Menguraikan Makna "Merajut Asa" dalam Konteks Kerajinan Menjahit dan DIY
Bermacam-macam Tusuk Dasar dalam Merajut
Beberapa tusuk dasar yang patut Anda kuasai saat belajar merajut, yaitu:
1 . Tusuk Rantai (** Chain** atau CH)
2 . Tusuk Tunggal (** Single Crochet** atau SC)
Tusuk tunggal harus dibuat dengan tusuk rantai sebagai dasar. Selanjutnya, masukkan jarum pada lubang kedua terhitung mundur dari jarum. Kaitkan jarum pada benang lalu tarik jarum melalui dua lubang sekaligus. Berikutnya, Anda tinggal melanjutkan pembuatan tusuk tunggal pada rantai selanjutnya.
3 . Setengah Tusuk Ganda (** Half Double Crocket** atau HDC)
Sama seperti membuat tusuk tunggal, Anda juga harus membuat tusuk rantai terlebih dahulu. Lalu, kaitkan benang dan masukkan jarum lubang rantai ketiga dari ujung. Kaitkan jarum pada benang lalu tarik melalui satu lubang. Kaitkan lagi jarum rajut pada benang lalu tarik melalui tiga lubang sekaligus. Ulangi langkah-langkah tersebut untuk menyelesaikan setengah tusuk ganda.
4 . Tusuk Ganda (** Double Crochet** atau DC)
Awali tusuk ganda dengan membuat tusuk rantai kemudian masukkan jarum rantai keempat dari ujung. Kaitkan jarum pada benang kemudian tarik melalui satu rantai sehingga menyisakan tiga lubang rantai. Kaitkan lagi jarum pada benang lalu tarik melalui satu lubang sampai menyisakan dua lubang. Kaitkan lagi jarum pada benang lalu tarik keluar melalui dua lubang terakhir. Ulangi seluruh langkah tersebut untuk menyelesaikan tusuk ganda.
5 . Tusuk Triple (TR)
Jika dilihat sekilas, tusuk triple memang mirip tusuk ganda. Bedanya, tusuk ganda mengaitkan benang satu kali pada jarum, sedangkan tusuk triple mengharuskan Anda mengaitkan benang sebanyak dua kali. Proses membuat tusuk triple harus diawali dengan membuat tusuk rantai. Kemudian, kaitkan benang dua kali lalu lilitkan pada rantai keempat. Kaitkan lagi benang satu kali lalu keluarkan dari tusukan rantai. Kaitkan benang lalu keluarkan melalui dua lubang pada jarum, ulangi proses ini. Jika ingin berpindah ke baris kedua, Anda harus mengawalinya dengan membuat tusuk rantai empat kali.
Lirik lagu
Timmy Si Robot
Editor’s picks
Tiba saat mengerti
Jerit suara hati
Letih meski mencoba
Melabuhkan
Rasa yang ada
Mohon tinggal sejenak
Lupakanlah waktu
Temani air mataku
Teteskan lara
Merajut asa, menjalin mimpi
Endapkan sepi-sepi
Cinta 'kan membawamu
Kembali di sini
Menuai rindu, membasuh perih
Bawa serta dirimu
Dirimu yang dulu
Mencintaiku apa adanya
Saat dusta mengalir
Jujurkanlah hati
Genangkan batin jiwamu
Genangkan cinta
Seperti dulu, saat bersama
Tak ada keraguan
Cinta 'kan membawamu
Kembali di sini
Menuai rindu, membasuh perih
Bawa serta dirimu
Dirimu yang dulu
Mencintaiku apa adanya
Cinta 'kan membawamu
Kembali di sini
Menuai rindu, membasuh perih
Bawa serta dirimu
Dirimu yang dulu
Mencintaiku apa adanya
Cinta 'kan membawamu
Kembali di sini
Menuai rindu, membasuh perih
Membuat Tusukan Awal
Pada saat Anda membuat tusukan awal, Anda menambahkan jahitan-jahitan awal ke jarum. Banyak cara membuat tusukan awal, tetapi cara membuat lilitan ke belakang sebagaimana ditunjukkan di sini sesuai untuk pemula karena mudah, dan bisa lebih cepat membantu Anda mulai merajut.
Pegang jarum yang berisi simpul hidup di tangan kanan.Ulangi proses ini dengan tangan dan benang sampai Anda selesai membuat tusukan untuk jahitan sebanyak yang Anda inginkan. Setiap kali Anda melakukan proses ini, Anda membuat jahitan. Simpul hidup dari langkah sebelumnya dihitung sebagai jahitan pertama dan setiap lilitan yang Anda tambahkan adalah jahitan tambahan. Jaga agar lilitan-lilitan yang Anda buat menghadap ke atas dan seragam, jangan sampai lilitan-lilitan itu terbelit karena kalau sampai terbelit maka akan sulit merajutnya. Anda juga mungkin ingin membuat lilitan longgar dengan menggunakan cara ini, lilitan longgar sangat membuat frustrasi untuk dirajut.
Perbedaan Merajuk dan Marah
Merajuk merupakan bentuk ekspresi emosional yang cenderung pasif. Ketika seseorang merajuk, mereka mungkin menunjukkan sikap murung, diam, atau menghindari interaksi sosial.
Orang yang merajuk cenderung menutup diri dan tidak menyampaikan perasaan mereka secara langsung. Mereka mungkin mengharapkan orang lain untuk memperhatikan perasaan mereka tanpa mengatakannya secara jelas.
Sedangkan marah, merupakan bentuk ekspresi emosional yang lebih aktif. Ketika seseorang marah, mereka cenderung mengekspresikan emosi dengan cara yang lebih lantang dan terkadang agresif.
Mereka bisa menunjukkan ekspresi wajah yang marah, meningkatkan volume suara, atau bahkan menggunakan kata-kata yang menyakitkan. Marah biasanya muncul sebagai respons terhadap suatu ketidakpuasan atau ketidakadilan.
Perbedaan utama antara merajuk dan marah terletak pada cara ekspresi dan dampaknya terhadap orang lain.
Ketika seseorang merajuk, mereka cenderung menyimpan perasaan mereka sendiri, sehingga orang lain mungkin kesulitan memahami apa yang sebenarnya terjadi.
Di sisi lain, ketika seseorang marah, ekspresi yang lebih aktif dan lantang dapat menyebabkan dampak emosional yang lebih besar pada orang di sekitarnya.
Cara Merajut
wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat artikel ini, 100 penyusun, beberapa di antaranya anonim, menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu.
Adalah fakta yang mengejutkan bahwa di dunia yang berkembang sangat pesat dewasa ini, merajut mengalami kebangkitan kembali sebagai hobi yang menenangkan tetapi produktif. Apakah orang yang merajut adalah pria setengah baya yang merajut di kamarnya untuk membantu mengontrol tekanan darahnya atau anak yang diajari merajut di sekolah karena kegiatan tersebut melatih koordinasi tangan dan mata, generasi baru perajut tidak hanya termasuk dalam satu kategori saja.
Kalau Anda ingin berpartisipasi dalam hobi merajut, petunjuk bergambar dengan penjelasan langkah demi langkah berikut ini, yang disesuaikan untuk pemula, bisa membantu Anda menjalani hobi tersebut. Ada banyak macam jahitan, tetapi Anda hanya akan memulai jahitan rajut. Tujuan utama pelajaran merajut yang sangat dasar ini adalah untuk mengajarkan dasar-dasar membuat tusukan awal, merajut baris, dan kemudian membuat tusukan penutup. Dengan mempelajari penjelasan ini maka Anda bisa mulai merajut bahan dasar apa pun.
Tags: merajut