Menguasai Seni Jahit - Panduan Lengkap Belajar Menjahit Pola Dasar
Cara menjahit kancing:
1 Tentukan lebih dulu posisi kancing. Anda bisa menggunakan pita ukur agar jarak dan letaknya pada pakaian rapi dan sejajar.
2 Siapkan benang dan jarum. Masukkan benang ke dalam lubang jarum, lalu ikat kedua ujung benang menjadi simpul. Tidak usah menggunakan benang yang terlalu panjang agar tidak mempersulit proses menjahit.
3 Masukkan benang ke dalam lubang kancing dan mulai menjahit. Untuk kancing dua lubang, masukkan benang melalui lubang satu dan keluar melalui lubang satunya. Untuk kancing empat lubang, Anda bisa menggunakan pola diagonal pada keempat lubang kancing. Jahit melalui setiap lubang sebanyak 4 sampai 6 kali untuk memastikan kancing terpasang kuat.
4 Ikat simpul yang longgar di dalam benang, masukkan jarum menembus kain dan dorong simpul sampai mencapai permukaan kain, lalu kuatkan simpul. Potong benang kira-kira sepanjang 1 cm dari simpul tersebut.
Safety Warning
Selalu berhati-hatilah dengan jarum saat menjahit agar tak melukai Anda. Hindarkan jarum dari jangkauan anak-anak.
Cara Membuat Pola Dasar Baju Wanita
Dalam menjahit, kita perlu membuat pola dasar baju sebelum melanjutkan proses menjahit. Pola ini merupakan panduan untuk menciptakan busana yang pas dan sesuai dengan bentuk tubuh. Dengan memahami pola dasar ini, seorang desainer atau penjahit dapat mengkreasikan berbagai model baju dengan berbagai gaya dan ukuran yang berbeda sesuai keinginan.
Pola dasar ini memberikan kerangka dasar yang dapat diubah dan disesuaikan dengan imajinasi dan kreativitas, sehingga memungkinkan untuk menciptakan pakaian yang unik dan sesuai dengan style masing-masing. Ini adalah langkah pertama yang penting dalam merancang dan menjahit pakaian, serta menjadi pondasi bagi segala jenis kreasi dalam dunia fashion.
Yuk, simak ragam pola dasar baju wanita yang perlu kamu ketahui berikut ini!
CARA MEMBUAT POLA DASAR BAJU WANITA DEWASA
Kali ini kita akan menggunakan hasil pengukuran seorang model. Selain hasil pengukuran, siapkan pula penggaris lurus, penggaris pola lengkung 9 atau penggaris lengkung golok. Informasi tentang penggaris pola bisa dibaca pada artikel tentang penggaris pola . Jika perlengkapan jahit sudah disiapkan, pembuatan pola dasar bisa dimulai dengan berpedoman pada detil hasil pengukuran sebagai berikut.
- Lingkar Leher = 36 cm
- Lingkar Dada/ Lingkar Badan = 88 cm
- Lingkar pinggang = 60 cm
- Panjang Muka = 30 cm
- Lebar Muka = 31 cm
- Tinggi Dada = 14 cm
- Panjang Sisi = 17 cm
- Panjang Bahu = 12 cm
- Lebar Punggung = 33 cm
- Panjang Punggung = 36 cm
- Jarak Dada = 17 cm
POLA BAGIAN DEPAN
Berdasarkan hasil pengukuran tersebut, dibuatlah pola bagian depan.
RUMUS POLA BAGIAN DEPAN
A – B = 1/6 Lingkar leher + 2 cm
B – C = Panjang Muka
C – D = A – E = ¼ Lingkar badan + 1cm
A – A1 = 1/6 Lingkar leher + 0,5 cm
A1 – A2 = Panjang bahu
A2 – A3 = turun 4 cm
B – B1 = 5 cm
B1 – B2 = ½ Lebar muka
C – C1 = ¼ Lingkar pinggang + 1 + 3 cm
C – C2 =1/10 Lingkar pinggang + 1 cm
C2 – CC3 = 3 cm
C1 – C4 = naik 1,5 cm
C4 – K = Panjang sisi
C – M = Tinggi dada
M – O = ½ Jarak dada
POLA BAGIAN BELAKANG
Selanjutnya, buatlah pola bagian belakang dengan menggunakan hasil pengukuran yang sama.
RUMUS POLA BAGIAN BELAKANG
A – B = 1,5 – 2 cm
B – C = Panjang punggung
C – D = A – E = ¼ Lingkar badan – 1 cm
A – A 1 = 1/6 Lingkar leher + 0,5 cm
Tags: jahit pola