Menguraikan Makna "Merajut Asa" dalam Konteks Kerajinan Menjahit dan DIY
Istilah Tentang Anatomi Rajutan dan Cara Membuat Simpul Awal
Beberapa istilah tentang anatomi rajutan yang wajib kamu pahami antara lain:
- Slip knot: simpul awal sebelum memulai tusuk dasar.
- Front loop: tusuk atau lubang yang menghadap Anda.
- Back loop: tusuk atau lubang yang membelakangi Anda (terletak di balik front loop).
- Yard end: ujung benang pendek
- Yard ball: ujung benang lainnya yang terhubung dengan gulungan benang.
Selanjutnya, Anda bisa membuat simpul awal dengan mengikuti langkah-langkah ini:
Jika ingin menguji apakah simpul awal buatan Anda sudah benar atau belum, cobalah menarik salah satu ujung benang. Kalau Anda menarik yard ball, maka simpul akan mengencang. Sedangkan jika kamu menarik yard end, simpul akan mengendur.
Makna lagu
Timmy Si Robot
Lirik di atas membahas tentang perasaan cinta dan kerinduan seseorang terhadap pasangan yang pernah dicintai. Lirik tersebut menggambarkan bahwa meskipun pernah ada pertengkaran atau kesalahan di masa lalu, cinta masih dapat membawa mereka kembali bersatu dan menenangkan perasaan yang sedih. Dalam lirik ini juga terdapat elemen penyesalan, di mana penulis mohon untuk dibenarkan dan diterima kembali oleh pasangan yang dicintai. Dengan penuh harap, lirik ini menggambarkan bahwa cinta dapat mengatasi keraguan dan membawa kedua belah pihak kembali bersama untuk mencintai satu sama lain seperti dulu. Lirik ini juga menunjukkan bahwa cinta sejati adalah menerima dan mencintai seseorang apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Bermacam-macam Tusuk Dasar dalam Merajut
Beberapa tusuk dasar yang patut Anda kuasai saat belajar merajut, yaitu:
1 . Tusuk Rantai (** Chain** atau CH)
2 . Tusuk Tunggal (** Single Crochet** atau SC)
Tusuk tunggal harus dibuat dengan tusuk rantai sebagai dasar. Selanjutnya, masukkan jarum pada lubang kedua terhitung mundur dari jarum. Kaitkan jarum pada benang lalu tarik jarum melalui dua lubang sekaligus. Berikutnya, Anda tinggal melanjutkan pembuatan tusuk tunggal pada rantai selanjutnya.
3 . Setengah Tusuk Ganda (** Half Double Crocket** atau HDC)
Sama seperti membuat tusuk tunggal, Anda juga harus membuat tusuk rantai terlebih dahulu. Lalu, kaitkan benang dan masukkan jarum lubang rantai ketiga dari ujung. Kaitkan jarum pada benang lalu tarik melalui satu lubang. Kaitkan lagi jarum rajut pada benang lalu tarik melalui tiga lubang sekaligus. Ulangi langkah-langkah tersebut untuk menyelesaikan setengah tusuk ganda.
4 . Tusuk Ganda (** Double Crochet** atau DC)
Awali tusuk ganda dengan membuat tusuk rantai kemudian masukkan jarum rantai keempat dari ujung. Kaitkan jarum pada benang kemudian tarik melalui satu rantai sehingga menyisakan tiga lubang rantai. Kaitkan lagi jarum pada benang lalu tarik melalui satu lubang sampai menyisakan dua lubang. Kaitkan lagi jarum pada benang lalu tarik keluar melalui dua lubang terakhir. Ulangi seluruh langkah tersebut untuk menyelesaikan tusuk ganda.
5 . Tusuk Triple (TR)
Jika dilihat sekilas, tusuk triple memang mirip tusuk ganda. Bedanya, tusuk ganda mengaitkan benang satu kali pada jarum, sedangkan tusuk triple mengharuskan Anda mengaitkan benang sebanyak dua kali. Proses membuat tusuk triple harus diawali dengan membuat tusuk rantai. Kemudian, kaitkan benang dua kali lalu lilitkan pada rantai keempat. Kaitkan lagi benang satu kali lalu keluarkan dari tusukan rantai. Kaitkan benang lalu keluarkan melalui dua lubang pada jarum, ulangi proses ini. Jika ingin berpindah ke baris kedua, Anda harus mengawalinya dengan membuat tusuk rantai empat kali.
Perbedaan Merajuk dan Marah
Merajuk merupakan bentuk ekspresi emosional yang cenderung pasif. Ketika seseorang merajuk, mereka mungkin menunjukkan sikap murung, diam, atau menghindari interaksi sosial.
Orang yang merajuk cenderung menutup diri dan tidak menyampaikan perasaan mereka secara langsung. Mereka mungkin mengharapkan orang lain untuk memperhatikan perasaan mereka tanpa mengatakannya secara jelas.
Sedangkan marah, merupakan bentuk ekspresi emosional yang lebih aktif. Ketika seseorang marah, mereka cenderung mengekspresikan emosi dengan cara yang lebih lantang dan terkadang agresif.
Mereka bisa menunjukkan ekspresi wajah yang marah, meningkatkan volume suara, atau bahkan menggunakan kata-kata yang menyakitkan. Marah biasanya muncul sebagai respons terhadap suatu ketidakpuasan atau ketidakadilan.
Perbedaan utama antara merajuk dan marah terletak pada cara ekspresi dan dampaknya terhadap orang lain.
Ketika seseorang merajuk, mereka cenderung menyimpan perasaan mereka sendiri, sehingga orang lain mungkin kesulitan memahami apa yang sebenarnya terjadi.
Di sisi lain, ketika seseorang marah, ekspresi yang lebih aktif dan lantang dapat menyebabkan dampak emosional yang lebih besar pada orang di sekitarnya.
Tags: merajut