... Rahasia dan Keunikan Kerajinan Perak dalam Karya Sulaman dan DIY

Kesenian Perak dalam Kerajinan Sulam - Elegansi dan Kreativitas di Tangan Anda

Legenda Daerah Penghasil Perak: Kendari, Sulawesi Tenggara

Teknik filigree merupakan teknik merangkai benang perak halus ke dalam kerangka atau bingkai yang juga berbahan perak. Benang ini dibentuk sesuai motif yang diinginkan sehingga menghasilkan kerawang yang halus, detail dan rumit.

RECOMMEND : √225+ Gambar Motif Henna Tangan Sampai Kaki Mudah dan Simpel

Dari teknik ini terciptalah berbagai hasil kerajinan perak yang indah seperti bros, cincin, kalung, gelang, anting, giwang, miniatur perahu, rumah adat, hewan, dan barang fungsional seperti nampan kue.

Saat ini di Kendari hanya tersisa tiga pengrajin yang memproduksi kerajinan perak.

Pengolahan Logam

Logam bukanlah bahan yang mudah dibentuk. Karena salah satu ciri khas utama logam yaitu merupakan benda yang keras. Logam memang dibutuhkan karena merupakan benda yang keras yang memiliki berbagai manfaat sehari-hari. Logam dibuat ada yang langsung menggunakan keahlian tanpa alat, dengan cara dicetak dan dibuat menggunakan mesin.

Logam buatan tangan ini sering disebut sebagai produk handmade. Di Indonesia misalnya, sebelum memiliki mesin atau menggunakan cetakan, para pengrajin menggunakan tangannya untuk membuat perak(logam). Tentu saja tetap dengan keahlian khusus.

Sedangkan menggunakan cetakan adalah proses pengerjaan dengan cara mencairkan logam terlebih dahulu. Meskipun merupakan benda keras, logam yang dipanaskan hingga suhu tertentu akan berubah menjadi cair. Pada saat dalam bentuk cair logam dapat dituangkan kedalam berbagai cetakan dengan berbagai bentuknya.

Proses pembuatan produk logam lainnya adalah dengan menggunakan mesin. Terdapat mesin yang digunakan untuk membuat logam mulai dari bahan, kemudian dipotong hingga dibentuk dan akhirnya menjadi produk. Semua proses pembuatan ini menggunakan mesin.

Produk Kriya Logam

Produk kerajinan logam dibedakan menjadi dua jenis, yaitu jenis dua dimensi dan jenis tiga dimensi. Produk dua dimensi biasanya dibuat pada media logam yang permukaannya dirancang seperti dibuat tulisan, gambar atau bentuk lainnya. Sedangkan produk tiga dimensi adalah logam yang dicetak sehingga menyerupai bentuk asli atau miniatur dari benda lain seperti patung.

Uang Kepeng

Seni merangkai uang logam dari Bali adalah salah satu kekayaan pada seni budaya Nusantara yang sangat khas serta juga unik. Seni kerajinan uang logam tersebut mulai dari pembuatan uang kepeng sampai pada seni merangkai uang kepeng menjadi berbagai macam bentuk kerajinan sudah berlangsung berabad-abad lamanya pada daerah Bali.

Patung

Patung merupakan sebuah seni kriya dari logam dengan bentuk serta motif yang menyerupai karya seni peninggalan jaman kerajaan Budha, msalnya seperti patung Ganesha, patung Budha serta juga ialah berbagai bentuk patung lainnya. Berbagai barang kerajinan serta dari logam itu dipasarkan ke berbagai kota di tanah air dan juga sebagian lagi diekspor keluar Negeri.

Pisau

Seni kerajinan pisau ialah salah satu kerajinan yang paling banyak digeluti oleh masyarakat di wilayah-wilayah di Indonesia, dan tiap-tiap daerah mempunyai ciri kerajinan pisau yang berbeda-beda dari bentuk, relief, ukiran bahan, serta juga cara pembuatannya.

Vase Bunga

Seni kerajinan vase bunga adalah salah satu kerajinan yang biasanya di buat dari kuningan atau juga tembaga dengan bentuk serta juga motif yang beragam dengan tingkat-tingkatan kesulitan yang bermacam-macam.

Kubah Masjid

Kubah Masjid juga merupakan salah satu produk kerajinan logam. Meskipun tidak semua kubah masjid dibuat menggunakan logam, namun banyak kubah masjid yang dibuat dari bahan seperti tembaga, kuningan dan aluminium.

Mengenal Sejarah Kerajinan Perak di Kotagede, Pernah Terkenal Hingga ke Mancanegara

Merdeka.com - Kotagede merupakan sebuah wilayah yang memiliki nilai sejarah di Kota Yogyakarta. Dulunya, daerah itu merupakan tempat berdirinya Kerajaan Mataram Islam dengan Panembahan Senopati sebagai raja pertamanya.

Keberadaan pengrajin perak di kota itu mucul seiring dengan tumbuhnya pusat kerajaan itu. Saat pusat Kerajaan Mataram pindah ke Pleret, para pengrajin perak tetap tinggal di kota itu untuk melayani permintaan dari masyarakat umum.

Saat masuknya Belanda ke Indonesia dengan perusahaan VOC-nya pada abad ke-16, perdagangan kerajinan perak di Kotagede justru tumbuh semakin pesat. Waktu itu, banyak pedagang VOC yang memesan alat-alat rumah tangga dari emas, perak, tembaga, dan kuningan ke penduduk setempat di sana.

Alami Kemunduran

Kemunduran kerajinan perak di Kotagede sangat berdampak pada kehidupan masyarakat di sana yang sebagian besar mengandalkan perak sebagai sumber penghasilan utama. Bahkan sebagian pemilik toko kerajinan itu sudah tidak mempekerjakan karyawan.

Beberapa usaha pengrajin bahkan memilih tutup karena sudah tak mampu lagi membayar sewa tempat usaha. Salah satu pengusaha perak Kotagede, Priyo Salim, mengatakan permasalahan usaha kerajinan perak di sana sebenarnya cukup rumit.

Masalah itu adalah mulai banyaknya konsumen yang memilih membeli produk secara online. Oleh karena itu ia mengatakan harus ada pembenahan besar-besaran kalau ingin membenahi penjualan kerajinan perak di sana baik dari penyediaan dan pengelolaan bahan baku, teknik produksi, maupun pemasaran.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia