Seni Membuat Benang Layangan Besar - Panduan DIY untuk Karya Sulaman yang Indah
Lajângan
Bersamaan dengan datangnya musim tembakau, atau lebih tepatnya musim kemarau, biasanya langit Madura akan menampilkan permainan layang-layang atau Lajângan. Dengan warna-warni kertas minyak, langit Madura nampak semarak, ditambah lagi dengan bunyi sawangan yang mengeluarkan aneka macam nada.
Selain itu bentuk Lajângan pun mengalami perubahan. Jika dulu bentuknya biasa dan sedikit. Saat ini, bentuk Lajângan sangat beraneka ragam seperti ada Lajângan dengan bentuk seperti sosok manusia, pesawat terbang, perahu, kuda, dan lain-lain.
Aksesoris yang digunakan pun kini sudah ada yang menggunakan lampu LED, hal ini ditambahkan agar lajângan bisa terlihat sangat indah apabila akan diterbangkan di malam hari. Layang-layang yang hendak diadu biasanya memiliki bentuk yang khusus, dan sering disebut kope’an.
Nah, itulah beberapa dari sekian banyak sebutan untuk layang-layang di daerah Indonesia, menarik bukan?
Langlayangan
situs/riauonline.co.id
Buat kamu yang berasal dari Jawa Barat tentunya sudah sangat familiar dengan kata langlayangan. Biasanya saat masuk musim kemarau atau usum halodo tiba, sebagian anak-anak masyarakat sunda sering memanfaatkan waktu luang mereka dengan bermain layang-layang, atau jika tidak mereka akan ikut mengejar layang-layang putus yang biasa di sebut moro langlayangan.
Kegiatan bermain layang-layang ini biasanya dilakukan di sore hari saat cuaca tidak terlalu terik sampai menjelang magrib. Saat bermain, beberapa dari pemain langlayangan ada yang menggunakan benang gelasan untuk digunakan dalam ajang adu langlayangan, jika tidak, pemain hanya akan menggunakan benang biasa atau kenur.
Manfaat Permaianan Layang-Layang Bagi Anak
1. Melatih Motorik Kasar. Saat anak berlari, menarik benang layangan, serta gerakan menggulung benang dengan cermat merupakan gerak motorik kasar. Anak yang suka bermain layangan otot kaki dan otot tangannya akan terlatih. Menjadikan keseimbangan tubuh dan kekuatan otot besarnya semakin baik. Motorik kasar yang terlatih akan berefek baik pada kognisi anak.
2. Koordinasi Mata dan Tangan Gerakan menarik benang layangan saat akan menaikkan mainan tersebut ke langit memerlukan koordinasi mata dan tangan yang baik. Koordinasi ini sangat diperlukan saat anak belajar membaca, menyalin tulisan, melakukan aktivitas motorik halus, dll.
3. Berlatih Permainan dengan Aturan Bermain layangan di lapangan, apalagi bersama beberapa teman memerlukan aturan dan kesepakatan. Hal ini akan melatih anak mengembangkan soft skill. Termasuk kemampuan bernegosiasi, berdiskusi, dan membuat kesepakatan.
4. Belajar Berbagi Kemampuan dan kemauan berbagi adalah hal yang penting untuk melatih kecerdasan emosional dan spiritual anak. Anak akan bergantian memainkan layangan dengan teman sebaya, saling berbagi perlengkapan bermain, dll.
5. Menambah Banyak Teman Umumnya layangan dimainkan di lapangan yang luas dan melibatkan banyak orang. Selain pemain, ada juga anak-anak yang menonton. Banyaknya orang yang terlibat akan membuat anak mengenal orang baru, berkenalan dengan anak-anak dari latar belakang berbeda.
Tidak berhenti sampai keseruan saja, bermain layang-layang juga bermanfaat juga untuk kesehatan, perkembangan anak dan dapat meningkatkan komunikasi dan kemampuan sosial anak. Baca artikel lainnya untuk mendapatkan update dan informasi dari Happy Play Indonesia.
ksplorasi dunia kegembiraan bersama Happy Play! Temukan berbagai peralatan playground berkualitas tinggi dan desain kreatif untuk menciptakan area bermain anak yang luar biasa. Klik banner di bawah ini untuk mengeksplor lebih lanjut koleksi kami dan dapatkan penawaran eksklusif. Percayakan pada Happy Play untuk mewujudkan playground impian Anda, di mana keamanan, kreativitas, dan kebahagiaan anak menjadi prioritas utama. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menciptakan pengalaman bermain yang tak terlupakan!
Tags: benang yang