... Apakah Sulam Alis Boleh untuk Sholat? Panduan Praktis dan Perspektif Agama dalam Sulam Alis

Sulam Alis dan Sholat - Apakah Boleh dalam Bingkai Seni Jahit DIY?

Lalu, Bagaimana Hukum Melakukan Sulam Alis?

Salah satu prosedur yang harus dilakukan saat menyulam alis adalah dengan mencukur sebagian alis sehingga bisa lebih mudah dibentuk. Dari sini saja sebenarnya sudah menjadi masalah dalam Islam.

Memang, hukum boleh atau tidaknya mencukur atau mengerok alis belum ada ketetapan ulama. Namun, ada ulama yang berpendapat bahwa mencukur alis bila tanpa kepentingan yang dibenarkan syariah, maka dianggap sama dengan mengubah ciptaan Allah SWT. Itu tentu saja tidak dibenarkan dalam ajaran agama.

Melansir dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), kepentingan yang dibolehkan dalam syariah, misalnya untuk pengobatan. Misalnya, ada penyakit di bagian alis dan untuk mengobatinya, alis harus dicukur habis. Maka itu termasuk Lil-hajat karena ada kebutuhan untuk pengobatan.

Jika mencukur alis dilakukan sekedar karena merasa tidak puas dengan penampilan wajah, maka itu bisa dikatakan sebagai perbuatan kurang bersyukur dengan karunia Allah SWT. Padahal Allah SWT Maha Mengetahui dan Maha Sempurna Anugerah-Nya, seperti yang tertuang dalam Q.S. At-Tiin, 95:4:

Selain mencukur alis, sulam alis juga masuk ke dalam aktivitas mentato atau al-wasym dan bagian dari an-nashimah , yakni pelaku yang mencukur rambut wajah. Melansir dari BincangSyariah.com , dalam kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, Imam Nawawi menjelaskan bahwa sulam alis menimbulkan rasa sakit dan mengubah ciptaan Allah SWT.

Kelebihan dan Kekurangan Nail Art untuk Sholat

Nail art memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan apakah nail art sah atau tidak untuk sholat. Berikut adalah beberapa poin yang perlu Anda ketahui:

1. Kelebihan Nail Art

a. Bentuk Ekspresi Diri: Nail art dapat menjadi cara bagi seseorang untuk mengekspresikan kepribadian dan kreativitas mereka melalui desain kuku yang unik dan menarik.

b. Memperindah Penampilan: Nail art dapat meningkatkan penampilan tangan dan kuku, memberikan sentuhan tambahan pada gaya dan fashion seseorang.

c. Mengurangi Stres: Bagi sebagian orang, menghias kuku dengan nail art dapat menjadi kegiatan yang menenangkan dan mengurangi stres.

d. Menambah Rasa Percaya Diri: Nail art yang indah dapat memberikan dorongan pada rasa percaya diri dan meningkatkan mood seseorang.

e. Menarik Perhatian: Nail art yang unik dan menarik dapat menjadi pembicaraan dan pusat perhatian dalam acara atau pertemuan sosial.

f. Seni yang Dinikmati: Bagi sebagian orang, menjalani dan melihat nail art dipandang sebagai bentuk seni yang bisa dinikmati dan dihargai.

g. Penghasilan: Bagi beberapa orang, nail art dapat menjadi sumber penghasilan dan menjadi karir yang sukses dalam industri kecantikan.

2. Kekurangan Nail Art

a. Mempersulit Wudhu: Nail art yang rumit dan berlebihan dapat mempersulit proses mencuci area kuku saat berwudhu, dengan kemungkinan meninggalkan sisa kuteks atau bahan hias yang bisa menghalangi air bersentuhan langsung dengan kuku dan kulit.

b. Menghambat Ibadah: Nail art yang mencolok dan berlebihan dapat mengalihkan perhatian saat beribadah dan mengurangi konsentrasi seseorang saat menjalankan sholat.

c. Wudhu Tidak Sempurna: Jika air tidak bisa mencapai bagian-bagian tertentu di antara kuteks atau hiasan kuku, wudhu menjadi tidak sempurna dan dapat mempengaruhi sahnya sholat.

d. Kontroversial dalam Mazhab: Terdapat perbedaan pendapat di kalangan mazhab mengenai nail art dan sholat. Beberapa mazhab memperbolehkannya, sementara yang lain menganggapnya batal wudhu.

Hukum Sulam Alis dan Bibir Menurut Syariat Islam, Halal atau Haram?

Ada dua pandangan hukum sulam alis dan bibir menurut syariat Islam.

Diperbarui 03 Okt 2023, 09:37 WIB Diterbitkan 03 Okt 2023, 09:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Tren perawatan kecantikan yang sedang populer di kalangan perempuan dan pria saat ini adalah sulam alis dan bibir. Semakin banyak orang yang memilih untuk menjalani prosedur sulam alis dan bibir ini sebagai cara untuk meningkatkan rasa percaya diri melalui penampilan mereka. Ini sekaligus mempersingkat waktu yang mereka habiskan saat berdandan.

7 Potret Terbaru Aming Pasca Sulam Alis di AS, Tegaskan Bukan Hijrah

7 Cara Merapikan Alis yang Berantakan, Mudah Dipraktikkan

7 Penyebab Alis Menipis, Bisa Menandakan Tubuh Kurang Nutrisi

Pandangan Islam terhadap sulam alis dan bibir mengharuskan muslim untuk mempertimbangkan niat dan keadaan daruratnya. Dalam banyak kasus, sulam alis dan bibir dapat menjadi alat untuk meningkatkan rasa percaya diri seseorang, yang pada gilirannya dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara positif. Namun, penting untuk memastikan bahwa tindakan ini dilakukan dengan niat yang baik dan bukan untuk mengejar standar kecantikan yang tidak realistis.

Selain itu, ada juga pandangan yang mempertimbangkan aspek keamanan dan kesehatan dari sulam alis dan bibir. Penting untuk melakukan prosedur ini di tempat yang terpercaya dan dengan peralatan yang steril, mengingat potensi risiko infeksi.

Agar lebih memahami hukum sulam alis dan bibir menurut syariat Islam, simak penjelasan lengkapnya. Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam hukumnya, Selasa (3/10/2023).

Pertama Kali, Natasha Wilona Lakukan Sulam Alis

Apakah sulam alis haram?

Apakah sulam alis haram tentu menjadi banyak perbincangan karena banyak yang mengetahui bahwa upaya dalam mengubah bagian dari tubuh hanya dapat dibenarkan jika dilakukan sesuai dengan syariah islam.

Oleh Halal Mui disampaikan bahwa kepentingan tersebut dibolehkan dalam rangka pengobatan, misalnya untuk langkah medis diperlukan dengan mencukur alis dan lain sebagainya. Hal ini berarti dilakukan untuk sebuah kebutuhan akan pengobatan dna ini dibolehkan.

Jika hal tersebut dilakukan hanya untuk menambah kepuasan atau kecantikan semata, maka hal tersebut dianggap sebagai sebuah cara dalam melawan takdir allah dengan tidak bersyukur atas apa yang sudah dimilikinya.

Alis yang diganti dengan tato permanen jelas haram, dianggap melukai diri sendiri, menusukkan jarum hingga tinta ke dalam tubuh.

Praktik ini juga dianggap sebagai salah satu hal yang berisiko untuk kesehatan sehingga sebaiknya tidak dilakukan.

Untuk mengetahui jenis sulam alis yang tidak disarankan, yuk coba simak penjelasan berikut ini!


Tags: sulam untuk alis

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia