Explorasi Bahan Baku Kreatif untuk Kerajinan Tangan dan DIY
Fungsi Kerajinan Bahan Lunak
Foto: Pria Memegang Hasil Kerajinan (Freepik.com/pressfoto)Terdapat dua fungsi kerajinan bahan lunak, yaitu sebagai benda pakai dan sebagai benda hias untuk dekorasi rumah yang cantik.
1. Sebagai Benda Hias
Segala jenis kerajinan yang digunakan sebagai pajangan atau hiasan adalah dengan tujuan untuk meningkatkan unsur estetika.
Oleh karena itu, jenis kerajinan ini mengutamakan unsur keindahannya dari pada unsur kegunaannya.
Contoh karya kerajinan yang berfungsi sebagai benda hias adalah vas bunga, bunga hias, hiasan dinding, dan lain-lain.
2. Sebagai Benda Pakai
Segala jenis bentuk kerajinan yang digunakan sebagai pelengkap busana, alat, atau wadah yang digunakan adalah bentuk kerajinan sebagai benda pakai.
Oleh karena itu, kerajinan ini cenderung mengutamakan fungsinya, dan terkadang juga diikuti dengan adanya unsur keindahan.
Contoh karya kerajinan sebagai benda pakai adalah sandal, tikar, topi, dompet, dan sebagainya
Pengertian wirausaha kerajinan bahan limbah
Wirausaha atau yang bisa disebut dengan wiraswasta adalah orang yang pandai atau berbakat dalam mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. Kerajinan adalah barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan. Sedangkan, limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang sudah tidak memiliki nilai lagi. Maka, wirausaha kerajinan bahan limbah merupakan kegiatan usaha dalam menciptakan produk baru melalui keterampilan tangan dengan menggunakan bahan yang sudah tidak memiliki nilai.
Selain itu, wirausaha kerajinan bahan limbah adalah kegiatan usaha yang memanfaatkan limbah sebagai bahan baku pembuat kerajinan. Limbah yang dimaksud dapat berupa limbah industri baru maupun limbah industri. Bahan limbah tersebut dibuat menjadi suatu produk kerajinan yang bernilai ekonomis. Baca juga: 3 Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras beserta Contohnya
Bahan Baku dan Prinsip Pembuatan Kerajinan Bahan Campuran
Bahan baku yang digunakan untuk pembuatannya cukup bervariasi. Umumnya, contoh kerajinan campuran akan menggunakan bahan alami seperti kayu, keramik, batu, kulit, dan logam. Selain itu, digunakan pula bahan-bahan buatan seperti plastik, fiberglass , dan gips.
Dalam proses pembuatannya, mengenal dan memahami bahan baku sangatlah penting dilakukan. Apalagi tiap bahan yang dipakai memiliki karakteristik yang berbeda dan akan memengaruhi hasil kerajinan itu sendiri.
Ambil saja contoh kerajinan bahan campuran yang berasal dari kayu. Kamu harus mengetahui apakah jenis kayu yang akan dipakai sudah tepat dan apakah kayu tersebut mudah keropos atau tidak.
Terkait dengan proses pembuatannya ini, kamu juga perlu mengetahui apa saja prinsip-prinsip dalam pembuatannya. Beberapa prinsip tersebut diantaranya:
- Kerajinan bahan campuran biasanya membutuhkan lebih dari dua jenis bahan, tetapi bisa saja jumlahnya bertambah bergantung pada produk yang akan dibuat.
- Kerajinan bahan campuran diketahui merupakan gabungan dari beberapa bahan. Namun, bahan yang digunakan tersebut lebih baik tidak memiliki reaksi kimia tertentu seperti berkarat.
- Kombinasi bahan yang digunakan bisa berupa bahan alam dan bahan alam, bahan buatan dan bahan buatan, maupun bahan alam dan bahan buatan.
- Bahan yang digabungkan tidak mengalami perubahan fisik pada salah satu bahannya. Misalnya, bahan mengalami lelehan saat akan direkatkan dengan bahan yang lain.
- Bahan-bahan yang digabungkan harus menyatu untuk menghasilkan kerajinan yang memiliki nilai harmonisasi dan keunikan.
Seperti itulah prinsip yang perlu diketahui dan diperhatikan dalam pembuatannya. Prinsip tersebut perlu untuk diterapkan supaya bisa menghasilkan kerajinan yang menarik dan memiliki nilai estetika yang juga bernilai jual.
Tags: kerajinan bahan