... Apa Perbedaan Putik dan Benang Sari dalam Kerajinan Menjahit DIY?

Perbedaan Putik dan Benang Sari

Bagian-Bagian Bunga

Ilustrasi bunga memiliki bagian-bagian yang menyusunnya. Foto: Pexels

Dikutip dari buku Saya Ingin Pintar Ilmu Pengetahuan Alah oleh Momon Sulaeman (2007: 55-56), bunga adalah organ penting bagi tumbuhan yang tersusun atas beberapa bagian, yaitu:

1. Tangkai Bunga

Tangkai bunga merupakan bagian bunga yang terletak di bagian bawah bunga. Tangkai bunga ini berfungsi sebagai penopang dan penghubung antara tangkai bunga dengan ranting.

Pada sebagian bunga, tangkai bunga juga memiliki pembuluh pengangkut yang disebut xilem dan floem. Xilem berfungsi dalam mengangkut air dan mineral dari akar ke seluruh bagian bunga, sedangkan floem mengangkut nutrisi yang dihasilkan oleh fotosintesis ke bagian bunga.

2. Dasar Bunga

Dasar bunga adalah bagian tangkai yang membesar di bawah bunga. Dasar bunga berfungsi sebagai tempat melekatnya mahkota bunga pada batang tanaman. Pada beberapa jenis bunga, dasar bunga juga dapat berisi kelopak bunga yang melindungi bunga sebelum mekar sepenuhnya.

3. Kelopak Bunga

Kelopak bunga merupakan bagian terluar dari bunga. Kelopak bunga biasanya berwarna hijau atau warna lainnya yang tersusun dalam satu atau beberapa lingkaran. Kelopak bunga berfungsi untuk melindungi kuncup bunga.

4. Mahkota Bunga

Mahkota bunga umumnya lebih besar daripada kelopak bunga dan terletak di sebelah dalam kelopak bunga. Setiap jenis tumbuhan umumnya memiliki warna mahkota bunga yang mencolok, sehingga menarik perhatian serangga.

Selain itu, mahkota bunga juga memiliki bentuk yang beraneka ragam. Kelopak dan mahkota bunga bersama-sama membentuk perhiasan bunga (periantum).

11 Bagian-Bagian Bunga dan Fungsinya

Bagian-bagian bunga secara umum terdiri dari tangkai, kelopak, mahkota, benang sari (sel gamet jantan), dan putik (sel gamet betina). Pada bagian putik terdiri dari kepala putik dan tangkai putik yang terhubung dengan bakal buah dan bakal biji, sementara pada benang sari terdiri dari tangkai sari dan kepala sari.

Sehingga dapat disimpulkan bunga memiliki 11 bagian yang terdiri dari tangkai bunga, kelopak bunga, mahkota bunga, putik, kepala putik, tangkai putik, bakal buah, bakal biji, benang sari, tangkai sari, dan kepala sari. Bunga sendiri adalah bagain tumbuhan yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan generatif. Dari proses penyerbukan pada bunga dapat menghasilkan biji tumbuhan baru yang berperan dalam perkembangbiakan tumbuhan.

Bagian-bagian bunga dapat menjadi dasar pengelompokan bunga. Bagian bunga mana saja yang menjadi dasar pengelompokan bunga? Bagian mana yang disebut tangkai, kelopak, dan mahkota bunga, serta putik dan benang sari? Apa fungsi dari setiap 11 bagian-bagian bunga? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah.

10. Tangkai tumbuhan (pedicel)

Tangkai tumbuhan atau pedicel merupakan bagan tanaman yang fungsinya untuk menopang tanaman, menyalurkan nutrisi dari akar ke bagian lain dari tanaman. Bagian tangkai kerap dipotong untuk bunga hias potong agar tanaman bisa diletakkan ke dalam vas bunga.

Secara umum bagian-bagian tumbuhan sempurna adalah sebagai berikut:

    1. Kepala putik (stigma)
    2. Tangkai putik (style)
    3. Bakal buah (ovary)
    4. Bakal biji (ovule)
    5. Serbuk sari (pollen)
    6. Kepala sari (anther)
    7. Tangkai sari (filament)
    8. Benang sari (stamen)
    9. Mahkota bunga (corolla)
    10. Kelopak bunga (calyx)
    11. Dasar bunga (receptacle)
    12. Tangkai bunga (peduncle)
    13. Tangkai tumbuhan (pedicel)
    Bagian-Bagian Bunga Mawar
    Bagian-Bagian Bunga Sepatu

    Bagian-bagian bunga sepatu (hibiscus) | Canva.com

    Bagian-Bagian Bunga Anemone

    Diagram gambar bagian-bagian bunga | Foto:canva/svgfree.com

    Skema struktur bunga| Gambar:svgfree/public domain

    Sejumlah istilah terkait bunga, di antaranya adalah bungasempurna, bunga tidak sempurna, bunga lengkap, bunga tidak lengkap, bunga berumah satu, bunga berumah dua, dan lainnya. Berikut perbedaan masing-masing sekaligus contohnya.

    Fungsi Bunga Sebagai Perkembangbiakan Generatif

    1. Organ Reproduksi Tanaman

    Bunga itu sendiri memiliki fungsi untuk memadukan atau menyatukan fusi sperma atau gamet jantan dan ovula atau gamet betina. Dengan hal ini, maka produksi benih akan terlaksana. Adapun susunan atau rangkaian bunga dalam tangkai dinamakan sebagai pembungaan. Organ reproduksi pada bunga dikenal dengan nama benang sari dan putik.

    2. Menarik Pollinator

    Seperti yang kita ketahui bahwa ada hewan-hewan yang makanan utamanya adalah nektar. Sementara itu, bunga memiliki nektar atau cairan manis. Jika menggunakan simbiosis mutualisme, nektar yang ada pada bunga akan diambil sebagai makanan, saat itu juga penyerbukan pada bunga terjadi.

    Pada proses penyerbukan terjadi pemindahan serbuk sari dari kepala bunga jantan ke kepala putik betina. Dengan demikian, pertemuan serbuk sari dan putik akan menghasilkan peluruhan gamet pada tumbuhan.

    3. Menghasilkan Nektar atau Sari Bunga

    Bunga selalu menghasilkan nektar. Nektar yang ada pada bunga sangat kaya akan gula sehingga nektar disebut dengan cairan manis pada bunga. Cairan manis ini diproduksi pada saat tumbuhan sedang mekar.

    Saat bunga sedang mekar, saat itulah hewan-hewan pemakan nektar akan tertarik untuk datang ke bunga tersebut. Semakin banyak hewan yang tertarik, maka proses penyerbukan akan terjadi lebih cepat.

    4. Bagian Indah Pada Tumbuhan

    Bukan hal yang asing kalau bunga menjadi bagian indah yang ada di tumbuhan. Oleh karena itu, bunga selalu memiliki warna cerah dan berbagai macam bentuk yang menarik. Jika pada tumbuhan tidak ada bunganya, mungkin saja tumbuhan itu akan kurang menarik.

    Warna-warna cerah dan bentuk yang bervariasi membuat bunga bisa dijadikan sebagai tanaman hias. Oleh karena itu, hingga saat ini bunga masih digemari oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumahnya.<


    Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia