Menguasai Seni Jahit Baju dalam Bahasa Inggris - Panduan dan Tips DIY yang Indah
Didit Hediprasetyo
Bagi mereka yang begitu suka dengan dunia fashion tentunya tak asing dengan nama Didit Hediprasetyo. Pasalnya Didit Hediprasetyo atau Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo adalah salah satu desainer baju asal Indonesia yang sampai saat ini karyanya sudah dikenal hingga ke tingkat internasional.
Meski begitu sebenarnya Didit Hediprasetyo tumbuh di Boston, Amerika Serikat. Ia pindah ke Paris untuk bisa lebih fokus ke karier fashionnya. Bahkan ia juga menimba ilmu di beberapa tempat ternama seperti Parsons School of Design, New York, dan Ecole Parsons a Paris.
Menariknya lagi Didit Hediprasetyo juga belajar hal lain seperti sejarah seni, fotografi ,sekaligus kursus melukis. Ia juga berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi seperti Silver Thimble pada tahun 2006.
Saat ini berbagai karya milik Didit Hediprasetyo sudah menjadi langganan di berbagai acara ternama seperti Paris Fashion Week. Pada tahun 2013, Carly Rae Jepsen mengenakan busana karya Didit Hediprasetyo yang digunakan untuk menghadiri MTV Video Music Awards 2013.
Selain beberapa hal tersebut, gaun yang dibuat oleh Didit Hediprasetyo juga pernah dipublikasikan pada majalah ternama Vogue Inggris.
Istilah Menjahit Dalam Bahasa Inggris Yang Perlu Diketahui
Kapan pun kita mempelajari keterampilan, hobi, atau perdagangan baru, tidak bisa dipungkiri, kita dihadapkan dengan leksikon istilah yang berlaku secara eksklusif untuk lingkungannya.
Seni menjahit juga tidak berbeda.
Jika Anda berpikir untuk mendaftar kelas menjahit – atau sudah melakukannya, jika Anda sedang menyelidiki kursus menjahit online, biarkan Superprof memberi Anda jahitan lurus tentang kosakata yang berkaitan dengan menjahit.
Jika kata perpipaan membuat Anda berpikir tentang saluran air, tentu Anda harus belajar satu atau dua kata tentang menjahit.
Membuat kelim susup, menjahit biar, menjahit dengan serger dan membuat appliqué: dunia menjahit memliki bahasanya sendiri.
Sekarang, mari kita mempelajari glosarium ini, untuk membongkar seluk beluk menjahit.
Istilah-Istilah yang Digunakan dalam Tutorial Menjahit Dasar
Berikut beberapa kata paling umum yang ditemukan di panduan menjahit, buku menjahit, blog menjahit, dan dibahas di gerai konsep di toko kain lokal Anda.
Dasar-Dasar Menjahit: Fungsi dan Manuver
Jahitan Jelujur (Basting): merakit kain potongan Anda menggunakan jahitan besar, sebelum menjahitnya melalui mesin jahit.
Jahitan jelujur memerlukan setidaknya teknik menjahit tangan yang memadai.
Bias: melipat pakaian Anda secara diagonal, sehingga Anda memperoleh sudut 45° ke serat kain – benang memanjang atau lebar.
Memotong bias adalah istilah umum, artinya memotong kain secara diagonal. Ini khususnya berguna ketika menjahit pakaian bergaris-garis, membuat garis-garis membentuk huruf V pada gaun atau rok yang sudah jadi.
Binding: adalah jenis finishing untuk menjaga agar tepi bahan Anda tidak berjumbai.
Binding bisa menjadi bisban, potongan bahan lain, atau bahkan renda.
Lubang kancing: untuk membuat bukaan di satu sisi kemeja atau ikat pinggang, kebalikan dari kancing, yang pengikatnya akan melewatinya, menjaga pakaian tetap tertutup secara efektif.
Darning: memperbaiki lubang pada pakaian tanpa menggunakan tambalan.
Jahitan Prancis: teknik menjahit yang menyembunyikan jahitan di depan – atau sisi kanan kain, serta di sisi salah kain.
Notching, atau notch: ini adalah tanda, biasanya berbentuk V, di pola jahitan Anda yang harus Anda potong.
Notch ini membantu Anda mencocokkan satu potongan pola dengan pola lainnya. Anda bisa menjadikannya sebagai panduan untuk perakitan yang tepat pada proyek menjahit Anda.
Decatising: proses menyiapkan kain untuk dikerjakan dengan mencuci dan/atau menyetrikanya.
Deretan Desainer Baju Terkenal di Indonesia
Anne Avantie menjadi salah satu desainer baju asal Indonesia yang namanya sudah besar di kancah internasional. Anne Avantie terkenal akan pakaian kebaya buatannya yang bisa bersaing dengan desainer-desainer terkenal di luar negeri.
Bahkan karya dari Anne Avantie juga sudah banyak digunakan oleh para selebritis, baik dalam maupun luar negeri. Anne Avantie lahir di Semarang pada tahun 1954 dan sejak kecil sudah menunjukkan jika dirinya begitu suka dengan dunia fashion.
Hal ini ditunjukkan ketika ia mulai membuat kostum panggung untuk dikenakan grup vokal dan tari di sekolah maupun berbagai macam acara hiburan di Solo kala itu. Pada tahun 1989, Anne Avantie memutuskan untuk lebih serius dalam dunia fashion.
Semua berawal dari rumah kontrakan miliknya beserta dua mesin jahit. Dari semua usaha yang ia lakukan akhirnya Anne Avantie bisa membuka tempat usaha yang lebih baik lagi dan diberi nama Griya Busana Permatasari.
Awalnya Anne Avantie hanya membuat berbagai macam baju untuk kostum penari maupun busana malam. Ciri khas dari busana yang dibuat oleh Anne Avantie adalah hiasan manik-maniknya.
Semua usaha yang dilakukan Anne Avantie terus berkembang hingga pada tahun 2010 ia berhasil memiliki dua butik di Mall Kelapa Gading. Selain itu, Anne Avantie juga memiliki tempat usaha yang diberikan nama Roemah Penganten di Grand Indonesia, Jakarta.
Memiliki kesuksesan yang begitu hebat tak membuat Anne Avantie lupa dengan orang sekitarnya. Pasalnya ia juga membuat sebuah tempat yang digunakan untuk memasarkan produk seni dalam negeri milik UMKM yang diberi nama PENDOPO.
Peggy Hartanto
Peggy Hartanto sudah begitu tertarik dalam dunia fashion sejak duduk di bangku SMA. Ia menjadi lebih serius lagi dalam meniti karier di dunia fashion ketika melanjutkan pendidikannya di Raffles College of Design and Commerce di Sydney.
Peggy Hartanto kembali ke Indonesia pada tahun 2011 dan langsung membuat label untuk brandnya sendiri dengan nama Peggy Hartanto. Dalam setiap karyanya Peggy Hartanto memberikan tiga unsur di dalamnya, yaitu sisi keberanian, elegan, dan minimalis.
Karya-karya Peggy Hartanto juga memiliki unsur tradisional yang dibuat sedemikian menarik hingga terlihat kekinian.Bahkan, sejumlah artis ternama di Hollywood ,seperti Anne Heche, Judy Reyes, Odette Annable, Bella Thorne, Giuliana Rancic, Gigi Hadid, dan Gwen Stefani sudah pernah mengenakan karya busana dari Peggy Hartanto.
Selain itu, karya-karya milik Peggy Hartanto juga pernah dipamerkan di beberapa ajang fashion di beberapa negara seperti Inggris, Australia, Amerika, dam pusat mode dunia Prancis. Bahkan Peggy Hartanto juga pernah masuk ke dalam Forbes 30 Under 30 Asia: The Arts. Dengan kata lain, Peggy Hartanto merupakan salah satu orang di bawah umur 30 tahun yang berpengaruh dalam dunia seni.
Tags: jahit baju