... 6 Solusi Mudah untuk Mengatasi Benang IUD yang Tidak Teraba di Proyek Jahit Anda

"Benang IUD yang Tak Terasa - Misteri dan Manfaatnya yang Tersembunyi"

Tindakan yang harus dilakukan saat benang IUD tidak terasa?

Sebelumnya, Anda tidak perlu panik saat tidak ditemukan benang IUD. Sebenarnya, terdapat penjelasan di balik itu semua seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Jika pada akhirnya benang IUD tersebut tidak ditemukan lagi, maka periksa saja ke dokter kandungan untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Anda akan mengetahui posisi IUD sebenarnya dengan memeriksakan ke ahlinya.

Biasanya, dokter melakukan pemeriksaan pada panggul dan USG untuk memastikan bahwa benang memang masih ada dalam rahim.

Dokter mengoleskan kapas panjang atau cytobrush di area vagina serta ke dalam leher rahim untuk menemukan benang IUD. Kapas panjang tersebut merupakan sikat yang dipakai untuk melakukan Pap Smear.

Untuk melihat secara lebih jelas, dokter juga menggunakan alat pembesar atau coloscope. Jika melalui kedua cara tersebut tidak ditemukan benangnya, maka dilakukan USG.

Jika dengan USG tetap tidak ditemukan benangnya, maka kemungkinan IUD tersebut sudah keluar lewat vagina dan Anda tidak menyadari. Selanjutnya, dokter melakukan X-ray untuk memastikan IUD tidak menembus rahim ataupun rongga perut.

Untuk memastikan benang IUD masih berada di tempatnya, umumnya dokter menganjurkan Anda untuk melakukan USG ssatu kali setiap tahun.

Itulah tindakan yang harus dilakukan sebagai solusi atas kekhawatiran Anda mengenai posisi benang IUD yang tidak bisa ditemukan dengan jari. Anda akan melakukan serangkaian tindakan medis untuk mengetahui posisi benang tersebut dengan aman.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Masa Pemakaian IUD

Cara paling ampuh yang dapat untuk menunda kehamilan yaitu dengan menggunakan kb spiral IUD. Dengan demikian, patuhi apa yang disarankan dalam penggunaan kb spiral agar tidak terjadi pergeseran pada benang IUD dan IUD tidak menimbulkan bahaya pada diri Anda.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Intrauterine Device Extraction Technique: Approach Considerations. Medscape. (https://emedicine.medscape.com/article/1997999-technique)

Can't feel IUD strings: 4 reasons why and what to do. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/326706)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda? (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Terima kasih atas saran dan masukannya! Kami akan meningkatkan kualitas layanan kami agar lebih bermanfaat.

Lakukan sinar-X

Untuk memastikan bahawa IUD anda tidak membuat lubang pada rahim anda dan keluar, doktor anda perlu melakukan sinar-X. Sebabnya, jika IUD benar-benar masuk ke bahagian perut yang lain, sudah tentu ini membahayakan kesihatan anda.

Namun, jika ternyata bahawa dari proses ini IUD membuat lubang pada rahim anda, yang juga dapat disebut sebagai perforasi rahim, doktor mesti segera melakukan operasi untuk mengeluarkan IUD dari badan anda. Walau bagaimanapun, jika hanya sebahagian IUD anda yang tidak dipasang, doktor akan membantu mengeluarkannya tanpa perlu menjalani prosedur pembedahan.

Pertama sekali, doktor akan membuka serviks anda. Biasanya, ini dilakukan dengan menggunakan ubat yang disebut misoprostol. Ubat ini akan dimasukkan ke dalam vagina sebelum prosedur ini dilakukan. Doktor juga akan memberi anda ubat penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen, untuk membantu mengelakkan kekejangan perut.

Sekiranya ubat sakit masih diperlukan semasa anda menjalani prosedur pembedahan penyingkiran IUD, doktor akan menyuntik ubat penghilang rasa sakit melalui serviks atau menggunakan gel yang dapat menghilangkan rasa sakit. Apabila serviks terbuka, doktor akan menggunakan beberapa kaedah untuk membuang IUD.

Biasanya, apabila doktor membuang IUD lama, anda boleh segera menggunakan IUD baru, jika anda masih mahu menggunakan IUD untuk mencegah kehamilan.

Penyebab benang IUD tidak teraba

Ketika dokter memasukkan IUD, ditinggalkan satu atau dua benang tipis yang menggantung ke dalam saluran vagina. Benang ini panjangnya sekitar 5 cm, sehingga cukup untuk Bunda bisa merasakannya dengan ujung jari.

Sayangnya, sering kali benang IUD ini tidak dapat diraba. Berikut faktor-faktor penyebabnya:

1. Benang IUD terlalu pendek

Benang IUD mungkin dipotong terlalu pendek oleh dokter, sehingga membuat Bunda kesulitan untuk meraba posisinya. Tak perlu khawatir sebab biasanya kondisi ini tidak menyebabkan gejala atau efek samping tertentu. Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan lebih lanjut.

2. Benang IUD kusut

Hampir mirip seperti ketika benang IUD terlalu pendek, kondisi benang yang kusut juga membuatnya jadi tidak lurus. Maka dari itu, wajar jika kemudian jari Bunda tidak dapat meraba posisinya.

Adanya lipatan-lipatan jaringan di dalam vagina juga dapat membuat Bunda tidak bisa meraba benang IUD, karena menjadi kusut. Terkadang benang IUD juga dapat terlilit di sebelah leher rahim, sehingga membuatnya jadi tak lurus.

3. IUD 'terlepas'

Kasus di mana IUD 'terlepas' sebenarnya jarang terjadi, yakni ketika IUD terlepas ke dalam serviks. IUD bukan keluar dari tubuh ya Bunda, melainkan keluar dari dalam rahim.

Meskipun bukan hal yang umum terjadi, kemungkinannya tetap ada. Umumnya risiko ini dapat terjadi selama tahun pertama pemasangan, yang ditandai dengan keluhan nyeri, kram perut atau bahkan perdarahan.

Jangan tunda untuk segera cek ke dokter jika Bunda mengalami kondisi ini. Baca di halaman berikutnya ya, Bunda.

Simak juga video penyebab test pack negatif tetapi belum haid:

SEBERAPA SERING PERLU MEMERIKSA BENANG IUD?

HaiBunda

HaiBunda - Pregnancy & Parenting App Download & gabung komunitasnya yuk, Bun!

Selasa, 19 Apr 2022 13:40 WIB

Ilustrasi penyebab benang IUD tidak teraba. Foto: Getty Images/iStockphoto/Mariakray

IUD atau intrauterine device merupakan salah satu alat kontrasepsi yang umum digunakan wanita untuk mencegah kehamilan. Memiliki bentuk seperti huruf T dan kecil, IUD bekerja dengan cara dimasukkan ke dalam rahim.

Salah satu masalah yang kerap terjadi dalam pemakaian IUD yakni posisinya bergeser. Maka dari itu, pemeriksaan benang IUD pun perlu dilakukan secara berkala.

Dikutip dari Healthline, menurut sebuah tinjauan di tahun 2011 dilaporkan sebanyak 18 persen wanita yang memakai IUD pernah mengalami kasus di mana benangnya tidak teraba. Ada beberapa alasan mengapa hal ini bisa terjadi, namun sebagian besar tidak perlu dikhawatirkan kok, Bunda.


Tags: benang tidak

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia