"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"
Celestial
dok. Marvel Wiki
dok. Marvel Studios/Guardians of The Galaxy
Ego adalah Celestial, ras primordial dari makhluk mirip dewa humanoid dengan kekuatan supernatural yang luar biasa. Sebagai Celestial, ia memiliki kekuatan antara lain adalah.
Keabadian: Ego, seperti rasnya, abadi dan kuno. Ego mengakui dirinya berusia jutaan tahun. Dia hanya bisa terbunuh jika bentuk intinya, yaitu otaknya, hancur.
Manipulasi Molekuler: Ego mampu memanipulasi materi ke tingkat molekuler berkat kekuatan Celestial. Selama pertempuran dengan anaknya, Star-Lord, ia menciptakan berbagai senjata jarak dekat dari materi dan bahkan membentuk raksasa humanoid dari dirinya sendiri. Kemampuan manipulasi molekuler Ego juga membuatnya bisa menciptakan cangkang di sekeliling dirinya yang kemudian berkembang menjadi planet. Dia bisa memanipulasi planet ini pada tingkat molekuler. Otaknya tersimpan di pusat inti planetnya.
Menciptakan Bibit: Ego mampu menciptakan bibit asing dalam rencananya menaklukkan alam semesta dengan menyatu dalam ekstensinya sendiri. Ketika diaktifkan, bibit ini mulai menyelimuti permukaan planet sehingga Ego bisa menaruh kekuatan dan kesadarannya di planet-planet ini.
Manipulasi Energi: Ego, seperti Celestial lainnya, dapat memanipulasi energi. Dia bisa memproyeksikan sinar energi dari jari-jarinya untuk membuat berbagai macam serangan, seperti membuat tentakel energi, ledakan energi, hingga membuat bentuk humanoid seperti dirinya sendiri. Kemampuan ini sempat diajarkan kepada Peter Quill.
Kekuatan Super: Sebagai Celestial, kekuatan fisik Ego berada pada tingkat manusia super. Kekuatan fisik luar biasa ini membuat mereka mampu menahan kekuatan Infinity Stones.
3. Nebula jadi pemimpin Knowhere dan Drax membantu Nebula mengasuh anak-anak
Saat perpisahan, Drax tadinya hampir mau mengikuti Mantis. Namun, Nebula meminta Drax tetap tinggal di Knowhere untuk membantu mengurus anak-anak kecil yang mereka selamatkan dari High Evolutionary. Soalnya, Drax satu-satunya anggota Guardians of the Galaxy yang bisa memahami bahasa yang digunakan anak-anak kecil tersebut.
4. Mantis berkelana untuk mencari jati dirinya
Selain Peter dan Gamora yang memutuskan pergi ke jalannya masing-masing, enggak disangka Mantis juga memilih hal yang sama. Bersama dengan Abilisks yang dia jinakkan di kapalnya High Evolutionary, Mantis memutuskan berkelana seorang diri tanpa dampingan satu pun anggota Guardians of the Galaxy. Ketika Mantis memutuskan berkelana, Drax awalnya bersikeras untuk ikut bersama Mantis.
Mantis jelas tidak mau Drax ikut bersamanya. Soalnya, Mantis benar-benar ingin mandiri dalam berkelana mencari jati dirinya. Mantis merasa selama hidupnya dia selalu bergantung kepada orang lain. Drax akhirnya setuju dengan permintaan Nebula untuk tetap tinggal di Knowhere dan Mantis langsung memulai petualangan solonya.
5. Identitas Star-Lord bukan milik Peter Quill seorang
Peter Quill memang menjadi karakter yang sangat melekat dengan identitas superhero Star-Lord. Namun, Peter bukanlah satu-satunya karakter Marvel yang pernah menggunakan identitas tersebut. Selain Peter, identitas itu juga pernah digunakan oleh Sinjin Quarrel yang menemukan pesawat antariksa milik Peter dan bertualang sebagai Star-Lord untuk menemukan Peter yang hilang secara misterius.
Kedua love interest Peter Quill, yaitu Gamora dan Kitty Pryde juga pernah menggunakan identitas Star-Lord. Gamora menggunakan identitas tersebut Peter tewas pada Earth-TRN42 dan bahkan sampai menggunakan jaket kulit serta topeng ikonisnya Star-Lord. Sementara itu, Kitty Pryde menggunakan identitas Star-Lady ketika Peter menggantikan ayahnya sebagai penguasa Spartax Empire.
Oh ya, pada serial animasi What If…?, ada juga realita alternatif yang menampilkan T’Challa sebagai superhero yang menggunakan identitas Star-Lord. Jadi, enggak menutup kemungkinan kalau ke depannya akan ada karakter selain Peter Quill yang menggunakan identitas Star-Lord pada MCU.
Nah, itulah sejumlah fakta tentang Star-Lord yang perlu kamu ketahui. Dari sejumlah fakta tersebut, manakah yang paling menarik perhatian kamu? Share pendapat kamu dan ikuti terus KINCIR untuk artikel menarik seputar film lainnya, ya!
5. Rocket, Groot, Kraglin, dan Cosmo membentuk tim baru dengan tambahan anggota baru
Walau Peter, Nebula, Drax, dan Mantis memutuskan mundur, bukan berarti Guardians of the Galaxy bubar begitu saja. Sebelum Peter kembali ke Bumi, dia menyerahkan posisi pemimpin Guardians of the Galaxy kepada Rocket. Yap, Rocket kini resmi menjadi pemimpin baru Guardians of the Galaxy untuk petualangan ke depannya.
Pada adegan mid credit Guardians of the Galaxy Vol. 3, terungkaplah siapa saja anggota yang tergabung dalam tim yang dipimpin oleh Rocket. Groot, Kraglin, dan Cosmo ternyata memutuskan untuk tetap bersama Rocket. Lalu, tim yang dipimpin oleh Rocket mendapatkan tiga anggota baru, yaitu Adam Warlock, Phyla-Vell, dan Blurp. Mereka bahkan sudah memulai misi baru mereka pada adegan mid credit film ini.
Itulah penjelasan nasib dari tiap anggota Guardians of the Galaxy yang ditampilkan pada akhir film ketiganya. Ngaku, deh, siapa yang dibuat sedih ketika beberapa anggota memilih jalannya masing-masing pada akhir film?
Nebula
Nebula digambarkan sebagai seorang alien berkulit biru. Dia adalah putri angkat Thanos, sama seperti Gamora.
Pertama kali muncul, Nebula memang diceritakan sebagai salah satu karakter antagonis, tetapi akhirnya berkembang menjadi antihero dan akhirnya menjadi protagonis. Nebula kemudian bergabung bersama Gamora menjadi Guardian of the Galaxy.
Walau bersaudara, hubungannya dengan Gamora tidak pernah akur. Nebula selalu merasa ingin lebih baik dari Gamora. Keduanya lantas berdamai dan bersekutu melawan Ego lalu melarikan diri. Nebula bergabung dengan Guardians of the Galaxy dan melakukan perjalanan ke luar angkasa bersama.
Tags: quill galaxy guardian