"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"
2. Ayahnya berbeda antara versi komik dan MCU
Buat kamu nonton film Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) pastinya tahu bahwa Star-Lord adalah anak dari Ego the Living Planet yang merupakan supervillain. Hal ini terjadi karena Ego berkeliling alam semesta untuk memproduksi anak Celestials, termasuk ke Bumi, tempat iabertemu dengan ibunya Peter Quill. Sang Star-Lord pun menjadi satu-satunya anak Ego dengan kemampuan Celestial.
Pada ending filmnya, kita pun bisa melihat momen pertarungan antara Star-Lord melawan ayahnya yang ingin memusnahkan sejumlah planet. Menariknya, sosok ayah Star-Lord antara versi MCU dengan komiknya ternyata cukup berbeda. Sebab, dalam versi komiknya, Star-Lord adalah anak dari J’Son yang merupakan pemimpin dari sebuah ras alien bernama Spartax Empire.
Meski merupakan karakter yang berbeda dengan Ego, J’Son juga digambarkan sebagai seorang villain yang ingin mencoba untuk mengendalikan Peter Quill agar patuh terhadap perintahnya. Bahkan, J’Son sampai tega melawan sejumlah anggota Guardians hanya agar anaknya patuh terhadapnya.
Celestial
dok. Marvel Wiki
dok. Marvel Studios/Guardians of The Galaxy
Ego adalah Celestial, ras primordial dari makhluk mirip dewa humanoid dengan kekuatan supernatural yang luar biasa. Sebagai Celestial, ia memiliki kekuatan antara lain adalah.
Keabadian: Ego, seperti rasnya, abadi dan kuno. Ego mengakui dirinya berusia jutaan tahun. Dia hanya bisa terbunuh jika bentuk intinya, yaitu otaknya, hancur.
Manipulasi Molekuler: Ego mampu memanipulasi materi ke tingkat molekuler berkat kekuatan Celestial. Selama pertempuran dengan anaknya, Star-Lord, ia menciptakan berbagai senjata jarak dekat dari materi dan bahkan membentuk raksasa humanoid dari dirinya sendiri. Kemampuan manipulasi molekuler Ego juga membuatnya bisa menciptakan cangkang di sekeliling dirinya yang kemudian berkembang menjadi planet. Dia bisa memanipulasi planet ini pada tingkat molekuler. Otaknya tersimpan di pusat inti planetnya.
Menciptakan Bibit: Ego mampu menciptakan bibit asing dalam rencananya menaklukkan alam semesta dengan menyatu dalam ekstensinya sendiri. Ketika diaktifkan, bibit ini mulai menyelimuti permukaan planet sehingga Ego bisa menaruh kekuatan dan kesadarannya di planet-planet ini.
Manipulasi Energi: Ego, seperti Celestial lainnya, dapat memanipulasi energi. Dia bisa memproyeksikan sinar energi dari jari-jarinya untuk membuat berbagai macam serangan, seperti membuat tentakel energi, ledakan energi, hingga membuat bentuk humanoid seperti dirinya sendiri. Kemampuan ini sempat diajarkan kepada Peter Quill.
Kekuatan Super: Sebagai Celestial, kekuatan fisik Ego berada pada tingkat manusia super. Kekuatan fisik luar biasa ini membuat mereka mampu menahan kekuatan Infinity Stones.
4. Pernah menyatu dengan Groot
Seperti yang kita ketahui, Star-Lord berada dalam satu tim superhero yang sama dengan Groot. Namun, tahukah kamu bahwa Star-Lord dan Groot pernah berada dalam satu tubuh dan kesadaran yang sama? Yap, hal ini pernah terjadi dalam komik Infinity Wars #5 (2018) ketika Gamora memiliki seluruh Infinity Stones dan mengubah realita.
Dalam realita baru ini, Star-Lord dan Groot pun tergabung dalam satu entitas sama yang memiliki nama Peet. Sama seperti Groot, Peet juga enggak bisa berbicara lancar seperti karakter pada umumnya. Namun, perkataan yang keluar dari mulut Peet bukanlah, “I Am Groot,” seperti yang sering kita dengar dari Groot, melainkan, “We are Peet.”
Star-Lord
Star-Lord bernama asli Peter Jason Quill. Dia adalah makhluk hibrida antara Celestial Ego dengan manusia, yang diculik dari Bumi oleh Yondu dari Klan Ravager di tahun 1988 atas perintah Ego.
Yondu yang menyadari niat buruk Ego memilih untuk mengamankan Quill lalu membesarkannya dan menjadikannya bagian dari Ravager.
Tumbuh dewasa, Quill berubah jadi anggota Ravager yang punya banyak pengalaman berpetualang di galaksi. Suatu hari, Quill harus melarikan diri dari Yondu pasca gagal membawakannya relic curian yang lantas terungkap sebagai Infinity Stone.
Akibat perkelahian itu, mereka dikirim ke penjara milik Nova Corps yang disebut Kyln. Di penjara Quill bertemu dengan Drax the Destroyer, lalu melarikan diri menggunakan pesawat luar angkasa miliknya. Mulai dari sana mereka bergabung menjadi Guardians of the Galaxy dan Quill adalah pemimpinnya.
Phyla-Vell
Phyla-Vell muncul pertama kali dalam Captain Marvel Vol. 5 #16. Karakternya diciptakan oleh penulis Peter David dan artist Paul Azaceta.
Phyla-Vell merupakan putri Elysius, wanita rekayasa genetika yang dicintai oleh mendiang Mar-Vell. Phyla-Vell sekaligus putri kedua ciptaan Elysius yang diketahui juga menciptakan Gen-Vell dari DNA Mar-Vell. Utuk sementara waktu, Phyla memakai nama Captain Marvel.
Phyla kemudian membuat kesepakatan untuk menyelamatkan nyawa rekannya, Moondragon. Sebagai gantinya, dia menjadi Avatar of Oblivion. Sampai kematiannya, Phyla-Vell tetap bagian dari Guardian of the Galaxy.
Tags: quill galaxy guardian