... Tugas Administrasi dalam Usaha Kerajinan Limbah: Panduan DIY Bangun Ruang

"Tugas Administrasi Usaha Kerajinan Limbah Bangun Ruang"

Box Multifungsi dan Miniatur

Contoh kerajinan limbah bangun datar lainnya bisa kamu ciptakan adalah kotak penyimpanan multi fungsi dan juga miniatur rumah, bangunan, kendaraan, action figure, dll.

Kardus bekas memang bisa dibentuk jadi kerajinan apa saja, sesuai dengan kreativitas si penciptanya. Bahan limbah yang tidak dipakai ini bisa kamu gunakan untuk membuat kotak penyimpanan praktis untuk ATK mu, kotak tissue, tempat kabel charger, perintilan obeng, miniatur rumah untuk mainan, atau perisai untuk anak-anak dan lainnya

Faktor-Faktor Sumber Daya yang Dibutuhkan

Faktor-faktor sumber daya yang pendukung keberhasilan usaha produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang adalah sebagai berikut :

Faktor Manusia

Faktor manusia merupakan faktor yang utama dalam pencapaian keberhasilan usaha karena manusia yang mempunyai ide dan rencana usaha, manusia juga yang akan mewujudkannya. Disini diperlukan manusia yang beretos kerja tinggi, rajin, optimis dan pantang menyerah.

Faktor Keuangan

Faktor Organisasi

Dengan adanya faktor organisasi maka sumber daya akan masuk pada suatu pola, sehingga orang-orang akan dapat bekerja dengan efektif dan efisien sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing untuk mencapai tujuan organisasi.

Dengan adanya organisasi berarti seorang wirausaha dapat:

    1. Mempertegas hubungan dengan para karyawan.
    2. Menciptakan hubungan antarkaryawan.
    3. Mengetahui tugas yang akan dijalankan.
    4. Mengetahui kepada siapa karyawan harus bertanggung jawab.

    Faktor Perencanaan

    Perencanaan usaha dapat digunakan sebagai alat pengawas dan pengendalian usaha. Oleh karena itu, perencanaan harus dibuat oleh wirausaha sejak usaha didirikan, yaitu dimulai dari:

      1. Merencanakan produk apa yang akan dibuat
      2. Memperhitungkan jumlah dana yang diperlukan
      3. Merencanakan jumlah produk yang akan dibuat
      4. Merencanakan tempat pemasaran produk.

      Faktor Mengatur Usaha

      Dalam kaitannya dengan kegiatan mengatur usaha, yang perlu dilakukan wirausahawan adalah sebagai berikut:

        1. Menyusun uraian tugas pokok untuk menjalankan usahanya
        2. Menyusun struktur organisasi usaha
        3. Memperkirakan tenaga kerja yang dibutuhkan
        4. Menetapkan balas jasa dan insentif
        5. Membuat jadwal usaha
        6. Pengaturan mesin-mesin produksi
        7. Pengaturan tata laksana usaha
        8. Penataan barang-barang
        9. Penataan administrasi usaha
        10. Pengawasan usaha dan pengendaliannya.

        Ide dan Peluang Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah

        Menganalisis peluang usaha bertujuan untuk mencari dan melaksanakan kegiatan usaha yang menguntungkan. Rencana dalam berwirausaha perlu dianalisis untuk mengenali kelemahan-kelemahan yang dapat mengakibatkan kesulitan-kesulitan keberlangsungan usaha.

        Analisis usaha ini juga dapat digunakan untuk mencari strategi alternatif dalam bidang penjualan, bauran produk, investasi, pengembangan staf, pengendalian usaha, pengendalian biaya dan lain-lain.

        Faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangannya adalah sebagai berikut:

        Cara pembuatan produk kerajinan perlu dikuasai atau dipelajari dengan baik oleh para karyawan/pengrajin.

        Bahan baku merupakan faktor penting yang ikut menentukan tingkat harga pokok dan kelancaran proses produk usaha kerajinan.

        Pada faktor tenaga kerja ini yang perludipertimbangkanadalahtersedianya tenaga kerja yang murah dan kemungkinan untuk memenuhinya baik jumlah, keahlian maupun jasa.

        Perlu dipertimbangkan kesesuaian antara modal yang disediakan dan kebutuhan jenis usaha kerajinan yang dibutuhkan.

        Tingkat risiko yang akan ditanggung perlu dipertimbangkan dengan besarnya keuntungan yang akan diperoleh.

        Perludipelajarisituasiyang akanterjadidandisesuaikandengankemampuan menghadapinya dalam hal modal maupun pemasarannya.

        Fasilitas yang dibutuhkan untuk operasi usaha kerajinan dan kemudahan penyediaannya menjadi pertimbangan. Kemudahan yang mungkin dapat diperoleh dari pemerintah seperti pajak, dan lain-lain.

        Pertimbangan penting lainnya adalah produk pengelolaannya yang paling sesuai dan bagaimana kemampuan pengusaha untuk mengelolanya. Hal ini sering diabaikan dalam mendirikan perusahaan kecil. Faktor lain yang perlu menjadi pertimbangan adalah peraturan pemerintah, perizinan, pertimbangan etis, lingkungan, dan sebagainya.

        Jika wirausaha sudah menetapkan jenis usaha kerajinan sesuai dengan yang diinginkan dan sudah melalui berbagai macam pertimbangan, tugas yang perlu diperhatikan oleh seorang wirausaha adalah mempertimbangkan hal-hal berikut:

        Klasifikasi Limbah Berdasarkan Prinsipnya

        Pada prinsipnya limbah dapat dibagi berdasarkan tiga bagian, yaitu:

        1. Pertama, berdasarkan wujudnya terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu limbah gas, limbah cair, dan limbah padat. Contoh limbah gas adalah karbon dioksida yang dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap pembakaran sampah. Sedangkan contoh limbah cair adalah air sabun bekas cucian, minyak goreng buangan. Sedangkan contoh limbah padat adalah plastik, botol, kertas.
        2. Kedua, berdasarkan sumbernya, terbagi menjadi 4 (empat) jenis, yaitu limbah pertanian, limbah industri, limbah pertambangan, dan limbah domestik.
        3. Ketiga, berdasarkan senyawanya, terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu limbah organik dan limbah anorganik. Limbah organik merupakan limbah yang mengandung unsur karbon sehingga bisa dengan mudah diuraikan atau bisa membusuk secara mudah. Sebagai contoh dari jenis limbah organik misalnya adalah kulit buah-buahan dan sayuran serta kotoran hewan dan manusia. Sementara itu limbah anorganik merupakan limbah yang tidak mengandung unsur karbon sehingga sangat sulit atau bahkan tidak bisa diuraikan. Oleh sebab itu, limbah anorganik dapat pula diartikan sebagai limbah yang tidak bisa membusuk. Sebagai contoh dari jenis limbah anorganik misalnya adalah plastik, botol beling bekas, pecahan kaca.

        Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.

        Salah satu pemanfaatan limbah anorganik adalah dengan cara proses daur ulang (recycle). Daur ulang merupakan upaya untuk mengolah barang atau benda yang sudah tidak dipakai agar dapat dipakai kembali. Beberapa limbah anorganik yang dapat dimanfaatkan melalui proses daur ulang, misalnya plastik, gelas, logam, dan kertas.


        Tags: kerajinan limbah usaha berbentuk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia