Seni Merajut Bahasa Inggris - Membentangkan Benang Merah dalam Karya DIY
Artikel Lainnya
| | Perbedaan Adjective vs Adverb |
| | Perbedaan ‘Use To’ vs ‘Used To’ vs ‘Get Used To’ |
| | Perbedaan: Wake Up vs Get Up |
| | Perbedaan Erase, Remove, dan Delete |
| | Perbedaan Passive Voice dan Active Voice |
| | Penggunaan “Advisor” dan “Adviser” |
| | Perbedaan Ungkapan “my pleasure”, “you’re welcome”, “my honor”, “the pleasure is mine” |
| | Perbedaan Each dan Every dalam Bahasa Inggris |
| | Perbedaan Gerund After Prepositions vs Gerund as Subject vs Gerund as Object |
| | Perbedaan Attain vs Obtain |
| | Kata-kata Meminta Sumbangan di Group WA Bahasa Inggris |
| | Balasan Ucapan Valentine dalam Bahasa Inggris |
| | Ucapan Valentine Bahasa Inggris untuk Pacar |
| | Daftar Preposisi Bahasa Inggris (List of Prepositions) |
| | Contoh Doa Sebelum Tiup Lilin dalam Bahasa Inggris |
Post–treatment routine MEMPENGARUHI ketahanan hasil tarik benang
Rutinitas kita selama sebulan pertama itu berpengaruh banget dalam menentukan ketahanan hasil tarik benang. Tentunya, kita mau supaya benang bisa hold our face shape layaknya kita inginkan. Seperti yang sudah gue singgung sedikit di poin ketujuh, selama 2 minggu s.d. 1 bulan pasca tarik benang, itu TIDAK BOLEH:
- Terlalu ekspresif wajahnya, makan yang terlalu mengunyah, membuka mulut lebar-lebar
- Tidur miring tanpa ditopang oleh bantal yang empuk
- Olahraga berat, sauna, spa
- Berjemur sinar matahari atau wajah terpapar panas berlebihan
- Facial, totok aura / pencet-pencet wajah, botox, PRP, menggunakan face roller
Intinya, jangan memberi pressure (tekanan) pada wajah dan melakukan kegiatan yang membuat aliran darah (blood flow) ke wajah itu meningkat. Di 1 bulan tersebut, adanya pressure berlebihan pada wajah dikhawatirkan dapat menggeser atau mematahkan benang, sementara peningkatan blood flow ke wajah dapat menyebabkan wajah membengkak.
Apa Itu Idiomatic Expression?
Idiomatic Expression dalam bahasa inggris dimaknai sebagai sebuah kiasan, perumpamaan, pengandaian, yang bisa diwujudkan dalam kata, kalimat atau frase, yang termasuk dalam tatanan kata benda, yang memiliki arti yang berbeda, dari arti awalnya.
Dan kalaupun kata-katanya dipecah dan dipisah, maka artinya akan berubah lagi. Misalnya jika dalam bahasa Indonesia kita kerap mendengar apa yang disebut sebagai bagai menegakkan benang basah. Jika dilihat dari artinya, maka tidak akan bisa jika diartikan secara makna literal.
Dan jika diartikan dengan memecah kata-katanya, maka sama juga, artinya tak bisa diketahui. Makna dari ekspresi tersebut adalah bagai melakukan hal yang sia-sia, karena tidak mungkin bisa menegakkan benang basah. Nah, inilah juga yang terjadi dalam bahasan Idiomatic Expression populer.
Satu ekspresi tersebut harus diartikan dan dimaknai secara khusus, dan tak bisa dimaknai berdasarkan makna asli dari tiap kata pembentuknya. Dalam membahas Idiomatic Expression bahasa inggris, ada banyak tema yang biasanya digunakan. Mulai dari tema social, lalu ada tema Negara, lalu ada juga yang membahas mengenai nominal, dan lain-lain.
Misalnya saja kita kerap mendengar mengenai kalimat yang berbunyi Spill the tea. Jika diartikan secara literalnya, maka tidak mungkin dimaknai dengan mengeluarkan teh. Namun jika dimaknai dengan pemaknaan yang utuh, maka harusnya arti dari Idiomatic Expression bahasa inggris spill the tea adalah membocorkan cerita atau memberikan informasi yang sebenarnya bersifat rahasia.
Arti Kata “Remorse”
Kata terakhir yang juga punya kemiripan makna adalah “remorse”. Kata ini merupakan kata benda (noun) yang bermakna:
- Deep and painful regret of wrongdoing
- A feeling of sadness and being sorry for something you have done
- “He felt no remorse for the murders he had committed.”, dalam contoh kalimat pertama, kata “remorse” mengacu pada perasaan seorang pembunuh usai melakukan aksinya.
- “After the argument, she was filled with remorse.”, sementara dalam contoh kalimat kedua, kata “remorse” adalah perasaan (kata benda) yang dirasakan oleh subjeknya.
Itulah perbedaan antara kata-kata guilt, guilty, shame, blame, fault, dan remorse. Keenam dari kata tersebut memiliki perbedaan masing-masing. Ditambah lagi jika ditempatkan dalam sebuah kalimat, maka akan berpengaruh terhadap seluruh makna kalimat yang ada.
6. Keterampilan komunikasi
Tak dapat dipungkiri, komunikasi ada di inti dari hubungan manusiawi. Di dunia yang semakin global seperti saat ini, pentingnya memahami dan dipahami lebih besar dari sebelumnya. Dan disinilah peran penting Bahasa Inggris bermain. Sebagai bahasa yang merentang benua dan budaya, Bahasa Inggris membuka pintu-pintu interaksi sosial, profesional, dan pribadi yang mungkin sebaliknya akan tertutup.
Bahasa Inggris bukan sekadar bahasa, ini adalah penghubung, fasilitator, dan paspor global. Dari percakapan tatap muka hingga interaksi digital, dari kolaborasi profesional hingga upaya akademis, Bahasa Inggris berfungsi sebagai benang penghubung yang menyatukan dunia kita yang beragam. Ini berdiri sebagai sekutu teguh, siap menemani perjalanan kalian, memberdayakan komunikasi, memperkaya pengalaman, dan membuka peluang-peluang luar biasa!
Tags:
benang