"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"
Nebula
Nebula digambarkan sebagai seorang alien berkulit biru. Dia adalah putri angkat Thanos, sama seperti Gamora.
Pertama kali muncul, Nebula memang diceritakan sebagai salah satu karakter antagonis, tetapi akhirnya berkembang menjadi antihero dan akhirnya menjadi protagonis. Nebula kemudian bergabung bersama Gamora menjadi Guardian of the Galaxy.
Walau bersaudara, hubungannya dengan Gamora tidak pernah akur. Nebula selalu merasa ingin lebih baik dari Gamora. Keduanya lantas berdamai dan bersekutu melawan Ego lalu melarikan diri. Nebula bergabung dengan Guardians of the Galaxy dan melakukan perjalanan ke luar angkasa bersama.
GoTG adalah film pertama Marvel yang menampilkan Thanos
Thanos memang punya porsi yang besar di film-film Avengers. Namun, GoTG ternyata adalah film pertama Marvel yang menampilkan sosok ini!
Titan obsesif ini sebetulnya pertama kali muncul pada after-credit The Avengers (2010). Hanya saja, dalam film, ia betul-betul baru muncul pada Guardians of the Galaxy vol.1. Di sana, ia diperkenalkan sebagai ayah angkat dari Gamora dan Nebula, sesosok titan raksasa yang gila. Bahkan, Ronan The Accuser pun takut kepadanya.
Kemunculan Thanos yang pertama kali di Guardian of the Galaxy vol.1 ini menandakan pentingnya posisi waralaba GoTG di dalam Marvel Cinematic Universe sekaligus proyek crossover sinema-sinemanya.
Kecerdasan yang luar biasa
dok. Marvel Studios/Guardians of The Galaxy
Ahli Taktik dan Strategi: Ego mampu menghadapi situasi bahaya atau konflik saat dia menggunakan kecerdasannya yang luar biasa untuk menangani situasi tersebut.
Karisma Besar: Untuk rencana besarnya, Ego sampai memiliki anak dari berbagai ras alien di seluruh semesta. Agar dapat melakukan ini, ia memiliki karisma besar yang membuat sosoknya mudah disukai. Beberapa pasangannya, seperti ibu Peter Quill sang Star-Lord, masih menganggap Ego sebagai malaikat di akhir hayatnya.
Kalau melihat salah satu adegan di filmnya, Ego sepertinya memang sengaja mengatur penampilan dan sifatnya sesuai fantasi tertentu lawan bicaranya, sehingga ia menjadi sosok yang ideal dan memikat. Untuk satu orang ia bisa menjadi kekasih yang menawan, untuk orang lain ia bisa menjadi figur ayah yang selalu didambakan.
Trivia ekstra
dok. Marvel Studios/Guardians of The Galaxy
Dalam versi komik, Ego the Living Planet adalah sebuah planet yang diberi kesadaran oleh the Stranger, yang ditujukan untuk menaklukan dunia. Ia pernah terlibat konflik melawan Thor dan Nova Corps
Dalam versi komik, ayah Peter Quill adalah J'Son of Spartax, Kaisar Kekaisaran Spartoi.
Ego adalah Celestial pertama yang terlihat hidup di masa Marvel Cinematic Universe terkini.
Ego sepertinya menyukai warna yang sama seperti Star-Lord, terlihat saat dia mengendarai mobil convertible oranye dan biru. Warna yang sama nantinya akan digunakan oleh Peter untuk pesawat Milano.
Ego adalah antagonis utama film pertama di Marvel Cinematic Universe yang memiliki ikatan darah dengan protagonis utama film tersebut, dimama dia adalah ayah Peter Quill.
Ego pertama kali disebutkan di Guardian of theGalaxy, membuatnya menjadi antagonis utama dalam film yang pertama disebutkan sebelum penampilan debutnya.
Ego tampaknya menjadi penggemar band musik Looking Glass, menyebut mereka sebagai "salah satu musisi terbaik di Bumi"
2. Ayahnya berbeda antara versi komik dan MCU
Buat kamu nonton film Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) pastinya tahu bahwa Star-Lord adalah anak dari Ego the Living Planet yang merupakan supervillain. Hal ini terjadi karena Ego berkeliling alam semesta untuk memproduksi anak Celestials, termasuk ke Bumi, tempat iabertemu dengan ibunya Peter Quill. Sang Star-Lord pun menjadi satu-satunya anak Ego dengan kemampuan Celestial.
Pada ending filmnya, kita pun bisa melihat momen pertarungan antara Star-Lord melawan ayahnya yang ingin memusnahkan sejumlah planet. Menariknya, sosok ayah Star-Lord antara versi MCU dengan komiknya ternyata cukup berbeda. Sebab, dalam versi komiknya, Star-Lord adalah anak dari J’Son yang merupakan pemimpin dari sebuah ras alien bernama Spartax Empire.
Meski merupakan karakter yang berbeda dengan Ego, J’Son juga digambarkan sebagai seorang villain yang ingin mencoba untuk mengendalikan Peter Quill agar patuh terhadap perintahnya. Bahkan, J’Son sampai tega melawan sejumlah anggota Guardians hanya agar anaknya patuh terhadapnya.
Tags: quill galaxy guardian