... Panduan Lengkap Benang Layangan Besar: Tips, Trik, dan Ide Kreatif DIY

Seni Membuat Benang Layangan Besar - Panduan DIY untuk Karya Sulaman yang Indah

Sekarang, waktunya kamu menyiapkan buluh dan mengikatnya jadi satu sebagai kerangka layangan

instructables.com

Buluh diikat membentuk salib dan mengikuti ukuran dari bagian tengah kertas yang kamu potong tadi. Agar ukurannya bisa sama, sejajarkanlah dulu buluh ini dengan kertas tadi. Kalau ukurannya sesuai, ikat kencang buluhnya di bagian persilangan salib. Ingat juga, kelebihan benang harus dipotong.

Untuk jenis benangnya, kamu bebas memilih asalkan ikatan tidak mudah lepas. Lalu, jangan menggunakan tali sebab terlalu tebal dan berat untuk terbawa angin. Kalau kamu merasa malas mencari buluh bambu untuk dipotong jadi kerangka, jangan khawatir! Tusuk sate bisa jadi solusinya.

Editor’s picks

picswe.net

Buatlah lubang kecil berbentuk layang-layang di keempat sudut kertas. Pastikan jangan terlalu besar lubangnya. Nantinya, lubang ini akan dimasuki buluh, benang, dan juga pita.

Mulailah dengan memasukkan benang lewat setiap lubang dan ikatkan juga pada ujung-ujung buluh. Sisakan tambahan pada bagian atas untuk memasukkan pita.

Benang Layangan

Seperti ada benda yang menusuk ingatan ibunya, seketika ia kaget mendengar ucapan itu. Ingatan yang selama ini berusaha ia pendam sedalam mungkin agar tak seorang pun dapat mencium baunya. Namun, kini ingatan itu seakan mulai mekar kembali, setiap sore. Menjadi sekawanan mawar hitam yang tumbuh di taman.

“Baiklah, Nak! Barangkali sudah waktunya untuk kau tahu tentang kehidupan di masa lalu yang belum pernah ibu ceritakan. Anakku, pasti kau masih bertanya-tanya mengapa kita seakan tidak memiliki sanak famili dari garis ibu selain keluarga paman Junetmu. Meski ibu pernah menyebut satu persatu nama saudara kita, tapi kau tak pernah bertemu dan berkunjung ke rumahnya. Mungkin kau masih meragukan hal itu. Tapi percayalah, Nak, ibu tak sampai hati bila membohongi putranya sendiri.”

Ibunya pun mulai bercerita:

Nak, dulu di kampung, pria seusiamu sudah belajar mengelola sawah, membajak, memacul, mengaliri air di malam hari serta mahir menyabit rumput. Tapi kau tidak melewati fase itu karena peristiwa yang akan kau dengar ceritanya. Mungkin dengan begitu akan sedikit menebus kesalahan masa lalu kami pada anak cucu.

Waktu itu musim kemarau. Kami bertiga setiap sore bermain layangan di lapangan kecamatan. Kami menyebutnya lapangan lao’ 3 songai karena memang lapangan tersebut berada di sebelah selatan sungai dari tempat kami tinggal. Sore itu, ibu, Sam, dan paman Junetmu berangkat ke lapangan bersama kakekmu dan Paman Bahar, ayah Sam. Kebetulan tempat mereka menyabit rumput searah dengan tempat kami bermain layangan. Kami berpisah sebelum sampai di jembatan yang menghubungkan antara penduduk jeh 4 songai dan lao’ songai.

1 Songai = Sungai
2 Arek = Celurit
3 Lao’ songai = Lao’ (selatan) songai lao’ songai (selatan sungai)

Ikat lagi buluh di sisi kiri & kanan dengan benang yang sama secara horizontal. Ambil tali dari buluh atas untuk mengikat tali horizontal ini

unamexicanaenusa.com

Awali dengan mengikat tali di buluh horizontal. Ambil satu sisi benang dan gunakan untuk mengikat buluh di sisi kiri dengan kertas. Jika sudah terikat, sisa benang dibentangkan menuju ke buluh di kanan. Gunakan lagi untuk mengikat buluh di lubangnya. Maka, kamu akan mendapati seutas tali horizontal di bagian tengah.

Giliran kamu mengikat buluh di sisi atas dengan lubangnya. Jika sudah, sisa benangnya bisa dibentangkan ke arah bawah. Lalu, ikatkan dengan benang horizontal tadi, tepat di atas persilangan buluh. Lalu, sisa benangnya jangan dipotong melainkan bisa langsung dipakai untuk mengulur layangan saat semakin terbang tinggi.

Permainan Layang-Layang: Sejarah, Cara Membuat dan Manfaatnya

Permainan layangan atau layang-layang merupakan salah satu permainan tradisional yang dimainkan sudah sejak lama, tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan masih eksis dimainkan oleh anak-anak maupun orang dewasa lainnya. Beberapa literatur menyebutkan kemunculan permainan layangan atau permainan layang-layang tidak terlepas dari China.

Catatan pertama menyebutkan permainan layang-layang adalah dokumen dari China sekitar 2500 Sebelum Masehi. Penemuan sebuah lukisan gua di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, pada awal abad ke-21 yang memberikan kesan orang bermain layang-layang, lalu menimbulkan pendapat lain mengenai tradisi yang berumur lebih dari itu di kawasan nusantara. Dikatakan bahwa layang-layang adalah dari Sejarah Melayu (Sulalatus Salatin) dari abad ke-17 yang menceritakan suatu festival layang-layang yang diikuti oleh seorang pembesar kerajaan.

Cara Membuat Layang-Layang

Cara membuat layang-layang – Halo para penghobi layang-layang, kali ini kita akan membahas tentang cara membuat layang-layang.

Layang-layang atau WAU merupakan lembaran bahan tipis berkerangka yang diterbangkan ke udara dan terhubung dengan tali atau benang ke daratan atau pengendali. Layang-layang memanfaatkan kekuatan hembusan angin sebagai alat pengangkatnya. Dikenal luas diseluruh dunia sebagai alat permainan.

Diketahui juga bahwa layang-layang memiliki fungsi ritual, alat bantu memancing, atau menjerat, menjadi alat bantu penelitian ilmiah, serta media energi alternatif. Namun di beberapa daerah layang-layang biasanya digunakan untuk media rekreasi.

Sungguh senang dan indah melihat layang layang berterbangan diantara awan yang menghiasi langit biru yang cantik. Terdapat kebanggaan tersendiri disaat layang-layang yang kita buat sendiri mengudara dengan anggun di langit biru.

Di tahun 2019 ini, mungkin layang-layang kurang seramai tahun sebelumnya. Namun, hobi dan kesenangan membuat atau pun bermain layang layang tidak akan pernah hilang. Masyarakat pedesaan biasanya masih sering memainkan permainan ini terutama anak-anak maupun dewasa untuk mengisi waktu luang.

Perkenalkan, Punca Media

Sebelum kita ke Jenis Kemasan Produk, kami kenalkan dulu chanel youtube PUNCA MEDIA. Disini Anda dapat melihat inspirasi dari para pengusaha dari mulai merintis usaha, mencari modal, melewati masa sulit hingga sukses seperti saat ini. Terima kasih.


Tags: benang yang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia