Seni Merenda - Mengatasi Kekakuan Jahitan Operasi Caesar dengan Kreativitas Jarum dan Benang
Bekas Jahitan Operasi Caesar Mengeras, Normalkah?
Setiap ibu hamil akan mengalami proses persalinan yang berbeda-beda. Pada umumnya, ibu hamil dapat melahirkan melalui dua metode, yakni secara normal atau pervaginam dan caesar. Bila seorang ibu hamil mempunyai kondisi tertentu atau terdapat masalah selama persalinan, biasanya dokter akan cenderung menganjurkan prosedur caesar.
Melansir dari TheBump, operasi caesar merupakan prosedur yang digunakan untuk melahirkan bayi melalui jahitan yang di buat pada perut bagian bawah dan rahim ibu hamil. Maka dari itu, biasanya operasi caesar akan meninggalkan bekas jahitan pada perut Bunda.
Namun demikian, perlu Bunda ketahui bahwa bekas jahitan operasi caesar itu dapat terinfeksi bila tidak dirawat dengan baik lho. Bagaimana bisa? Simak terus informasinya ya, Bunda.
Benjolan di dalam bekas jahitan caesar
Dilaporkan Verywell Health, dalam kasus yang jarang terjadi, benjolan keras dapat berkembang di bawah bekas luka operasi caesar, yang dikenal sebagai bekas luka endometriosis. Hal ini mungkin terjadi ketika jaringan endometrium tumbuh di luar rahim, di dalam sayatan.
Bekas luka endometriosis terletak pada atau dekat bekas luka operasi caesar. Bunda mungkin bisa merasakan atau melihat adanya massa atau benjolan di bawah kulit. Gejala lain mungkin termasuk pembengkakan dan keluarnya cairan sesekali dari lokasi sayatan.
Dokter mungkin akan mengangkat benjolan tersebut melalui pembedahan atau menyarankan perawatan hormonal lainnya.
Lalu, bagaimana mengetahui tanda bekas luka operasi caesar sudah memudar? Bekas luka operasi caesar akan memudar seiring berjalannya waktu dan terlihat berbeda dari luka sayatan awal. Saat sembuh, bekas luka biasanya menjadi lebih tipis dan rata di kulit. Warnanya mungkin berubah agar sesuai dengan kulit atau tampak lebih terang dari warna kulit. Ini adalah tahap remodeling, tahap akhir penyembuhan, dan dapat berlangsung hingga satu tahun atau lebih.
10 Minuman yang Dapat Menggugurkan Kandungan, Perlu Diwaspadai saat Hamil Muda
5 Cara Merawat Luka Operasi Caesar Kedua agar Cepat Kering
Bekas Jahitan Operasi Caesar Mengeras, Normalkah?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
Apa penyebab jahitan caesar robek hingga bernanah?
Dok. RS Permata Bekasi
dr. Ngakan Ketut Darmawan Sp.OG - Dokter Spesialis Obgyn Rumah Sakit Permata Bekasi (RSPB)Menurut dokter Ngakan Ketut Darmawan Sp.OG, jahitan caesar robek hingga keluar nanah dapat terjadi karena adanya infeksi di bagian dalam, yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus Aureus.
Selain bakteri, dokter Ngakan menjelaskan kalau jahitan caesar yang robek juga bisa dipengaruhi oleh banyak faktor. Misalnya saja, masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes melitus, infeksi pada cairan ketuban, hingga riwayat operasi caesar sebelumnya.
Mengenal infeksi pasca operasi caesar
Infeksi pasca operasi caesar dapat terjadi karena adanya bakteri yang masuk dalam bagian bekas jahitan. Biasanya, bakteri yang kerap membuat infeksi pada luka bekas caesar adalah staphylococcus aureus atau disebut juga sebagai bakteri stafilokokus.
Bakteri stafilokokus memang secara alami hidup di dalam kulit atau tubuh manusia. Namun demikian, jika bakteri yang satu ini berkembang biak dan masuk ke dalam bekas jahitan operasi caesar, maka bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi.
Perlu Bunda ketahui bahwa pada umumnya infeksi pasca operasi caesar ini juga bisa menimbulkan demam dengan suhu 38 hingga 39,4 derajat Celsius lho. Tidak menutup kemungkinan, luka caesar yang terkena infeksi tersebut juga dapat membengkak hingga mengeras atau muncul benjolan di bagian bekas jahitannya.
Bila dibiarkan saja, bekas jahitan caesar yang terinfeksi itu bisa menimbulkan komplikasi lho. Oleh karena itu, Bunda harus tetap memperhatikan bekas jahitan caesar ya.
Pertolongan pertama yang bisa dilakukan jika jahitan caesar robek
Freepik.com
Jika Mama mengalami jahitan caesar robek, jangan panik dulu, ya.
Dokter Ngakan mengatakan bahwa, hal pertama yang harus dilakukan yakni mengganti perban atau pembalut kasa. Penggantian perban ini bisa dilakukan setiap kali luka dibersihkan. Namun sebelum melakukannya, pastikan Mama sudah mencuci tangan dengan sabun dan air bersih.
Selain itu, pastikan Mama mengonsumsi obat antibiotik. Tak bisa sembaragan, antibiotik harus digunakan berdasarkan indikasi dan anjuran dari dokter. Karena jika tidak mengikuti anjuran dokter, bisa menyebabkan resistensi atau kebal terhadap obat antibiotik itu sendiri, yang nantinya justru merugikan tubuh.
Tags: jahit bekas caesar