"Pengertian Kerajinan Bahan Keras"
Kerajinan adalah
Secara umum, pengertian kerajinan adalah barang-barang yang memiliki unsur seni di mana proses pembuatannya menggunakan keterampilan tangan manusia.
Benda yang termasuk ke dalam barang kerajinan diantaranya:
- Lampu hias dari botol bekas
- Tikar dari anyaman rotan
- Bunga dari sedotan
- Bunga dari kertas
- Boneka dari sarung tangan
- Vas dari bekas lampu bohlam
- Tas dari bungkus kemasan minuman
- Dan lain-lain
Bisa disimpulkan bahwa Kerajinan adalah segala bentuk aktivitas yang ada hubungannya dengan pembuatan suatu barang bernilai seni atau memiliki fungsi tertentu melalui keterampilan tangan atau kerajinan tangan.
Contoh kerajinan
Contoh kerajinan adalah beberapa atau beragam kerajinan yang sudah diciptakan oleh para pengrajin.
Sesuai dengan jenis kerajinan yang mereka buat berdasarkan bahan pembuatannya.
Berikut ini beberapa contoh kerajinan adalah yang banyak diproduksi oleh masyarakat sekitar, diantaranya:
1. Contoh kerajinan dari bahan keras
Kerajinan dengan menggunakan bahan utama dari bambu dengan beberapa peralatan untuk membentuk proses pembuatan kerajinan tersebut.
Contoh kerajinan yang dihasilkan dari bambu yaitu:
- Kursi bambu
- Teko bambu
- Hiasan lampu
- Lonceng bambu
- Tikar
- Pot bunga
- Pagar tanaman
- Alat kesenian
- Dan lain sebagainya
- Kerajinan dari kayu
Bahan utama dari kerajinan ini tentu saja menggunakan kayu dengan kualitas yang baik.
Contoh kerajinan yang dihasilkan dari bahan utama kayu diantaranya:
- Meja
- Lemari
- Asbak
- Lampu hias
- Kursi
- Lelah
- Sendok
- Mangkuk
- Lirik
- Gelang kayu
- Patung
- Dan lain sebagainya
- Kerajinan dari logam
Bahan utamanya tentu saja berupa logam dari besi, tembaga, kuningan, atau lain-lain dengan bantuan beberapa peralatan dalam proses pembuatannya.
Contoh kerajinan dari logam diantaranya:
- Meja
- Patung
- Tempat tidur
- Lampu hias
- Hiasan lampu
- Dan lain sebagainya
2. Contoh kerajinan dari bahan lunak
Bahan utamanya tentu saja sudah pasti tanah liat dan air yang dibentuk sedemikian rupa cantik atau menyerupai sebuah benda yang pengrajin inginkan.
Contoh dan Cara Pembuatan Kerajinan Kertas dengan Teknik Sambung
Contoh dan Cara Pembuatan Kerajinan Kertas dengan Teknik Sambung. Foto: PexelsBerikut beberapa contoh kerajinan dengan bahan utama kertas yang salah satu teknik pembuatannya adalah dengan teknik sambung.
1. Pigura Kertas
Dalam membuat pigura kertas, sebaiknya gunakan bahan dasar kertas yang tebal. Lebih bagus lagi jika memakai kertas yang sudah dirangkap.
Bagian kertas yang tebal atau dirangkap memiliki fungsi sebagai permukaan belakang yang rata. Hal ini akan memudahkan kamu dalam memoles bagian depan dengan menempelkan berbagai gulungan kertas kecil.
Di samping menyiapkan kertas bekas tebal yang akan menjadi bahan dasar pigura, siapkan pula kardus bekas, pisau, lem, gunting, dan foto yang ingin dipajang.
2. Vas Bunga
Pembuatan vas bunga sebetulnya tidaklah sulit, kamu bisa memanfaatkan kertas bekas sebagai bahan dasar untuk membuatnya, baik kertas koran maupun majalah.
Selain itu, siapkan botol plastik bekas, tali, kertas hias, lem kertas, gunting, cutter, dan lem tembak.
Prinsip Kerajinan Bahan Keras dan Aspek Rancangannya
Membuat kerajinan memang bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai jenis bahan di sekitar. Bahan tersebut ada yang sifatnya keras dan lunak. Bahan yang keras kemudian akan menghasilkan kerajinan bahan keras, begitu juga sebaliknya. Ketika proses pembuatannya, terdapat prinsip kerajinan bahan keras yang harus diperhatikan.
Disamping itu, ada pula aspek rancangan yang berkaitan dengan prinsip kerajinan tersebut. Lalu, apa sajakah prinsip dan aspek rancangan dalam prinsip tersebut? Di bawah ini penjelasan selengkapnya.
- 1 Pengertian Kerajinan Bahan Keras
- 2 Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Keras
- 2.1 1. Kerajinan Bahan Keras Alam
- 2.2 2. Kerajinan Bahan Keras Buatan
- 3.1 1. Keunikan Bahan Kerajinan
- 3.2 2. Keragaman Muatan Nilai
- 4.1 1. Reduce (Mengurangi)
- 4.2 2. Reuse (Menggunakan Kembali)
- 4.3 3. Recycle (Mendaur Ulang)
- 5.1 Faktor Teknis
- 5.2 Faktor Ekonomis
- 5.3 Faktor Ergonomis
- 5.4 Faktor Estetika
- 5.5 Faktor Sains dan Teknologi
- 5.6 Faktor Kondisi Lingkungan
Jenis-jenis kerajinan
Kerajinan tentunya merupakan aktivitas yang menciptakan sebuah karya seni kriya dengan menggunakan keterampilan tangan.
Mengacu dari definisi tersebut, kerajinan bisa dibedakan berdasarkan bahan pembuatannya, diantaranya:
1. Kerajinan dari bahan keras
Merupakan kerajinan berupa barang-barang dengan menggunakan material dasar yang sifatnya keras.
Dalam pembuatan kerajinan dari bahan keras dibedakan menjadi 2, diantaranya:
Material pembuatan bahan keras alami ini untuk membuat kerajinan dari alam di mana kondisi fisiknya sudah keras.
Contohnya bambu, kayu, batu, rotan, dan lain-lain.
Bahan ini digunakan untuk membuat kerajinan yang didapat dari material lahan di mana kondisi fisiknya keras.
Contohnya besi, aluminium, tembaga, fiberglass, dan lain-lain.
2. Kerajinan dari bahan lunak
Kerajinan dengan menggunakan bahan lunak merupakan barang-barang kerajinan yang menggunakan material dengan sifat lunak.
Bahan lunak digunakan untuk membuat barang kerajinan yang bisa dibedakan menjadi dua yaitu:
Merupakan material pembuatan kerajinan yang diperoleh dari alam di mana kondisi fisiknya memang sudah lunak dari sananya.
Cara pengolahan bahan lunak alami tentu saja masih menggunakan cara alami dan tidak dicampur dengan bahan buatan.
Contohnya tanah liat, serat alam, kulit hewan, dan lain-lain.
Bahan ini merupakan bahan pembuatan kerajinan tangan yang bisa didapatkan dengan cara mengolahnya terlebih dahulu.
Contohnya lilin, bubur kertas, gips, spons, dan lain-lain.
Tags: kerajinan bahan yang keras dimaksud