... 5 Tips Penting untuk Memilih dan Menemukan "Benang Merah" dalam Karya Sulam dan DIY

Seni Merajut Bahasa Inggris - Membentangkan Benang Merah dalam Karya DIY

Posttreatment routine MEMPENGARUHI ketahanan hasil tarik benang

Rutinitas kita selama sebulan pertama itu berpengaruh banget dalam menentukan ketahanan hasil tarik benang. Tentunya, kita mau supaya benang bisa hold our face shape layaknya kita inginkan. Seperti yang sudah gue singgung sedikit di poin ketujuh, selama 2 minggu s.d. 1 bulan pasca tarik benang, itu TIDAK BOLEH:

  • Terlalu ekspresif wajahnya, makan yang terlalu mengunyah, membuka mulut lebar-lebar
  • Tidur miring tanpa ditopang oleh bantal yang empuk
  • Olahraga berat, sauna, spa
  • Berjemur sinar matahari atau wajah terpapar panas berlebihan
  • Facial, totok aura / pencet-pencet wajah, botox, PRP, menggunakan face roller

Intinya, jangan memberi pressure (tekanan) pada wajah dan melakukan kegiatan yang membuat aliran darah (blood flow) ke wajah itu meningkat. Di 1 bulan tersebut, adanya pressure berlebihan pada wajah dikhawatirkan dapat menggeser atau mematahkan benang, sementara peningkatan blood flow ke wajah dapat menyebabkan wajah membengkak.

Tarik benang berbeda dengan tanam benang

Sesuai namanya, tarik benang berarti ada benang yang dimasukkan ke wajah, lalu ditarik supaya bentuk / kontur wajah sesuai dengan target yang pasien inginkan. Kalau tanam benang, benang ditanam di bawah kulit wajah (tidak ditarik-tarik) dengan tujuan menstimulasi pembentukan kolagen. Umumnya, benang untuk tarik benang memiliki permukaan yang banyak kaitnya (cog), sementara benang untuk tanam benang memiliki permukaan yang rata dan lurus aja (mono).

Istilah tarik benang dan tanam benang ini mungkin hanya ada di Indonesia ya. Karena kalau gue cari padanan bahasa Inggris dari tanam benang, itu tetap saja baliknya ke thread lift (tarik benang). But, let me know if you have any information on this!

4. Keuntungan akademis

Di dalam luasnya ranah akademik, baik dalam ilmu pengetahuan, teknologi, matematika, atau humaniora, Bahasa Inggris berfungsi sebagai bahasa universal. Cukup lihat statistiknya: Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Oxford mengungkapkan bahwa 98% publikasi akademik di bidang ilmu pengetahuan ditulis dalam Bahasa Inggris. Fenomena ini tidak terbatas pada ilmu pengetahuan, ini merambah ke berbagai disiplin akademik lainnya.

Apa artinya ini bagi seorang anak yang mulai belajar Bahasa Inggris?

Nah, jawabannya terletak pada aksesibilitas terhadap harta pengetahuan. Dr. Tatsuya Amano di University of Cambridge menyoroti peran tak tergantikan Bahasa Inggris dalam mengakses penelitian ilmiah. Penelitiannya menunjukkan bahwa peneliti non-Anglophone menghadapi kesulitan yang signifikan dalam mengakses data ilmiah, hambatan yang dapat diatasi dengan kemahiran dalam Bahasa Inggris.

Bayangkan melengkapi anak-anak kalian dengan alat untuk belajar Bahasa Inggris sejak usia dini. Ini mirip dengan memberikan mereka tiket emas, tiket untuk menjelajahi sumber daya akademik, temuan penelitian, inovasi teknologi, dan karya sastra, banyak di antaranya secara utama dapat diakses dalam Bahasa Inggris.

Anak-anak kita tidak hanya belajar sebuah bahasa, mereka sedang mendapatkan aset, keunggulan, keuntungan akademik yang membuka jalan bagi mereka untuk unggul dalam studi dan karier masa depan!


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia