Bagian-bagian Mesin Jahit dan Fungsinya - Panduan Lengkap untuk Pekerjaan Jahitan Anda
Komponen dan Bagian Bagian Mesin Jahit Klasik
Walaupun klasik, ternyata mesin ini memiliki banyak bagian. Masing-masing bagian memiliki manfaat dan kegunaan sendiri-sendiri dalam menjalankan sebuah mesin jahit. Walaupun berbeda-beda, semuanya tetap melengkapi satu sama lain. Lalu apa saja bagian bagian mesin jahit manual atau klasik? Berikut daftarnya:
1. Pedal
Pada urutan pertama adalah pedal. komponen ini adalah komponen utama yang harus ada pada semua mesin jahit. Fungsi dari pedal sendiri adalah untuk menjalankan mesin jahit. Tanpa adanya pedal maka mesin jahit klasik tidak akan bisa berjalan. Pedal sendiri terletak pada bagian paling bawah yaitu pada pijakan kaki.
Dulu, pedal mesin jahit hanya bisa dioperasikan menggunakan kaki. Namun seiring berkembangnnya waktu, sudah tersedia pedal yang dijalankan otomatis. Jenis pedal ini memerlukan tenaga dari listrik dan dinamo.
2. Linden
Ini merupakan sebuah tali penghubung antara roda putar imbang. Biasanya, linden terbuat dari bahan karet yang elastis. Tanpa adanya linden, mesin jahit juga tidak bisa berjalan. Linden harus kerap dibersihkan dari debu yang menempel. Jika tidak rutin dibersihkan, nantinya debu akan menghambat kelancaran dari linden sehingga mesin jahit akan macet.
3. Roda Putar Imbang
Jumlah dari komponen yang satu ini ada dua buah. Satu pada bagian atas dekat badan mesin, dan satu lagi pada bagian bawah dekat dengan pedal. Keduanya berkesinambungan dan terhubung satu sama lain dengan linden. Bagian ini memiliki fungsi sebagai penggerak dari mesin jahit (mekanismenya).
Mesin Automatic
Mesin jahit automatic ini cukup lengkap, hanya dengan menekan tombol konfigurasi yang ada pada bagian body mesin, kita bisa mendapatkan berbagai jenis jahitan, awalnya penggunaan mesin jenis ini mungkin akan sedikit sulit karena banyaknya fitur yang ada, walaupun sudah ada sebagian mesin yang memakai monitor, sebaiknya manual book jangan di simpan terlalu jauh dari mesin ini. Mesin digital ini cocok untuk industri kreatif karena variasi jahitan di mesin ini cukup banyak, jadi kreatifitas kita bisa disalurkan di mesin jahit ini.
Mesin jahit obras digunakan untuk merapikan jahitan. Maksudnya yaitu agar bahan yang sudah dijahit serat kainnya yang ada di pinggir tidak lepas maka dengan adanya mesin jahit obras akan memperkuat jahitan. Membuat jahitan lebih rapi dan terdapat pisau pemotong pada mesin ini, sebagai contohnya pada jahitan celana jeans, jahitan lebih kuat, mesin obras ini digunakan di akhir pekerjaan menjahit.
Mesin Neci
Mesin neci berfungsi untuk merapikan pinggiran tepi kain tapi dengan hasil yang lebih rapi dari pada mesin obras. Dengan mesin ini tepian pada kain akan lebih rapi karena dilengkapi dengan pisau pemotong. Mesin ini banyak digunakan untuk menjahit pinggiran dalam pembuatan kerudung.
Mesin highspeed ini menjahit dengan kecepatan tinggi dan dilengkapi dengan sistem untuk mengunci jahitan di awal dan di akhir proses menjahit. Karena mesin menjahit dengan cepat, perlu keahlian khusus untuk mengoperasikannya.
Mesin highspeed ini sudah menjadi mesin standar di konveksi. Hasil jahitan yang rapi dan dikerjakan dengan cepat membuat proses menjahit lebih efisien dan bisa menekan biaya produksi. Umumnya para penjahit konveksi dituntut ahli dalam menggunakan mesin ini.
7. Tool post atau dudukan pahat
Toolpost ini berada di atas eretan atas. Digunakan untuk memegang atau menjepit pahat bubut saat proses pembubutan. Secara umum, tool post ada dua macam, yaitu :
A. Standar Tools Post
Tool post yang dalam pengaturan ketinggian mata pahat menggunakan ganjal. Cara pengencangan pahat dengan cara mengencangkan baut-baut yang terdapat di bagian atas tool post.
Menurut jumlah rumah pahatnya tool post standar ada dua macam, yaitu memiliki rumah pahat satu dan rumah pahat empat. Tool post dengan satu rumah pahat, menyebabkan jumlah pahat yang dapat dipasang hanya satu.
Ketika harus mengganti pahat, operator harus mengatur ketinggian lagi untuk pahat selanjutnya. Sedangkan untuk tool post dengan empat rumah pahat, operator bisa memasang maksimal 4 jenis pahat berbeda.
B. Adjustable tool post
Tool post yang dalam mengatur ketinggian mata pahat tanpa menggunakan ganjal. Karena sudah dilengkapi dengan perlengkapan mekanik yang dapat mengatur ketinggian pahat.
Tool post ini ada dua macam, yaitu memiliki rumah pahat satu dan lebih dari satu. Penggunaannya sama dengan standar tool post.
Tags: jahit mesin fungsi