... 7 Cara Mudah Mengatasi Benang Kusut pada Kerajinan Tangan DIY

Mengurai Benang Kusut - Panduan Praktis untuk Pekerjaan Jahit dan DIY

Perhatikan berat dari reel pancing

Beberapa jenis reel memiliki berat yang tidak ringan. Hal ini tentu akan berpengaruh pada kenyamanan Anda ketika memancing nantinya. Karena itu sebelum membelinya, pastikan Anda mengetahui berat dari reel pancing dan sesuaikan dengan joran Anda, tujuanya adalah agar joran tetap seimbang ketika digunakan.

Ketika Anda sudah membeli reel pancing, maka yang perlu Anda perhatikan adalah cara perawatannya, agar reel lebih awet dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk merawat reel pancing :

  • Milikilah alat-alat untuk melepas kerangka reel, seperti obeng kecil atau pinset yang dapat Anda gunakan untuk melepas kerangka reel, agar dapat dengan mudah dibersihkan.
  • Gunakan cairan pembersih yang tepat agar tidak merusak reel.
  • Berikanlah pelumas pada roda gigi dari reel.
  • Lepaskan kail terlebih dahulu sebelum membersihkan reel.

Mengenal Tenun Ikat Lungsi – Pengertian, Kelebihan dan Tahap Pembuatannya

Ternyata, Dalam proses pembuatan kain tenun menggunakan beberapa teknik yang biasa dipakai mulai dari teknik ikat pakan, teknik lungsi dan masih banyak lagi. Perbedaan teknik menghasilkan variasi produk kain tenun dengan keunikan dan kekhasan masing-masing.

Tenun ikat lungsi adalah kain tenun yang cara membuat motifnya dengan teknik mengikat benang lungsi. Kata lungsi terkadang disebut dengan istilah lusi atau lungsen. Cara membuat tenun dengan memberi motif pada benang lungsi. Pengertian lungsi adalah benang yang dipasang vertikal pada alat tenun.

Benang lungsi merupakan bagian yang letaknya sejajar dengan posisi penenun saat proses menenun dilakukan. Dengan kata lain, benang lungsi terletak vertikal yang selanjutnya ditemukan dengan benang horizontal yakni benang pakan saat proses menenun dikerjakan.

Kain tenun ikat lungsi

Senar fluorocarbon, pas untuk Anda yang sering memancing

Senar pancing jenis fluorocarbon adalah senar yang terbuat dari senyawa fluororesin. Senyawa tersebut mampu mengurangi pemanjangan senar. Senar ini juga memiliki kelebihan, yaitu bersifat invisible dan lebih cepat tenggelam di dalam air. Karena kelebihannya tersebut, senar ini cocok digunakan untuk memancing di berbagai tempat.

Biasanya, senar fluorocarbon sering digunakan untuk leader pada tali PE dan nilon. Hal ini disebabkan oleh sifatnya yang invisible di dalam air dan lebih tahan gesekan. Tali fluorocarbon biasanya tidak digunakan sebagai tali utama. Tali fluorocarbon hanya digunakan sebagai leader atau shock leader karena harganya cukup mahal.

Kelemahan senar ini, yaitu lebih kaku dan keras daripada nilon. Karakter tersebut membuat senar sulit dijadikan leader saat digunakan memancing dengan top water. Masalah ini sulit ditangani kecuali jika Anda sudah cukup ahli dalam memancing.

Memahami Mekanisme Berpikir

Dengan memahami mekanisme mendasar kesalahan berpikir dan melibatkan penalaran yang kritis tersebut, seseorang akan dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk membuat keputusan dan menjauhkan dari penarikan kesimpulan yang keliru.

Dengan demikian, penting untuk terus memperkaya pemahaman dalam literasi mantiq dan logika agar mampu mengurai benang kusut dalam berpikir dan meningkatkan kualitas penalaran dalam setiap aspek kehidupan.

Benar, kesalahan berpikir merupakan bagian manusiawi yang wajar. Namun, melalui kesadaran dan pembelajaran yang terus-menerus diasah dan diperbaiki, seseorang dapat mengatasi tantangan ini dan mendorong terwujudnya hasil kesimpulan yang lebih rasional dan solutif.

Safna Faradish Mei D. Aliek, Mahasiswi UIN Sunan Ampel Surabaya.

Proses Pembuatan Tenun Ikat Lungsi

Pada teknik ikat lungsi, benang pakan berwujud benang polos satu warna. Sedangkan benang lungsi sudah mempunyai corak yang dibuat sebelum dipasang di alat tenun.

Sebelum ditenun, benang lungsi diikat sesuai pola lalu dicelupkan ke dalam cairan pewarna. Semua bagian benang akan berubah warna kecuali bagian yang diikat tali. Bagian benang lungsi yang terikat tali itu tidak tersentuh pewarna sehingga saat ikatan tali dibuka, warnanya tidak berubah.

Berikut ini adalah 6 tahapan dalam pembuatan kain tenun ikat lungsi yang perlu ada ketahui

1. Proses Plangkan

Proses ini dilakukan dengan menyusun benang dari bentuk streng atau kones ke dalam plangkan. Pada saat bersamaan benang-benang tersebut sudah dikres atau disilangkan, agar pada saat proses penenunan benang-benang tersebut dapat menganyam benang pakannya, mengingat benang yang tersusun dalam plangkan adalah benang yang akan digunakan sebagai benang lungsi.

Proses plangkan sering juga disebut proses ngeteng, proses ini harus dilaksanakan dengan cermat. Jika salah dalam menghitung benang maka hasil motif tidak akan sesuai dengan desain yang akan diwujudkan. Proses ini masih manual, kalau tidak hati-hati resiko benang putus dan benang kusut sangat memungkinkan.

2. Proses Pengikatan

Pengikatan dilakukan mengikuti pola atau motif yang sudah digambar. Dulunya tali yang digunakan untuk mengikat adalah daun kelapa atau lontar yang masih muda, direbus dulu sebelum untuk mengikat. Saat ini lebih mudah karena menggunakan tali rafia.

Ikatan yang bagus adalah ikatan yang tepat pada garis pola dan ikatannya padat, sehingga warna tidak tembus pada benang yang sudah diikat. Memola dilakukan dengan kuas dan pewarna Indanthren dengan cara memberi garis sebagai tanda atau batas yang harus diikat nantinya.

3. Proses Pewarnaan

Dilakukan untuk mendapatkan warna pada benang yang nantinya akan ditenun. Dalam proses pewarnaan, resep warna dibuat dalam satu pak benang 6 ikat terdiri dari 25 sampai 26 streng benang. Benang-benang yang akan diwarna tersebut disusun dalam stok, dan dalam satu stok terdiri dari 2 ikat. Zat warna yang dapat digunakan bisa dengan warna alam maupun sintetis. Cara pewarnaan dengan pewarna napthol adalah sebagai berikut:


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia