Pemilihan Bahan Bambu yang Masih Segar untuk Kerajinan DIY dan Sulaman
Kipas bambu
Selain tisu, kipas juga memiliki nilai jual yang tinggi dan laku untuk dijual di pasaran. Apalagi, jika kipas yang dihasilkan terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan. Pastinya, konsumen akan semakin tertarik untuk membelinya.
Umumnya, kipas bambu banyak digunakan oleh para penjual sate dalam mengipas sate yang dijualnya. Namun, kipas tersebut sudah berubah menjadi kipas angin yang lebih modern agar semakin praktis penggunaannya. Meskipun begitu, kipas yang terbuat dari anyaman ini masih banyak dicari oleh konsumen karena memberikan kesan unik dan tradisional, sesuai dengan kebutuhan.
Bagi Sedulur yang sudah berpengalaman, tentunya bukan perkara yang sulit lagi dalam membuat anyaman tradisional ini. Caranya adalah dengan membentuk anyaman menjadi kotak terlebih dahulu. Kemudian, berikan potongan buluh yang lebih kuat dan tebal pada bagian ujung satunya yang berfungsi sebagai pegangan kipas.
Pilih bambu dengan panjang ruas 50 cm sampai 60 cm
ilustrasi bambu yang tumbuh (unsplash.com/Bence Bella-Schottner)
Setiap jenis bambu memiliki ros atau ruas. Setiap jenisnya juga punya panjang yang berbeda-beda. Panjang pendeknya ros ini sebenarnya tidak terlalu memengaruhi kualitas. Hanya saja, kamu perlu sesuaikan dengan kebutuhan karena tiap bambu panjang ros bisa berbeda.
Editor’s picks
Kalau untuk kebutuhan kerajinan, pilihlah bambu yang punya panjang ros 50 cm sampai 60 cm. Hal ini akan memudahkan kamu dalam membuat kerajinan. Di samping itu, dengan memilih ros yang panjang, tingkat kelenturannya akan lebih bagus.
Pasalnya, ros yang terlalu pendek akan lebih susah dibentuk saat membuat kerajinan karena mudah patah. Selain itu, secara estetika juga akan terlihat lebih bagus ketika menggunakan bambu dengan ros panjang.
Pakai bambu yang berwarna hijau kekuningan
Ilustrasi kerajinan bambu (IDN Times/Andra Adyatama)
Ada banyak sekali jenis bambu yang perlu kamu ketahui. Mulai dari bambu ampel, bambu apus, bambu betung, bambu gendang sampai bambu Jepang. Setiap jenis ini memiliki karakteristik dan warna yang berbeda-beda. Mulai dari bentuk batang hingga corak pada batangnya.
Jika untuk kebutuhan kerajinan seperti tudung maupun caping, kamu bisa memilih bambu dengan warna hijau kekuningan. Tapi tentu saja kamu bisa berkreasi dengan warna dari bambu jenis lain, tergantung kebutuhannya. Tapi perlu diingat corak warna terkadang juga menentukan usia bambu dan kualitasnya.
15 Kerajinan dari Bambu yang Kreatif Beserta Cara Membuatnya
Bambu merupakan tumbuhan yang mudah ditemui dan tumbuh dengan subur di Indonesia. Tumbuhan ini memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai aneka benda keperluan rumah tangga. Tak hanya itu saja, ada pula berbagai kerajinan dari bambu yang menarik dan mudah untuk dibuat.
Satu diantaranya adalah anyaman bambu. Dengan adanya anyaman, tanaman ini bisa digunakan menjadi berbagai macam benda yang tentunya bermanfaat dalam kebutuhan sehari-hari dan bernilai jual yang tinggi. Berikut yang termasuk contoh kerajinan dari bahan bambu yang bisa dibuat dengan mudah, serta bisa dijadikan bisnis yang menguntungkan. Simak, yuk!
Pada zaman modern seperti sekarang ini, olahan tangan yang terbuat dari anyaman seperti kulit jagung dan bambu sangat populer dan diminati oleh konsumen. Hal ini didukung dengan kampanye go green yang menjadikan masyarakat sadar betapa kita harus lebih kreatif dalam mengolah limbah menjadi barang yang bermanfaat seperti pot dari botol bekas dan lain sebagainya.
Tak terkecuali anyaman yang terbuat dari tanaman yang mudah ditemui di Indonesia ini. Masyarakat bisa dengan mudah mengolah limbahnya menjadi suatu hal yang bermanfaat sekaligus menguntungkan jika bisa dijual seperti lampu hias, tas, dan topi.
Lonceng angin dari bambu
Hiasan yang digantung akan menambah kesan rumah lebih indah sekaligus estetik. Salah satu hiasan yang cocok digunakan adalah lonceng angin. Kerajinan dari bambu yang satu ini bisa menjadi rekomendasi yang menarik dan memberikan kesan sejuk pada hunian. Apalagi, ketika lonceng angin menimbulkan suara ketika ada hembusan angin ataupun bila digerakkan dengan menggunakan tangan. Adapun langkah pembuatan lonceng angin adalah sebagai berikut:
- Cari dan pilih lima potong buluh yang masih berbentuk bulat. Lalu, runcingkan bagian bawahnya sampai membentuk setengah lingkaran.
- Selanjutnya, kaitkan bagian atasnya pada satu media, contohnya adalah batok kelapa sebagai atasannya atau kepala dari lonceng angin tersebut.
- Berikan tali yang memanjang kebawah pada bagian bawahnya, serta gunakan pula bulatan kayu agar bisa membunyikan lonceng angin secara manual.
Tags: kerajinan bahan yang untuk masih