... Menemukan Keindahan Batik Benang Raja: Panduan DIY untuk Karya Sulaman Terbaik Anda

Seni Batik Benang Raja - Keajaiban Seni Jahitan dan Kreativitas DIY

Makna Simbol Motif Batang Garing Pada Batik Benang Bintik

Dalam motif benang bintik terdapat simbol Batang Garing yang menunjuk pada tiga jenis tingkatan alam. Dan dari masing-masing tingkatan tersebut menceritakan tentang lambang kehidupan, apa saja tiga simbol yang ada pada garing, yuk simak!

1. Simbol Berbentuk Seperti Tombak dan Meruncing ke Atas

Pohon Batang Garing dengan bentuk tombak dan menunjuk ke dan menunjuk ke arah atas menyimbolkan Ranying hatalla Langit. Ranying Mahatalla Langit adalah panggilan masyarakat Dayak yang artinya Tuhan Yang Maha Esa, lambang ini sebagai bagian dari alam atas.

2. Simbol Dengan Daun-Daun Pohon Batang Garing

Simbol ini dilambangkan dengan daun-daun pohon batang garing yang bentuknya mirip ekor burung enggang. Ekor Burung itu adalah salah satu ciri paling khas dari batik Kalimantan sebab penggunaannya terdapat dalam budaya batik tersebut.

Selain itu juga terdapat pada budaya yang lainnya, ekor panjang pada burung Enggang dipercaya sebagai pertanda kemakmuran untuk suku Dayak. Kemudian pada bagian kedua pohon Batang Garing juga ditumbuhi dengan tiga buah yang menghadap ke bawah dan ke atas.

Dan tiga buah tersebut dilambangkan sebagai lambang tiga manusia yang merupakan keturunan dari Maharaja Sangiang. Dan juga merupakan keturunan dari maharaja buno dan Maharaja Sangen, Simbol ini maksudnya yaitu pada bumi tempat tinggal para manusia.

3. Simbol Motif Ada Pada Guci Yang Berisi Air Suci

Simbol ini melambangkan guci yang berisi air suci dan dahan pohon Batang Garing yang berlekuk lekuk, sebagai perlambangan dunia bawah. Maksudnya menggambarkan tingkatan terakhir alam sebagai tempat tinggal raja atau Raden Tumenggung Sali Padusan.

Motif Batang Garing (Kalteng)

Sesuai namanya, motif ini diambil dari pohon batang garing yang diyakini masyarakat Dayak Ngaju adalah pohon yang diturunkan langsung oleh Tuhan mereka, Ranying Hatalla Langit (Tuhan Yang Maha Esa). Pohon batang garing memiliki bentuk seperti tombak yang menjulang ke atas. Bentuk tersebut diyakini merupakan simbol dari Ranying Hatalla Langit.

Bagian bawah pohonnya memiliki dahan berlekuk yang dilengkapi dengan guci berisi air suci. Bagian tersebut merupakan simbol dari Jata atau dunia bawah. Secara umum, motif batang garing memiliki makna keseimbangan dan keharmonisan, serta melambangkan hubungan antar sesama manusia, manusia dengan alam sekitar, serta tentu saja hubungan antara manusia dengan Tuhan. Motif batik ini bisa dijumpai di daerah Kalimantan Tengah tempat suku Dayak Ngaju berada.

Asal Mula Batik Benang Bintik

Benang Bintik merupakan batik Kalimantan Tengah yang mempunyai arti “benang” dalam bahasa daerah tersebut yaitu helaian kain putih. Sementara “bintik” artinya gambar atau desain atau yang terdapat di atas lembaran kain, batik suku Dayak ini punya keistimewaan tersendiri.

Bagi masyarakat tersebut batik ini memiliki keistimewaan hal ini karena jenis motif yang dilukiskan pada kain melambangkan kebudayaan suku Dayak. Konon katanya motif dalam batik Kalimantan Tengah dipengaruhi oleh keyakinan suku Dayak yang disebut kaharingan.

Kepercayaan ini semakin berkembang lewat simbol-simbol yang berbentuk bumi, benda alam ruang angkasa, maupun yang ada pada diri seseorang. Motif-motif yang dilukiskan dalam kain batik benang bintik, inspirasinya diambil dari lukisan ataupun ukiran sisa-sisa sejarah.


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia