"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"
Nebula
Nebula digambarkan sebagai seorang alien berkulit biru. Dia adalah putri angkat Thanos, sama seperti Gamora.
Pertama kali muncul, Nebula memang diceritakan sebagai salah satu karakter antagonis, tetapi akhirnya berkembang menjadi antihero dan akhirnya menjadi protagonis. Nebula kemudian bergabung bersama Gamora menjadi Guardian of the Galaxy.
Walau bersaudara, hubungannya dengan Gamora tidak pernah akur. Nebula selalu merasa ingin lebih baik dari Gamora. Keduanya lantas berdamai dan bersekutu melawan Ego lalu melarikan diri. Nebula bergabung dengan Guardians of the Galaxy dan melakukan perjalanan ke luar angkasa bersama.
4. Pernah menyatu dengan Groot
Seperti yang kita ketahui, Star-Lord berada dalam satu tim superhero yang sama dengan Groot. Namun, tahukah kamu bahwa Star-Lord dan Groot pernah berada dalam satu tubuh dan kesadaran yang sama? Yap, hal ini pernah terjadi dalam komik Infinity Wars #5 (2018) ketika Gamora memiliki seluruh Infinity Stones dan mengubah realita.
Dalam realita baru ini, Star-Lord dan Groot pun tergabung dalam satu entitas sama yang memiliki nama Peet. Sama seperti Groot, Peet juga enggak bisa berbicara lancar seperti karakter pada umumnya. Namun, perkataan yang keluar dari mulut Peet bukanlah, “I Am Groot,” seperti yang sering kita dengar dari Groot, melainkan, “We are Peet.”
2. Ayahnya berbeda antara versi komik dan MCU
Buat kamu nonton film Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) pastinya tahu bahwa Star-Lord adalah anak dari Ego the Living Planet yang merupakan supervillain. Hal ini terjadi karena Ego berkeliling alam semesta untuk memproduksi anak Celestials, termasuk ke Bumi, tempat iabertemu dengan ibunya Peter Quill. Sang Star-Lord pun menjadi satu-satunya anak Ego dengan kemampuan Celestial.
Pada ending filmnya, kita pun bisa melihat momen pertarungan antara Star-Lord melawan ayahnya yang ingin memusnahkan sejumlah planet. Menariknya, sosok ayah Star-Lord antara versi MCU dengan komiknya ternyata cukup berbeda. Sebab, dalam versi komiknya, Star-Lord adalah anak dari J’Son yang merupakan pemimpin dari sebuah ras alien bernama Spartax Empire.
Meski merupakan karakter yang berbeda dengan Ego, J’Son juga digambarkan sebagai seorang villain yang ingin mencoba untuk mengendalikan Peter Quill agar patuh terhadap perintahnya. Bahkan, J’Son sampai tega melawan sejumlah anggota Guardians hanya agar anaknya patuh terhadapnya.
Star-Lord
Star-Lord bernama asli Peter Jason Quill. Dia adalah makhluk hibrida antara Celestial Ego dengan manusia, yang diculik dari Bumi oleh Yondu dari Klan Ravager di tahun 1988 atas perintah Ego.
Yondu yang menyadari niat buruk Ego memilih untuk mengamankan Quill lalu membesarkannya dan menjadikannya bagian dari Ravager.
Tumbuh dewasa, Quill berubah jadi anggota Ravager yang punya banyak pengalaman berpetualang di galaksi. Suatu hari, Quill harus melarikan diri dari Yondu pasca gagal membawakannya relic curian yang lantas terungkap sebagai Infinity Stone.
Akibat perkelahian itu, mereka dikirim ke penjara milik Nova Corps yang disebut Kyln. Di penjara Quill bertemu dengan Drax the Destroyer, lalu melarikan diri menggunakan pesawat luar angkasa miliknya. Mulai dari sana mereka bergabung menjadi Guardians of the Galaxy dan Quill adalah pemimpinnya.
Berbagai Fakta tentang Guardians of The Galaxy yang Hanya Diketahui Die-Hard Fans
Petualangan para penjaga galaksi dalam Guardians of the Galaxy akan selalu memberikan kesan yang membekas. Nuansa penuh komedi dari para anggota akan mencapai titik emosionalnya pada vol.3 dan sejauh ini, sejak kemunculan film pertamanya, GoTG berhasil mengemas cerita dengan rapi dan apik. Makanya, enggak mengherankan kalau franchise yang satu ini banyak penggemarnya.
Nah, apakah kamu adalah salah satu penggemar Guardians of the Galaxy? Kalau kamu ngaku sebagai penggemar tim lintas semesta yang sudah seperti keluarga ini, kamu pastinya tahu fakta-fakta yang hanya dipahami oleh die-hard fans GoTG!
Tags: quill galaxy guardian