Pemilihan Bahan Bambu yang Masih Segar untuk Kerajinan DIY dan Sulaman
10 Contoh Kerajinan Bambu: Alat, Bahan, dan Cara membuatnya
Saat ini terdapat banyak sekali ide kerajinan yang bisa Pins jadikan sebagai referensi untuk berkreasi, salah satunya adalah kerajinan bambu. Ada begitu banyak cara membuat kerajinan dari bambu yang bisa kamu gunakan sebagai ide. Pada dasarnya bambu merupakan bahan material yang amat mudah diutak-atik sebab sifatnya yang lentur dan kuat.
Bambu sendiri merupakan satu dari sekian banyak tanaman yang mudah dijumpai. Kamu bisa menambahkan tanaman ini untuk menghiasi pekarangan rumah. Manfaatkan aplikasi Pinhome untuk mencari Rumah Ekslusif seperti rumah bekas di Kota Bogor contohnya Paradise Serpong City 2 atau perumahan di Jagakarsa. Cek kerajinan bambu dan bagaimana cara pembuatannya dalam ulasan berikut!
Jenis-Jenis Kerajinan Bambu dan Contohnya
Kerajinan bambu sendiri ada berbagai macam jenis contohnya. Berikut ini adalah beragam jenis kerajinan yang dapat dibuat dari bambu.
Anyaman bambu merupakan anyaman yang sering dibuat masyarakat sebab bambu merupakan tumbuhan yang mudah diperoleh di sekitar rumah. Untuk mendapatkan bahan baku anyam, biasanya bambu yang sudah dibelah menurut ruas-ruasnya akan dikeringkan dan dibelah menjadi dua, kemudian bambu diraut menjadi potongan tipis-tipis sebanyak mungkin.
Untuk kebutuhan produksi yang banyak, biasanya menggunakan mesin irat bambu agar lebih cepat dan efektif. Produk yang dihasilkan dari anyaman biasanya adalah produk untuk kebutuhan sehari-hari seperti pengukus nasi, tempat nasi, kemasan hantaran (besek), kipas, tikar, keranjang dan lain-lain. Selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, terdapat pula anyaman yang digunakan sebagai bahan arsitektur atau yang dikenal dengan anyaman kasar, biasanya untuk membuat rumah, kandang, ataupun perangkap ikan.
Pilih bambu dengan panjang ruas 50 cm sampai 60 cm
ilustrasi bambu yang tumbuh (unsplash.com/Bence Bella-Schottner)
Setiap jenis bambu memiliki ros atau ruas. Setiap jenisnya juga punya panjang yang berbeda-beda. Panjang pendeknya ros ini sebenarnya tidak terlalu memengaruhi kualitas. Hanya saja, kamu perlu sesuaikan dengan kebutuhan karena tiap bambu panjang ros bisa berbeda.
Editor’s picks
Kalau untuk kebutuhan kerajinan, pilihlah bambu yang punya panjang ros 50 cm sampai 60 cm. Hal ini akan memudahkan kamu dalam membuat kerajinan. Di samping itu, dengan memilih ros yang panjang, tingkat kelenturannya akan lebih bagus.
Pasalnya, ros yang terlalu pendek akan lebih susah dibentuk saat membuat kerajinan karena mudah patah. Selain itu, secara estetika juga akan terlihat lebih bagus ketika menggunakan bambu dengan ros panjang.
Kipas bambu
Selain tisu, kipas juga memiliki nilai jual yang tinggi dan laku untuk dijual di pasaran. Apalagi, jika kipas yang dihasilkan terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan. Pastinya, konsumen akan semakin tertarik untuk membelinya.
Umumnya, kipas bambu banyak digunakan oleh para penjual sate dalam mengipas sate yang dijualnya. Namun, kipas tersebut sudah berubah menjadi kipas angin yang lebih modern agar semakin praktis penggunaannya. Meskipun begitu, kipas yang terbuat dari anyaman ini masih banyak dicari oleh konsumen karena memberikan kesan unik dan tradisional, sesuai dengan kebutuhan.
Bagi Sedulur yang sudah berpengalaman, tentunya bukan perkara yang sulit lagi dalam membuat anyaman tradisional ini. Caranya adalah dengan membentuk anyaman menjadi kotak terlebih dahulu. Kemudian, berikan potongan buluh yang lebih kuat dan tebal pada bagian ujung satunya yang berfungsi sebagai pegangan kipas.
Tags: kerajinan bahan yang untuk masih