... Ayah Quill: Panduan Langit dalam Dunia DIY dan Seni Sulam

"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"

5. Rocket, Groot, Kraglin, dan Cosmo membentuk tim baru dengan tambahan anggota baru

Walau Peter, Nebula, Drax, dan Mantis memutuskan mundur, bukan berarti Guardians of the Galaxy bubar begitu saja. Sebelum Peter kembali ke Bumi, dia menyerahkan posisi pemimpin Guardians of the Galaxy kepada Rocket. Yap, Rocket kini resmi menjadi pemimpin baru Guardians of the Galaxy untuk petualangan ke depannya.

Pada adegan mid credit Guardians of the Galaxy Vol. 3, terungkaplah siapa saja anggota yang tergabung dalam tim yang dipimpin oleh Rocket. Groot, Kraglin, dan Cosmo ternyata memutuskan untuk tetap bersama Rocket. Lalu, tim yang dipimpin oleh Rocket mendapatkan tiga anggota baru, yaitu Adam Warlock, Phyla-Vell, dan Blurp. Mereka bahkan sudah memulai misi baru mereka pada adegan mid credit film ini.

Itulah penjelasan nasib dari tiap anggota Guardians of the Galaxy yang ditampilkan pada akhir film ketiganya. Ngaku, deh, siapa yang dibuat sedih ketika beberapa anggota memilih jalannya masing-masing pada akhir film?

GoTG adalah film pertama Marvel yang menampilkan Thanos

Thanos memang punya porsi yang besar di film-film Avengers. Namun, GoTG ternyata adalah film pertama Marvel yang menampilkan sosok ini!

Titan obsesif ini sebetulnya pertama kali muncul pada after-credit The Avengers (2010). Hanya saja, dalam film, ia betul-betul baru muncul pada Guardians of the Galaxy vol.1. Di sana, ia diperkenalkan sebagai ayah angkat dari Gamora dan Nebula, sesosok titan raksasa yang gila. Bahkan, Ronan The Accuser pun takut kepadanya.

Kemunculan Thanos yang pertama kali di Guardian of the Galaxy vol.1 ini menandakan pentingnya posisi waralaba GoTG di dalam Marvel Cinematic Universe sekaligus proyek crossover sinema-sinemanya.

3. Nebula jadi pemimpin Knowhere dan Drax membantu Nebula mengasuh anak-anak

Saat perpisahan, Drax tadinya hampir mau mengikuti Mantis. Namun, Nebula meminta Drax tetap tinggal di Knowhere untuk membantu mengurus anak-anak kecil yang mereka selamatkan dari High Evolutionary. Soalnya, Drax satu-satunya anggota Guardians of the Galaxy yang bisa memahami bahasa yang digunakan anak-anak kecil tersebut.

4. Mantis berkelana untuk mencari jati dirinya

Selain Peter dan Gamora yang memutuskan pergi ke jalannya masing-masing, enggak disangka Mantis juga memilih hal yang sama. Bersama dengan Abilisks yang dia jinakkan di kapalnya High Evolutionary, Mantis memutuskan berkelana seorang diri tanpa dampingan satu pun anggota Guardians of the Galaxy. Ketika Mantis memutuskan berkelana, Drax awalnya bersikeras untuk ikut bersama Mantis.

Mantis jelas tidak mau Drax ikut bersamanya. Soalnya, Mantis benar-benar ingin mandiri dalam berkelana mencari jati dirinya. Mantis merasa selama hidupnya dia selalu bergantung kepada orang lain. Drax akhirnya setuju dengan permintaan Nebula untuk tetap tinggal di Knowhere dan Mantis langsung memulai petualangan solonya.

Celestial

dok. Marvel Wiki

dok. Marvel Studios/Guardians of The Galaxy

Ego adalah Celestial, ras primordial dari makhluk mirip dewa humanoid dengan kekuatan supernatural yang luar biasa. Sebagai Celestial, ia memiliki kekuatan antara lain adalah.

Keabadian: Ego, seperti rasnya, abadi dan kuno. Ego mengakui dirinya berusia jutaan tahun. Dia hanya bisa terbunuh jika bentuk intinya, yaitu otaknya, hancur.

Manipulasi Molekuler: Ego mampu memanipulasi materi ke tingkat molekuler berkat kekuatan Celestial. Selama pertempuran dengan anaknya, Star-Lord, ia menciptakan berbagai senjata jarak dekat dari materi dan bahkan membentuk raksasa humanoid dari dirinya sendiri. Kemampuan manipulasi molekuler Ego juga membuatnya bisa menciptakan cangkang di sekeliling dirinya yang kemudian berkembang menjadi planet. Dia bisa memanipulasi planet ini pada tingkat molekuler. Otaknya tersimpan di pusat inti planetnya.

Menciptakan Bibit: Ego mampu menciptakan bibit asing dalam rencananya menaklukkan alam semesta dengan menyatu dalam ekstensinya sendiri. Ketika diaktifkan, bibit ini mulai menyelimuti permukaan planet sehingga Ego bisa menaruh kekuatan dan kesadarannya di planet-planet ini.

Manipulasi Energi: Ego, seperti Celestial lainnya, dapat memanipulasi energi. Dia bisa memproyeksikan sinar energi dari jari-jarinya untuk membuat berbagai macam serangan, seperti membuat tentakel energi, ledakan energi, hingga membuat bentuk humanoid seperti dirinya sendiri. Kemampuan ini sempat diajarkan kepada Peter Quill.

Kekuatan Super: Sebagai Celestial, kekuatan fisik Ego berada pada tingkat manusia super. Kekuatan fisik luar biasa ini membuat mereka mampu menahan kekuatan Infinity Stones.

Daftar lagu soundtrack yang masuk Billboard tanpa lagu baru

Hal yang terlintas di kepala penggemar saat mendengar tentang Guardians of the Galaxy tentu bukan cuma Star-Lord dan kawan-kawannya atau aksi. Waralaba ini memang keren banget dalam meramu berbagai elemen film, termasuk lagu.

Lagu-lagu yang dipilih disesuaikan pada masa di mana Peter Quill (Star-Lord) menjalani masa kecilnya sebelum diambil. Lagu-lagu khas 70an yang asyik itu sejalan dengan gaya Peter Quill yang jadul sekaligus santai. Apalagi, Quill memang selalu memutarnya lewat walkman atau lewat tape, membuat lagu-lagu itu ngeblend sama suasana yang disajikan.

Lagu-lagu yang masuk ke dalam album Guardians of the Galaxy: Awesome Mix Vol.1 adalah album soundtrack pertama yang mencapai no.1 di Billboard 200 tanpa diisi oleh lagu baru.


Tags: quill galaxy guardian

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia