Ayah Peter Quill - Sentuhan Kreatif dalam Karya Jahitan DIY
3. Shang-Chi (Anaknya Mandarin atau Fu Manchu)
Ketika pertama kali muncul di komik Marvel, Shang-Chi langsung diperkenalkan sebagai anak dari seorang penguasa kriminal yang bernama Fu Manchu. Shang-Chi pun dibesarkan oleh Fu Manchu agar menjadi seorang petarung hebat supaya bisa menggantikannya. Namun, Shang-Chi memilih jalan berbeda dengan Fu Manchu dan malah menjadikan ayahnya sebagai musuh bebuyutannya.
Di versi MCU-nya, Shang-Chi juga dikisahkan sebagai anak dari Wenwu atau yang lebih dikenal sebagai Mandarin yang merupakan pemimpin dari organisasi teroris Ten Rings. Sama seperti komiknya, Shang-Chi juga dilatih agar jadi petarung sejak kecil, tapi lebih memilih untuk kabur. Ketika sudah beranjak dewasa, dia pun berhadapan dengan ayahnya untuk menghancurkan organisasi Ten Rings.
Melihat latar belakang tersebut, tentunya kisah Shang-Chi sebagai anak Fu Manchu ataupun Mandarin enggak terlalu terlihat berbeda. Hal ini karena kemungkinan Marvel hanya mengganti sosok ayah Shang-Chi di versi filmnya dengan sosok Mandarin, bukan Fu Manchu seperti di komiknya. Soalnya, sosok Fu Manchu di komiknya sempat menuai kontroversi karena isu rasisme di kalangan penggemarnya.
5. Identitas Star-Lord bukan milik Peter Quill seorang
Peter Quill memang menjadi karakter yang sangat melekat dengan identitas superhero Star-Lord. Namun, Peter bukanlah satu-satunya karakter Marvel yang pernah menggunakan identitas tersebut. Selain Peter, identitas itu juga pernah digunakan oleh Sinjin Quarrel yang menemukan pesawat antariksa milik Peter dan bertualang sebagai Star-Lord untuk menemukan Peter yang hilang secara misterius.
Kedua love interest Peter Quill, yaitu Gamora dan Kitty Pryde juga pernah menggunakan identitas Star-Lord. Gamora menggunakan identitas tersebut Peter tewas pada Earth-TRN42 dan bahkan sampai menggunakan jaket kulit serta topeng ikonisnya Star-Lord. Sementara itu, Kitty Pryde menggunakan identitas Star-Lady ketika Peter menggantikan ayahnya sebagai penguasa Spartax Empire.
Oh ya, pada serial animasi What If…?, ada juga realita alternatif yang menampilkan T’Challa sebagai superhero yang menggunakan identitas Star-Lord. Jadi, enggak menutup kemungkinan kalau ke depannya akan ada karakter selain Peter Quill yang menggunakan identitas Star-Lord pada MCU.
Nah, itulah sejumlah fakta tentang Star-Lord yang perlu kamu ketahui. Dari sejumlah fakta tersebut, manakah yang paling menarik perhatian kamu? Share pendapat kamu dan ikuti terus KINCIR untuk artikel menarik seputar film lainnya, ya!
Star-Lord
Star-Lord bernama asli Peter Jason Quill. Dia adalah makhluk hibrida antara Celestial Ego dengan manusia, yang diculik dari Bumi oleh Yondu dari Klan Ravager di tahun 1988 atas perintah Ego.
Yondu yang menyadari niat buruk Ego memilih untuk mengamankan Quill lalu membesarkannya dan menjadikannya bagian dari Ravager.
Tumbuh dewasa, Quill berubah jadi anggota Ravager yang punya banyak pengalaman berpetualang di galaksi. Suatu hari, Quill harus melarikan diri dari Yondu pasca gagal membawakannya relic curian yang lantas terungkap sebagai Infinity Stone.
Akibat perkelahian itu, mereka dikirim ke penjara milik Nova Corps yang disebut Kyln. Di penjara Quill bertemu dengan Drax the Destroyer, lalu melarikan diri menggunakan pesawat luar angkasa miliknya. Mulai dari sana mereka bergabung menjadi Guardians of the Galaxy dan Quill adalah pemimpinnya.
Phyla-Vell
Phyla-Vell muncul pertama kali dalam Captain Marvel Vol. 5 #16. Karakternya diciptakan oleh penulis Peter David dan artist Paul Azaceta.
Phyla-Vell merupakan putri Elysius, wanita rekayasa genetika yang dicintai oleh mendiang Mar-Vell. Phyla-Vell sekaligus putri kedua ciptaan Elysius yang diketahui juga menciptakan Gen-Vell dari DNA Mar-Vell. Utuk sementara waktu, Phyla memakai nama Captain Marvel.
Phyla kemudian membuat kesepakatan untuk menyelamatkan nyawa rekannya, Moondragon. Sebagai gantinya, dia menjadi Avatar of Oblivion. Sampai kematiannya, Phyla-Vell tetap bagian dari Guardian of the Galaxy.
Tags: quill