... Apakah Ibu Hamil Boleh Menjahit? Panduan Aman dan Praktis untuk Hobi Jahit DIY

Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Kegiatan Menjahit? Panduan Aman untuk Hobi Sulaman dan DIY

Mitos seputar ibu hamil yang menjahit

Beberapa orang percaya bahwa ibu hamil tidak boleh menjahit karena alasan berikut ini.

1. Bayi cacat lahir

Menjahit saat hamil dianggap bisa membuat bayi lahir dengan bibir sumbing. Bentuk cacat lahir pada wajah ini ditandai dengan munculnya celah pada mulut bayi.

Kelainan ini terjadi saat jaringan pembentuk bibir dan langit-langit mulut gagal menyatu dengan sempurna selama janin berkembang dalam kandungan.

Dikutip dari Mayo Clinic , beberapa faktor yang meningkatkan risiko cacat lahir ini antara lain:

  • memiliki riwayat keluarga dengan bibir sumbing,
  • mengidap diabetes gestasional atau gula darah tinggi saat hamil,
  • mengalami kelebihan berat badan atau obesitas saat hamil, hingga
  • paparan zat saat hamil, termasuk dari rokok, alkohol, atau obat-obatan tertentu.

2. Proses persalinan yang sulit

Dalam dunia medis, persalinan yang terasa sulit atau macet disebut distosia ( dystocia ) , failure to progress , atau prolonged labor.

Kondisi ini membuat ibu hamil membutuhkan waktu lebih lama untuk bersalin, yakni sekitar 20 jam atau bahkan lebih.

Distosia tidak terjadi karena ibu hamil menjahit, melainkan karena faktor-faktor berikut ini.

  • Postur tubuh ibu pendek atau kurang dari 140 sentimeter (cm).
  • Usia ibu lebih dari 35 tahun saat hamil dan melahirkan.
  • Usia kehamilan lebih dari 41 minggu.
  • Ibu mengandung bayi kembar dua, tiga, atau bahkan lebih.
  • Kelainan pada jalan lahir, seperti panggul sempit atau leher rahim sulit terbuka.
  • Pengaruh psikologis dan obat-obatan tertentu yang melemahkan kontraksi.

Tahukah Anda?

Benang jahit biasa tentu berbeda dengan benang jahit operasi . Apabila benang jahit pakaian pada umumnya berbahan dasar katun, benang jahit operasi bisa terbuat dari bahan alami (sutera atau serat usus) maupun bahan sintetis (nilon).

Harus peduli pada istri dan tidak boleh bersikap kasar

Bagaimana pandanganmu dengan hal ini?

Untuk pantangan yang satu ini tentu saja bukan sekadar mitos belaka.

Seorang suami memang perlu memberikan perhatian, kasih sayang dan tidak diperbolehkan untuk melakukan kekerasan pada istrinya, baik kekerasan fisik, psikis dan tentu saja kekerasan segi finansial.

Sikap ini tentu saja berlaku dalam kondisi apapun, tak hanya saat Istri sedang mengandung saja.

Saat mengandung, seorang perempuan tentu saja mengalami perubahan yang sangat besar.

Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon sehingga fluktuasi emosi seperti mudah sedih, marah, dan kecewa sering kali terjadi pada ibu hamil.

Kondisi ini biasanya lebih terasa saat usia kehamilan trimester pertama, karena ibu hamil masih butuh penyesuaian.

Maka dari itu, sebagai support system utama, suami perlu memahami mood istri yang naik turun seperti roller coaster saat hamil.

Para suami memang sebaiknya perlu berhati-hati dalam bertutur kata dan bersikap.

Nah, itulah beberapa fakta mengenai pantangan suami saat istri hamil. Kira-kira, ada yang relevan dengan suami nggak nih, Ma? Tapi jangan sampai fakta tentang pantangan ini malah menimbulkan perdebatan ya, big no!

Nah, biar momen kehamilan Mama dan suami semakin berkesan, nggak ada salahnya lho untuk mengalihkannya dengan kegiatan yang lebih fun sembari menunggu si Kecil lahir nanti. Mama bisa ajak Papa untuk coba salah satu fitur dari Mama CerdAZ yang ada di Popmama.com nih!

Sebagai informasi, Mama dan Papa nantinya bisa tahu nih keadaan si Kecil selama dalam kandungan. Misal, kira-kira si Kecil di minggu ini sudah sebesar apa dan sudah bisa apa ya? Duh, bikin gemas deh pokoknya! Dijamin bisa jadi moodbooster Mama dan Papa selama masa kehamilan ini. Yuk, subscribe Mama CerdAZ dan dapatkan info terkini seputar tips kehamilan, rincian biaya persalinan sampai tips parenting berdasarkan zodiak si Kecil.


Tags: jahit boleh

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia