Mengatasi Benang Bawah yang Menggumpal dalam Proyek Menjahit Anda
penyebab jahitan menggumpal di bagian bawah dan cara mengatasinya
Postingan kali ini saya tujukan khusus bagi pemula atau baru belajar dan mengenal mesin jahit, saat baru pertama memegang mesin jahit, bisa memasukan benang jahit dengan benar saja sudah menimbulkan perasaan bangga, dan fokus utama adalah bagaimana bisa menjahit secara lurus atau tidak belok. Dan belum mengetahui cara-cara membetulkan mesin tersebut jika terjadi kerusakan.
Jika pada saat sedang menjahit, tiba-tiba saja jahitan menggumpal di bagian bawahnya. maka hal ini tentu saja akan membuat bingung sekaligus was-was jangan-jangan mesin jahitnya rusak. Dan karena masih baru mengenal mesin jahit maka biasanya tidak berani mengutak-atik mesin tersebut di karenakan takut menjadi lebih rusak.
Namun sebenarnya jahitan menggumpal di bagian bawah ini penyebabnya adalah sepele, yaitu benang jahit yang tidak benar-benar masuk ke tension (congcot) pengatur ketegangan benang. Mungkin juga sudah masuk di tengah sela-sela piringan tension, namun di karenakan terlalu kendur, maka mengakibatkan jahitan menggumpal.
Sebagai contoh pada gambar di atas mari kita coba jalankan mesin jahit dengan benang hanya menempel saja ke tension nya.
dan seperti inilah hasilnya, yaitu jahitan menggumpal di bagian bawahnya, jika terus di paksakan untuk menjalankan mesin jahit maka biasanya akan terjadi macet, karena benang jahit memenuhi layang goyang (rumah sekoci).
Selain dari jahitan menggumpal di bagian bawah nya, ada juga jahitan yang bagian bawahnya bagus namun bagian atasnya terlihat kencang, walaupun sudah memutar tension mesin ke posisi lebih kendur namun jahitan tetap saja kencang di bagian atas. coba perhatikan gambar di bawah ini
Kerusakan Mesin Jahit dan Cara Mengatasinya (Pemula)
Kerusakan mesin jahit merupakan masalah umum yang dapat mengganggu produktivitas dan kreativitas para penjahit. Mesin jahit yang bekerja dengan baik adalah alat penting dalam dunia fashion, kerajinan, dan pembuatan tekstil.
Meskipun mesin jahit dirancang untuk keandalan, kerusakan dapat terjadi karena pemakaian yang intensif, keausan komponen, atau masalah mekanis. Kerusakan umum meliputi benang yang sering putus, jarum patah, atau ketegangan benang yang salah.
Selain itu, ada masalah teknis seperti masalah motor, masalah pedal, atau kerusakan elektronik pada mesin jahit yang lebih modern. Memahami jenis-jenis kerusakan ini, penyebabnya, dan cara memperbaikinya adalah langkah penting dalam menjaga kualitas pekerjaan penjahit.
Alat yang Diperlukan untuk Menjahit
Berikut ini adalah alat-alat yang diperlukan untuk menjahit. Alat-alat ini dapat membantu Knittopreneurs untuk mempermudah proses menjahit.
Bobbin / Spul
Bobbin atau spul adalah alat tempat gulungan benang untuk jahitan bagian bawah. Cara mengisi bobbin atau spul adalah dengan menancapkan pada bagian mesin jahit kemudian menginjak pedal.
Sebelum menginjak pedal mesin, pastikan ujung benang tergulung dengan benar agar benang dapat tergulung dengan baik.
Bobbin House / Rumah Sekoci
Bobbin House atau rumah sekoci adalah pasangan dari bobbin atau spul. Sesuai namanya, bobbin house atau rumah sekoci merupakan rumah bagi bobbin atau spul.
Cara menggunakannya adalah masukan bobbin ke dalam bobbin house dan masukan benang ke sela-sela bobbin house.
Pastikan ketika benang ditarik, bobbin berputar searah jarum jam. Lalu letakkan bobbin house yang sudah berisi bobbin di mesin jahit (biasanya di bagian bawah mesin).
Gunting Benang
Gunting benang merupakan salah satu benda yang dapat mempermudah pengerjaan proses jahit.
Bentuknya berbeda dari bentuk gunting pada umumnya, dan cara kerjanya hanya perlu ditekan.
Memang gunting benang tidak diwajibkan, tapi Minto rasa minimal Knittopreneurs harus punya karena harganya juga murah dan mudah didapat.
Gunting Kain
Gunting kain berfungsi juga dalam proses penjahitan. Untuk memotong kain, tidak bisa menggunakan sembarang gunting.
Gunakan gunting kain khusus, dan pastikan jangan pernah menjatuhkan gunting kain karena dapat membuat kain kurang efektif menggunting (engselnya bergoyang sehingga jadi kurang tajam).
Jangan juga gunakan gunting kain untuk menggunting hal lain selain kain karena dapat membuat gunting mudah tumpul.
Tags: benang