Seni Merajut Bahasa Inggris - Membentangkan Benang Merah dalam Karya DIY
- Jasmine Flowers are Mother’s favorite flowers.
(Bunga Melati adalah bunga kesukaan Ibu).
- Grandma planted some cherry blossom trees around the yard.
(Nenek menanam beberapa pohon bunga sakura di sekitar halaman).
- Since last month, my father’s fish pond has been filled with a pink lotus flower.
- We bought some rose bouquets for our teachers on World Teacher’s Day.
(Kami membeli beberapa karangan bunga mawar untuk guru kami pada Hari Guru Sedunia.)
- For home decoration, we finally bought purple orchids.
(Untuk dekorasi rumah, akhirnya kami membeli bunga anggrek berwarna ungu).
Nah, itu dia bagian-bagian bunga dan nama-nama bunga bahasa Inggris. Semoga materi ini dapat bermanfaat dan membantu!
6. Keterampilan komunikasi
Tak dapat dipungkiri, komunikasi ada di inti dari hubungan manusiawi. Di dunia yang semakin global seperti saat ini, pentingnya memahami dan dipahami lebih besar dari sebelumnya. Dan disinilah peran penting Bahasa Inggris bermain. Sebagai bahasa yang merentang benua dan budaya, Bahasa Inggris membuka pintu-pintu interaksi sosial, profesional, dan pribadi yang mungkin sebaliknya akan tertutup.
Bahasa Inggris bukan sekadar bahasa, ini adalah penghubung, fasilitator, dan paspor global. Dari percakapan tatap muka hingga interaksi digital, dari kolaborasi profesional hingga upaya akademis, Bahasa Inggris berfungsi sebagai benang penghubung yang menyatukan dunia kita yang beragam. Ini berdiri sebagai sekutu teguh, siap menemani perjalanan kalian, memberdayakan komunikasi, memperkaya pengalaman, dan membuka peluang-peluang luar biasa!
Hasil akhir BERVARIASI pada setiap orang
Selalu nih, disclaimer di setiap treatment adalah final result may varies. Alasannya, balik lagi ke kondisi tubuh setiap orang itu berbeda-beda. Usia, komposisi lemak dan otot wajah, kegiatan rutin yang orang tersebut jalani pasca treatment, skill dokter yang memberikan treatment, merk benang yang digunakan, dan lain-lain, semuanya itu berkontribusi dalam memberikan hasil akhir treatment yang bervariasi pada setiap orang.
Ngerti sih hasil akhir bervariasi pada tiap orang, tapi hasil akhir itu sesuatu yang bisa kita kontrol, lho! Caranya adalah dengan memahami dan melaksanakan hal-hal yang sudah gue sebutkan di atas! 🙂 Cari dokter yang skillful di klinik terpercaya, pastikan produknya berizin Kemenkes, lakukan post-treatment care dengan baik, dsb. Hal-hal tersebut mendukung kamu supaya mendapatkan final result that you want!
Oke teman-teman, itu tadi 9 hal yang WAJIB kamu ketahui sebelum tarik benang. Semoga artikel ini membantu kamu yang lagi cari informasi terkait treatment tersebut, ya! Untuk yang sudah pernah tarik benang, ada yang gue kelewat ga nih dari 9 poin tadi? Boleh dibagi di comment yaa ilmunya!
Mia
Mia is the founder of Miareveals, a platform for you to explore about beauty, health, and lifestyle. Mia holds a Master of Science in Biomedical Engineering from University of Pittsburgh, USA, and pharmacist license (Apoteker) from Bandung Institute of Technology (ITB), Indonesia.
2. Manfaat kognitif
Tahukah parents bahwa mempelajari Bahasa Inggris atau bahasa kedua lainnya sejak usia dini tidak hanya memberikan anak kalian tambahan kosa kata dan struktur kalimat yang berbeda? Sebenarnya, hal itu seperti memberikan otak mereka latihan intensif yang melebihi sekadar latihan di gym bahasa. Benar sekali! Kami berbicara tentang manfaat kognitif!
Kemampuan kognitif merujuk pada keterampilan berbasis otak yang diperlukan untuk melakukan tugas apa pun mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks. Ini termasuk aspek-aspek seperti memori, perhatian, dan pemecahan masalah. Bayangkan jika anak-anak memiliki dorongan super dalam keterampilan-keterampilan ini. Terdengar luar biasa, bukan?
Sebagai contoh, sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cognition menemukan bahwa anak-anak yang fasih dalam beberapa bahasa lebih baik dalam tugas pemecahan masalah kompleks daripada anak-anak yang hanya fasih dalam satu bahasa. Para peneliti, seperti Dr. Julia Morales dari Universitas Granada dan rekannya, mengusulkan bahwa mengelola dua bahasa membantu anak-anak mengembangkan fleksibilitas mental yang lebih baik dan kontrol kognitif yang lebih tinggi.
Sama halnya, sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ellen Bialystok di Universitas York di Kanada menemukan bahwa berbicara dua bahasa meningkatkan perhatian dan memori kerja – keduanya adalah keterampilan penting untuk belajar.
Manfaat kognitif ini tidak hanya berlaku selama masa sekolah, tetapi juga dapat menjadi pertahanan melawan penurunan kognitif pada usia tua, sesuai dengan penelitian dari Universitas Edinburgh.
Jadi, dengan memperkenalkan Bahasa Inggris kepada buah hati sejak usia dini, tidak hanya memberikan mereka bahasa, sama artinya parents memberikan paket peningkatan kognitif yang dapat memberi manfaat sepanjang hidup mereka. Ini seperti berinvestasi dalam kesehatan kognitif masa depan mereka! Bukankah itu sesuatu yang layak untuk dipertimbangkan?
Tags: benang