Mengenal Lebih Jauh Tentang Jahit Aplikasi dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Macam Macam Model Jahit Aplikasi
Penjelasan di atas maka kami juga akan memberikan beberapa macam model dalam jahit aplikasih diantaranya adalah sebgai berikut.
Nah demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan pembahasan tentang model jahit aplikasih, semoga apa yang sudah kamisampaikan dapat berguna dan bermanfaat, sekian dam terima kasih.
Baca Juga: Seni Kriya Gerabah
Contoh Aplikasi Komputer :
- Program-program dalam dunia bank yang digunakan untuk menyediakan informasi buku rekening bulanan para nasabah.
- Program dalam perusahaan penerbangan domestic yang memberikan informasi pemesanan dan jadwal penerbangan.
- Bidang Pendidikan : aplikasi komputer berfungsi sebagai tempat untuk mencari, membuat bahan pembelajaran.
- Bidang Kesehatan : aplikasi komputer berfungsi sebagai fasilitas untuk mempermudah mendiagnosa penyakit, meracik obat dalam bidang kedokteran.
- Bidang Bisnis : aplikasi komputer berfungsi sebagai menghitung keuntungan, membuat laporan bisnis yang diperoleh.
- Bidang Pengetahuan : aplikasi komputer berfungsi sebagai media untuk memperoleh informasi pengetahuan yang ada saat ini.
- Bidang Militer : aplikasi komputer berfungsi sebagai pengontrol pesawat dalam bidang pertahanan.
Database: Berikut adalah Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya!
Tahukah Anda? Website yang Anda akses, artikel yang sedang Anda baca, hingga ebook yang bisa Anda download di internet, semuanya tersimpan dalam sebuah tempat penyimpanan bernama database.
Database adalah tempat semua data dapat tersimpan dengan sistem yang efektif dan efisien, sehingga Anda bisa mengakses data tersebut dengan mudah.
Nah, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan database?
Di artikel ini, kami akan mengulas pengertian, fungsi, hingga jenis-jenis database. Yuk, masuk ke pembahasannya.
Jenis-Jenis Database dan Contohnya
Inilah beberapa jenis database dengan contoh tools-nya:
1. Operational Database
Operational database atau database OLTP (On Line Transaction Processing) adalah jenis database yang dapat mengelola data dinamis secara real-time.
Jadi, Anda bisa mengakses dan memodifikasi database secara langsung dari perangkat keras Anda. Database jenis ini sering digunakan karena dapat mengelola database berbasis SQL maupun NoSQL.
Selain itu, operational database juga dapat dikolaborasikan dengan distributed database. Sehingga bisa meningkatkan performa database, seperti skalabilitas data, ketersediaan data, hingga fault tolerance. Jadi, sistem tetap berjalan meski terdapat komponen yang rusak.
Contoh Operational Database: Microsoft SQL Server, AWS Dynamo, Apache Cassandra, dan MongoDB.
2. Relational Database
Jenis database ini paling sering digunakan. Dinamakan relational, karena data disimpan dalam beberapa tabel yang saling terkait atau berhubungan (membentuk relasi).
Relational database juga memiliki empat sifat yang dikenal sebagai ACID, yaitu:
- Atomicity – Memastikan data sukses dioperasikan atau tidak sama sekali. Jadi, jika satu data gagal dioperasikan, maka semua data juga akan gagal.
- Consistency – Data dapat dikembalikan dalam keadaan sebelumnya, jika proses data gagal.
- Isolation – Data yang sedang diproses akan terisolasi dari proses-proses lainnya.
- Durability – Memastikan data tersimpan di dalam sistem dan tetap aman, bahkan dalam keadaan restart system.
Tags: jahit yang dimaksud