Pemilihan Bahan Bambu yang Masih Segar untuk Kerajinan DIY dan Sulaman
Topi
Topi yang terbuat dari buluh memiliki cerita sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Umumnya, petani sering menggunakan topi ini ketika sedang berada di sawah, atau biasa disebut dengan caping. Sekarang, topi bisa dikembangakan menjadi produk yang diminati oleh konsumen serta terlihat modis. Salah satunya adalah topi pantai.
Jenis topi yang satu ini banyak ditemukan di daerah objek wisata di sekitar pantai. Topi yang merupakan salah satu kerajinan dari bambu ini cocok dijadikan sebagai souvenir yang diminati oleh para wisatawan. Tak hanya sebagai souvenir saja, topi yang berbentuk bulat ini juga cocok untuk dijadikan properti foto. Bukan itu saja, konsumen yang menggunakannya juga terhindar dari panas yang menyengat ketika berada di bawah terik matahari karena bentuknya yang lebar dan memiliki bahan yang alami.
5 Cara Memilih Bambu untuk Kerajinan, Perhatikan Kualitasnya!
Ilustrasi bambu (pexels.com/Ravi Kant)
Bambu menjadi pohon yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Pasalnya, bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari material bangunan sampai membuat kerajinan. Seperti yang kita ketahui bersama, banyak sekali kerajinan yang dibuat dari bambu. Misalnya, tudung saji, caping, bakul, dan masih banyak lagi.
Umumnya, dalam memilih bambu harus disesuaikan dengan kebutuhan. Pasalnya, bambu untuk kebutuhan bahan bangunan dan kerajinan tentu akan berbeda. Untuk itu, berikut ini beberapa cara memilih bambu untuk kerajinan.
Tags: kerajinan bahan yang untuk masih