... Apa itu Jahit Aplikasi? Panduan Lengkap & Ide Kreatif - Jelajahi Seni Jahit Anda Sendiri!

Mengenal Lebih Jauh Tentang Jahit Aplikasi dalam Kerajinan Tangan dan DIY

5 Komponen Database

Umumnya, sebuah database akan memiliki lima komponen berikut ini:

1. Data

Data adalah file-file yang berisi informasi, baik teks, log, gambar, dan lainnya. Di dalam database, data akan disimpan dengan struktur tertentu, sehingga mudah dikenali.

Biasanya, struktur tersebut terdiri dari:

  • Field – Satuan informasi yang rinci, seperti nama produk, harga, stok, dan lainnya.
  • Record – Kumpulan dari field, yang membentuk satu informasi unik. Seperti, harga dari suatu produk.
  • Table – Kumpulan dari record, isi dari sebuah file.
  • Database – Kumpulan dari tabel atau file.

2. Hardware

Hardware adalah perangkat keras yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data.

3. Sistem Operasi

Sistem operasi bertanggung jawab atas semua sistem yang ada di komputer atau server. Pilihlah sistem operasi yang mendukung sistem database yang akan Anda bangun. Bisa menggunakan Windows atau Linux.

4. Database Management System (DBMS)

DBMS adalah aplikasi pengelolaan database. Dengan DBMS, Anda bisa lebih mudah ketika menginput dan mengupdate data.

5. Database Access Language

Database Access Language adalah bahasa yang digunakan untuk menulis perintah, seperti mengakses, menambah, memperbarui, dan menghapus data di dalam database.

Jenis-Jenis Database dan Contohnya

Inilah beberapa jenis database dengan contoh tools-nya:

1. Operational Database

Operational database atau database OLTP (On Line Transaction Processing) adalah jenis database yang dapat mengelola data dinamis secara real-time.

Jadi, Anda bisa mengakses dan memodifikasi database secara langsung dari perangkat keras Anda. Database jenis ini sering digunakan karena dapat mengelola database berbasis SQL maupun NoSQL.

Selain itu, operational database juga dapat dikolaborasikan dengan distributed database. Sehingga bisa meningkatkan performa database, seperti skalabilitas data, ketersediaan data, hingga fault tolerance. Jadi, sistem tetap berjalan meski terdapat komponen yang rusak.

Contoh Operational Database: Microsoft SQL Server, AWS Dynamo, Apache Cassandra, dan MongoDB.

2. Relational Database

Jenis database ini paling sering digunakan. Dinamakan relational, karena data disimpan dalam beberapa tabel yang saling terkait atau berhubungan (membentuk relasi).

Relational database juga memiliki empat sifat yang dikenal sebagai ACID, yaitu:

  • Atomicity – Memastikan data sukses dioperasikan atau tidak sama sekali. Jadi, jika satu data gagal dioperasikan, maka semua data juga akan gagal.
  • Consistency – Data dapat dikembalikan dalam keadaan sebelumnya, jika proses data gagal.
  • Isolation – Data yang sedang diproses akan terisolasi dari proses-proses lainnya.
  • Durability – Memastikan data tersimpan di dalam sistem dan tetap aman, bahkan dalam keadaan restart system.

Tags: jahit yang dimaksud

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia