memiliki warna mahkota bunga yang mencolok, sehingga menarik perhatian serangga.

    Selain itu, mahkota bunga juga memiliki bentuk yang beraneka ragam. Kelopak dan mahkota bunga bersama-sama membentuk perhiasan bunga (periantum).

    Fungsi Bunga Sebagai Perkembangbiakan Generatif

    1. Organ Reproduksi Tanaman

    Bunga itu sendiri memiliki fungsi untuk memadukan atau menyatukan fusi sperma atau gamet jantan dan ovula atau gamet betina. Dengan hal ini, maka produksi benih akan terlaksana. Adapun susunan atau rangkaian bunga dalam tangkai dinamakan sebagai pembungaan. Organ reproduksi pada bunga dikenal dengan nama benang sari dan putik.

    2. Menarik Pollinator

    Seperti yang kita ketahui bahwa ada hewan-hewan yang makanan utamanya adalah nektar. Sementara itu, bunga memiliki nektar atau cairan manis. Jika menggunakan simbiosis mutualisme, nektar yang ada pada bunga akan diambil sebagai makanan, saat itu juga penyerbukan pada bunga terjadi.

    Pada proses penyerbukan terjadi pemindahan serbuk sari dari kepala bunga jantan ke kepala putik betina. Dengan demikian, pertemuan serbuk sari dan putik akan menghasilkan peluruhan gamet pada tumbuhan.

    3. Menghasilkan Nektar atau Sari Bunga

    Bunga selalu menghasilkan nektar. Nektar yang ada pada bunga sangat kaya akan gula sehingga nektar disebut dengan cairan manis pada bunga. Cairan manis ini diproduksi pada saat tumbuhan sedang mekar.

    Saat bunga sedang mekar, saat itulah hewan-hewan pemakan nektar akan tertarik untuk datang ke bunga tersebut. Semakin banyak hewan yang tertarik, maka proses penyerbukan akan terjadi lebih cepat.

    4. Bagian Indah Pada Tumbuhan

    Bukan hal yang asing kalau bunga menjadi bagian indah yang ada di tumbuhan. Oleh karena itu, bunga selalu memiliki warna cerah dan berbagai macam bentuk yang menarik. Jika pada tumbuhan tidak ada bunganya, mungkin saja tumbuhan itu akan kurang menarik.

    Warna-warna cerah dan bentuk yang bervariasi membuat bunga bisa dijadikan sebagai tanaman hias. Oleh karena itu, hingga saat ini bunga masih digemari oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumahnya.<

    Apa yang dimaksud dengan kepala putik?

    Seperti yang sedikit disinggung sebelumnya, kepala putik adalah salah satu dari organ bunga. Kepala putik berperan sebagai alat kelamin wanita pada bunga.

    Keberadaan kepala putik dan benang sari tidak bisa dipisahkan. Kepala putik bunga akan menangkap serbuk dari benang sari pada saat penyerbukan yang kemudian dilanjutkan proses pembuahan. Serbuk sari yang ada di kepala putik akan membentuk tabung dan berjalan menuju bakal biji.

    Hasil dari pembuahan yang terjadi akan membentuk kandung lembaga atau disebut juga zigot. Nantinya kandung lembaga akan menjadi biji, kemudian biji bisa ditanam untuk menjadi tumbuhan baru.

    Pada bunga, kepala putik berada di bagian tengah dan ujung atas. Agar lebih mudah membayangkan bentuk kepala putik dan posisinya di bunga, kamu bisa lihat gambar kepala putik pada bunga sepatu di bawah ini.

    Gambar di atas adalah gambar tangkai putik bunga sepatu yang terdiri dari kepala putik dan benang sari. Kepala putik adalah bagian yang berwarna merah. Sementara bagian yang jumlahnya banyak dan berwarna kuning adalah serbuk sari.


    Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia