... 5 Tips Penting untuk Memilih dan Menemukan "Benang Merah" dalam Karya Sulam dan DIY

Seni Merajut Bahasa Inggris - Membentangkan Benang Merah dalam Karya DIY

8 Manfaat belajar Bahasa Inggris sejak usia dini

Pernahkah terbersit di pikiran parents tentang betapa menguntungkannya belajar Bahasa Inggris sejak usia dini? Bagi para orang tua, mungkin tengah merenung, “Apakah sebaiknya buah hati saya mulai mempelajari Bahasa Inggris sekarang atau nanti?”

Dalam tulisan blog kali ini, kita akan mengupas tuntas rahasia pembelajaran bahasa sejak usia muda dan mengungkap beragam manfaat yang menyertainya saat mempelajari Bahasa Inggris sejak dini. Dengan landasan studi ilmiah dan pandangan para ahli, tujuan kita adalah membantu parents memahami keajaiban tersembunyi dari memulai perjalanan belajar Bahasa Inggris sejak masa kecil.

Namun sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita buang dulu keraguan itu. Jika parents maupun buah hati tidak memulai langkah awal, itu bukanlah bencana! Namun, mengetahui manfaat dari pembelajaran dini mungkin saja menghidupkan kembali minat atau mendorong parents untuk mengenalkan Bahasa Inggris kepada si kecil dan melihat kemajuannya lebih cepat daripada yang kalian duga.

Maka, siapkan diri parents dan mari kita menjelajahi manfaat belajar Bahasa Inggris sejak usia dini dengan penuh semangat!

2. Manfaat kognitif

Tahukah parents bahwa mempelajari Bahasa Inggris atau bahasa kedua lainnya sejak usia dini tidak hanya memberikan anak kalian tambahan kosa kata dan struktur kalimat yang berbeda? Sebenarnya, hal itu seperti memberikan otak mereka latihan intensif yang melebihi sekadar latihan di gym bahasa. Benar sekali! Kami berbicara tentang manfaat kognitif!

Kemampuan kognitif merujuk pada keterampilan berbasis otak yang diperlukan untuk melakukan tugas apa pun mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks. Ini termasuk aspek-aspek seperti memori, perhatian, dan pemecahan masalah. Bayangkan jika anak-anak memiliki dorongan super dalam keterampilan-keterampilan ini. Terdengar luar biasa, bukan?

Sebagai contoh, sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cognition menemukan bahwa anak-anak yang fasih dalam beberapa bahasa lebih baik dalam tugas pemecahan masalah kompleks daripada anak-anak yang hanya fasih dalam satu bahasa. Para peneliti, seperti Dr. Julia Morales dari Universitas Granada dan rekannya, mengusulkan bahwa mengelola dua bahasa membantu anak-anak mengembangkan fleksibilitas mental yang lebih baik dan kontrol kognitif yang lebih tinggi.

Sama halnya, sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ellen Bialystok di Universitas York di Kanada menemukan bahwa berbicara dua bahasa meningkatkan perhatian dan memori kerja – keduanya adalah keterampilan penting untuk belajar.

Manfaat kognitif ini tidak hanya berlaku selama masa sekolah, tetapi juga dapat menjadi pertahanan melawan penurunan kognitif pada usia tua, sesuai dengan penelitian dari Universitas Edinburgh.

Jadi, dengan memperkenalkan Bahasa Inggris kepada buah hati sejak usia dini, tidak hanya memberikan mereka bahasa, sama artinya parents memberikan paket peningkatan kognitif yang dapat memberi manfaat sepanjang hidup mereka. Ini seperti berinvestasi dalam kesehatan kognitif masa depan mereka! Bukankah itu sesuatu yang layak untuk dipertimbangkan?

Apa Itu Idiomatic Expression?

Idiomatic Expression dalam bahasa inggris dimaknai sebagai sebuah kiasan, perumpamaan, pengandaian, yang bisa diwujudkan dalam kata, kalimat atau frase, yang termasuk dalam tatanan kata benda, yang memiliki arti yang berbeda, dari arti awalnya.

Dan kalaupun kata-katanya dipecah dan dipisah, maka artinya akan berubah lagi. Misalnya jika dalam bahasa Indonesia kita kerap mendengar apa yang disebut sebagai bagai menegakkan benang basah. Jika dilihat dari artinya, maka tidak akan bisa jika diartikan secara makna literal.

Dan jika diartikan dengan memecah kata-katanya, maka sama juga, artinya tak bisa diketahui. Makna dari ekspresi tersebut adalah bagai melakukan hal yang sia-sia, karena tidak mungkin bisa menegakkan benang basah. Nah, inilah juga yang terjadi dalam bahasan Idiomatic Expression populer.

Satu ekspresi tersebut harus diartikan dan dimaknai secara khusus, dan tak bisa dimaknai berdasarkan makna asli dari tiap kata pembentuknya. Dalam membahas Idiomatic Expression bahasa inggris, ada banyak tema yang biasanya digunakan. Mulai dari tema social, lalu ada tema Negara, lalu ada juga yang membahas mengenai nominal, dan lain-lain.

Misalnya saja kita kerap mendengar mengenai kalimat yang berbunyi Spill the tea. Jika diartikan secara literalnya, maka tidak mungkin dimaknai dengan mengeluarkan teh. Namun jika dimaknai dengan pemaknaan yang utuh, maka harusnya arti dari Idiomatic Expression bahasa inggris spill the tea adalah membocorkan cerita atau memberikan informasi yang sebenarnya bersifat rahasia.

7. Meningkatkan pembelajaran dalam bidang lain

Proses pembelajaran Bahasa Inggris sejak usia dini tidak hanya memberikan anak-anak keterampilan dalam bahasa baru, ini juga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang akademis lain seperti membaca, menulis, dan matematika.

Dr. Ellen Bialystok, seorang peneliti terkemuka dalam bidang neurosains kognitif, lebih lanjut mendukung ide ini, mengungkapkan bahwa dwibahasa dapat menghasilkan konsentrasi dan adaptabilitas yang lebih baik pada anak-anak. Keterampilan ini meluas di luar pembelajaran bahasa, memengaruhi kinerja akademis mereka secara keseluruhan.

Dengan memperkenalkan Bahasa Inggris sejak dini, kita tidak hanya memperkaya kemampuan linguistik anak-anak, tetapi juga memberi mereka alat berharga yang dapat meningkatkan pembelajaran mereka dalam berbagai mata pelajaran lainnya. Efek berantai dari pemerolehan bahasa dini ini sangat luas, membentuk dasar yang kuat untuk kesuksesan pendidikan dan pembelajaran sepanjang hidup.


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia