... 6 Tips Menangani Bekas Jahitan Operasi Caesar yang Mengeras: Solusi DIY untuk Masalah Jahitan yang Sulit

Seni Merenda - Mengatasi Kekakuan Jahitan Operasi Caesar dengan Kreativitas Jarum dan Benang

Tanda-tanda luka dalam operasi caesar mau sembuh

Luka dalam operasi caesar atau SC berasal dari jahitan yang dibuat pada rahim. Benang jahit yang digunakan terbuat dari bahan yang bisa diserap tubuh sehingga tidak perlu dilepas.

Tanda umum jahitan caesar bagian dalam sudah kering adalah tidak ada keluhan selama masa nifas meski pada awalnya Anda mungkin merasa tidak nyaman.

Walau Anda tak bisa melihatnya secara langsung, berikut adalah beberapa hal yang menjadi tanda bahwa jahitan caesar bagian dalam sudah sembuh dan kering.

1. Bengkak dan kemerahan tampak berkurang

Pada awalnya, bekas jahitan caesar akan tampak bengkak, menonjol, dan berwarna merah atau lebih gelap daripada kulit di sekitarnya.

Ini termasuk normal dan akan membaik seiring waktu. Dokter akan meminta Anda untuk merawat luka SC, yakni dengan menjaga kebersihan dan tidak membiarkannya lembap.

2. Warna jahitan menyatu dengan warna kulit

Warna luka jahitan operasi caesar pada permukaan kulit lama-kelamaan akan semakin mirip dengan warna kulit Anda. Ini menunjukkan bahwa proses penyembuhan berjalan dengan baik.

Kondisi ini juga menandakan bahwa regenerasi sel berlangsung efektif. Perubahan warna ini merupakan tanda-tanda jelas bahwa luka dalam operasi caesar sudah sembuh

3. Luka luar operasi caesar menyusut

Pada awalnya, bekas jahitan caesar biasanya memiliki panjang sekitar 10–15 sentimeter (cm) dengan lebar 0,3 cm.

Namun, lama-kelamaan bekas jahitan caesar ini akan menyusut pasca-operasi caesar . Hal ini juga dapat menandakan jahitan caesar yang sudah kering dan sembuh.

4. Nyeri perut berkurang

Rasa tidak nyaman dan sakit pada perut yang berkurang secara bertahap menjadi indikasi bahwa jahitan caesar bagian dalam sudah kering dan kondisi rahim berangsur pulih.

Bekas Jahitan Operasi Caesar Mengeras, Normalkah?

Setiap ibu hamil akan mengalami proses persalinan yang berbeda-beda. Pada umumnya, ibu hamil dapat melahirkan melalui dua metode, yakni secara normal atau pervaginam dan caesar. Bila seorang ibu hamil mempunyai kondisi tertentu atau terdapat masalah selama persalinan, biasanya dokter akan cenderung menganjurkan prosedur caesar.

Melansir dari TheBump, operasi caesar merupakan prosedur yang digunakan untuk melahirkan bayi melalui jahitan yang di buat pada perut bagian bawah dan rahim ibu hamil. Maka dari itu, biasanya operasi caesar akan meninggalkan bekas jahitan pada perut Bunda.

Namun demikian, perlu Bunda ketahui bahwa bekas jahitan operasi caesar itu dapat terinfeksi bila tidak dirawat dengan baik lho. Bagaimana bisa? Simak terus informasinya ya, Bunda.

Tips merawat luka luka caesar menurut dokter obgyn

freepik.com/sosiukin

Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merawat luka caesar, supaya cepat pulih tanpa infeksi.

  • Pastikan Mama selalu menjaga kebersihan area bekas luka caesar.
  • Hindari menggaruk luka pada bekas jahitan.
  • Mengonsumsi antibotik yang diresepkan dokter hingga selesai.
  • Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat.
  • Hindari mengoleskan losion pada luka jahitan.
  • Mintalah saran untuk menggendong dan menyusui, guna menghindari tekanan dan rasa tidak nyaman pada luka caesar.
  • Usahakan untuk tidak membiarkan lipatan kulit menutupi atau menyentuh area sayatan.
  • Jika merasa demam, ukur suhu tubuh dengan termometer oral. Jika demam lebih dari 37,5 derajat Celcius, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
  • Perhatikan asupan nutrisi selama proses pemulihan. Konsumsi makanan sehat kaya nutrisi seperti buah dan sayur.

Demikian informasi mengenai penyebab dan cara mengatasi jahitan caesar robek hingga bernanah, menurut Dokter Spesialis Obgyn Rumah Sakit Permata Bekasi (RSPB), dr. Ngakan Ketut Darmawan Sp.OG.

Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan baru, khususnya untuk Mama yang sedang menjalani masa pemulihan pasca persalinan caesar, ya!

Baca juga:

Jahitan operasi caesar mengeras

Untuk Bunda ketahui terlebih dahulu bahwa sayatan operasi caesar akan terasa cukup sakit setidaknya selama dua hingga tiga minggu pasca operasi. Dilansir The Bump, ada tiga tahap penyembuhan bekas luka operasi caesar:

Bekas luka hipertrofik menjadi tebal dan keras tetapi tidak melampaui tepi garis sayatan asli . Mengutip Cleveland Health, bekas luka hipertrofik adalah bekas luka meninggi yang tebal. Ini adalah respons abnormal terhadap penyembuhan luka di mana jaringan ikat ekstra terbentuk di area luka aslinya. Hasilnya adalah bekas luka yang timbul.

Biasanya, luka kecil di lapisan atas kulit akan sembuh dengan baik. Kulit baru terbentuk saat luka sembuh. Dengan luka yang lebih dalam (hingga lapisan dermis dan bagian bawah), tubuh merespons dengan membuat kolagen untuk memperbaiki luka. Kolagen lebih tebal dari bagian kulit lainnya.

Jaringan yang lebih tebal dan kurang fleksibel itu menjadi bekas luka. Kebanyakan bekas luka berbentuk datar. Namun, terkadang tubuh memproduksi kolagen ekstra sehingga menimbulkan bekas luka yang menonjol. Jenis bekas luka yang menonjol ini bisa berupa bekas luka hipertrofik atau keloid.


Tags: jahit bekas caesar

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia