Menguasai Seni Jahit - Panduan Lengkap Bahasa Inggris Menjahit untuk Pemula
Perbedaan Regular dan Irregular Verb
Meskipun sama-sama kata kerja, namun tentunya regular verb dan irregular verb sanat berbeda. Terutama dalam bentuk past tense-nya.
Regular verb adalah kata kerja beraturan, di mana bentuk dasar (verb 1), bentuk lampau (verb 2), dan bentuk partisip sempurna (verb 3) tidak mengalami perubahan bentuk yang signifikan. Pada verb 2 dan verb 3, cukup menambahkan akhiran “-ed” atau “-d” pada verb 1.
Sedangkan Irregular verb adalah kata kerja di mana bentuk verb 1, 2, dan 3 mengalami perubahan bentuk atau tidak sama sekali.
Untuk irregular verb 1, 2, dan 3 yang memiliki perubahan kata, biasanya mengalami perubahan bentuk kata berdasarkan waktunya. Dalam perubahan kata menurut waktunya, ada tiga bentuk perubahan, yaitu base form , past tense , dan past participle .
Pola dasar [ sunting | sunting sumber ]
Pola dasar untuk berbagai jenis busana seperti blus, rok, gaun, atau kemeja sudah dapat dijadikan contoh untuk menjahit, namun belum memiliki model. Rok dari pola dasar misalnya, hanya dapat dilengkapi ritsleting di bagian belakang, tapi belum memiliki model, lipit, atau kerut. Sewaktu dibuat, ukuran pola dasar disesuaikan dengan ukuran badan pemakai atau dipakai ukuran standar badan yang umum (S, M, L) untuk pria, wanita, atau anak-anak.
Pola dasar pakaian wanita misalnya, terdiri dari:
- Pola dasar badan muka dan belakang (pola badan bagian atas, dari bahu hingga pinggang)
- Pola dasar rok muka dan belakang (pola badan bagian bawah, dari pinggang hingga lutut atau mata kaki)
- Pola dasar lengan (dari bahu terendah hingga siku atau pergelangan tangan)
- Pola dasar gaun (pola badan atas yang disatukan dengan pola badan bawah). [1]
Ada dua teknik utama dalam membuat pola dasar: [2]
- Konstruksi datar (pola datar, bahasa Inggris: flat pattern-drafting).
- Konstruksi padat (pola draping, bahasa Inggris: blocks)
Terjemahan dari "sew" ke dalam Indonesia dalam konteks, memori terjemahan
If we get some big leaves and sew them together with stem twine. Jika kita dapatkan daun besar dan mengikatnya dengan kulit kayu.Regarding that hypocritical system of worship practiced by the Pharisees, he said: “Nobody sews a patch of unshrunk cloth upon an old outer garment, for its full strength would pull from the outer garment and the tear would become worse.”
Berkenaan sistem ibadat munafik yang dipraktikkan orang-orang Farisi tersebut, ia berkata, ”Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.”
Sew some extra fairy wings on for Emily's recital, she's doing it. Menjahit pakaian untuk resital Emily, ia lakukan.Women work in the sewing division of a factory in Phnom Penh, Cambodia’s capital. Women constitute about 90 percent of the workforce in Cambodia’s garment industry, which produces for many international apparel brands.
Pengungkapan publik seperti ini amat penting di sektor pakaian, sebab industri ini terus-menerus bergulat dengan praktik sub-kontrak sembunyi-sembunyi.
Now, there will be a test this Friday where you will be asked to showcase your mucho sewing skills with a traditional Mexican poncho.
When alone at home, fill your time with creative things, such as sewing, doing odd jobs or repairs, or reading.
Sewaktu sendirian di rumah, isi waktu Anda dengan hal-hal kreatif, seperti menjahit, melakukan pekerjaan ini-itu atau perbaikan, atau membaca.
With their guidance, patience, and encouragement, I entered a dress in a sewing contest when I was 14, and I actually won a prize!
Dengan bimbingan, kesabaran, dan dorongan semangat mereka, saya membuat baju dalam kontes menjahit ketika saya berusia 14 dan menjadi juara!
Alat untuk membuat pola [ sunting | sunting sumber ]
- Buku pola (buku kostum)
- Boneka pengepas (boneka jahit)
- Pita ukuran (meteran)
- Kertas
- Pensil (warna hitam, merah, biru)
- Penghapus
- Penggaris (penggaris siku, penggaris lengkung, penggaris lurus)
- Pita ukur
- Rader
- Kapur jahit
- Karbon jahit
- Jarum pentul
- Gunting
- ^ Pratiwi, Djati (2001). Pola Dasar dan Pecah Pola Busana. Jakarta: Kanisius. ISBN9-7967-2537-1.
- ^ Jones, Sue Jenkyn (2005). Fashion Design. Laurence King Publishing. hlm. 2005. ISBN1-8566-9436-4 . Diakses tanggal 2009-11-06 .
- ^"Butterick our history". Butterick. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-07-05 . Diakses tanggal 2009-11-02 .
- ^ Condra, Jill, ed. (2008). The Greenwood Encyclopedia of Clothing Through World History: Volume 3, 1801 to the Present. Greenwood Publishing Group. hlm. 24. ISBN0-3133-3665-2.
- ^ ab"All about burda". Burda Fashion. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-02-05 . Diakses tanggal 2009-11-04 .
- ^"第114回 常設展示 洋裁の歴史" (PDF) . Diakses tanggal 2009-11-02 .
- ^"ドレスメーキング1969年11月号" . Diakses tanggal 2009-11-02 . [pranala nonaktif permanen]
Pengembangan pola dasar [ sunting | sunting sumber ]
Pecah pola (pecah model, bahasa Inggris: pattern drafting) adalah proses mengubah pola dasar menjadi pola yang sesuai dengan model busana. Caranya antara lain dengan memindahkan lipit, memotong, menyambung, atau memanjangkan dan memendekkan (menambahkan atau mengurangi ukuran) pada bagian-bagian tertentu pada pola dasar.
Pola dasar rok, misalnya, dapat diubah menjadi pola rok berbagai macam model. Pola dasar rok yang dikurangi lebar bagian bawah akan menjadi pola rok span. Begitu pula halnya dengan jenis-jenis pakaian yang lain. Bagian bawah pola dasar celana panjang bila dipendekkan hingga beberapa sentimeter di atas lutut akan menjadi pola celana bermuda.
Sebelum kain digunting, potongan-potongan pola disusun di atas kain. Garis-garis seperti batas kampuh atau garis kupnat dijiplak ke atas bagian buruk kain dengan memakai rader dan karbon jahit. Kapur jahit dipakai untuk menuliskan tanda-tanda sementara di atas kain yang tidak dapat dibuat memakai rader.
Tags: jahit