Menguak Keindahan Seni Merajut dalam Bahasa Inggris - Panduan Praktis dan Inspiratif
Ini Alasan Mengapa Kita Harus Belajar Kata Kerja Bahasa Inggris
Perlu nggak sih membahas alasan mengapa kita harus belajar kata kerja bahasa Inggris? Tadi sudah dibahas sekilas bahwa kata kerja (Verb) adalah salah satu materi dasar Bahasa Inggris.
Seperti halnya dalam Bahasa Indonesia, struktur kalimat Bahasa Inggris ada 4 yaitu Subjek, Predikat, Objek dan Keterangan. Nah, kata kerja berperan sebagai predikat. Jadi untuk bisa membuat kalimat, kamu perlu belajar kata kerja Bahasa Inggris V1 V2 V3 Ving.
Kata kerja bahasa Inggris digunakan dalam kalimat VERBAL. Namanya saja Verbal, ya berarti ada kata kerja sebagai predikatnya. Sedangkan jenis kata yang lainnya yaitu kata benda, sifat dan keterangan digunakan dalam kalimat NONVERBAL atau NOMINAL.
Kata kerja bahasa Inggris juga digunakan untuk membuat kalimat aktif dan pasif (Active and Passive Voice). Untuk mengubah kalimat aktif menjadi pasif dan sebaliknya, kamu perlu tahu perubahan bentuk kata kerja verb 1, verb 2, verb 3.
Selain itu, kalimat perintah (Imperative) juga menggunakan kata kerja dalam Bahasa Inggris. Misalnya: Open the door, please! Sit down here! Look at the flowers! Apakah kamu pernah membuat kalimat perintah dalam bahasa Inggris?
So, belajar kata kerja Bahasa Inggris itu penting banget.
Mengenal Perbedaan Merajut dan Menyulam
Hingga saat ini ternyata masih banyak orang yang tidak tahu perbedaan merajut dan menyulam. Secara sederhana, merajut dapat diartikan sebagai proses membentuk suatu produk baru dari bahan dasar benang, misalnya berupa sweater, kaos kaki, syal, dan tas. Sedangkan menyulam adalah teknik menggambar di atas kain menggunakan benang dan jarum sulam, mirip seperti melukis. Merajut bertujuan menghasilkan produk baru bernilai pakai. Sementara itu, menyulam bertujuan menambah keindahan kain dengan aneka motif dan warna.
Jika Anda ingin belajar merajut dalam waktu dekat, maka kamu harus menyiapkan beberapa alat dan bahan berikut ini agar proses merajut berlangsung lancar:
- Jarum rajut (crocket hook/ hakpen/ hakken):panjang jarum ini berkisar antara 13 cm hingga 15 cm. Bagian ujungnya berbentuk seperti pengait dengan ukuran bervariasi, mulai dari 0,6 mm sampai 10 mm. Anda harus menggunakan jarum berukuran lebih kecil dari standar benangnya jika ingin membuat rajutan yang rapat. Sebaliknya, jarum yang ukurannya lebih besar dari standar benang dibutuhkan untuk membuat rajutan yang renggang. Ada dua cara memegang hakpen, yaitu gaya pensil (seperti orang memegang pensil) dan gaya pisau (seperti menggenggam pisau untuk mengiris). Saat Anda menggunakan jarum ini, satu tangan memegang hakpen, sedangkan satu tangan lagi memegang benang.
- Jarum sulam (jarum knit/ breien): jarum ini pada umumnya berukuran lebih panjang daripada hakpen dan bagian lubangnya jauh lebih besar darpada jarum jahit. Bagian ujungnya tidak seruncing jarum jahit biasa dengan diameter mulai dari 1,25 mm. Berbeda dengan cara menggunakan hakpen, satu paket jarum knit terdiri dari sepasang jarum. Kedua jarum tersebut harus dipegang bersamaan dengan tangan kiri dan kanan.
- Benang rajut: Ada berbagai jenis benang rajut yang dijual di pasaran, antara lain kinlon atau minlon, wol kenari, katun, nilon, akrilik, akrilik linen, dan polyester. Sebaiknya Anda memilih benang jenis katun karena lebih mudah ditemukan dan terdiri dari beragam warna. Tips merajut untuk pemula menyarankan Anda memilih benang berwarna cerah seperti kuning, putih, hijau muda, dan biru muda karena warna-warna tersebut mempermudah Anda mengidentifikasi lubang tusukan pada rajutan.
- Gunting.
- Peniti rajut sebagai alat penanda rajut.
- Meteran kain.
- Lem tembak untuk menempelkan aksesori pada hasil akhir rajutan.
Tags: merajut