Keajaiban Kreatif - Mengungkap Rahasia Proses Membuat Kerajinan Indah dari Bahan Gips
Bagaimana Proses Penyamakan Kerajinan Kulit ?
Bahan penyamak kulit sangat beragam, ada yang terbuat dari mineral, nabati, sintetis, hingga minyak. Yang pembuatannya tergantung pada jenis yang akan Anda hasilkan. Kulit sendiri digolongkan menjadi dua yaitu hide untuk kulit hewan besar, dan skin untuk kulit yang tergolong seperti kambing, domba, hingga reptile.
Untuk penyamakan nabati biasanya bahannya alami seperti tumbuhan (daun, ranting, kulit, akar, serta buah). Hasilnya akan memberikan warna coklat mudah atau merah muda. Sifatnya kaku namun tetap empuk. Biasanya digunakan oleh tumbuhan yang mengandung zat tanin.
Zat tanin ini berfungsi untuk mengikat kolagen protein pada kulit yang biasanya digunakan untuk gantungan kunci kulit, dompet stnk, dan lain sebagainya.
Sehingga dapat dipastikan bahwa zat yang digunakan bisa lebih baik dan bahkan lebih cepat untuk proses selanjutnya untuk penyamakan mineralnya.
Sedangkan, untuk penyamakan mineral biasanya digunakan pada zat kromium yang memiliki tekstur lemas. Senyawa krom sulfatnya sering digunakan karena dianggap paling efektif. Jika masih mentah maka kulit kromnya memiliki warna biru keabuan.
Waktu penyamakannya lebih cepat dibandingkan jika menggunakan penyamakan nabati. Bisa saja untuk jenis kulit ini digunakan sebagai pembuatan tas ransel serut, dompet kulit, tas kulit wanita, dan lain sebagainya.
Selain itu, terdapat penyamakan kombinasi yang menggunakan lebih dari satu bahan untuk zat-zatnya agar bisa melengkapi. Penyamakan sintetis ini kurang lebih sama seperti penyamakan nabati, dengan begitu hasilnya akan lebih baik lagi.
Bahan-bahan yang digunakan yaitu sintesis organik polyacid yang berwarna putih.
Baca Juga : Teknik Pembuatan
Tahapan Pembuatan Kerajinan Kulit
Beberapa tahapan ini jika dilakukan dengan baik maka akan memberikan hasil memuaskan untuk Anda. Sebelum Anda mengikuti tahapan-tahapan untuk penyamakan kulit maka harus menyiapkan kulitnya terlebih dahulu.
Pastikan Anda mendapatkan kulit yang baik dari hewan-hewan pilihan seperti sapi, kambing, domba, ular, maupun hewan lainnya. Kemudian baru Anda bisa memproses untuk mengikuti tahap-tahap penyamakan.
Sebelum masuk ke dalam tahapannya ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai penyamakan yang dapat diartikan sebagai proses pengubahan kulit mentah menjadi kulit olahan yang lebih tahan lama serta awet.
Pada proses penyamakan ini nantinya akan memasukkan zat bahan penyamak pada jaringan serat kulit bagian dalam. Untuk mendapatkan hasil berkualitas maka Anda bisa mengikuti 3 tahapannya. Tahapannya pertama yaitu persiapan kemudian dilanjutkan pada 3 tahapan pokoknya.
Kekurangan Kerajinan Berbahan Gips
Bahan kerajinan dari gips juga bukan hanya memberikan manfaat saja, melainkan kerajinan yang dibuat dari bahan dasar gips ini juga menimbulkan beberapa dampak atau kekurangan loh. lalu apa saja kekurangan dari kerajinan berbahan dasar gips ini? Maka dari itu yuk simak kekurangan berikut ini.
- Kerajinan dari gips tidak akan bisa bertahan lama apabila terkena air, hal ini juga bukan tanpa alasan, melainkan apabila kerajinan dari gips sering terkena air, maka karena bisa dengan mudah berjamur.
- Seperti yang kita tahu, bahwa kerajinan dari gips juga sangat mudah retak, sehingga apabila kalian membuat kerajinan ini dituntut harus berhati-hati, bukan hanya itu saja, tempat penyimpan kerajinan ini juga usahakan ditempat yang aman ya.
- Selain berjamur, kerajinan dari bahan gips apabila sering terkena air, maka kerajinan juga akan mudah lapuk.
Pengertian Kerajinan dari Gips
Gips merupakan bentuk bahan yang tidak bisa dilarutkan di dalam air dengan waktu yang lama apabila benda tersebut sudah mengeras atau padat.
Gips merupakan bahan yang didalamnya terdapat zat Hidrat kalsium, dan sebagian lagi mineral serta sulfat, bahan-bahan tersebut bisa terlepas pada gips pada saat gips mengalami proses pengerasan.
Kerajinan dengan menggunakan bahan gips ini memang pada saat ini banyak diminati oleh masyarakat sekitar, meskipun mereka harus menunggu beberapa waktu pada saat membuat kerajinan itu sendiri.
Pada umumnya, kerajinan dari gips harus membutuhkan sebuah cetakan, sehingga tidak bisa langsung dengan menggunakan tangan.
Adapun cetakan yang digunakan adalah cetakan dengan bahan dasar silikon rubber. Tetapi jangan khawatir ya bagi kalian yang tidak menemukan cetakan jenis tersebut, karena kalian bisa menggantinya dengan menggunakan cetakan dari tanah liat atau dengan plastisin.
Prinsip Kerajinan Bahan Lunak dan 5 Contohnya
Selain membuat kerajinan dari bahan keras, bahan lunak juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Tentunya karakteristik bahan lunak ini akan berbeda dengan bahan keras, begitu juga dengan proses pengolahannya. Oleh karena itu, prinsip kerajinan bahan lunak juga akan berbeda dengan prinsip kerajinan bahan keras.
Namun, sudahkah kamu mengenal apa saja jenis kerajinan bahan limbah lunak? Lalu, apa kamu tahu apa saja contoh kerajinan bahan limbah lunak? Yuk cari tahu penjelasan demi penjelasannya berikut.
- 1 Apa itu Kerajinan Bahan Lunak?
- 2 Jenis Kerajinan Bahan Limbah Lunak
- 2.1 1. Limbah Lunak Organik
- 2.2 2. Limbah Lunak Anorganik
- 3.1 1. Prinsip Keterampilan Tangan
- 3.2 2. Prinsip Keterampilan Teknik
- 3.3 3. Prinsip Tradisional
- 4.1 1. Kerajinan Limbah Lunak dari Sabun
- 4.2 2. Kerajinan Limbah Lunak dari Lilin
- 4.3 3. Kerajinan Limbah Lunak dari Gyps
- 4.4 4. Kerajinan Limbah Lunak dari Tanah Liat
- 4.5 5. Kerajinan Limbah Lunak dari Serat Alam
Tags:
kerajinan
dari
bahan
proses
gips
- 2.1 1. Limbah Lunak Organik
- 2.2 2. Limbah Lunak Anorganik
- 3.1 1. Prinsip Keterampilan Tangan
- 3.2 2. Prinsip Keterampilan Teknik
- 3.3 3. Prinsip Tradisional
- 4.1 1. Kerajinan Limbah Lunak dari Sabun
- 4.2 2. Kerajinan Limbah Lunak dari Lilin
- 4.3 3. Kerajinan Limbah Lunak dari Gyps
- 4.4 4. Kerajinan Limbah Lunak dari Tanah Liat
- 4.5 5. Kerajinan Limbah Lunak dari Serat Alam
Tags: kerajinan dari bahan proses gips