"Bahan Kerajinan Keramik - Inspirasi Kreatif dari Tanah Liat"
6 Teknik-teknik dalam Pembuatan Kerajinan dari Bahan Keramik
Source : Crafts Glossary
Dalam membuat kerajinan dari keramik, ada sejumlah teknik tertentu yang dapat membantu untuk mempermudah prosesnya. Secara umum, teknik pembuatan kerajinan dari bahan keramik, tidak jauh berbeda dengan teknik pembuatan keramik, antara lain:
1. Teknik Coiling (Lilit Pilin)
Coiling alias teknik pilin adalah cara pembuatan kerajinan pertama sekaligus paling awal. Untuk melakukannya, Pins membutuhkan meja putar. Nantinya, kamu sebagai perajin, akan melakukan pilinan sedikit demi sedikit sambil memutar bentuk keramik sesuai keinginan.
Tak hanya untuk membentuk keramik, teknik coil berguna jika kamu hendak membuat ukuran kerajinan dari bahan keramik lebih tinggi dan lebih besar.
Nah, tips teknik pilin agar lebih rapi yang dapat kamu lakukan yaitu dengan menyatukan pilinan secara perlahan dengan menekannya dari atas ke bawah, setiap dua atau tiga tumpukan pilinan.
2. Teknik Pinching
Teknik-teknik dalam pembuatan kerajinan dari bahan keramik yang kedua yaitu pinching atau disebut juga tatap batu dan pijat jari. Langkah ini dilakukan dengan memijat tanah liat memakai tangan.
Untuk melakukannya, Pins disarankan mengambil dan memakai segumpal tanah liat lalu menekan-nekan menggunakan ibu jari. Ketika ditekan, empat jari lainnya berguna sebagai penahan dengan cara meletakkan di bagian luar tanah liat.
Dengan cara ini, bahan baku tetap rapi dan sesuai dengan bentuknya. Agar hasil akhirnya memiliki tingkat kedalaman yang proporsional, Pins sebaiknya melakukan teknik pijat tekan bersamaan dengan memutar tanah liat.
Apa itu Keramik?
Sebelum mengetahui proses pembuatannya, ada baiknya Anda mengenal salah satu jenis kerajinan tangan ini. Keramik adalah material bangunan yang berasal dari tanah liat dan melalui proses pembakaran dalam suhu tertentu. Selain tanah liat, keramik juga terbuat dari batu, tembikar, dan gerabah.
Salah satu hasil akhir kerajinan keramik yang sering digunakan adalah ubin. Ubin yang digunakan untuk melapisi dinding atau lantai terdiri dari enam jenis keramik, yakni keramik berlapis glasir, keramik tanpa lapisan glasir, keramik matte, cutting edge, licin, dan tekstur kasar. Ada juga hasil kerajinan keramik lainnya yang bisa menjadi barang dekorasi rumah Anda, seperti vas bunga, pot, peralatan makan, dan lain-lain.
Manfaat Kerajinan dari Pecahan Keramik
Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari membuat kerajinan dari pecahan keramik, di antaranya adalah:
1. Mengurangi sampah
Dengan memanfaatkan pecahan keramik yang sudah tidak terpakai, kita bisa mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dari barang pecah belah. Selain itu, kita juga bisa menghemat biaya pembelian bahan baku untuk membuat kerajinan.
2. Meningkatkan keterampilan
Membuat kerajinan dari pecahan keramik membutuhkan keterampilan dalam mengolah, memotong, menempel, dan merapikan pecahan keramik. Keterampilan ini bisa meningkatkan kemampuan motorik, koordinasi mata dan tangan, serta konsentrasi kita.
3. Menumbuhkan rasa seni
Membuat kerajinan dari pecahan keramik juga membutuhkan rasa seni yang tinggi. Kita harus bisa membuat desain motif yang sesuai dengan bentuk, warna, dan ukuran pecahan keramik.
Selain itu, kita juga harus bisa menyesuaikan kerajinan yang di buat dengan fungsi dan estetika ruangan yang akan di hiasi.
4. Menambah penghasilan
Kerajinan dari pecahan keramik bisa menjadi salah satu sumber penghasilan bagi kita. Kita bisa menjual kerajinan yang kita buat kepada orang lain, baik secara online maupun offline.
Kerajinan dari pecahan keramik memiliki nilai jual yang cukup tinggi, karena merupakan karya seni yang unik.
Tags: kerajinan bahan