"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"
Berbagai Fakta tentang Guardians of The Galaxy yang Hanya Diketahui Die-Hard Fans
Petualangan para penjaga galaksi dalam Guardians of the Galaxy akan selalu memberikan kesan yang membekas. Nuansa penuh komedi dari para anggota akan mencapai titik emosionalnya pada vol.3 dan sejauh ini, sejak kemunculan film pertamanya, GoTG berhasil mengemas cerita dengan rapi dan apik. Makanya, enggak mengherankan kalau franchise yang satu ini banyak penggemarnya.
Nah, apakah kamu adalah salah satu penggemar Guardians of the Galaxy? Kalau kamu ngaku sebagai penggemar tim lintas semesta yang sudah seperti keluarga ini, kamu pastinya tahu fakta-fakta yang hanya dipahami oleh die-hard fans GoTG!
2. Ayahnya berbeda antara versi komik dan MCU
Buat kamu nonton film Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) pastinya tahu bahwa Star-Lord adalah anak dari Ego the Living Planet yang merupakan supervillain. Hal ini terjadi karena Ego berkeliling alam semesta untuk memproduksi anak Celestials, termasuk ke Bumi, tempat iabertemu dengan ibunya Peter Quill. Sang Star-Lord pun menjadi satu-satunya anak Ego dengan kemampuan Celestial.
Pada ending filmnya, kita pun bisa melihat momen pertarungan antara Star-Lord melawan ayahnya yang ingin memusnahkan sejumlah planet. Menariknya, sosok ayah Star-Lord antara versi MCU dengan komiknya ternyata cukup berbeda. Sebab, dalam versi komiknya, Star-Lord adalah anak dari J’Son yang merupakan pemimpin dari sebuah ras alien bernama Spartax Empire.
Meski merupakan karakter yang berbeda dengan Ego, J’Son juga digambarkan sebagai seorang villain yang ingin mencoba untuk mengendalikan Peter Quill agar patuh terhadap perintahnya. Bahkan, J’Son sampai tega melawan sejumlah anggota Guardians hanya agar anaknya patuh terhadapnya.
Di balik layar
dok. Marvel Studios/Guardians of The Galaxy
James Gunn sendiri mengungkapkan bahwa Ego adalah ayah Peter Quill pada San Diego Comic Con pada tanggal 23 Juli 2016
20th Century Fox memiliki lisensi untuk Ego the Living Planet. Untuk Guardian of the Galaxy Vol. 2, Marvel Studios harus membeli hak penggunaan Ego the Living Planet terlebih dahulu. Untung saja negosiasi tersebut lancar. Marvel bisa memperoleh Ego, sementara Fox bisa memodifikasi karakter Negasonic Teenage Warhead di film Deadpool.
Matthew McConaughey diketahui mendapat penawaran untuk memerankan karakter Ego the Living Planet sebelum Kurt Russell, namun ia menolaknya karena sedang dalam penggarapan film The Dark Tower.
Phyla-Vell
Phyla-Vell muncul pertama kali dalam Captain Marvel Vol. 5 #16. Karakternya diciptakan oleh penulis Peter David dan artist Paul Azaceta.
Phyla-Vell merupakan putri Elysius, wanita rekayasa genetika yang dicintai oleh mendiang Mar-Vell. Phyla-Vell sekaligus putri kedua ciptaan Elysius yang diketahui juga menciptakan Gen-Vell dari DNA Mar-Vell. Utuk sementara waktu, Phyla memakai nama Captain Marvel.
Phyla kemudian membuat kesepakatan untuk menyelamatkan nyawa rekannya, Moondragon. Sebagai gantinya, dia menjadi Avatar of Oblivion. Sampai kematiannya, Phyla-Vell tetap bagian dari Guardian of the Galaxy.
Chris Pratt bukan prioritas untuk memerankan Star-Lord
Chris Pratt memang sudah lekat banget dengan peran Peter Quill. Bahkan, rasanya sulit membayangkan orang lain dapat menghidupi peran yang kocak sekaligus heroik seperti Chris Pratt.
Padahal, Chris Pratt bukan prioritas utama, lho. Ia bahkan kerap dianggap “kurang atletis” untuk memerankannya. Sebelumnya, ada beberapa calon yang didapuk akan memerankan Star Lord seperti Joel Edgerton, Eddie Redmayne, Zachary Levi, hingga Joseph Gordon-Levitt.
James Gunn pun awalnya enggak yakin kalau Pratt adalah pilihan yang tepat sampai pada akhirnua casting director Sarah Finn mengajak mereka duduk bareng.
Tags: quill galaxy guardian