Mengenal Kerajinan Fungsi Hias dalam Dunia Sulam dan DIY
Fungsi Hias dan Estetika
Layaknya sebuah program software yang dirancang tidak hanya berguna, namun juga mudah digunakan, karya kerajinan juga memiliki dualitas fungsi yang serupa. Fungsi hias merujuk pada bagaimana sebuah karya kerajinan dapat memperindah atau memugar suatu ruang. Dengan kata lain, fungsi hias adalah cara kami mengintegrasi “UI/UX” dalam kerajinan tradisional.
Selain memperindah, karya kerajinan juga memiliki fungsi pakai, yaitu dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Hubungan erat antara fungsi dan estetika ini seperti algoritma cerdas yang bekerja di balik aplikasi favorit Anda. Keduanya harus berjalan seiringan untuk mencapai solusi yang sempurna.
Estetika dalam fungsi pakai mencakup desain ergonomis dan kegunaan dari kerajinan tersebut. Karya kerajinan yang memiliki estetika tinggi dalam fungsi pakai akan memberikan pengalaman penggunaan yang menyenangkan, seakan-akan Anda berinteraksi dengan aplikasi dengan performa tinggi.
Ragam Hias – Pengertian, Fungsi, Pola, Jenis Motif & Teknik
Ragam hias atau ornamen adalah berbagai gambar bentuk hias atau motif yang biasanya dibuat secara berulang dan memiliki pola tertentu hingga mengisi seluruh area kosong pada suatu karya seperti bahan kain, guci, furnitur kayu, kulit, dsb. Contohnya, kain batik menggunakan ragam hias dalam motifnya.
Gambar hias yang diulang berkali-kali mengikuti pola adalah ide kunci dari ragam ornamen. Meskipun aplikasi sebenarnya adalah untuk menghias karya seni lain yang memiliki bidang permukaan kosong seperti kain, furnitur atau guci, belakangan motif dekoratif juga dapat menjadi gaya yang berdiri sendiri dalam suatu karya seni 2 dimensi seperti lukisan dan desain grafis.
Contoh kerajinan
Contoh kerajinan adalah beberapa atau beragam kerajinan yang sudah diciptakan oleh para pengrajin.
Sesuai dengan jenis kerajinan yang mereka buat berdasarkan bahan pembuatannya.
Berikut ini beberapa contoh kerajinan adalah yang banyak diproduksi oleh masyarakat sekitar, diantaranya:
1. Contoh kerajinan dari bahan keras
Kerajinan dengan menggunakan bahan utama dari bambu dengan beberapa peralatan untuk membentuk proses pembuatan kerajinan tersebut.
Contoh kerajinan yang dihasilkan dari bambu yaitu:
- Kursi bambu
- Teko bambu
- Hiasan lampu
- Lonceng bambu
- Tikar
- Pot bunga
- Pagar tanaman
- Alat kesenian
- Dan lain sebagainya
- Kerajinan dari kayu
Bahan utama dari kerajinan ini tentu saja menggunakan kayu dengan kualitas yang baik.
Contoh kerajinan yang dihasilkan dari bahan utama kayu diantaranya:
- Meja
- Lemari
- Asbak
- Lampu hias
- Kursi
- Lelah
- Sendok
- Mangkuk
- Lirik
- Gelang kayu
- Patung
- Dan lain sebagainya
- Kerajinan dari logam
Bahan utamanya tentu saja berupa logam dari besi, tembaga, kuningan, atau lain-lain dengan bantuan beberapa peralatan dalam proses pembuatannya.
Contoh kerajinan dari logam diantaranya: