... Tugas Administrasi dalam Usaha Kerajinan Limbah: Panduan DIY Bangun Ruang

"Tugas Administrasi Usaha Kerajinan Limbah Bangun Ruang"

Contoh Soal Essay Wirausaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang Kelas 11

1. Apa saja bahan limbah yang dapat dijadikan bahan baku untuk kerajinan berbentuk bangun ruang? Jelaskan dan berikan contoh produk yang dapat dibuat dari bahan limbah tersebut!

Bahan limbah yang dapat dijadikan bahan baku untuk kerajinan berbentuk bangun ruang antara lain adalah kardus bekas, botol plastik bekas, kaleng bekas, kain perca, koran bekas, dan sebagainya. Contoh produk yang dapat dibuat dari bahan limbah tersebut adalah seperti:

a. Kardus bekas: rak buku, hiasan dinding, miniatur bangunan, dan tempat penyimpanan barang lainnya.

b. Botol plastik bekas: tempat pensil, vas bunga, tempat sabun cair, dan tempat penyimpanan barang lainnya.

c. Kaleng bekas: kotak penyimpanan, pot bunga, lampu hias, dan hiasan dinding.

d. Kain perca: tas, bantal, boneka, dan sebagainya.

e. Koran bekas: kerajinan tangan, tempat penyimpanan barang, kotak pensil, dan hiasan dinding.

2. Bagaimana cara merencanakan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang? Jelaskan minimal 3 langkah yang perlu dilakukan dalam merencanakan usaha tersebut!

Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam merencanakan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang, antara lain:

a. Menganalisis potensi pasar dan pesaing: melihat apakah produk yang akan dihasilkan memiliki potensi pasar yang cukup, siapa pesaing di pasar, dan sebagainya.

b. Menentukan target pasar: menentukan siapa yang akan menjadi target pasar dari produk yang akan dihasilkan, apakah anak-anak, remaja, atau dewasa.

c. Membuat rencana usaha: menyusun rencana usaha yang jelas dan terperinci, seperti rencana produksi, rencana pemasaran, rencana keuangan, dan sebagainya.

3. Apa saja sistem produksi yang dapat digunakan dalam usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang? Jelaskan minimal 2 sistem produksi yang dapat diterapkan!

Ide dan Peluang Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah

Menganalisis peluang usaha bertujuan untuk mencari dan melaksanakan kegiatan usaha yang menguntungkan. Rencana dalam berwirausaha perlu dianalisis untuk mengenali kelemahan-kelemahan yang dapat mengakibatkan kesulitan-kesulitan keberlangsungan usaha.

Analisis usaha ini juga dapat digunakan untuk mencari strategi alternatif dalam bidang penjualan, bauran produk, investasi, pengembangan staf, pengendalian usaha, pengendalian biaya dan lain-lain.

Faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangannya adalah sebagai berikut:

Cara pembuatan produk kerajinan perlu dikuasai atau dipelajari dengan baik oleh para karyawan/pengrajin.

Bahan baku merupakan faktor penting yang ikut menentukan tingkat harga pokok dan kelancaran proses produk usaha kerajinan.

Pada faktor tenaga kerja ini yang perludipertimbangkanadalahtersedianya tenaga kerja yang murah dan kemungkinan untuk memenuhinya baik jumlah, keahlian maupun jasa.

Perlu dipertimbangkan kesesuaian antara modal yang disediakan dan kebutuhan jenis usaha kerajinan yang dibutuhkan.

Tingkat risiko yang akan ditanggung perlu dipertimbangkan dengan besarnya keuntungan yang akan diperoleh.

Perludipelajarisituasiyang akanterjadidandisesuaikandengankemampuan menghadapinya dalam hal modal maupun pemasarannya.

Fasilitas yang dibutuhkan untuk operasi usaha kerajinan dan kemudahan penyediaannya menjadi pertimbangan. Kemudahan yang mungkin dapat diperoleh dari pemerintah seperti pajak, dan lain-lain.

Pertimbangan penting lainnya adalah produk pengelolaannya yang paling sesuai dan bagaimana kemampuan pengusaha untuk mengelolanya. Hal ini sering diabaikan dalam mendirikan perusahaan kecil. Faktor lain yang perlu menjadi pertimbangan adalah peraturan pemerintah, perizinan, pertimbangan etis, lingkungan, dan sebagainya.

Jika wirausaha sudah menetapkan jenis usaha kerajinan sesuai dengan yang diinginkan dan sudah melalui berbagai macam pertimbangan, tugas yang perlu diperhatikan oleh seorang wirausaha adalah mempertimbangkan hal-hal berikut:

Klasifikasi Limbah Berdasarkan Prinsipnya

Pada prinsipnya limbah dapat dibagi berdasarkan tiga bagian, yaitu:

  1. Pertama, berdasarkan wujudnya terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu limbah gas, limbah cair, dan limbah padat. Contoh limbah gas adalah karbon dioksida yang dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap pembakaran sampah. Sedangkan contoh limbah cair adalah air sabun bekas cucian, minyak goreng buangan. Sedangkan contoh limbah padat adalah plastik, botol, kertas.
  2. Kedua, berdasarkan sumbernya, terbagi menjadi 4 (empat) jenis, yaitu limbah pertanian, limbah industri, limbah pertambangan, dan limbah domestik.
  3. Ketiga, berdasarkan senyawanya, terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu limbah organik dan limbah anorganik. Limbah organik merupakan limbah yang mengandung unsur karbon sehingga bisa dengan mudah diuraikan atau bisa membusuk secara mudah. Sebagai contoh dari jenis limbah organik misalnya adalah kulit buah-buahan dan sayuran serta kotoran hewan dan manusia. Sementara itu limbah anorganik merupakan limbah yang tidak mengandung unsur karbon sehingga sangat sulit atau bahkan tidak bisa diuraikan. Oleh sebab itu, limbah anorganik dapat pula diartikan sebagai limbah yang tidak bisa membusuk. Sebagai contoh dari jenis limbah anorganik misalnya adalah plastik, botol beling bekas, pecahan kaca.

Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.

Salah satu pemanfaatan limbah anorganik adalah dengan cara proses daur ulang (recycle). Daur ulang merupakan upaya untuk mengolah barang atau benda yang sudah tidak dipakai agar dapat dipakai kembali. Beberapa limbah anorganik yang dapat dimanfaatkan melalui proses daur ulang, misalnya plastik, gelas, logam, dan kertas.


Tags: kerajinan limbah usaha berbentuk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia