"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"
Chris Pratt bukan prioritas untuk memerankan Star-Lord
Chris Pratt memang sudah lekat banget dengan peran Peter Quill. Bahkan, rasanya sulit membayangkan orang lain dapat menghidupi peran yang kocak sekaligus heroik seperti Chris Pratt.
Padahal, Chris Pratt bukan prioritas utama, lho. Ia bahkan kerap dianggap “kurang atletis” untuk memerankannya. Sebelumnya, ada beberapa calon yang didapuk akan memerankan Star Lord seperti Joel Edgerton, Eddie Redmayne, Zachary Levi, hingga Joseph Gordon-Levitt.
James Gunn pun awalnya enggak yakin kalau Pratt adalah pilihan yang tepat sampai pada akhirnua casting director Sarah Finn mengajak mereka duduk bareng.
Rocket Racoon adalah anggota terpintar
Ketua tim dari penjaga galaksi boleh jadi adalah Star-Lord. Gamora juga boleh jadi jago bela diri dan Mantis bisa menidurkan seseorang dengan menyentuh kepalanya. Namun, tahukah kamu siapa yang terpintar di antara mereka semua? Jawabannya tentu saja adalah Rocket Racoon!
Walaupun punya “masa lalu menyedihkan”, ia adalah hasil percobaan cerdas yang bahkan bukan cuma mampu lolos berulang kali dari penjara, tetapi mampu mengoperasikan dan membuat senjata, berstrategi, sampai dengan punya pengetahuan luas soal semesta. Thor sendiri bahkan mengakui bahwa Rocket Racoon adalah anggota yang paling pintar di antara semuanya.
GoTG adalah film pertama Marvel yang menampilkan Thanos
Thanos memang punya porsi yang besar di film-film Avengers. Namun, GoTG ternyata adalah film pertama Marvel yang menampilkan sosok ini!
Titan obsesif ini sebetulnya pertama kali muncul pada after-credit The Avengers (2010). Hanya saja, dalam film, ia betul-betul baru muncul pada Guardians of the Galaxy vol.1. Di sana, ia diperkenalkan sebagai ayah angkat dari Gamora dan Nebula, sesosok titan raksasa yang gila. Bahkan, Ronan The Accuser pun takut kepadanya.
Kemunculan Thanos yang pertama kali di Guardian of the Galaxy vol.1 ini menandakan pentingnya posisi waralaba GoTG di dalam Marvel Cinematic Universe sekaligus proyek crossover sinema-sinemanya.
3. Nebula jadi pemimpin Knowhere dan Drax membantu Nebula mengasuh anak-anak
Saat perpisahan, Drax tadinya hampir mau mengikuti Mantis. Namun, Nebula meminta Drax tetap tinggal di Knowhere untuk membantu mengurus anak-anak kecil yang mereka selamatkan dari High Evolutionary. Soalnya, Drax satu-satunya anggota Guardians of the Galaxy yang bisa memahami bahasa yang digunakan anak-anak kecil tersebut.
4. Mantis berkelana untuk mencari jati dirinya
Selain Peter dan Gamora yang memutuskan pergi ke jalannya masing-masing, enggak disangka Mantis juga memilih hal yang sama. Bersama dengan Abilisks yang dia jinakkan di kapalnya High Evolutionary, Mantis memutuskan berkelana seorang diri tanpa dampingan satu pun anggota Guardians of the Galaxy. Ketika Mantis memutuskan berkelana, Drax awalnya bersikeras untuk ikut bersama Mantis.
Mantis jelas tidak mau Drax ikut bersamanya. Soalnya, Mantis benar-benar ingin mandiri dalam berkelana mencari jati dirinya. Mantis merasa selama hidupnya dia selalu bergantung kepada orang lain. Drax akhirnya setuju dengan permintaan Nebula untuk tetap tinggal di Knowhere dan Mantis langsung memulai petualangan solonya.
Daftar lagu soundtrack yang masuk Billboard tanpa lagu baru
Hal yang terlintas di kepala penggemar saat mendengar tentang Guardians of the Galaxy tentu bukan cuma Star-Lord dan kawan-kawannya atau aksi. Waralaba ini memang keren banget dalam meramu berbagai elemen film, termasuk lagu.
Lagu-lagu yang dipilih disesuaikan pada masa di mana Peter Quill (Star-Lord) menjalani masa kecilnya sebelum diambil. Lagu-lagu khas 70an yang asyik itu sejalan dengan gaya Peter Quill yang jadul sekaligus santai. Apalagi, Quill memang selalu memutarnya lewat walkman atau lewat tape, membuat lagu-lagu itu ngeblend sama suasana yang disajikan.
Lagu-lagu yang masuk ke dalam album Guardians of the Galaxy: Awesome Mix Vol.1 adalah album soundtrack pertama yang mencapai no.1 di Billboard 200 tanpa diisi oleh lagu baru.
Tags: quill galaxy guardian