... 5 Tips Penting untuk Memilih dan Menemukan "Benang Merah" dalam Karya Sulam dan DIY

Seni Merajut Bahasa Inggris - Membentangkan Benang Merah dalam Karya DIY

Kapan Idiomatic Expression Digunakan?

Banyak yang menanyakan mengenai kapan sebenarnya idiom atau ekspresi dalam bahasa Inggris ini digunakan? Apakah ada waktu tertentunya? Ataukah ada keadaan khususnya? Jawabannya adalah tidak ada.

Penggunaan Idiomatic Expression sebenarnya bisa digunakan kapan saja, dan dimana saja. Penggunaan Idiomatic Expression sebenarnya tidak memiliki persyaratan atau ketentuan waktu-waktu tertentu.

Namun intinya adalah bahwa penggunaan Idiomatic Expression ini harus didasarkan pada ketepatan penggunaannya yang sesuai dengan situasi terkait. Sebelum kamu menggunakan Idiomatic Expression bahasa inggris, kamu harus memahami tentang kesesuaian makna yang ada, sehingga kamu tidak salah kamar, dalam menggunakan idiom.

Jangan sampai penggunaan idiom yang kamu lakukan, malah tidak pas, dan akhirnya membuat komunikasi yang kamu lakukan berakhir tidak nyambung.

Arti Kata “Fault”

Layaknya 2 kata sebelumnya, kata “fault” juga bisa menjadi verb (kata kerja) dan noun (kata benda). Berikut maknanya:

  • An unattractive or unsatisfactory feature, especially in a piece of work or ina person’s character (noun)
  • Responsibility for an accident or misfortune (noun)
  • Criticize for inadequacy or mistakes (verb)

Jadi, dalam bahasa Indonesia kata “fault” bisa diterjemahkan sebagai “kesalahan” atau “bersalah”. Jika digunakan dalam kalimat menjadi:

  • “Her colleagues and superious could not fault her dedication to the job.”, dalam contoh kalimat ini, kata “fault” bermakna kata kerja (verb) yaitu menyalahkan dedikasi subjek pada pekerjaan.
  • “An ordinary man thrust into peril through no fault of his own.” , dan pada kalimat ini, kata “fault” berarti kesalahan (kata kerja) yang tidak dilakukannya.

Arti Kata “Remorse”

Kata terakhir yang juga punya kemiripan makna adalah “remorse”. Kata ini merupakan kata benda (noun) yang bermakna:

  • Deep and painful regret of wrongdoing
  • A feeling of sadness and being sorry for something you have done
  • “He felt no remorse for the murders he had committed.”, dalam contoh kalimat pertama, kata “remorse” mengacu pada perasaan seorang pembunuh usai melakukan aksinya.
  • “After the argument, she was filled with remorse.”, sementara dalam contoh kalimat kedua, kata “remorse” adalah perasaan (kata benda) yang dirasakan oleh subjeknya.

Itulah perbedaan antara kata-kata guilt, guilty, shame, blame, fault, dan remorse. Keenam dari kata tersebut memiliki perbedaan masing-masing. Ditambah lagi jika ditempatkan dalam sebuah kalimat, maka akan berpengaruh terhadap seluruh makna kalimat yang ada.


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia