... Panduan Menjahit Baju dengan Bahasa Inggris untuk Pemula: Tips dan Trik DIY!

Menguasai Seni Jahit Baju dalam Bahasa Inggris - Panduan dan Tips DIY yang Indah

Peggy Hartanto

Peggy Hartanto sudah begitu tertarik dalam dunia fashion sejak duduk di bangku SMA. Ia menjadi lebih serius lagi dalam meniti karier di dunia fashion ketika melanjutkan pendidikannya di Raffles College of Design and Commerce di Sydney.

Peggy Hartanto kembali ke Indonesia pada tahun 2011 dan langsung membuat label untuk brandnya sendiri dengan nama Peggy Hartanto. Dalam setiap karyanya Peggy Hartanto memberikan tiga unsur di dalamnya, yaitu sisi keberanian, elegan, dan minimalis.

Karya-karya Peggy Hartanto juga memiliki unsur tradisional yang dibuat sedemikian menarik hingga terlihat kekinian.Bahkan, sejumlah artis ternama di Hollywood ,seperti Anne Heche, Judy Reyes, Odette Annable, Bella Thorne, Giuliana Rancic, Gigi Hadid, dan Gwen Stefani sudah pernah mengenakan karya busana dari Peggy Hartanto.

Selain itu, karya-karya milik Peggy Hartanto juga pernah dipamerkan di beberapa ajang fashion di beberapa negara seperti Inggris, Australia, Amerika, dam pusat mode dunia Prancis. Bahkan Peggy Hartanto juga pernah masuk ke dalam Forbes 30 Under 30 Asia: The Arts. Dengan kata lain, Peggy Hartanto merupakan salah satu orang di bawah umur 30 tahun yang berpengaruh dalam dunia seni.

Ide Nama Usaha Jahit Menarik

Anda dapat membuat nama toko dengan kesan modern menggunakan bahasa inggris. Rekomendasi ini akan cocok bagi anda yang berencana untuk membuka usaha jahit di pusat perkotaan maupun berencana untuk membuka cabang. Nama menggunakan bahasa inggris tentu akan mendatangkan pelanggan yang lebih banyak. Berikut contoh-contohnya.

  • Suit Make
  • All & Jill Tailor
  • Wild Life Tailor
  • Harajuku Style Tailor
  • The Star Tailor & Vintage
  • Bright & Shine Tailor
  • Perfect Tailor
  • Five One Tailor
  • Bee Jahit Fashion
  • Tailor Haruka
  • Linn Tailor
  • Tailor Studio
  • G&C Tailor
  • Global Style Tailor
  • Best Tailor
  • Purnama Tailor
  • Tailoring Your Costumes
  • Tailor Jakarta
  • Tailor and Cutter
  • Tailor Saranghae
  • Tailor Napoli
  • Mutiara Taylor
  • Bee Tailor Shop
  • Art Suits
  • Evabutiq
  • Fashion Tailor Shop
  • Fashion Custom Tailor
  • Tailor House
  • Tailor Line
  • Jack Fashion Tailor
  • Lovely Tailor
  • LA Tailor
  • Dynasty Belike Tailor
  • Bella Tailor
  • Rapi Taylor
  • Lovely Dress Tailor
  • Sato Tailor

Sejarah [ sunting | sunting sumber ]

Pelopor pola siap pakai yang dijual secara komersial adalah Ebenezer Butterick dari Massachusetts, Amerika Serikat. Pada tahun 1863, Butterick dan istri menciptakan pola komersial dalam berbagai ukuran. Sebelum ada kertas pola dari Butterick, pola hanya tersedia dalam satu ukuran, dan penjahit harus membesarkan atau mengecilkan pola sesuai ukuran badan pemakai. [3] Pola kertas dari Butterick menjadi sangat populer pada tahun 1864. [4]

Aenne Burda dan majalah mode Burda Moden memopulerkan pola siap pakai di Jerman. Sejak tahun 1952, Burda mulai menerbitkan pola pakaian. Setiap bulan Januari dan Juli, Burda menerbitkan katalog terpisah berisi pola siap pakai untuk lebih dari 600 model pakaian dewasa dan anak-anak. [5] Selain berisi informasi langkah demi langkah yang mendetail tentang cara menjahit pakaian, pola-pola tersebut juga dirancang untuk dipahami mulai dari penjahit pemula hingga penjahit berpengalaman. [5]

Di Jepang, sistem So-En dari Bunka Fashion College dan sistem Dressmaking dari Dressmaker Jogakuin (sekarang Dressmaker Gakuin) mendominasi metode menggambar pola. [6] Hingga tahun 2005, majalah So-En diterbitkan sebagai majalah yang memuat pola baju dan cara menjahit pakaian. Pesaingnya adalah majalah Dressmaking yang pertama kali terbit tahun 1949, namun berhenti terbit sejak Mei 1993. [7]


Tags: jahit baju

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia