Menguasai Seni Jahit - Panduan Lengkap Bahasa Inggris Menjahit untuk Pemula
Perbedaan Regular dan Irregular Verb
Meskipun sama-sama kata kerja, namun tentunya regular verb dan irregular verb sanat berbeda. Terutama dalam bentuk past tense-nya.
Regular verb adalah kata kerja beraturan, di mana bentuk dasar (verb 1), bentuk lampau (verb 2), dan bentuk partisip sempurna (verb 3) tidak mengalami perubahan bentuk yang signifikan. Pada verb 2 dan verb 3, cukup menambahkan akhiran “-ed” atau “-d” pada verb 1.
Sedangkan Irregular verb adalah kata kerja di mana bentuk verb 1, 2, dan 3 mengalami perubahan bentuk atau tidak sama sekali.
Untuk irregular verb 1, 2, dan 3 yang memiliki perubahan kata, biasanya mengalami perubahan bentuk kata berdasarkan waktunya. Dalam perubahan kata menurut waktunya, ada tiga bentuk perubahan, yaitu base form , past tense , dan past participle .
Garis Lurus pada Alat Jahit
Bahkan pemula yang mengembangkan teknik menjahit tahu bahwa menjahit apa pun memerlukan jarum dan benang.
Untuk proyek mudah, seperti melakukan hemming pada rok atau celana panjang, itulah yang Anda butuhkan.
Namun, jika Anda berniat mengekspresikan diri pada jahitan Anda, atau Anda mengharapkan karir di pembuatan pakaian, Anda tentu akan perlu mempeluas tembolok peralatan menjaht Anda.
Berikut daftar setiap perlengkapan menjahit dasar yang harus dimiliki.
- Bermacam-macam jarum jahit, dengan ukuran beragam
- threader jarum mungkin akan sangat berguna juga
- spul mengeluarkan benang dari bagian bawah kain.
- Anda juga harus membeli bantal jarum pentul, penting untuk menyimpan jarum pentul berserakan yang suka bersembunyi di karpet dan menusuk kaki Anda ketika berjalan.
- Anda mungkin juga suka bekerja dengan rotary cutter dan gunting zig zag, yang meninggalkan potongan zig zag
Apa yang Anda ketahui tentang sejarah menjahit?
Sejarah [ sunting | sunting sumber ]
Pelopor pola siap pakai yang dijual secara komersial adalah Ebenezer Butterick dari Massachusetts, Amerika Serikat. Pada tahun 1863, Butterick dan istri menciptakan pola komersial dalam berbagai ukuran. Sebelum ada kertas pola dari Butterick, pola hanya tersedia dalam satu ukuran, dan penjahit harus membesarkan atau mengecilkan pola sesuai ukuran badan pemakai. [3] Pola kertas dari Butterick menjadi sangat populer pada tahun 1864. [4]
Aenne Burda dan majalah mode Burda Moden memopulerkan pola siap pakai di Jerman. Sejak tahun 1952, Burda mulai menerbitkan pola pakaian. Setiap bulan Januari dan Juli, Burda menerbitkan katalog terpisah berisi pola siap pakai untuk lebih dari 600 model pakaian dewasa dan anak-anak. [5] Selain berisi informasi langkah demi langkah yang mendetail tentang cara menjahit pakaian, pola-pola tersebut juga dirancang untuk dipahami mulai dari penjahit pemula hingga penjahit berpengalaman. [5]
Di Jepang, sistem So-En dari Bunka Fashion College dan sistem Dressmaking dari Dressmaker Jogakuin (sekarang Dressmaker Gakuin) mendominasi metode menggambar pola. [6] Hingga tahun 2005, majalah So-En diterbitkan sebagai majalah yang memuat pola baju dan cara menjahit pakaian. Pesaingnya adalah majalah Dressmaking yang pertama kali terbit tahun 1949, namun berhenti terbit sejak Mei 1993. [7]
Tags: jahit