... Apa Itu Kerajinan Fungsi Hias? Pelajari Lebih Lanjut tentang Seni Sulam dan DIY!

Mengenal Kerajinan Fungsi Hias dalam Dunia Sulam dan DIY

Fungsi Hias dan Estetika

Layaknya sebuah program software yang dirancang tidak hanya berguna, namun juga mudah digunakan, karya kerajinan juga memiliki dualitas fungsi yang serupa. Fungsi hias merujuk pada bagaimana sebuah karya kerajinan dapat memperindah atau memugar suatu ruang. Dengan kata lain, fungsi hias adalah cara kami mengintegrasi “UI/UX” dalam kerajinan tradisional.

Selain memperindah, karya kerajinan juga memiliki fungsi pakai, yaitu dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Hubungan erat antara fungsi dan estetika ini seperti algoritma cerdas yang bekerja di balik aplikasi favorit Anda. Keduanya harus berjalan seiringan untuk mencapai solusi yang sempurna.

Estetika dalam fungsi pakai mencakup desain ergonomis dan kegunaan dari kerajinan tersebut. Karya kerajinan yang memiliki estetika tinggi dalam fungsi pakai akan memberikan pengalaman penggunaan yang menyenangkan, seakan-akan Anda berinteraksi dengan aplikasi dengan performa tinggi.

Teknik Menggambar Ragam Hias

Menggambar ragam ornamen (hias) harus memperhatikan komposisi, proporsi keseimbangan dan keharmonisannya. Prosedur yang harus dilakukan dimulai dari menentukan jenis, kemudian membuat pola yang ingin digunakan. Lebih jelasnya, akan dijabarkan pada langkah-langkah di bawah ini.

Ragam hias memiliki pola bentuk gambar dan pengulangan yang teratur atau tidak teratur tapi masih tetap seimbang. Pola teratur akan menghasilkan gambar yang rapi, harmonis dan memberikan kesan menenangkan. Sementara pola tidak teratur akan menghasilkan ragam ornamen (hias) yang ekspresif dan dinamis.

Terdapat empat jenis ragam pola hias: (1) Flora, yang berarti motif diciptakan mengikuti bentuk dedaunan, bunga dan tumbuhan lain, (2) Fauna, terinspirasi dari binatang, (3) Geometris, dibuat dari bidang-bidang seperti segitiga, persegi dan lingkaran, (4) dibuat mengikuti wujud manusia.

Kesenian ini banyak ditemukan di Indonesia seperti di pulau Jawa, Sumatra, Kalimatan, Sulawesi, Madura, Bali dan Papua. Beberapa masyarakat Indonesia masih menciptakan ragam hias sebagai penghormatan kepada nenek moyang atau untuk mencari keselamatan hidupnya.

Fungsi dari kesenian ini sendiri meliputi fungsi praktis, fungsi estetis, hingga berkepentingan sebagai simbol dari kepercayaan suatu masyarakat. Gambar-gambar ragam hias dapat ditemukan pada dinding rumah adat, anyaman, kain batik dan benda-benda kerajinan atau kriya lainnya.

Ragam Hias – Pengertian, Fungsi, Pola, Jenis Motif & Teknik

Ragam hias atau ornamen adalah berbagai gambar bentuk hias atau motif yang biasanya dibuat secara berulang dan memiliki pola tertentu hingga mengisi seluruh area kosong pada suatu karya seperti bahan kain, guci, furnitur kayu, kulit, dsb. Contohnya, kain batik menggunakan ragam hias dalam motifnya.

Gambar hias yang diulang berkali-kali mengikuti pola adalah ide kunci dari ragam ornamen. Meskipun aplikasi sebenarnya adalah untuk menghias karya seni lain yang memiliki bidang permukaan kosong seperti kain, furnitur atau guci, belakangan motif dekoratif juga dapat menjadi gaya yang berdiri sendiri dalam suatu karya seni 2 dimensi seperti lukisan dan desain grafis.

Jenis-jenis kerajinan

Kerajinan tentunya merupakan aktivitas yang menciptakan sebuah karya seni kriya dengan menggunakan keterampilan tangan.

Mengacu dari definisi tersebut, kerajinan bisa dibedakan berdasarkan bahan pembuatannya, diantaranya:

1. Kerajinan dari bahan keras

Merupakan kerajinan berupa barang-barang dengan menggunakan material dasar yang sifatnya keras.

Dalam pembuatan kerajinan dari bahan keras dibedakan menjadi 2, diantaranya:

Material pembuatan bahan keras alami ini untuk membuat kerajinan dari alam di mana kondisi fisiknya sudah keras.

Contohnya bambu, kayu, batu, rotan, dan lain-lain.

Bahan ini digunakan untuk membuat kerajinan yang didapat dari material lahan di mana kondisi fisiknya keras.

Contohnya besi, aluminium, tembaga, fiberglass, dan lain-lain.

2. Kerajinan dari bahan lunak

Kerajinan dengan menggunakan bahan lunak merupakan barang-barang kerajinan yang menggunakan material dengan sifat lunak.

Bahan lunak digunakan untuk membuat barang kerajinan yang bisa dibedakan menjadi dua yaitu:

Merupakan material pembuatan kerajinan yang diperoleh dari alam di mana kondisi fisiknya memang sudah lunak dari sananya.

Cara pengolahan bahan lunak alami tentu saja masih menggunakan cara alami dan tidak dicampur dengan bahan buatan.

Contohnya tanah liat, serat alam, kulit hewan, dan lain-lain.

Bahan ini merupakan bahan pembuatan kerajinan tangan yang bisa didapatkan dengan cara mengolahnya terlebih dahulu.

Contohnya lilin, bubur kertas, gips, spons, dan lain-lain.

Contoh kerajinan

Contoh kerajinan adalah beberapa atau beragam kerajinan yang sudah diciptakan oleh para pengrajin.

Sesuai dengan jenis kerajinan yang mereka buat berdasarkan bahan pembuatannya.

Berikut ini beberapa contoh kerajinan adalah yang banyak diproduksi oleh masyarakat sekitar, diantaranya:

1. Contoh kerajinan dari bahan keras

Kerajinan dengan menggunakan bahan utama dari bambu dengan beberapa peralatan untuk membentuk proses pembuatan kerajinan tersebut.

Contoh kerajinan yang dihasilkan dari bambu yaitu:

    • Kursi bambu
    • Teko bambu
    • Hiasan lampu
    • Lonceng bambu
    • Tikar
    • Pot bunga
    • Pagar tanaman
    • Alat kesenian
    • Dan lain sebagainya
    • Kerajinan dari kayu

    Bahan utama dari kerajinan ini tentu saja menggunakan kayu dengan kualitas yang baik.

    Contoh kerajinan yang dihasilkan dari bahan utama kayu diantaranya:

      • Meja
      • Lemari
      • Asbak
      • Lampu hias
      • Kursi
      • Lelah
      • Sendok
      • Mangkuk
      • Lirik
      • Gelang kayu
      • Patung
      • Dan lain sebagainya
      • Kerajinan dari logam

      Bahan utamanya tentu saja berupa logam dari besi, tembaga, kuningan, atau lain-lain dengan bantuan beberapa peralatan dalam proses pembuatannya.

      Contoh kerajinan dari logam diantaranya:

        • Meja
        • Patung
        • Tempat tidur
        • Lampu hias
        • Hiasan lampu
        • Dan lain sebagainya

        2. Contoh kerajinan dari bahan lunak

        Bahan utamanya tentu saja sudah pasti tanah liat dan air yang dibentuk sedemikian rupa cantik atau menyerupai sebuah benda yang pengrajin inginkan.


        Tags: kerajinan yang fungsi dimaksud

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia