"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"
4. Pernah menyatu dengan Groot
Seperti yang kita ketahui, Star-Lord berada dalam satu tim superhero yang sama dengan Groot. Namun, tahukah kamu bahwa Star-Lord dan Groot pernah berada dalam satu tubuh dan kesadaran yang sama? Yap, hal ini pernah terjadi dalam komik Infinity Wars #5 (2018) ketika Gamora memiliki seluruh Infinity Stones dan mengubah realita.
Dalam realita baru ini, Star-Lord dan Groot pun tergabung dalam satu entitas sama yang memiliki nama Peet. Sama seperti Groot, Peet juga enggak bisa berbicara lancar seperti karakter pada umumnya. Namun, perkataan yang keluar dari mulut Peet bukanlah, “I Am Groot,” seperti yang sering kita dengar dari Groot, melainkan, “We are Peet.”
Chris Pratt bukan prioritas untuk memerankan Star-Lord
Chris Pratt memang sudah lekat banget dengan peran Peter Quill. Bahkan, rasanya sulit membayangkan orang lain dapat menghidupi peran yang kocak sekaligus heroik seperti Chris Pratt.
Padahal, Chris Pratt bukan prioritas utama, lho. Ia bahkan kerap dianggap “kurang atletis” untuk memerankannya. Sebelumnya, ada beberapa calon yang didapuk akan memerankan Star Lord seperti Joel Edgerton, Eddie Redmayne, Zachary Levi, hingga Joseph Gordon-Levitt.
James Gunn pun awalnya enggak yakin kalau Pratt adalah pilihan yang tepat sampai pada akhirnua casting director Sarah Finn mengajak mereka duduk bareng.
Adam Warlock
Adam Warlock merupakan makhluk kosmik yang dibuat secara artifisial di Bumi oleh Enclace. Dia mengalami rekayasa genetika agar lebih sempurna.
Adam Warlock adalah pemimpin Infinity Watch sekaligus anggota Guardians of the Galaxy yang punya kemampuan sihir kosmik. Sosoknya dibutuhkan, salah satunya untuk mengalahkan Phalanx.
Menjadi bagian dari Guardians of the Galaxy, Adam menggunakan kemampuannya untuk memperbaiki kerusakan pada kontinum ruang-waktu. Karakter ini dibekali kekuatan manusia super berupa kecepatan, daya tahan, stamina, kemampuan untuk memanipulasi energi kosmik, dan keabadian.
Jika bicara tentang keseluruhan anggota Guardian of the Galaxy, jumlahnya akan lebih dari sepuluh. Hanya saja, nama-nama di atas sangat identik dengan sekelompok manusia super tersebut. Lantas, di antara mereka, siapa yang jadi jagoanmu? Atau adakah jagoan lain yang tidak ada dalam artikel ini? Share, yuk!
5. Rocket, Groot, Kraglin, dan Cosmo membentuk tim baru dengan tambahan anggota baru
Walau Peter, Nebula, Drax, dan Mantis memutuskan mundur, bukan berarti Guardians of the Galaxy bubar begitu saja. Sebelum Peter kembali ke Bumi, dia menyerahkan posisi pemimpin Guardians of the Galaxy kepada Rocket. Yap, Rocket kini resmi menjadi pemimpin baru Guardians of the Galaxy untuk petualangan ke depannya.
Pada adegan mid credit Guardians of the Galaxy Vol. 3, terungkaplah siapa saja anggota yang tergabung dalam tim yang dipimpin oleh Rocket. Groot, Kraglin, dan Cosmo ternyata memutuskan untuk tetap bersama Rocket. Lalu, tim yang dipimpin oleh Rocket mendapatkan tiga anggota baru, yaitu Adam Warlock, Phyla-Vell, dan Blurp. Mereka bahkan sudah memulai misi baru mereka pada adegan mid credit film ini.
Itulah penjelasan nasib dari tiap anggota Guardians of the Galaxy yang ditampilkan pada akhir film ketiganya. Ngaku, deh, siapa yang dibuat sedih ketika beberapa anggota memilih jalannya masing-masing pada akhir film?
Nebula
Nebula digambarkan sebagai seorang alien berkulit biru. Dia adalah putri angkat Thanos, sama seperti Gamora.
Pertama kali muncul, Nebula memang diceritakan sebagai salah satu karakter antagonis, tetapi akhirnya berkembang menjadi antihero dan akhirnya menjadi protagonis. Nebula kemudian bergabung bersama Gamora menjadi Guardian of the Galaxy.
Walau bersaudara, hubungannya dengan Gamora tidak pernah akur. Nebula selalu merasa ingin lebih baik dari Gamora. Keduanya lantas berdamai dan bersekutu melawan Ego lalu melarikan diri. Nebula bergabung dengan Guardians of the Galaxy dan melakukan perjalanan ke luar angkasa bersama.
Tags: quill galaxy guardian