Seni Merajut Bahasa Inggris - Membentangkan Benang Merah dalam Karya DIY
2. Manfaat kognitif
Tahukah parents bahwa mempelajari Bahasa Inggris atau bahasa kedua lainnya sejak usia dini tidak hanya memberikan anak kalian tambahan kosa kata dan struktur kalimat yang berbeda? Sebenarnya, hal itu seperti memberikan otak mereka latihan intensif yang melebihi sekadar latihan di gym bahasa. Benar sekali! Kami berbicara tentang manfaat kognitif!
Kemampuan kognitif merujuk pada keterampilan berbasis otak yang diperlukan untuk melakukan tugas apa pun mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks. Ini termasuk aspek-aspek seperti memori, perhatian, dan pemecahan masalah. Bayangkan jika anak-anak memiliki dorongan super dalam keterampilan-keterampilan ini. Terdengar luar biasa, bukan?
Sebagai contoh, sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cognition menemukan bahwa anak-anak yang fasih dalam beberapa bahasa lebih baik dalam tugas pemecahan masalah kompleks daripada anak-anak yang hanya fasih dalam satu bahasa. Para peneliti, seperti Dr. Julia Morales dari Universitas Granada dan rekannya, mengusulkan bahwa mengelola dua bahasa membantu anak-anak mengembangkan fleksibilitas mental yang lebih baik dan kontrol kognitif yang lebih tinggi.
Sama halnya, sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ellen Bialystok di Universitas York di Kanada menemukan bahwa berbicara dua bahasa meningkatkan perhatian dan memori kerja – keduanya adalah keterampilan penting untuk belajar.
Manfaat kognitif ini tidak hanya berlaku selama masa sekolah, tetapi juga dapat menjadi pertahanan melawan penurunan kognitif pada usia tua, sesuai dengan penelitian dari Universitas Edinburgh.
Jadi, dengan memperkenalkan Bahasa Inggris kepada buah hati sejak usia dini, tidak hanya memberikan mereka bahasa, sama artinya parents memberikan paket peningkatan kognitif yang dapat memberi manfaat sepanjang hidup mereka. Ini seperti berinvestasi dalam kesehatan kognitif masa depan mereka! Bukankah itu sesuatu yang layak untuk dipertimbangkan?
Tarik benang berbeda dengan tanam benang
Sesuai namanya, tarik benang berarti ada benang yang dimasukkan ke wajah, lalu ditarik supaya bentuk / kontur wajah sesuai dengan target yang pasien inginkan. Kalau tanam benang, benang ditanam di bawah kulit wajah (tidak ditarik-tarik) dengan tujuan menstimulasi pembentukan kolagen. Umumnya, benang untuk tarik benang memiliki permukaan yang banyak kaitnya (cog), sementara benang untuk tanam benang memiliki permukaan yang rata dan lurus aja (mono).
Istilah tarik benang dan tanam benang ini mungkin hanya ada di Indonesia ya. Karena kalau gue cari padanan bahasa Inggris dari tanam benang, itu tetap saja baliknya ke thread lift (tarik benang). But, let me know if you have any information on this!
7. Meningkatkan pembelajaran dalam bidang lain
Proses pembelajaran Bahasa Inggris sejak usia dini tidak hanya memberikan anak-anak keterampilan dalam bahasa baru, ini juga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang akademis lain seperti membaca, menulis, dan matematika.
Dr. Ellen Bialystok, seorang peneliti terkemuka dalam bidang neurosains kognitif, lebih lanjut mendukung ide ini, mengungkapkan bahwa dwibahasa dapat menghasilkan konsentrasi dan adaptabilitas yang lebih baik pada anak-anak. Keterampilan ini meluas di luar pembelajaran bahasa, memengaruhi kinerja akademis mereka secara keseluruhan.
Dengan memperkenalkan Bahasa Inggris sejak dini, kita tidak hanya memperkaya kemampuan linguistik anak-anak, tetapi juga memberi mereka alat berharga yang dapat meningkatkan pembelajaran mereka dalam berbagai mata pelajaran lainnya. Efek berantai dari pemerolehan bahasa dini ini sangat luas, membentuk dasar yang kuat untuk kesuksesan pendidikan dan pembelajaran sepanjang hidup.
Pertimbangkan untuk mengkombinasi tarik benang dengan filler
Yes, ini bisa kamu tanyakan lebih lanjut ya saat konsultasi dengan dokter kulit atau aesthetician, sebelum tarik benang. Sesuai namanya, filler alias pengisi, berfungsi untuk mengisi / menambahkan volume / memanjangkan dimensi pada suatu titik wajah. Gue pribadi menggunakan kombinasi tarik benang dan filler di area dagu agar lebih lancip (V-shape) dan di area ujung hidung agar lebih mancung (pointy). Filler yang gue gunakan terbuat dari asam hyaluronat. Kapan-kapan gue akan bahas lebih detail ya tentang filler!
Namanya juga habis di-adjust nih wajah, diatur-atur sedikit dimensinya ya kan biar lebih ciamik! Tentunya, wajah butuh waktu untuk membiasakan dimensi barunya ini (dimensi PxLxT lho yaa, bukan dimensi lain hiiyyy). 😉
Tags: benang