"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"
5. Identitas Star-Lord bukan milik Peter Quill seorang
Peter Quill memang menjadi karakter yang sangat melekat dengan identitas superhero Star-Lord. Namun, Peter bukanlah satu-satunya karakter Marvel yang pernah menggunakan identitas tersebut. Selain Peter, identitas itu juga pernah digunakan oleh Sinjin Quarrel yang menemukan pesawat antariksa milik Peter dan bertualang sebagai Star-Lord untuk menemukan Peter yang hilang secara misterius.
Kedua love interest Peter Quill, yaitu Gamora dan Kitty Pryde juga pernah menggunakan identitas Star-Lord. Gamora menggunakan identitas tersebut Peter tewas pada Earth-TRN42 dan bahkan sampai menggunakan jaket kulit serta topeng ikonisnya Star-Lord. Sementara itu, Kitty Pryde menggunakan identitas Star-Lady ketika Peter menggantikan ayahnya sebagai penguasa Spartax Empire.
Oh ya, pada serial animasi What If…?, ada juga realita alternatif yang menampilkan T’Challa sebagai superhero yang menggunakan identitas Star-Lord. Jadi, enggak menutup kemungkinan kalau ke depannya akan ada karakter selain Peter Quill yang menggunakan identitas Star-Lord pada MCU.
Nah, itulah sejumlah fakta tentang Star-Lord yang perlu kamu ketahui. Dari sejumlah fakta tersebut, manakah yang paling menarik perhatian kamu? Share pendapat kamu dan ikuti terus KINCIR untuk artikel menarik seputar film lainnya, ya!
Rocket Racoon adalah anggota terpintar
Ketua tim dari penjaga galaksi boleh jadi adalah Star-Lord. Gamora juga boleh jadi jago bela diri dan Mantis bisa menidurkan seseorang dengan menyentuh kepalanya. Namun, tahukah kamu siapa yang terpintar di antara mereka semua? Jawabannya tentu saja adalah Rocket Racoon!
Walaupun punya “masa lalu menyedihkan”, ia adalah hasil percobaan cerdas yang bahkan bukan cuma mampu lolos berulang kali dari penjara, tetapi mampu mengoperasikan dan membuat senjata, berstrategi, sampai dengan punya pengetahuan luas soal semesta. Thor sendiri bahkan mengakui bahwa Rocket Racoon adalah anggota yang paling pintar di antara semuanya.
Star-Lord
Star-Lord bernama asli Peter Jason Quill. Dia adalah makhluk hibrida antara Celestial Ego dengan manusia, yang diculik dari Bumi oleh Yondu dari Klan Ravager di tahun 1988 atas perintah Ego.
Yondu yang menyadari niat buruk Ego memilih untuk mengamankan Quill lalu membesarkannya dan menjadikannya bagian dari Ravager.
Tumbuh dewasa, Quill berubah jadi anggota Ravager yang punya banyak pengalaman berpetualang di galaksi. Suatu hari, Quill harus melarikan diri dari Yondu pasca gagal membawakannya relic curian yang lantas terungkap sebagai Infinity Stone.
Akibat perkelahian itu, mereka dikirim ke penjara milik Nova Corps yang disebut Kyln. Di penjara Quill bertemu dengan Drax the Destroyer, lalu melarikan diri menggunakan pesawat luar angkasa miliknya. Mulai dari sana mereka bergabung menjadi Guardians of the Galaxy dan Quill adalah pemimpinnya.
Kecerdasan yang luar biasa
dok. Marvel Studios/Guardians of The Galaxy
Ahli Taktik dan Strategi: Ego mampu menghadapi situasi bahaya atau konflik saat dia menggunakan kecerdasannya yang luar biasa untuk menangani situasi tersebut.
Karisma Besar: Untuk rencana besarnya, Ego sampai memiliki anak dari berbagai ras alien di seluruh semesta. Agar dapat melakukan ini, ia memiliki karisma besar yang membuat sosoknya mudah disukai. Beberapa pasangannya, seperti ibu Peter Quill sang Star-Lord, masih menganggap Ego sebagai malaikat di akhir hayatnya.
Kalau melihat salah satu adegan di filmnya, Ego sepertinya memang sengaja mengatur penampilan dan sifatnya sesuai fantasi tertentu lawan bicaranya, sehingga ia menjadi sosok yang ideal dan memikat. Untuk satu orang ia bisa menjadi kekasih yang menawan, untuk orang lain ia bisa menjadi figur ayah yang selalu didambakan.
3. Nebula jadi pemimpin Knowhere dan Drax membantu Nebula mengasuh anak-anak
Saat perpisahan, Drax tadinya hampir mau mengikuti Mantis. Namun, Nebula meminta Drax tetap tinggal di Knowhere untuk membantu mengurus anak-anak kecil yang mereka selamatkan dari High Evolutionary. Soalnya, Drax satu-satunya anggota Guardians of the Galaxy yang bisa memahami bahasa yang digunakan anak-anak kecil tersebut.
4. Mantis berkelana untuk mencari jati dirinya
Selain Peter dan Gamora yang memutuskan pergi ke jalannya masing-masing, enggak disangka Mantis juga memilih hal yang sama. Bersama dengan Abilisks yang dia jinakkan di kapalnya High Evolutionary, Mantis memutuskan berkelana seorang diri tanpa dampingan satu pun anggota Guardians of the Galaxy. Ketika Mantis memutuskan berkelana, Drax awalnya bersikeras untuk ikut bersama Mantis.
Mantis jelas tidak mau Drax ikut bersamanya. Soalnya, Mantis benar-benar ingin mandiri dalam berkelana mencari jati dirinya. Mantis merasa selama hidupnya dia selalu bergantung kepada orang lain. Drax akhirnya setuju dengan permintaan Nebula untuk tetap tinggal di Knowhere dan Mantis langsung memulai petualangan solonya.
Tags: quill galaxy guardian