... 10 Bahan Mudah Ditemukan untuk Membuat Tas DIY: Panduan Lengkap untuk Pekerjaan Jahit

Cara Membuat Tas Cantik dengan Sentuhan DIY dan Kerajinan Tangan

Benang rajut

Ilustrasi benang rajut (pexels.com/rodnae-prod)

Benang adalah bahan utama yang digunakan untuk merangkai kerajinan. Terdapat berbagai bahan dan ukuran benang yang bisa kamu sesuaikan dengan proyek rajutanmu. Jika ingin membuat baju atau selimut, kamu perlu menggunakan benang berbahan katun atau wol. Sementara, untuk sepatu atau tas minimal kamu memakai benang poliester atau nilon yang lebih kaku dan kuat.

Perhatikan juga ukuran benang dengan ukuran hakpen. Benang yang kecil dan halus biasanya memakai hakpen lebih kecil, dan sebaliknya. Jika kamu salah memasangkan hakpen dan benang, maka pola rajutanmu bisa terlalu rapat atau terlalu longgar dan berlubang. Sehingga, hasil rajutanmu terlihat tidak rapi.

1. Material dari Kulit Tahan Lama

Tas dari bahan kulit bisa terlihat sangat modis dan fashionable . Bisa dikatakan jika kulit menjadi salah satu bahan terbaik untuk membuat tas. Hal ini karena tas dari bahan kulit tahan lama dan terlihat elegan. Ada berbagai pilihan warna dan tekstur dari bahan kulit yang umum digunakan sebagai tas fashion berkualitas tinggi.

Tas kulit seringkali dibuat dengan dekorasi minimal karena bahannya sudah cantik dan unik. Jadi, tidak perlu dekorasi atau tambahan pernak-pernik yang berlebihan. Meskipun jika sebuah tas dibuat dari material non-kulit, tetapi bahan kulit juga sering dipakai sebagai tali tas atau strap untuk meningkatkan tampilan tas secara keseluruhan.

Kondisi ini membuat kulit menjadi bahan untuk tas yang banyak dicari agar bisa menambah kesan elegan dari sebuah tas untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kamu bisa menggunakan tas kulit untuk acara formal atau semi-formal.

Penanda tusukan

Ilustrasi penanda tusukan (shopee.co.id)

Penanda tusukan atau stitch marker berguna untuk menandai sampai mana hasil rajutanmu. Ini menghindari benang terburai saat rajutanmu belum selesai. Penanda tusukan berfungsi juga untuk menandai pola pertama yang kamu gunakan saat menganyam benang. Sehingga kamu tidak lupa pola rajut dalam baris, dan menghindari kamu mengulang pola dari awal.

Penanda tusukan tersedia dalam berbagai bentuk dan bahan. Umumnya berbahan plastik dan aluminium. Penanda tusukan berbentuk seperti jarum peniti yang tumpul di ujung jarumnya.

Siapkan alat dan bahan

Sebelum mulai untuk berkreasi untuk membuat tas dengan bekas bungkus kopi, tentu kita perlu untuk menyiapkan terlebih dahulu baik alat maupun bahan yang sekiranya dibutuhkan seperti berikut ini:

Alat:

Bahan:

  1. Air bersih: Digunakan untuk mencuci bekas bungkus kopi dari berbagai kotoran maupun sisa bubuk kopi yang masih tertinggal dan memungkinkan akan terasa lengket saat digunakan untuk membuat tas.
  2. Sabun: Untuk penggunaan sabun, bisa menggunakan sabun cuci piring guna memastikan bungkus kopi bersih dan tidak meninggalkan bau.
  3. Benang jahit: Benang jahit yang dipilih dalam proses pembuatan tas bungkus kopi bisa menggunakan jenis benang poliester maupun nilon dengan warna senda untuk mengikat antar bagian.
  4. Lem: Selain menggunakan benang, untuk merekatkan antar bagian bungkus kopi, bisa juga dengan menggunakan lem.
  5. Kain furing: Kain ini digunakan untuk melapisi bagian dalam tas, selain agar tampilan lebih menarik, sekaligus meminimalisir resiko barang jatuh dari celah anyaman yang kurang kuat.
  6. Resleting: Seperti fungsinya pada tas biasa, resleting dalam hal ini juga digunakan sebagai pengunci tas agar barang yang disimpan di dalam tas lebih aman.

Tags: bahan membuat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia