... 5 Kombinasi Bahan Keramik yang Menakjubkan untuk Kerajinan Tangan DIY

"Inovasi - Kombinasi Material Keramik dengan Material Lain yang Berkarakter!"

Rancangan Dalam Kerajinan Berbasis Media Campuran

Dalam membuat kerajinan berbasis media campuran, tentu saja membutuhkan rancangan yang tepat supaya hasilnya sesuai dengan apa yang diinginkan. Nah, berikut ini adalah beberapa petunjuk sebelum melakukan perancangan produk dalam kerajinan berbasis media campuran, supaya hasilnya lebih unik dan artistik.

1. Stilasi

Dalam proses merancang kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan cara stilasi. Stilasi ini berupa menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada produk kerajinan berbasis media campuran. Cara ini dapat dilakukan dengan mengamati terlebih dahulu produk asalnya, kemudian baru mengurangi bentuk yang dirasa berlebihan dan dapat juga menambah bentuk lain supaya hasilnya lebih artistik.

Dalam upaya stilasi atau menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan prinsip-prinsip sebagai berikut.

Nah dalam membuat kerajinan berbasis media campuran ini, cara stilasi ini dapat dilakukan terutama supaya produknya lebih menarik perhatian orang. Hal itulah yang disebut dengan kreatif, sebab hasil akhirnya berupa penciptaan bentuk baru yang berbeda dari contoh aslinya. Contoh cara stilasi ini dapat dilihat pada hiasan kepala penari Bali, yang mana dapat disederhanakan menjadi hiasan ruangan sekaligus kap lampu. Hiasan kepala penari Bali ini melewati proses stilasi dengan menggunakan perpaduan dari bahan logam, kayu, dan besi sebagai penyangganya.

2. Deformasi

Selain stilasi, ada juga cara deformasi dalam upaya membuat produk kerajinan berbasis media campuran ini. Deformasi adalah dengan mengubah bentuk produk kerajinan berbasis media campuran hingga terciptalah produk yang benar-benar baru. Dalam hal ini, biasanya perubahannya terjadi secara permanen. Perubahan bentuk dalam kerajinan berbasis media campuran ini sejatinya haruslah diimbangi dengan pengetahuan akan objek atau produk asalnya, supaya perubahan yang dilakukan dapat mendapatkan hasil yang maksimal.

Mengenal Apa Itu Kerajinan Berbasis Media Campuran dan Contohnya

Kerajinan Berbasis Media Campuran – Ketika masih duduk di bangku sekolah, apakah Grameds pernah mendapatkan penugasan untuk membuat sebuah kerajinan tangan dengan menggunakan satu jenis bahan saja? Jika demikian, tanpa tidak Grameds sadari ternyata penugasan tersebut dapat membantu meningkatkan kreativitas dalam otak lho… Bahkan tak jarang pula ada orang yang berhasil mengembangkan penugasan kerajinan tangan tersebut menjadi usaha yang mampu memberikan pundi-pundi rupiah. Hebat bukan?!

Sayangnya, jika tidak sering-sering melakukan inovasi dalam kerajinan tangan berbasis satu jenis bahan ternyata dapat membuat bentuk produknya menjadi monoton dan terlihat kurang modern. Maka dari itu, muncullah ide inovasi baru untuk produksi kerajinan tangan yang menggunakan berbagai media campuran supaya hasilnya lebih menarik. Terbukti, kerajinan berbasis media campuran ini sangat digandrungi masyarakat dan bahkan mampu dijadikan lahan bisnis! Lalu sebenarnya, apa sih kerajinan berbasis media campuran itu? Apa saja prinsip yang ada dan harus dilakukan dalam pembuatan kerajinan berbasis media campuran ini? Bahan apa saja yang sekiranya dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kerajinan berbasis media campuran? Nah, supaya Grameds memahami akan hal tersebut, yuk simak ulasan berikut ini!

Table of Contents

Proses Pembuatan Keramik

Dalam proses pembuatan keramik ada 5 tahapan yang harus dilalui, yaitu sebagai berikut.

1. Pengolahan Bahan

Dalam tahapan ini para pengrajin akan mencampurkan bahan tanah liat dengan material yang lain termasuk air.

Didalam pengolahan bahan ini ada proses-proses tertentu yang harus dilakukan, antara lain:

2. Pembentukan

Dalam proses pembentukan ini ada 3 teknik yang kerap digunakan diantaranya adalah:

Teknik pijit tekan (pinching) merupakan teknik yang paling populer dikalangan para pengarajin keramik. Pada teknik ini pembentukan badan keramik dilakukan secara manual.

Cara menggunakan teknik yaitu, tanah liat cukup dipijit tekan dari bentuk bola menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan.

Teknik pilin (coiling) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual. Cara menggunakan teknik ini tanah liat digulung hingga terbentuk pilinan tanah.

Teknik lempengan (slabbing) adalah pembentukan badan keramik dengan cara membentuk lempengan rol. Lempengan kerap digunakan untuk membuat sebuah keramik yang berbentuk persegi/ silinder.

Teknik putar atau disebut juga teknik pilin merupakan proses pembentukan badan keramik menggunakan alat putar kaki (kickwheel).

Keramik yang dibuat menggunakan teknik putar biasanya menghasilkan bentuk yang simetris.

Pembuatan keramik menggunakan teknik ini mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi dibanding teknik lain.

Oleh karena itu diperlukan waktu yang tidak sebentar dalam melatih jari-jari agar terebntuk feeling dalam waktu membuat keramik.

Dalam teknik ini keramik tidak dibentuk secara langsung dengan tangan. Melainkan menggunakan bantuan cetakan yang dibuat dari gipsum.


Tags: kerajinan bahan yang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia