"Benang IUD yang Tak Terasa - Misteri dan Manfaatnya yang Tersembunyi"
Beberapa kondisi penyebab benang IUD Tidak Terasa
Bukan tanpa sebab, benang IUD yang tidak terasa tersebut bisa terjadi karena berbagai hal. Jika kondisi tersebut Anda alami, maka harus mengetahui apa saja kemungkinan penyebabnya. Untuk mengetahuinya, simak beberapa uraian di bawah ini.
- Pemasangan tali di vagina yang terlalu dalam. Hal ini menyebabkan potongan benang terlampau pendek, sehingga memang tidak bisa dirasakan adanya benang berupa potongan tersebut saat dicek dengan jari tangan.
- Kondisi tali yang melingkar. Terkadang, benang atau tali IUD tersebut menekuk ataupun menggulung di samping leher rahim. Dengan demikian, seakan benang tersebut bersembunyi dan tidak bisa disentuh. Tali ini juga bisa terlipat di jaringan vagina.
- Terdapat pembengkakan pada rahim. Saat rahim Anda mengalami inflamasi atau pembengkakan, misalnya dikarenakan fibroid, bisa membuat Anda sulit untuk menemukan posisi benang IUD.
- Keluarnya IUD. Tali atau benang IUD yang tidak terasa bisa disebabkan karena talinya memang sudah keluar dari rahim. Meski kondisi tersebut tidak umum terjadi, namun dapat terjadi pada tahun pertama penyisipan IUD pada rahim. Bisa saja tali tersebut lepas di dalam celana, di toilet, atau lainnya. Jika Anda menemukan tali tersebut, maka jangan memasukkannya kembali.
Lakukan sinar-X
Untuk memastikan bahawa IUD anda tidak membuat lubang pada rahim anda dan keluar, doktor anda perlu melakukan sinar-X. Sebabnya, jika IUD benar-benar masuk ke bahagian perut yang lain, sudah tentu ini membahayakan kesihatan anda.
Namun, jika ternyata bahawa dari proses ini IUD membuat lubang pada rahim anda, yang juga dapat disebut sebagai perforasi rahim, doktor mesti segera melakukan operasi untuk mengeluarkan IUD dari badan anda. Walau bagaimanapun, jika hanya sebahagian IUD anda yang tidak dipasang, doktor akan membantu mengeluarkannya tanpa perlu menjalani prosedur pembedahan.
Pertama sekali, doktor akan membuka serviks anda. Biasanya, ini dilakukan dengan menggunakan ubat yang disebut misoprostol. Ubat ini akan dimasukkan ke dalam vagina sebelum prosedur ini dilakukan. Doktor juga akan memberi anda ubat penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen, untuk membantu mengelakkan kekejangan perut.
Sekiranya ubat sakit masih diperlukan semasa anda menjalani prosedur pembedahan penyingkiran IUD, doktor akan menyuntik ubat penghilang rasa sakit melalui serviks atau menggunakan gel yang dapat menghilangkan rasa sakit. Apabila serviks terbuka, doktor akan menggunakan beberapa kaedah untuk membuang IUD.
Biasanya, apabila doktor membuang IUD lama, anda boleh segera menggunakan IUD baru, jika anda masih mahu menggunakan IUD untuk mencegah kehamilan.
Apa Solusi Jika Benang IUD (KB Spiral) Tidak Terasa?
KB (Keluarga Berencana) mempunyai banyak cara. Salah satunya adalah KB spiral yang dikenal dengan sebutan IUD (Intrauterine Device). Alat kontrasepsi ini sangat praktis dan ampuh dalam mencegah kehamilan.
Akan tetapi, saat Anda sudah siap mempunyai momongan, Anda hanya perlu melepaskan alat kontrasepsi ini.
Meskipun alat kontrasepsi ini tergolong praktis, bukan berarti tanpa masalah. Faktanya, masalah yang sering muncul ketika memakai IUD adalah benang IUD yang harusnya bisa dirasakan dengan jari saat diraba dalam vagina, justru tidak terasa. J
ika demikian, apa yang harus dilakukan? Bagaimana solusinya? Simak saja penjelasannya di bawah ini.
Penyebab benang IUD tidak teraba
Ketika dokter memasukkan IUD, ditinggalkan satu atau dua benang tipis yang menggantung ke dalam saluran vagina. Benang ini panjangnya sekitar 5 cm, sehingga cukup untuk Bunda bisa merasakannya dengan ujung jari.
Sayangnya, sering kali benang IUD ini tidak dapat diraba. Berikut faktor-faktor penyebabnya:
1. Benang IUD terlalu pendek
Benang IUD mungkin dipotong terlalu pendek oleh dokter, sehingga membuat Bunda kesulitan untuk meraba posisinya. Tak perlu khawatir sebab biasanya kondisi ini tidak menyebabkan gejala atau efek samping tertentu. Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan lebih lanjut.
2. Benang IUD kusut
Hampir mirip seperti ketika benang IUD terlalu pendek, kondisi benang yang kusut juga membuatnya jadi tidak lurus. Maka dari itu, wajar jika kemudian jari Bunda tidak dapat meraba posisinya.
Adanya lipatan-lipatan jaringan di dalam vagina juga dapat membuat Bunda tidak bisa meraba benang IUD, karena menjadi kusut. Terkadang benang IUD juga dapat terlilit di sebelah leher rahim, sehingga membuatnya jadi tak lurus.
3. IUD 'terlepas'
Kasus di mana IUD 'terlepas' sebenarnya jarang terjadi, yakni ketika IUD terlepas ke dalam serviks. IUD bukan keluar dari tubuh ya Bunda, melainkan keluar dari dalam rahim.
Meskipun bukan hal yang umum terjadi, kemungkinannya tetap ada. Umumnya risiko ini dapat terjadi selama tahun pertama pemasangan, yang ditandai dengan keluhan nyeri, kram perut atau bahkan perdarahan.
Jangan tunda untuk segera cek ke dokter jika Bunda mengalami kondisi ini. Baca di halaman berikutnya ya, Bunda.
Simak juga video penyebab test pack negatif tetapi belum haid:
SEBERAPA SERING PERLU MEMERIKSA BENANG IUD?
Tags: benang tidak