Seni Merenda - Mengatasi Kekakuan Jahitan Operasi Caesar dengan Kreativitas Jarum dan Benang
Ciri jahitan caesar robek
Pixabay/ElasticComputeFarm
Berikut ini beberapa ciri jahitan caesar robek akibat infeksi, hingga menimbulkan nanah:
- Tubuh mengalami demam.
- Mengalami nyeri perut atau kram.
- Bekas jahitan mulai berwarna kemerahan.
- Bekas jahitan caesar terasa bengkak dan mengeras.
- Muncul nyeri pada beberapa bagian bekas jahitan.
- Keluar nanah dari bekas jahitan.
- Bekas jahitan operasi mengeluarkan darah.
Dokter Ngakan Ketut menambahkan jika ada juga kemungkinan muncul keputihan berbau busuk. Ini terjadi karena adanya infeksi pada organ kewanitaan atau yang disebut dengan endometritis.
Editors' Pick
Mengenal infeksi pasca operasi caesar
Infeksi pasca operasi caesar dapat terjadi karena adanya bakteri yang masuk dalam bagian bekas jahitan. Biasanya, bakteri yang kerap membuat infeksi pada luka bekas caesar adalah staphylococcus aureus atau disebut juga sebagai bakteri stafilokokus.
Bakteri stafilokokus memang secara alami hidup di dalam kulit atau tubuh manusia. Namun demikian, jika bakteri yang satu ini berkembang biak dan masuk ke dalam bekas jahitan operasi caesar, maka bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi.
Perlu Bunda ketahui bahwa pada umumnya infeksi pasca operasi caesar ini juga bisa menimbulkan demam dengan suhu 38 hingga 39,4 derajat Celsius lho. Tidak menutup kemungkinan, luka caesar yang terkena infeksi tersebut juga dapat membengkak hingga mengeras atau muncul benjolan di bagian bekas jahitannya.
Bila dibiarkan saja, bekas jahitan caesar yang terinfeksi itu bisa menimbulkan komplikasi lho. Oleh karena itu, Bunda harus tetap memperhatikan bekas jahitan caesar ya.
Apakah bekas jahitan caesar mengeras berbahaya?
Bekas luka yang mengeras umumnya tidak berbahaya jika ditangani dengan tepat. Terkadang proses penyembuhan tubuh berjalan terlalu cepat sehingga menyebabkan masalah pada jaringan parut. Terdapat beberapa jenis bekas jahitan operasi caesar yang mungkin muncul seperti:
1. Keloid
Salah satu jenis bekas luka akibat operasi caesar yang biasanya muncul adalah keloid. Keloid sendiri terjadi ketika jaringan parut melampaui batas asli luka. Kemungkinan kondisi akan menghasilkan gumpalan jaringan parut di sekitar sayatan.
2. Bekas luka hipertrofik
Dibanding keloid, bekas luka hipertrofik umumnya lebih tebal, kencang, dan menonjol. Perbedaan lain dari keloid adalah bekas luka hipertrofik tetap berada dalam batas garis sayatan aslinya.
Tags: jahit bekas caesar