Perbedaan Putik dan Benang Sari
1. Mahkota bunga (Corolla)
Mahkota bunga adalah bagian bunga berwarna cerah yang bertugas menarik perhatian serangga untuk mendekat.
Bunga Mawar China| Foto: Arient Tsang/Flickr.com
Bentuk mahkota bunga (corolla) bermacam-macam. Ada yang menyerupai corong, ada yang seperti lonceng, dan ada yang seperti roda. Bunga dapat muncul secara tunggal maupun dalam jumlah banyak dalam satu rangkaian.
- Bunga tunggal adalah bunga yang hanya terdiri dari satu rangkaian sekali berbunga.
- Bunga majemuk adalah bunga yang dalam jumlah banyak secara bersama-sama. Biasanya bunga tersusun atas floret (bunga-bunga kecil yang tersusun di tengah bunga compositae) seperti pada bunga matahari, kenikir, anthurium, anyelir.
Fungsi mahkota bunga
- Sebagai tempat alat reproduksi bunga yang produktif (fertil).
- Membantu proses penyerbukan. Tak jarang mahkota bunga mengeluarkan aroma yang menarik perhatian lebah, kupu-kupu, kumbang, atau burung agar mereka membantu proses pembuahan.
- Menjaga alat reproduksi bunga, baik benang sari, putik, atau keduanya.
- Menyimpan nektar yang memiliki rasa manis sehingga menarik kumbang, kupu-kupu, atau lebah.
Fungsi Bunga Sebagai Perkembangbiakan Generatif
1. Organ Reproduksi Tanaman
Bunga itu sendiri memiliki fungsi untuk memadukan atau menyatukan fusi sperma atau gamet jantan dan ovula atau gamet betina. Dengan hal ini, maka produksi benih akan terlaksana. Adapun susunan atau rangkaian bunga dalam tangkai dinamakan sebagai pembungaan. Organ reproduksi pada bunga dikenal dengan nama benang sari dan putik.
2. Menarik Pollinator
Seperti yang kita ketahui bahwa ada hewan-hewan yang makanan utamanya adalah nektar. Sementara itu, bunga memiliki nektar atau cairan manis. Jika menggunakan simbiosis mutualisme, nektar yang ada pada bunga akan diambil sebagai makanan, saat itu juga penyerbukan pada bunga terjadi.
Pada proses penyerbukan terjadi pemindahan serbuk sari dari kepala bunga jantan ke kepala putik betina. Dengan demikian, pertemuan serbuk sari dan putik akan menghasilkan peluruhan gamet pada tumbuhan.
3. Menghasilkan Nektar atau Sari Bunga
Bunga selalu menghasilkan nektar. Nektar yang ada pada bunga sangat kaya akan gula sehingga nektar disebut dengan cairan manis pada bunga. Cairan manis ini diproduksi pada saat tumbuhan sedang mekar.
Saat bunga sedang mekar, saat itulah hewan-hewan pemakan nektar akan tertarik untuk datang ke bunga tersebut. Semakin banyak hewan yang tertarik, maka proses penyerbukan akan terjadi lebih cepat.
4. Bagian Indah Pada Tumbuhan
Bukan hal yang asing kalau bunga menjadi bagian indah yang ada di tumbuhan. Oleh karena itu, bunga selalu memiliki warna cerah dan berbagai macam bentuk yang menarik. Jika pada tumbuhan tidak ada bunganya, mungkin saja tumbuhan itu akan kurang menarik.
Warna-warna cerah dan bentuk yang bervariasi membuat bunga bisa dijadikan sebagai tanaman hias. Oleh karena itu, hingga saat ini bunga masih digemari oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumahnya.<
Tags: benang