Karakteristik Benang Logam dalam Seni Sulam dan DIY
Apa itu Logam?
Logam adalah salah satu zat atau elemen yang utamanya dicirikan oleh konduktivitas listrik dan termal yang tinggi. Tampilan fisik sebuah element logam dapat terlihat dengan warna yang buram hingga berkilau, dan merupakan konduktor panas dan listrik yang sangat baik. Sebagian besar logam mudah ditempa dan ulet, akan tetapi sebenarnya, logam lebih padat daripada elemen lainnya.
Logam adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti "metallon" (inggris: "metal"). Yang mana metallon ini merujuk pada salah satu unsur kimia yang bisa membentuk ion serta memiliki sifat-sifat tertentu yang melekat di dalamnya. Logam masuk sebagai salah satu unsur atau elemen yang membentuk bumi.
Ada banyak jenis logam yang bisa ditemukan di permukaan bumi ini. Berbagai jenis logam ini masing-masing tentu memiliki manfaat dan sifat yang berbeda. Sifat logam yang berbeda-beda inilah yang kemudian bisa memberikan manfaat yang beragam pula bagi manusia yang ingin memanfaatkannya.
Mengapa Logam Memiliki Sifat Konduktor?
Mengapa logam bersifat konduktor, dikarenakan atom-atomnya membentuk matriks di mana elektron-elektron luar dapat dengan mudah bergerak.
Dikutip dari laman LibreTexts Chemistry, elektron-elektron dalam logam bebas untuk bergerak dalam jaringan atom logam, menghasilkan "lautan elektron" di sekitar inti positif ion-ion logam yang berinteraksi.
Proses ini membuat logam menjadi konduktor listrik atau konduktor panas yang baik. Konduktivitas listrik logam tergantung pada kemurnian dan struktur kimia logam serta jumlah dan mobilitas elektron bebas yang dimilikinya. Mobilitas elektron adalah kemudahan elektron untuk bergerak bebas melalui material.
Logam apakah yang paling baik sebagai konduktor? Perak merupakan logam yang paling efisien sebagai konduktor.
Meskipun tembaga memiliki konduktivitas yang lebih rendah daripada perak, namun karena lebih terjangkau, tembaga sering digunakan sebagai konduktor dalam banyak peralatan rumah tangga.
4 Macam Macam Benang Berdasarkan Proses Pembuatannya
Terdapat 4 macam benang berdasarkan proses pembuatannya . Pertama adalah benang carded. Benang carded adalah benang yang hanya membutuhkan biaya produksi rendah dan menghasilkan benang yang sedikit kusut (fuzzy). Biasanya benang carded menggunakan bahan dari serat katun, serat tumbuhan, bulu binatang atau wol, dan benang sintetis.
Benang carded identik dengan sifatnya yang dapat menyusut dan teksturnya yang tidak begitu halus. Jenis yang kedua adalah benang combed. Benang combed memerlukan biaya yang lebih mahal karena menghasilkan benang yang halus dan lembut.
Proses pembuatan benang carded juga digunakan pada saat membuat benang combed, maka waktu yang diperlukan untuk membuat benang combed lebih lama. Umumnya benang combed hanya menggunakan serat kapas dan serat lainnya yang sudah melewati tahap carded atau carding. Benang combed identik dengan teksturnya yang lembut dan halus, sehingga lebih nyaman digunakan. Jenis yang ketiga adalah benang woolen.
Benang woolen menggunakan serat yang sudah melewati proses carding dan serat lainnya. Benang woolen identik dengan benang yang besar dan tidak teratur, berbulu, dan lembut. Jenis yang terakhir adalah benang worsted.
Benang worsted adalah benang yang menggunakan benang wol yang sudah melewati proses combed. Benang worsted identik dengan tampilannya yang sedikit berbulu, memiliki tekstur halus, dan padat.
Tags: benang logam