Arief - Pengrajin Rebana di Malang, Jawa Timur - Keterampilan DIY yang Menginspirasi
Semakin banyaknya pesanan rebana membuat Arief kesulitan mencari bahan baku pembuatan rebana
Ilustrasi reabana. (jejakpiknik.com)
Arief bersyukur dengan semakin bertambahnya pesanan yang datang, tapi ia menghadapi masalah baru yang cukup krusial. Masalah tersebut adalah pemenuhan bahan baku pembuatan rebana. Yang sulit adalah mencari kayu nangka untuk menjadi bahan baku rebana, kini ketersediaan kayu pohon nangka kian langka. Oleh karena itu, ia menyiasati dengan kayu pohon mahoni.
Meskipun ia mengakui kualitas suara rebana dari kayu pohon nangka lebih bagus daripada dengan kayu pohon mahoni. Arief menceritakan ia biasa mendapatkan kayu pohon mahoni dari Jepara dan Kudus.
Berbeda dari kayu, ketersediaan kulit sapi cukup mudah ditemukan di Blitar, Probolinggo, Jombang, dan Salatiga. Karenanya, ia berharap akan ada supplier kayu dengan harga terjangkau agar produksi rencananya tetap ramah di kantong tapi memiliki kualitas yang bagus.
"Karena COVID-19 sudah mereda, kita peningkatan pendanaannya naik 30 persen daripada saat pandemik. Oleh karena itu, kita harapannya bisa mendapatkan bahan baku lebih mudah," pungkasnya.
READ ALSO
Kampung Wisata Keramik Dinoyo didirikan pada 1930 oleh para perintisnya melalui swadaya masyarakat. Pada mulanya, kampung ini sebagai sentra gerabah tanah liat sawah yang kemudian berkembang hingga tahun 1955 menjadi sentra pembuatan keramik porselen berbahan dasar tanah liat putih.
Di Kampung Wisata Keramik Dinoyo ada 24 toko yang menjadi pengrajin dan penjual keramik. Berbagai bentuk keramik bisa ditemukan di sini mulai dari vas, guci, dan souvenir menarik lainnya. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau termurah Rp15 ribu. Saat ini, penjualan keramik Dinoyo sudah tersebar ke berbagai daerah seperti Malang Raya, Surabaya, dan Bali.
“Di sini saya juga mempersilakan untuk yang ingin belajar membuat kerajinan keramik, selain menjual saya juga menawarkan wisata edukasinya,” ujar warga RW 3 ini.
Berbagai penghargaan dari acara dan kunjungan juga diraih oleh Syamsul Arifin atas dedikasinya dalam melestarikan kerajinan keramik Dinoyo.
Adapun bahan dasar pembuatan kerajinan keramik di kampung wisata ini terdiri dari batuan, tanah liat, dan pasir yang diperoleh dari kawasan Malang Selatan.
Sampai saat ini, Pemerintah Kota Malang dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memberikan perhatian pada Kampung Wisata Keramik Dinoyo. Selain itu, BUMN melalui Bank Rakyat Indonesia juga memberikan dukungan untuk pengembangan kampung wisata ini.
Penulis: I Made Dupon Raditya Mahendra
Sejarah Kampung Wisata Keramik Dinoyo, Sentra Industri Kreatif di Kota Malang
Tugumalang.id – Berbicara destinasi wisata di Malang memang tidak ada habisnya. Beragam kebutuhan tempat untuk menyejukkan hati dan pikiran bisa ditemukan di Kota Pelajar ini, mulai dari wisata yang menawarkan keindahan alam hingga wisata kreatif.
Salah satu destinasi wisata kreatif di Kota Malang adalah Kampung Wisata Keramik Dinoyo. Kampung wisata yang berlokasi di Jl Mt Haryono 9 No. 336, Dinoyo, Kota Malang, ini memiliki ciri khas dalam pembuatan keramik dengan nilai guna dan estetika yang menawan.
agus suyetno
universitas negeri malang
Indonesia
Reference Management Tools
Jatim Park 2
Sesuai namanya, Batu Secret Zoo merupakan kebun binatang yang luasnya mencapai 14 hektare. Sementara itu, di Museum Satwa, kamu bisa belajar mengenai hewan yang sudah punah. Selanjutnya di Eco Green Park, kamu akan belajar banyak hal tentang pengetahuan alam.
Alamat: Jl. Oro-Oro Ombo No. 9, Temas, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65315 11 Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur yang Perlu Kamu KunjungiMencari destinasi liburan dalam negeri? Jawa Timur bisa jadi pilihan yang menarik. Ada banyak banget hidden gems di Jawa Timur yang seru banget untuk dikunjungi!
Tags: jawa