... Apa yang Harus Dilakukan Jika Kerajinan Anda di Bidang Sulaman Tidak Dapat Diperbaiki?

"Kerajinan Tak Tersembuh - Apa Yang Harus Dilakukan?"

Tanda Jurnal Ditolak

Hal pertama untuk dibahas adalah mengenai tanda jurnal ditolak. Status usai submit artikel ke pihak pengelola jurnal setidaknya ada 4 (empat) macam dan bertahap.

Ketika artikel yang disubmit dalam status “Awaiting assignment” maka artinya artikel tersebut sedang diperiksa oleh editor. Pada tahap ini, terdapat dua kemungkinan. Pertama, artikel dinyatakan ditolak dan dijelaskan alasannya.

Kedua, artikel diterima dan kemudian berlanjut ke tahap berikutnya. Sehingga, status artikel menjadi “In review” karena akan di review oleh reviewer dari pihak pengelola jurnal tersebut. Sehingga, saat status masih “Awaiting assignment” sangat penting untuk rutin mengecek.

Jika status artikel sudah “In review” maka artinya artikel yang Anda submit sudah diterima. Hanya saja masih di review oleh ahli di bidangnya dan akan ditentukan ada tidaknya revisi. Sehingga tetap ada kemungkinan mengalami revisi minor maupun mayor.

Dalam proses revisi tersebut, silakan mengikuti prosedur yang diterapkan oleh pihak pengelola jurnal. Sehingga revisi bisa segera diperiksa dan diproses. Proses revisi sendiri kadang kala tidak hanya sekali, melainkan bisa beberapa kali. Jadi, dosen tentu butuh kesabaran dan konsistensi disini.

Masalah Kepatuhan Hukum

Masalah kepatuhan hukum merupakan ancaman yang mengancam ketika praktik pembukuan dalam suatu bisnis gagal.

Catatan keuangan yang tidak akurat atau tidak lengkap dapat menyebabkan pelanggaran yang tidak disengaja terhadap undang-undang perpajakan, peraturan keuangan, dan persyaratan pelaporan, terlebih jika bisnis Anda adalah perusahaan publik.

Kelalaian ini tidak hanya membuat bisnis terkena dampak hukum namun juga merusak reputasinya, yang berpotensi mengakibatkan denda, penalti, dan perselisihan hukum.

Tanpa pembukuan yang cermat, bisnis mungkin kesulitan mengelola dokumentasi yang diperlukan untuk membuktikan kepatuhan selama audit atau inspeksi peraturan.

Kegagalan dalam memenuhi persyaratan hukum dapat mengakibatkan kerugian finansial, rusaknya reputasi perusahaan, dan ketegangan hubungan dengan badan pengawas.

Selain itu, masalah kepatuhan hukum dapat mengikis kepercayaan pelanggan, investor, dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga berdampak negatif terhadap stabilitas dan keberlanjutan bisnis secara keseluruhan.

Mengatasi masalah kepatuhan hukum memerlukan komitmen terhadap praktik pembukuan yang kuat. Dengan menyimpan catatan keuangan yang akurat dan terkini, dunia usaha dapat memastikan bahwa mereka memenuhi semua kewajiban hukum, menghindari hukuman, dan menjaga hubungan positif dengan pihak berwenang.

Pembukuan yang proaktif tidak hanya melindungi dari masalah hukum namun juga berkontribusi pada pembentukan citra perusahaan yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab.

Salah Lapor SPT? Tenang, SPT Salah Bisa Dibetulkan

Pertanyaan yang sering muncul dalam melaporkan SPT, adalah bila salah lapor SPT apakah SPT tersebut dapat dihapus kembali untuk diperbaiki? Apa yang perlu dilakukan apabila terdapat kesalahan dalam pelaporan SPT?

Setiap wajib pajak pribadi, termasuk di dalamnya adalah karyawan perusahaan yang bekerja dan setiap bulan menerima gaji dan dipotong pajak penghasilan PPh 21, berkewajiban untuk melaporkan SPT Tahunan setiap tahunnya.

Periode yang dilaporkan adalah untuk periode pajak sebelumnya. Misalnya pada tahun 2023, Anda berkewajiban untuk menyampaikan SPT Tahunan untuk Periode Pajak Tahun 2022. SPT Tahunan ini perlu dilaporkan maksimal tanggal 31 Maret untuk SPT Tahunan Pribadi, dan maksimal 30 April untuk SPT Tahunan Badan.

Material Umum Digunakan Kemasan Produk

1. Standing Pouch

Jenis kemasan produk yang pertama kali ini adalah standing pouch, dimana material yang digunakan pada bahan ini biasanya adalah berbahan plastik. Umumnya kemasan yang satu ini digunakan untuk membungkus produk seperti minyak goreng, sambung detergen, bubuk kopi, kosmetik, dan lain sebagainya.

Penggunaan kemasan produk dengan bahan ini banyak dipilih karena dinilai mampu menjaga isi didalam produk tersebut untuk bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

2. Botol

Untuk jenis kemasan produk yang satu ini umumnya digunakan untuk produk minuman atau produk kecantikan yang berbentuk cair. Dan jenis kemasan ini juga dirasa mampu menjaga ketahanan dari produk tersebut, cocok untuk disimpan dalam jangka waktu cukup lama.

3. Box

Untuk material ini biasanya dipakai untuk makanan, namun beberapa juga bisa digunakan untuk produk non-makanan seperti sepatu, baju, jaket, peralatan dapur, alat elektronik, dan lain sebagainya. Material ini juga bisa dipakai sebagai kemasan produk kerajinan tinggal menyesuaikan ukuranya saja.

4. Tube

Untuk material kemasan terakhir kali ini adalah Tube yang umum dipakai sebagai wadah produk kecantikan. Selain kemasan tube ini mudah ditemukan, juga memiliki banyak sekali ukuran yang cocok banget untuk pemiliki usaha kecantikan.

Cukup sekian dulu ulasan kali ini mengenai tips memilih kemasan produk kerajinan. Nah untuk anda yang mungkin sedang mencari produk kerajinan tangan atau handcraft, coba deh kunjungi Moselo, disana tersedia banyak sekali produk kerajinan yang dijual dengan harga terjangkau.

Selain itu, untuk anda yang kebetulan punya usaha kerajinan tangan juga boleh kok untuk join di Moselo dengan memilih kategori sesuai dengan usaha yang anda miliki.


Tags: kerajinan yang tidak bisa

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia