... Bahan Bambu Terbaik untuk Kerajinan DIY: Pilihan yang Masih Tersedia!

Pemilihan Bahan Bambu yang Masih Segar untuk Kerajinan DIY dan Sulaman

Topi

Topi yang terbuat dari buluh memiliki cerita sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Umumnya, petani sering menggunakan topi ini ketika sedang berada di sawah, atau biasa disebut dengan caping. Sekarang, topi bisa dikembangakan menjadi produk yang diminati oleh konsumen serta terlihat modis. Salah satunya adalah topi pantai.

Jenis topi yang satu ini banyak ditemukan di daerah objek wisata di sekitar pantai. Topi yang merupakan salah satu kerajinan dari bambu ini cocok dijadikan sebagai souvenir yang diminati oleh para wisatawan. Tak hanya sebagai souvenir saja, topi yang berbentuk bulat ini juga cocok untuk dijadikan properti foto. Bukan itu saja, konsumen yang menggunakannya juga terhindar dari panas yang menyengat ketika berada di bawah terik matahari karena bentuknya yang lebar dan memiliki bahan yang alami.

Pilih bambu dengan panjang ruas 50 cm sampai 60 cm

ilustrasi bambu yang tumbuh (unsplash.com/Bence Bella-Schottner)

Setiap jenis bambu memiliki ros atau ruas. Setiap jenisnya juga punya panjang yang berbeda-beda. Panjang pendeknya ros ini sebenarnya tidak terlalu memengaruhi kualitas. Hanya saja, kamu perlu sesuaikan dengan kebutuhan karena tiap bambu panjang ros bisa berbeda.

Editor’s picks

Kalau untuk kebutuhan kerajinan, pilihlah bambu yang punya panjang ros 50 cm sampai 60 cm. Hal ini akan memudahkan kamu dalam membuat kerajinan. Di samping itu, dengan memilih ros yang panjang, tingkat kelenturannya akan lebih bagus.

Pasalnya, ros yang terlalu pendek akan lebih susah dibentuk saat membuat kerajinan karena mudah patah. Selain itu, secara estetika juga akan terlihat lebih bagus ketika menggunakan bambu dengan ros panjang.

Kipas bambu

Selain tisu, kipas juga memiliki nilai jual yang tinggi dan laku untuk dijual di pasaran. Apalagi, jika kipas yang dihasilkan terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan. Pastinya, konsumen akan semakin tertarik untuk membelinya.

Umumnya, kipas bambu banyak digunakan oleh para penjual sate dalam mengipas sate yang dijualnya. Namun, kipas tersebut sudah berubah menjadi kipas angin yang lebih modern agar semakin praktis penggunaannya. Meskipun begitu, kipas yang terbuat dari anyaman ini masih banyak dicari oleh konsumen karena memberikan kesan unik dan tradisional, sesuai dengan kebutuhan.

Bagi Sedulur yang sudah berpengalaman, tentunya bukan perkara yang sulit lagi dalam membuat anyaman tradisional ini. Caranya adalah dengan membentuk anyaman menjadi kotak terlebih dahulu. Kemudian, berikan potongan buluh yang lebih kuat dan tebal pada bagian ujung satunya yang berfungsi sebagai pegangan kipas.


Tags: kerajinan bahan yang untuk masih

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia