Seni Merajut Bahasa Inggris - Membentangkan Benang Merah dalam Karya DIY
Alasan Mempelajari Idiomatic Expression
Ada beberapa alasan, yang sebenarnya menjadi motivasi dalam mempelajari tentang Idiomatic Expression bahasa inggris, antara lain :
Meningkatkan Kemampuan
Jika berbicara mengenai belajar Idiomatic Expression, maka jangan langsung berharap untuk menghafal seluruh jenis idiom yang ada. Penggunaan bahasa Inggris pada native speaker, sama dengan penggunaan bahasa Indonesia pada kita di keseharian. Bayangkan saja, setiap hari dan setiap musimnya, pasti ada perubahan kalimat, penambahan kata-kata, perubahan tren bahasa. Nah, bayangkan ada berapa banyak kata yang berubah ataupun ditambahkan dalam waktu satu tahun saja? Inilah yang terjadi pada Idiomatic Expression bahasa inggris juga. Jika ingin menghafalnya, maka akan sangat banyak sekali penambahan jenis idiom tiap waktunya. Karena salah satu cara terbaik untuk mengenalnya adalah dengan terus memperbaharui materi pembelajaran bahasa inggris yang dimiliki.
Nah, inilah yang kemudian menyebabkan mengapa mempelajari Idiomatic Expression bahasa inggris dan artinya ini sangat mendukung perkembangan bahasa inggrismu, karena dengan mengetahui makna dari tiap-tiap idiom, sangat membantumu meningkatkan pemahaman mengenai konteks kalimat, percakapan, tren, dan keadaan sosial dimana idiom tersebut digunakan. Ini berarti kamu juga secara kontinyu mempelajari bahasa Inggris, untuk mengikuti perubahan dan penambahan bahasa yang kemudian hadir.
Menunjang Sosialisasi
Bayangkan saja jika temanmu tengah ngobrol, dengan menggunakan idiom a dime in a dozen, yang berarti bahwa kejadian atau hal tersebut merupakan sesuatu yang biasa-biasa saja. Jika kamu tak memahami maknanya, maka kamu akan kebingungan, apa yang dimaksudkan dengan a dime in a dozen ya? Ujung-ujungnya kamu akan bengong dan tak bisa menjawab percakapan yang dilakukan.
Memperbaiki Ekspresi
Kegunaan dari sebuah Idiomatic Expression bahasa inggris memang sebagai sebuah sarana ekspresi, yang menjelaskan situasi, yang biasanya tak bisa diungkapkan dengan kalimat-kalimat umum. Nah, sama juga perannya ketika membahas mengenai alasan mengapa kita harus mempelajarinya. Bayangkan ketika kamu sedang bergosip, dan kamu tengah terlibat percakapan seru. Kamu ingin membujuk kawanmu untuk menceritakan kisah atau berita tertentu. Namun kamu bingung apa yang harus disampaikan. Jika saat itu kamu tak familiar dengan idiom, maka kamu tak akan tahu bagaimana cara menggunakan ekspresi spill the tea! Atau spill the bean!
Apa Itu Idiomatic Expression?
Idiomatic Expression dalam bahasa inggris dimaknai sebagai sebuah kiasan, perumpamaan, pengandaian, yang bisa diwujudkan dalam kata, kalimat atau frase, yang termasuk dalam tatanan kata benda, yang memiliki arti yang berbeda, dari arti awalnya.
Dan kalaupun kata-katanya dipecah dan dipisah, maka artinya akan berubah lagi. Misalnya jika dalam bahasa Indonesia kita kerap mendengar apa yang disebut sebagai bagai menegakkan benang basah. Jika dilihat dari artinya, maka tidak akan bisa jika diartikan secara makna literal.
Dan jika diartikan dengan memecah kata-katanya, maka sama juga, artinya tak bisa diketahui. Makna dari ekspresi tersebut adalah bagai melakukan hal yang sia-sia, karena tidak mungkin bisa menegakkan benang basah. Nah, inilah juga yang terjadi dalam bahasan Idiomatic Expression populer.
Satu ekspresi tersebut harus diartikan dan dimaknai secara khusus, dan tak bisa dimaknai berdasarkan makna asli dari tiap kata pembentuknya. Dalam membahas Idiomatic Expression bahasa inggris, ada banyak tema yang biasanya digunakan. Mulai dari tema social, lalu ada tema Negara, lalu ada juga yang membahas mengenai nominal, dan lain-lain.
Misalnya saja kita kerap mendengar mengenai kalimat yang berbunyi Spill the tea. Jika diartikan secara literalnya, maka tidak mungkin dimaknai dengan mengeluarkan teh. Namun jika dimaknai dengan pemaknaan yang utuh, maka harusnya arti dari Idiomatic Expression bahasa inggris spill the tea adalah membocorkan cerita atau memberikan informasi yang sebenarnya bersifat rahasia.
2. Manfaat kognitif
Tahukah parents bahwa mempelajari Bahasa Inggris atau bahasa kedua lainnya sejak usia dini tidak hanya memberikan anak kalian tambahan kosa kata dan struktur kalimat yang berbeda? Sebenarnya, hal itu seperti memberikan otak mereka latihan intensif yang melebihi sekadar latihan di gym bahasa. Benar sekali! Kami berbicara tentang manfaat kognitif!
Kemampuan kognitif merujuk pada keterampilan berbasis otak yang diperlukan untuk melakukan tugas apa pun mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks. Ini termasuk aspek-aspek seperti memori, perhatian, dan pemecahan masalah. Bayangkan jika anak-anak memiliki dorongan super dalam keterampilan-keterampilan ini. Terdengar luar biasa, bukan?
Sebagai contoh, sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cognition menemukan bahwa anak-anak yang fasih dalam beberapa bahasa lebih baik dalam tugas pemecahan masalah kompleks daripada anak-anak yang hanya fasih dalam satu bahasa. Para peneliti, seperti Dr. Julia Morales dari Universitas Granada dan rekannya, mengusulkan bahwa mengelola dua bahasa membantu anak-anak mengembangkan fleksibilitas mental yang lebih baik dan kontrol kognitif yang lebih tinggi.
Sama halnya, sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ellen Bialystok di Universitas York di Kanada menemukan bahwa berbicara dua bahasa meningkatkan perhatian dan memori kerja – keduanya adalah keterampilan penting untuk belajar.
Manfaat kognitif ini tidak hanya berlaku selama masa sekolah, tetapi juga dapat menjadi pertahanan melawan penurunan kognitif pada usia tua, sesuai dengan penelitian dari Universitas Edinburgh.
Jadi, dengan memperkenalkan Bahasa Inggris kepada buah hati sejak usia dini, tidak hanya memberikan mereka bahasa, sama artinya parents memberikan paket peningkatan kognitif yang dapat memberi manfaat sepanjang hidup mereka. Ini seperti berinvestasi dalam kesehatan kognitif masa depan mereka! Bukankah itu sesuatu yang layak untuk dipertimbangkan?
Tags: benang