Pemilihan Bahan Bambu yang Masih Segar untuk Kerajinan DIY dan Sulaman
5 Cara Memilih Bambu untuk Kerajinan, Perhatikan Kualitasnya!
Ilustrasi bambu (pexels.com/Ravi Kant)
Bambu menjadi pohon yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Pasalnya, bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari material bangunan sampai membuat kerajinan. Seperti yang kita ketahui bersama, banyak sekali kerajinan yang dibuat dari bambu. Misalnya, tudung saji, caping, bakul, dan masih banyak lagi.
Umumnya, dalam memilih bambu harus disesuaikan dengan kebutuhan. Pasalnya, bambu untuk kebutuhan bahan bangunan dan kerajinan tentu akan berbeda. Untuk itu, berikut ini beberapa cara memilih bambu untuk kerajinan.
Lonceng angin dari bambu
Hiasan yang digantung akan menambah kesan rumah lebih indah sekaligus estetik. Salah satu hiasan yang cocok digunakan adalah lonceng angin. Kerajinan dari bambu yang satu ini bisa menjadi rekomendasi yang menarik dan memberikan kesan sejuk pada hunian. Apalagi, ketika lonceng angin menimbulkan suara ketika ada hembusan angin ataupun bila digerakkan dengan menggunakan tangan. Adapun langkah pembuatan lonceng angin adalah sebagai berikut:
- Cari dan pilih lima potong buluh yang masih berbentuk bulat. Lalu, runcingkan bagian bawahnya sampai membentuk setengah lingkaran.
- Selanjutnya, kaitkan bagian atasnya pada satu media, contohnya adalah batok kelapa sebagai atasannya atau kepala dari lonceng angin tersebut.
- Berikan tali yang memanjang kebawah pada bagian bawahnya, serta gunakan pula bulatan kayu agar bisa membunyikan lonceng angin secara manual.
Kelebihan kerajinan dari bambu
1. Perawatan yang mudah
2. Pertumbuhan yang sangat cepat
Keuntungan menggunakan bambu jika dibandingkan dengan kayu adalah proses pertumbuhannya yang cukup cepat. Pada beberapa jenis bambu, bahkan laju tumbuhnya mencapai 5 cm per jam. Karena laju tumbuhnya cepat inilah membuat masa panennya juga cukup cepat, yaitu sekitar 3 hingga 5 tahun. Bandingkan dengan kayu yang memerlukan masa tumbuh pohonnya hingga 40 tahun untuk mendapatkan kayu yang kualitas baik.
3. Kuat dan kokoh
Menurut penelitian, bambu memiliki struktur yang kuat dan kokoh jika dibandingkan dengan beton dan juga memiliki fisik dan mekanik yang menarik. Bambu juga dikenal sebagai bahan bangunan yang elastis dan mampu menahan beban tarik, geser, tekan dan juga tekuk. Hal inilah yang menyebabkan bambu mudah untuk dipotong dan dibentuk apa saja.
Apa Itu Kerajinan Bambu?
Source : Pxfuel
Kerajinan dari bambu merupakan barang atau sesuatu yang memakai bambu sebagai bahan dasarnya. Bambu tumbuh subur di negara tropis termasuk di Indonesia. Tinggi pohon bambu bisa setinggi pohon kelapa dengan batang yang ramping dan menjulang ke atas.Tidak hanya batang bambu saja yang bermanfaat melainkan juga bagian akarnya.
Akar bambu muda dapat dimasak dan sering disebut dengan rebung. Sementara bambu yang sudah tua akan dijadikan kerajinan tangan maupun bahan untuk membuat rumah. Bambu bisa pula difungsikan sebagai alat musik seperti angklung, suling, dan calung.
Jenis bambu yang sering digunakan sebagai bahan dasar kerajinan antara lain bambu betung, bambu apus, bambu gombong dan lainnya. Laju pertumbuhan bambu bisa mencapai beberapa cm dalam waktu 24 jam saja.
Pilih bambu dengan panjang ruas 50 cm sampai 60 cm
ilustrasi bambu yang tumbuh (unsplash.com/Bence Bella-Schottner)
Setiap jenis bambu memiliki ros atau ruas. Setiap jenisnya juga punya panjang yang berbeda-beda. Panjang pendeknya ros ini sebenarnya tidak terlalu memengaruhi kualitas. Hanya saja, kamu perlu sesuaikan dengan kebutuhan karena tiap bambu panjang ros bisa berbeda.
Editor’s picks
Kalau untuk kebutuhan kerajinan, pilihlah bambu yang punya panjang ros 50 cm sampai 60 cm. Hal ini akan memudahkan kamu dalam membuat kerajinan. Di samping itu, dengan memilih ros yang panjang, tingkat kelenturannya akan lebih bagus.
Pasalnya, ros yang terlalu pendek akan lebih susah dibentuk saat membuat kerajinan karena mudah patah. Selain itu, secara estetika juga akan terlihat lebih bagus ketika menggunakan bambu dengan ros panjang.
Tags: kerajinan bahan yang untuk masih