... Pengaruh Krisis Global Terhadap Kerajinan Batik: Panduan DIY dan Tips Jarum

"Pengaruh Krisis Global Terhadap Industri Batik - Tantangan dan Peluang"

This study aims to determine the effect of the variable of education level, accounting understanding, and business scale on the quality of financial reports in Tempe and Sanan Tempe in Malang City. The method in this research is quantitative research. This study uses primary data. The scale used in the questionnaire is the likert scale and nominal. The population in this study is MSMEs located in the Sanan Region of Malang City, a total of 262 MSMEs. The sampling technique used is purposive sampling. So that obtained a sample of 57 respondents. The research data was processed by using multiple linear regression analysis with the help of SPSS version 25 for windows. The results of the research show : 1) education level has a significant effect on the quality of MSMEs financial reports. 2) understanding of accounting has a significant effect on the quality of MSMEs financial reports. 3) business scale has a significant effect on the quality of MSMEs financial reports.

Keywords : Education Level, Accounting Understanding, and Business Scale

Ancaman (Threats) Batik

1. Persaingan Produk Impor: Produk batik impor mampu bersaing dalam hal harga dan kualitas di pasar domestik.

2. Bajakan Produk Batik: Produk batik ilegal yang dibajak dapat merusak reputasi dan keunggulan batik Indonesia.

3. Perubahan Selera Konsumen: Perubahan selera konsumen dapat mengurangi minat terhadap batik tradisional.

4. Peniruan Motif Batik: Motif batik Indonesia sering kali ditiru oleh produsen yang tidak sah tanpa memberikan royalti atau hak kepada pengrajin batik asli.

5. Kurangnya Perlindungan Hukum: Masih kurangnya perlindungan hukum terhadap hak cipta dan merek dagang batik Indonesia.

6. Kebijakan Pemerintah yang Tidak Mendukung: Kebijakan pemerintah yang tidak mendukung atau tidak konsisten dapat menghambat perkembangan industri batik.

7. Krisis Ekonomi: Krisis ekonomi dapat menyebabkan penurunan daya beli masyarakat dan permintaan terhadap produk batik.

8. Perubahan Kebijakan Perdagangan: Kebijakan perdagangan internasional yang berubah dapat mempengaruhi pasar ekspor dan impor batik.

9. Ketergantungan pada Teknologi: Ketergantungan pada teknologi dalam proses pembuatan batik dapat memicu kerentanan terhadap masalah teknis dan kehilangan keterampilan tradisional.

10. Krisis Lingkungan: Krisis lingkungan, seperti perubahan iklim dan kerusakan ekosistem, dapat mempengaruhi ketersediaan bahan baku dan produksi batik.

11. Kesulitan Membuka Pasar Baru: Memasuki pasar internasional baru memerlukan investasi besar dan tantangan dalam hal penetrasi pasar dan adaptasi marketing.

12. Perpindahan Konsumsi ke Produk Lain: Konsumen dapat beralih ke produk lain yang dianggap lebih modern atau fashionable.

13. Persaingan dengan Tekstil Lain: Persaingan dengan industri tekstil lain, seperti pakaian olahraga atau pakaian formal, dapat mengurangi pangsa pasar batik.

14. Perubahan Keanggotaan Generasi Muda: Beberapa generasi muda tidak tertarik untuk meneruskan tradisi batik karena lebih memilih gaya hidup yang lebih modern dan praktis.

Dampak Ekonomi Global Terhadap Perekonomian Indonesia

Dampak Ekonomi Global Terhadap Perekonomian Indonesia – Jakarta, InfoPublik – Menteri Perencanaan Ekonomi (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengumumkan International Monetary Fund (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi global akan turun sebesar 3,2 persen pada 2022 dan 2,9 persen pada 2023, sehingga digitalisasi menjadi penting.

“Digitalisasi sangat penting untuk menghadapi dampak pertumbuhan ekonomi global,” kata Airlangga dalam Konferensi Nasional Koordinasi Percepatan dan Perluasan Digital Daerah (P2DD) di Jakarta, Selasa (6/12/2022).


Tags: kerajinan global

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia