Perbedaan Putik dan Benang Sari
Bagian-Bagian Bunga & Fungsinya
Bagian-Bagian Bunga & Fungsinya – Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang bahwa bunga merupakan tanaman hias yang sangat indah sehingga disukai oleh banyak orang terutama perempuan. Keindahan pada bunga sangatlah bervariasi tergantung dari jenis bunga itu sendiri. Setiap orang akan memilih jenis bunga yang sesuai dengan keinginannya.
Bunga juga bisa dijadikan sebagai pemanis atau penghias ruangan. Selain mempercantik ruangan, bunga memberikan aroma wangi pada ruangan tersebut. Ruangan yang indah dan harum bisa membuat kamu lebih nyaman dan lebih betah untuk tinggal di ruangan tersebut. Jadi, apakah ruangan kamu sudah dipasang bunga?
Bunga memang sangat indah, tetapi apakah kamu sudah tahu bagian-bagian bunga dan fungsinya? Setiap bagian bunga akan bekerja atau menjalankan fungsinya masing-masing. Dengan mengetahui bagian-bagian dan fungsi bunga, maka kamu bisa merawat dan menanam bunga dengan maksimal.
Untuk kamu yang ingin mengetahui atau mengenal bagian-bagian bunga dan fungsinya, maka bisa membaca artikel ini sampai habis. Selamat membaca dan simak penjelasannya di bawah ini.
10. Tangkai tumbuhan (pedicel)
Tangkai tumbuhan atau pedicel merupakan bagan tanaman yang fungsinya untuk menopang tanaman, menyalurkan nutrisi dari akar ke bagian lain dari tanaman. Bagian tangkai kerap dipotong untuk bunga hias potong agar tanaman bisa diletakkan ke dalam vas bunga.
Secara umum bagian-bagian tumbuhan sempurna adalah sebagai berikut:
- Kepala putik (stigma)
- Tangkai putik (style)
- Bakal buah (ovary)
- Bakal biji (ovule)
- Serbuk sari (pollen)
- Kepala sari (anther)
- Tangkai sari (filament)
- Benang sari (stamen)
- Mahkota bunga (corolla)
- Kelopak bunga (calyx)
- Dasar bunga (receptacle)
- Tangkai bunga (peduncle)
- Tangkai tumbuhan (pedicel)
Bagian-Bagian Bunga Mawar
Bagian-Bagian Bunga Sepatu
Bagian-bagian bunga sepatu (hibiscus) | Canva.com
Bagian-Bagian Bunga Anemone
Diagram gambar bagian-bagian bunga | Foto:canva/svgfree.com
Skema struktur bunga| Gambar:svgfree/public domain
Sejumlah istilah terkait bunga, di antaranya adalah bungasempurna, bunga tidak sempurna, bunga lengkap, bunga tidak lengkap, bunga berumah satu, bunga berumah dua, dan lainnya. Berikut perbedaan masing-masing sekaligus contohnya.
Pengertian Bunga
Bunga dalam bahasa latin bernama flos. Bunga itu sendiri bisa dikatakan sebagai alat reproduksi seksual yang ada pada tumbuhan yang berbunga. Pada umumnya, bunga itu terdapat di divisi magnoliophyta atau angiospermae. Kedua divisi tersebut memiliki arti tumbuhan berbiji tertutup.
Namun, mayoritas ahli botani mengatakan bahwa bunga adalah sepotong batang atau cabang pendek yang memiliki beberapa kumpulan daun khusus. Dengan kata lain, bunga adalah campuran antara daun dan batang yang berfungsi untuk membantu sistem pembuahan yang tertutup.
Pada dasarnya, tumbuhan sangat membutuhkan bunga untuk perkembangbiakan. Dalam proses perkembangbiakan, bunga membutuhkan binatang-binatang untuk melakukan penyerbukan. Untuk menarik hewan-hewan supaya mau untuk membantu penyerbukan bunga, maka warna-warna bunga sangat cerah.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
Seperti yang kita ketahui bahwa tumbuhan itu sendiri memiliki akar, batang, dan daun. Dengan demikian, bunga bukanlah bagian dari tumbuhan melainkan penggabungan dari salah satu kombinasi. Hal ini dikarenakan perkembangbiakan yang terjadi pada tumbuhan yang menggunakan biji dinamakan sebagai perkembangbiakan generatif.
Fungsi Bunga Sebagai Perkembangbiakan Generatif
1. Organ Reproduksi Tanaman
Bunga itu sendiri memiliki fungsi untuk memadukan atau menyatukan fusi sperma atau gamet jantan dan ovula atau gamet betina. Dengan hal ini, maka produksi benih akan terlaksana. Adapun susunan atau rangkaian bunga dalam tangkai dinamakan sebagai pembungaan. Organ reproduksi pada bunga dikenal dengan nama benang sari dan putik.
2. Menarik Pollinator
Seperti yang kita ketahui bahwa ada hewan-hewan yang makanan utamanya adalah nektar. Sementara itu, bunga memiliki nektar atau cairan manis. Jika menggunakan simbiosis mutualisme, nektar yang ada pada bunga akan diambil sebagai makanan, saat itu juga penyerbukan pada bunga terjadi.
Pada proses penyerbukan terjadi pemindahan serbuk sari dari kepala bunga jantan ke kepala putik betina. Dengan demikian, pertemuan serbuk sari dan putik akan menghasilkan peluruhan gamet pada tumbuhan.
3. Menghasilkan Nektar atau Sari Bunga
Bunga selalu menghasilkan nektar. Nektar yang ada pada bunga sangat kaya akan gula sehingga nektar disebut dengan cairan manis pada bunga. Cairan manis ini diproduksi pada saat tumbuhan sedang mekar.
Saat bunga sedang mekar, saat itulah hewan-hewan pemakan nektar akan tertarik untuk datang ke bunga tersebut. Semakin banyak hewan yang tertarik, maka proses penyerbukan akan terjadi lebih cepat.
4. Bagian Indah Pada Tumbuhan
Bukan hal yang asing kalau bunga menjadi bagian indah yang ada di tumbuhan. Oleh karena itu, bunga selalu memiliki warna cerah dan berbagai macam bentuk yang menarik. Jika pada tumbuhan tidak ada bunganya, mungkin saja tumbuhan itu akan kurang menarik.
Warna-warna cerah dan bentuk yang bervariasi membuat bunga bisa dijadikan sebagai tanaman hias. Oleh karena itu, hingga saat ini bunga masih digemari oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumahnya.<
Tags: benang