Menguasai Seni Jahit Baju dalam Bahasa Inggris - Panduan dan Tips DIY yang Indah
Cara Menjahit Baju untuk Pemula Lengkap dengan Tipsnya
Ilustrasi Cara Menjahit Baju untuk Pemula. Foto: dok. Kelly Sikkema (Unsplash)Pakaian merupakan kebutuhan primer setiap manusia untuk menutupi dan melindungi tubuh. Terdapat berbagai jenis baju dengan berbagai model yang bisa kita gunakan sesuai dengan kebutuhan.
Tak jarang pula, kita menjahit baju sendiri untuk mendapatkan baju yang sesuai dengan ukuran dan model yang kita inginkan.
Tujuan penjahitan adalah untuk membentuk sambungan jahitan (seam) dengan mengombinasikan antara penampilan yang memenuhi standar proses produksi yang ekonomis. Teknik jahit yang dipakai hendaklah disesuaikan dengan desain serta bahan busana itu sendiri.
Buat kamu yang masih pemula dalam dunia jahit menjahit, yuk langsung saja kita simak cara menjahit baju untuk pemula berikut ini.
Nah, agar hasil jahitan semakin rapi, kamu perlu menerapkan tips untuk belajar menjahit baju berikut ini.
Dian Pelangi
Dian Pelangi atau yang memiliki nama asli Dian Wahyu Utami ini lahir pada 14 Januari 1991 di Palembang. Dari beberapa desainer wanita asal Indonesia yang mendunia, Dian Pelangi adalah salah satu di antara mereka. Dian Pelangi juga memiliki brand busana sendiri yang diberi nama Dian Pelangi Fashion.
Agar bisa lebih fokus dalam dunia fashion, Dian Pelangi menimba ilmu dan menjadi salah satu lulusan École supérieure des arts et techniques de la mode (ESMOD) Paris. Menariknya lagi nama Dian Pelangi juga sudah masuk di jajaran 500 orang paling berpengaruh dalam dunia fashion menurut majalah Business of Fashion (bof) London.
Sejarah [ sunting | sunting sumber ]
Pelopor pola siap pakai yang dijual secara komersial adalah Ebenezer Butterick dari Massachusetts, Amerika Serikat. Pada tahun 1863, Butterick dan istri menciptakan pola komersial dalam berbagai ukuran. Sebelum ada kertas pola dari Butterick, pola hanya tersedia dalam satu ukuran, dan penjahit harus membesarkan atau mengecilkan pola sesuai ukuran badan pemakai. [3] Pola kertas dari Butterick menjadi sangat populer pada tahun 1864. [4]
Aenne Burda dan majalah mode Burda Moden memopulerkan pola siap pakai di Jerman. Sejak tahun 1952, Burda mulai menerbitkan pola pakaian. Setiap bulan Januari dan Juli, Burda menerbitkan katalog terpisah berisi pola siap pakai untuk lebih dari 600 model pakaian dewasa dan anak-anak. [5] Selain berisi informasi langkah demi langkah yang mendetail tentang cara menjahit pakaian, pola-pola tersebut juga dirancang untuk dipahami mulai dari penjahit pemula hingga penjahit berpengalaman. [5]
Di Jepang, sistem So-En dari Bunka Fashion College dan sistem Dressmaking dari Dressmaker Jogakuin (sekarang Dressmaker Gakuin) mendominasi metode menggambar pola. [6] Hingga tahun 2005, majalah So-En diterbitkan sebagai majalah yang memuat pola baju dan cara menjahit pakaian. Pesaingnya adalah majalah Dressmaking yang pertama kali terbit tahun 1949, namun berhenti terbit sejak Mei 1993. [7]
Peggy Hartanto
Peggy Hartanto sudah begitu tertarik dalam dunia fashion sejak duduk di bangku SMA. Ia menjadi lebih serius lagi dalam meniti karier di dunia fashion ketika melanjutkan pendidikannya di Raffles College of Design and Commerce di Sydney.
Peggy Hartanto kembali ke Indonesia pada tahun 2011 dan langsung membuat label untuk brandnya sendiri dengan nama Peggy Hartanto. Dalam setiap karyanya Peggy Hartanto memberikan tiga unsur di dalamnya, yaitu sisi keberanian, elegan, dan minimalis.
Karya-karya Peggy Hartanto juga memiliki unsur tradisional yang dibuat sedemikian menarik hingga terlihat kekinian.Bahkan, sejumlah artis ternama di Hollywood ,seperti Anne Heche, Judy Reyes, Odette Annable, Bella Thorne, Giuliana Rancic, Gigi Hadid, dan Gwen Stefani sudah pernah mengenakan karya busana dari Peggy Hartanto.
Selain itu, karya-karya milik Peggy Hartanto juga pernah dipamerkan di beberapa ajang fashion di beberapa negara seperti Inggris, Australia, Amerika, dam pusat mode dunia Prancis. Bahkan Peggy Hartanto juga pernah masuk ke dalam Forbes 30 Under 30 Asia: The Arts. Dengan kata lain, Peggy Hartanto merupakan salah satu orang di bawah umur 30 tahun yang berpengaruh dalam dunia seni.
Alat untuk membuat pola [ sunting | sunting sumber ]
- Buku pola (buku kostum)
- Boneka pengepas (boneka jahit)
- Pita ukuran (meteran)
- Kertas
- Pensil (warna hitam, merah, biru)
- Penghapus
- Penggaris (penggaris siku, penggaris lengkung, penggaris lurus)
- Pita ukur
- Rader
- Kapur jahit
- Karbon jahit
- Jarum pentul
- Gunting
- ^ Pratiwi, Djati (2001). Pola Dasar dan Pecah Pola Busana. Jakarta: Kanisius. ISBN9-7967-2537-1.
- ^ Jones, Sue Jenkyn (2005). Fashion Design. Laurence King Publishing. hlm. 2005. ISBN1-8566-9436-4 . Diakses tanggal 2009-11-06 .
- ^"Butterick our history". Butterick. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-07-05 . Diakses tanggal 2009-11-02 .
- ^ Condra, Jill, ed. (2008). The Greenwood Encyclopedia of Clothing Through World History: Volume 3, 1801 to the Present. Greenwood Publishing Group. hlm. 24. ISBN0-3133-3665-2.
- ^ ab"All about burda". Burda Fashion. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-02-05 . Diakses tanggal 2009-11-04 .
- ^"第114回 常設展示 洋裁の歴史" (PDF) . Diakses tanggal 2009-11-02 .
- ^"ドレスメーキング1969年11月号" . Diakses tanggal 2009-11-02 . [pranala nonaktif permanen]
Tags: jahit baju