... Apa Itu Ayah Peter Quill? Temukan Inspirasi Sulaman DIY yang Mengagumkan!

Ayah Peter Quill - Sentuhan Kreatif dalam Karya Jahitan DIY

Celestial

dok. Marvel Wiki

dok. Marvel Studios/Guardians of The Galaxy

Ego adalah Celestial, ras primordial dari makhluk mirip dewa humanoid dengan kekuatan supernatural yang luar biasa. Sebagai Celestial, ia memiliki kekuatan antara lain adalah.

Keabadian: Ego, seperti rasnya, abadi dan kuno. Ego mengakui dirinya berusia jutaan tahun. Dia hanya bisa terbunuh jika bentuk intinya, yaitu otaknya, hancur.

Manipulasi Molekuler: Ego mampu memanipulasi materi ke tingkat molekuler berkat kekuatan Celestial. Selama pertempuran dengan anaknya, Star-Lord, ia menciptakan berbagai senjata jarak dekat dari materi dan bahkan membentuk raksasa humanoid dari dirinya sendiri. Kemampuan manipulasi molekuler Ego juga membuatnya bisa menciptakan cangkang di sekeliling dirinya yang kemudian berkembang menjadi planet. Dia bisa memanipulasi planet ini pada tingkat molekuler. Otaknya tersimpan di pusat inti planetnya.

Menciptakan Bibit: Ego mampu menciptakan bibit asing dalam rencananya menaklukkan alam semesta dengan menyatu dalam ekstensinya sendiri. Ketika diaktifkan, bibit ini mulai menyelimuti permukaan planet sehingga Ego bisa menaruh kekuatan dan kesadarannya di planet-planet ini.

Manipulasi Energi: Ego, seperti Celestial lainnya, dapat memanipulasi energi. Dia bisa memproyeksikan sinar energi dari jari-jarinya untuk membuat berbagai macam serangan, seperti membuat tentakel energi, ledakan energi, hingga membuat bentuk humanoid seperti dirinya sendiri. Kemampuan ini sempat diajarkan kepada Peter Quill.

Kekuatan Super: Sebagai Celestial, kekuatan fisik Ego berada pada tingkat manusia super. Kekuatan fisik luar biasa ini membuat mereka mampu menahan kekuatan Infinity Stones.

Phyla-Vell

Phyla-Vell muncul pertama kali dalam Captain Marvel Vol. 5 #16. Karakternya diciptakan oleh penulis Peter David dan artist Paul Azaceta.

Phyla-Vell merupakan putri Elysius, wanita rekayasa genetika yang dicintai oleh mendiang Mar-Vell. Phyla-Vell sekaligus putri kedua ciptaan Elysius yang diketahui juga menciptakan Gen-Vell dari DNA Mar-Vell. Utuk sementara waktu, Phyla memakai nama Captain Marvel.

Phyla kemudian membuat kesepakatan untuk menyelamatkan nyawa rekannya, Moondragon. Sebagai gantinya, dia menjadi Avatar of Oblivion. Sampai kematiannya, Phyla-Vell tetap bagian dari Guardian of the Galaxy.

Star-Lord

Star-Lord bernama asli Peter Jason Quill. Dia adalah makhluk hibrida antara Celestial Ego dengan manusia, yang diculik dari Bumi oleh Yondu dari Klan Ravager di tahun 1988 atas perintah Ego.

Yondu yang menyadari niat buruk Ego memilih untuk mengamankan Quill lalu membesarkannya dan menjadikannya bagian dari Ravager.

Tumbuh dewasa, Quill berubah jadi anggota Ravager yang punya banyak pengalaman berpetualang di galaksi. Suatu hari, Quill harus melarikan diri dari Yondu pasca gagal membawakannya relic curian yang lantas terungkap sebagai Infinity Stone.

Akibat perkelahian itu, mereka dikirim ke penjara milik Nova Corps yang disebut Kyln. Di penjara Quill bertemu dengan Drax the Destroyer, lalu melarikan diri menggunakan pesawat luar angkasa miliknya. Mulai dari sana mereka bergabung menjadi Guardians of the Galaxy dan Quill adalah pemimpinnya.

3. Shang-Chi (Anaknya Mandarin atau Fu Manchu)

Ketika pertama kali muncul di komik Marvel, Shang-Chi langsung diperkenalkan sebagai anak dari seorang penguasa kriminal yang bernama Fu Manchu. Shang-Chi pun dibesarkan oleh Fu Manchu agar menjadi seorang petarung hebat supaya bisa menggantikannya. Namun, Shang-Chi memilih jalan berbeda dengan Fu Manchu dan malah menjadikan ayahnya sebagai musuh bebuyutannya.

Di versi MCU-nya, Shang-Chi juga dikisahkan sebagai anak dari Wenwu atau yang lebih dikenal sebagai Mandarin yang merupakan pemimpin dari organisasi teroris Ten Rings. Sama seperti komiknya, Shang-Chi juga dilatih agar jadi petarung sejak kecil, tapi lebih memilih untuk kabur. Ketika sudah beranjak dewasa, dia pun berhadapan dengan ayahnya untuk menghancurkan organisasi Ten Rings.

Melihat latar belakang tersebut, tentunya kisah Shang-Chi sebagai anak Fu Manchu ataupun Mandarin enggak terlalu terlihat berbeda. Hal ini karena kemungkinan Marvel hanya mengganti sosok ayah Shang-Chi di versi filmnya dengan sosok Mandarin, bukan Fu Manchu seperti di komiknya. Soalnya, sosok Fu Manchu di komiknya sempat menuai kontroversi karena isu rasisme di kalangan penggemarnya.


Tags: quill

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia