"Kerajinan Tak Tersembuh - Apa Yang Harus Dilakukan?"
Salah Lapor SPT? Tenang, SPT Salah Bisa Dibetulkan
Pertanyaan yang sering muncul dalam melaporkan SPT, adalah bila salah lapor SPT apakah SPT tersebut dapat dihapus kembali untuk diperbaiki? Apa yang perlu dilakukan apabila terdapat kesalahan dalam pelaporan SPT?
Setiap wajib pajak pribadi, termasuk di dalamnya adalah karyawan perusahaan yang bekerja dan setiap bulan menerima gaji dan dipotong pajak penghasilan PPh 21, berkewajiban untuk melaporkan SPT Tahunan setiap tahunnya.
Periode yang dilaporkan adalah untuk periode pajak sebelumnya. Misalnya pada tahun 2023, Anda berkewajiban untuk menyampaikan SPT Tahunan untuk Periode Pajak Tahun 2022. SPT Tahunan ini perlu dilaporkan maksimal tanggal 31 Maret untuk SPT Tahunan Pribadi, dan maksimal 30 April untuk SPT Tahunan Badan.
Tanda Jurnal Ditolak
Hal pertama untuk dibahas adalah mengenai tanda jurnal ditolak. Status usai submit artikel ke pihak pengelola jurnal setidaknya ada 4 (empat) macam dan bertahap.
Ketika artikel yang disubmit dalam status “Awaiting assignment” maka artinya artikel tersebut sedang diperiksa oleh editor. Pada tahap ini, terdapat dua kemungkinan. Pertama, artikel dinyatakan ditolak dan dijelaskan alasannya.
Kedua, artikel diterima dan kemudian berlanjut ke tahap berikutnya. Sehingga, status artikel menjadi “In review” karena akan di review oleh reviewer dari pihak pengelola jurnal tersebut. Sehingga, saat status masih “Awaiting assignment” sangat penting untuk rutin mengecek.
Jika status artikel sudah “In review” maka artinya artikel yang Anda submit sudah diterima. Hanya saja masih di review oleh ahli di bidangnya dan akan ditentukan ada tidaknya revisi. Sehingga tetap ada kemungkinan mengalami revisi minor maupun mayor.
Dalam proses revisi tersebut, silakan mengikuti prosedur yang diterapkan oleh pihak pengelola jurnal. Sehingga revisi bisa segera diperiksa dan diproses. Proses revisi sendiri kadang kala tidak hanya sekali, melainkan bisa beberapa kali. Jadi, dosen tentu butuh kesabaran dan konsistensi disini.
Contoh Kerajinan dari Barang Bekas
Jika Anda memiliki beberapa barang bekas yang sudah tidak digunakan di dalam rumah Anda. Makan Anda tidak perlu terburu-buru untuk membuangnya. Anda juga bisa mengolah barang tersebut menjadi beberapa kerajinan yang memiliki nilai guna yang tinggi. Berikut merupakan beberapa kerajinan yang dapat Anda buat dari beberapa bahan bekas. Antara lain yaitu:
Anda pasti sudah tahu bahwa plastik merupakan jenis sampah yang sulit untuk terurai. Oleh karena itu jika Anda memiliki banyak sampah dari botol plastik maka jangan buru – buru untuk membuangnya, Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat beberapa kerajinan. Salah satu barang yang dapat dibuat dari botol plastik bekas yaitu vas bunga.
Cara membuatnya juga cukup mudah dan dapat Anda buat sendiri di rumah. Langkah pertama Anda hanya perlu mengumpulkan beberapa botol plastik bekas, gunting, pisau, cutter, dan lem. Kemudian potong botol plastik bekas membentuk daun kemudian balik botol dan tekuk potongan tersebut ke samping dan selipkan beberapa ujungnya ke sisi potongan yang ada di sebelahnya. Kemudian Anda bisa mempercantik dengan sentuhan warna dan gambar sesuai dengan keinginan Anda.
Berdampak Pada Penghitungan Pajak Bisnis
Melewatkan tenggat waktu pelaporan pajak adalah salah satu konsekuensi serius dari praktik pembukuan yang buruk, yaitu pencatatan yang tidak memadai dan pengelolaan data keuangan yang tidak terorganisir menyebabkan tertundanya tugas-tugas yang berkaitan dengan perpajakan.
Masalah ini sering muncul ketika dunia usaha gagal mempertahankan sistem akuntansi yang akurat dan terkini, sehingga sulit untuk mempersiapkan dan menyerahkan dokumen pajak yang diperlukan tepat waktu.
Dampak dari tidak memenuhi tenggat waktu pajak bisa sangat parah. Pengajuan yang terlambat dapat mengakibatkan denda dan beban bunga yang besar yang dikenakan oleh otoritas pajak.
Keterlambatan dalam memberikan informasi perpajakan yang penting juga dapat mengganggu arus kas, karena perusahaan mungkin tidak mengantisipasi kewajiban perpajakannya secara akurat.
Selain itu, pengawasan ini dapat membebani hubungan dengan otoritas pajak, sehingga berpotensi meningkatkan pengawasan dan audit.
Perusahaan yang terus-menerus melewatkan tenggat waktu perpajakan berisiko merusak reputasi dan kredibilitas mereka di mata para pemangku kepentingan.
Investor, kreditor, dan pelanggan mungkin mempertanyakan tanggung jawab keuangan organisasi, sehingga berdampak pada posisinya di pasar.
Untuk menghindari konsekuensi ini, menjaga praktik pembukuan yang cermat sangat penting untuk memastikan kepatuhan pajak yang tepat waktu dan akurat serta menjaga kesehatan keuangan dan reputasi bisnis.
Tags: kerajinan yang tidak bisa