... 7 Cara Mudah Mengatasi Benang Kusut pada Kerajinan Tangan DIY

Mengurai Benang Kusut - Panduan Praktis untuk Pekerjaan Jahit dan DIY

10 Rekomendasi Senar Pancing Terbaik [Ditinjau oleh Pemancing Profesional]

Apakah Anda suka memancing? Selain umpan pancing, pemilihan senar pancing juga berpengaruh terhadap performa Anda dalam memancing, lho! Ada berbagai merek senar pancing terkuat di pasaran, seperti Optima, AQUASEA, dan Daiwa.

Kami akan membantu memilih dan memberi rekomendasi senar pancing yang bagus untuk Anda. Berbagai jenis senar pancing seperti senar pancing PE dan nilon juga ada. Artikel ini sudah ditinjau oleh pemancing profesional kami, Dudit Widodo. Yuk, pastikan Anda memilih senar pancing yang kuat dan anti keriting agar kegiatan memancing lebih menyenangkan!

Konten ini dibuat secara independen oleh mybest. mybest mungkin akan mendapatkan komisi apabila Anda membeli produk melalui link marketplace yang ada dalam konten mybest.

Dudit Widodo adalah pembuat film dokumenter sekaligus pemancing profesional. Pria ini sudah lebih dari 30 tahun berkarier di bidang film dokumenter. Selain itu, beliau juga seorang penggagas program TV Mancing Mania sejak 2006 hingga 2019. Pengalaman kerjanya meliputi freelance sutradara dan kamerawan dokumenter pada 1978 hingga 1995. Beliau juga meliput dan terlibat di berbagai turnamen mancing baik nasional maupun internasional.

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.

Madilog Tan Malaka

Mengurai Benang Kusut Kesalahan Berpikir dalam Ruang Mantiq. Dalam bukunya yang berjudul Madilog, Tan Malaka mengemukakan tentang apa itu kesalahan berpikir. Menurutnya kesalahan berpikir dalam logika bukanlah suatu kesalahan yang disebabkan karena lapar, pikiran haru atau faktor lainnya. Melainkan disebabkan karena lupa atau salah dalam penggunaan cara logika. Meskipun terkadang terjadi pula dalam kondisi perut kenyang dan pikiran yang tenang.

Oleh karenanya, melalui artikel ini pembaca akan diajak untuk mengetahui kompleksitas kesalahan berpikir yang umum terjadi di khalayak. Begitu juga melihat bagaimana kesalahan-kesalahan ini dapat memberikan dampak signifikan pada kualitas penalaran dan pengambilan keputusan.

Lebih lanjut, artikel ini akan memberikan wawasan baru dalam sistematika berpikir. Mencoba mengetahui cara mengurai benang kusut yang dapat mempengaruhi pemikiran seseorang dalam aktifitasnya sehari-hari.

Senar fluorocarbon, pas untuk Anda yang sering memancing

Senar pancing jenis fluorocarbon adalah senar yang terbuat dari senyawa fluororesin. Senyawa tersebut mampu mengurangi pemanjangan senar. Senar ini juga memiliki kelebihan, yaitu bersifat invisible dan lebih cepat tenggelam di dalam air. Karena kelebihannya tersebut, senar ini cocok digunakan untuk memancing di berbagai tempat.

Biasanya, senar fluorocarbon sering digunakan untuk leader pada tali PE dan nilon. Hal ini disebabkan oleh sifatnya yang invisible di dalam air dan lebih tahan gesekan. Tali fluorocarbon biasanya tidak digunakan sebagai tali utama. Tali fluorocarbon hanya digunakan sebagai leader atau shock leader karena harganya cukup mahal.

Kelemahan senar ini, yaitu lebih kaku dan keras daripada nilon. Karakter tersebut membuat senar sulit dijadikan leader saat digunakan memancing dengan top water. Masalah ini sulit ditangani kecuali jika Anda sudah cukup ahli dalam memancing.

Membongkar Kesalahpahaman tentang Kasta di Bali

Sekitar tahun 2003 silam, saya dan beberapa teman diundang ikut diskusi terbatas untuk membahas draf buku ini bersama penulisnya, Made Kembar Kerepun. Diskusi dengan teman-teman muda di Bali ini semacam pra-peluncuran buku.

Saat itu, untuk pertama kali saya tahu tentang kesalahpahaman tentang kasta ini meski hanya sedikit.

Karena itu, saya senang ketika akhirnya saya mendapatkan buku ini. Saya bisa membaca buku yang membedah tentang kasta di Bali ini.

Majapahitisasi

Dari judulnya saja, buku ini sudah amat jelas. Ada dua pesan utama yang saya tangkap dari judul tersebut. Pertama, penulisnya menganggap isu kasta di blai serupa benang kusut. Sesuatu yang ruwet dan kompleks. Pesan kedua, penulis buku ini berusaha membongkar bagaimana sistem kasta itu coba dilestarikan di Bali.

Begitulah penulis buku ini, Made Kembar Kerepun, membahas isu kasta dalam buku terbitan Penerbit Panakom, Denpasar April 2007 ini. Made Kembar Kerepun, yang sudah almarhum, membedah isu kasta dalam 10 bab dan 308 halaman buku ini.

Bab tersebut antara lain (1) Benang Kusut Nama dan Gelar Bangsawan di Bali, (2) Belanda Kembali Hidupkan Kasta, (3) Ketidakadilan Bangkitkan Perlawanan, (4) Kiat-kiat Pengajegan Kasta, dan (5) Ranjau-ranjau Bagi Triwangsa.

Saya sih tak hanya menangkap pesan “kegeraman” penulis terhadap masalah kasta tapi juga upayanya untuk membedah dan menjelaskan bahwa sistem kasta itu sebuah kesalahpahaman yang harus dibongkar.

Kesalahpahaman terbesar, menurut Kerepun, adalah anggapan bahwa kasta itu tradisi Bali sehingga harus dilestarikan. Menggunakan berbagai arsip sejarah, termasuk lontar zaman kerajaan Bali kuno sebelum Majapahit dan buku-buku pada zaman kolonial Belanda, Kerepun menunjukkan bahwa Bali dulunya tak mengenal kasta.

Memahami Mekanisme Berpikir

Dengan memahami mekanisme mendasar kesalahan berpikir dan melibatkan penalaran yang kritis tersebut, seseorang akan dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk membuat keputusan dan menjauhkan dari penarikan kesimpulan yang keliru.

Dengan demikian, penting untuk terus memperkaya pemahaman dalam literasi mantiq dan logika agar mampu mengurai benang kusut dalam berpikir dan meningkatkan kualitas penalaran dalam setiap aspek kehidupan.

Benar, kesalahan berpikir merupakan bagian manusiawi yang wajar. Namun, melalui kesadaran dan pembelajaran yang terus-menerus diasah dan diperbaiki, seseorang dapat mengatasi tantangan ini dan mendorong terwujudnya hasil kesimpulan yang lebih rasional dan solutif.

Safna Faradish Mei D. Aliek, Mahasiswi UIN Sunan Ampel Surabaya.


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia