"Penjaga Galaksi - Ayah Quill"
Phyla-Vell
Phyla-Vell muncul pertama kali dalam Captain Marvel Vol. 5 #16. Karakternya diciptakan oleh penulis Peter David dan artist Paul Azaceta.
Phyla-Vell merupakan putri Elysius, wanita rekayasa genetika yang dicintai oleh mendiang Mar-Vell. Phyla-Vell sekaligus putri kedua ciptaan Elysius yang diketahui juga menciptakan Gen-Vell dari DNA Mar-Vell. Utuk sementara waktu, Phyla memakai nama Captain Marvel.
Phyla kemudian membuat kesepakatan untuk menyelamatkan nyawa rekannya, Moondragon. Sebagai gantinya, dia menjadi Avatar of Oblivion. Sampai kematiannya, Phyla-Vell tetap bagian dari Guardian of the Galaxy.
Rocket Racoon adalah anggota terpintar
Ketua tim dari penjaga galaksi boleh jadi adalah Star-Lord. Gamora juga boleh jadi jago bela diri dan Mantis bisa menidurkan seseorang dengan menyentuh kepalanya. Namun, tahukah kamu siapa yang terpintar di antara mereka semua? Jawabannya tentu saja adalah Rocket Racoon!
Walaupun punya “masa lalu menyedihkan”, ia adalah hasil percobaan cerdas yang bahkan bukan cuma mampu lolos berulang kali dari penjara, tetapi mampu mengoperasikan dan membuat senjata, berstrategi, sampai dengan punya pengetahuan luas soal semesta. Thor sendiri bahkan mengakui bahwa Rocket Racoon adalah anggota yang paling pintar di antara semuanya.
4. Pernah menyatu dengan Groot
Seperti yang kita ketahui, Star-Lord berada dalam satu tim superhero yang sama dengan Groot. Namun, tahukah kamu bahwa Star-Lord dan Groot pernah berada dalam satu tubuh dan kesadaran yang sama? Yap, hal ini pernah terjadi dalam komik Infinity Wars #5 (2018) ketika Gamora memiliki seluruh Infinity Stones dan mengubah realita.
Dalam realita baru ini, Star-Lord dan Groot pun tergabung dalam satu entitas sama yang memiliki nama Peet. Sama seperti Groot, Peet juga enggak bisa berbicara lancar seperti karakter pada umumnya. Namun, perkataan yang keluar dari mulut Peet bukanlah, “I Am Groot,” seperti yang sering kita dengar dari Groot, melainkan, “We are Peet.”
2. Ayahnya berbeda antara versi komik dan MCU
Buat kamu nonton film Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) pastinya tahu bahwa Star-Lord adalah anak dari Ego the Living Planet yang merupakan supervillain. Hal ini terjadi karena Ego berkeliling alam semesta untuk memproduksi anak Celestials, termasuk ke Bumi, tempat iabertemu dengan ibunya Peter Quill. Sang Star-Lord pun menjadi satu-satunya anak Ego dengan kemampuan Celestial.
Pada ending filmnya, kita pun bisa melihat momen pertarungan antara Star-Lord melawan ayahnya yang ingin memusnahkan sejumlah planet. Menariknya, sosok ayah Star-Lord antara versi MCU dengan komiknya ternyata cukup berbeda. Sebab, dalam versi komiknya, Star-Lord adalah anak dari J’Son yang merupakan pemimpin dari sebuah ras alien bernama Spartax Empire.
Meski merupakan karakter yang berbeda dengan Ego, J’Son juga digambarkan sebagai seorang villain yang ingin mencoba untuk mengendalikan Peter Quill agar patuh terhadap perintahnya. Bahkan, J’Son sampai tega melawan sejumlah anggota Guardians hanya agar anaknya patuh terhadapnya.
5 Fakta Star-Lord, sang Pemimpin Guardians of the Galaxy yang Karismatik
Guardians of the Galaxy Vol. 3 menjadi salah satu film MCU yang mendapatkan respons sangat positif dalam beberapa tahun terakhir ini. Lewat film garapan James Gunn ini, kita dapat melihat kembali sejumlah anggota Guardians yang sudah ada sejak film pertamanya. Salah satu karakter tersebut adalah Peter Quill alias Star-Lord yang kembali melibatkan Chris Pratt sebagai pemerannya.
Kamu tentunya sepakat bahwa Star-Lord merupakan sosok yang sangat penting bagi Guardians of the Galaxy. Bagaimana enggak, Star-Lord merupakan pemimpin dari kelompok superhero Marvel tersebut. Makanya, meski kisahnya sudah tak jadi fokus utama lagi pada Guardians 3, Star-Lord masih menjadi sosok yang memiliki peran yang besar terhadap konflik ceritanya.
Tags: quill galaxy guardian