Karakteristik Benang Logam dalam Seni Sulam dan DIY
Jenis Jenis Bahan
Berikut beberapa jenis bahan berdasarkan jenisnya :
Logam
Bahan pertama yang dapat digunakan dalam pembuatan benda ialah logam. Logam memiliki sifat bahan yang tahan air, dapat menghantarkan panas dan listrik dengan baik, mudah dibentuk dan ditempa, sulit untuk dibakar, tidak lentur, keras, kuat dan padat. Namun adapula logam yang berbentuk cair. Kegunaan bahan cair ini untuk pembuatan termometer. Sifat bahan logam ini juga dapat digunakan unutk beberapa hal seperti :
- Untuk perhiasan, biasanya terbuat dari logam perak dan emas.
- Untuk pembuatan alat alat pertanian karena memiliki sifat bahan yang dapat dibentuk, keras dan kuat. Contohnya sabit, garpu, cangkul.
- Untuk membuat kabel tembaga karena memiliki sifat yang dapat menghantarkan listrik.
- Untuk bahan bangunan, jembatan maupun rumah karena memiliki sifat bahan yang tidak lentur, kuat dan keras.
- Untuk membuat alat dapur karena memiliki sifat yang dapat menghantarkan panas.
Plastik
- Bahan utama untuk membuat wadah yang memiliki sifat tahan air serta ringan. Misalnya kantong plastik, gelas maupun ember.
- Bahan untuk pegangan alat dapur dikarenakan memiliki sifat yang isolator terhadap panas.
- Bahan utama untuk membuat mainan anak yang memiliki sifat mudah dicetak maupun dibentuk.
Kaca
- Untuk membuat peralatan rumah tangga karena tahan panas, misalnya gelas dan piring.
- Untuk bahan pembuat kaca jendela karena memiliki sifat yang transparan atau tembus pandang.
Kayu
Jenis bahan selanjutnya yang dapat digunakan untuk pembuatan benda ialah kayu. Kayu bersumber dari tumbuhan yang terdapat disekitar kita. Sifat bahan kayu ini meliputi kuat, keras, tidak tahan api, tidak tahan air, mudah untuk dibentuk, sebagai isolator listrik dan panas. Kegunaan bahan kayu menurut sifatnya yaitu :
Mengapa Logam Mampu Menghasilkan Listrik dengan Baik?
Dalam aplikasi listrik, kemampuan bahan konduktor yang baik sangatlah penting. Dalam hal ini, kemampuan konduktivitas listrik logam dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti komposisi kimia, sifat mekanik seperti kekuatan tarik dan regangan tarik, serta kondisi permukaan kawat.
Berkaitan dengan hal tersebut, mengapa logam dapat menghantarkan listrik? Logam memiliki kemampuan yang baik dalam menghasilkan listrik karena memiliki sifat konduktivitas yang tinggi. Sifat-sifat konduktor yang dimaksud antara lain:
1. Hambatan listrik
Konduktor mengalami hambatan listrik yang kecil, yang diukur dengan hambatan jenisnya. Hambatan ini tergantung pada bahan konduktor dan besar luas penampangnya.
2. Koefisien temperatur hambatan
Sifat ini menjelaskan bagaimana perubahan suhu memengaruhi dimensi konduktor, dengan bahan yang cenderung memuai saat suhu naik dan menyusut saat suhu turun.
3. Daya hantar panas
Konduktor memiliki daya hantar panas yang tinggi, yang menunjukkan kemampuannya untuk mentransfer panas dalam satu satuan waktu. Hal ini penting terutama dalam aplikasi mesin listrik dan komponen terkait.
4. Daya tegangan tarik
Sifat ini merujuk pada kekuatan mekanis konduktor, yang penting terutama untuk penggunaan di atas tanah dan dalam distribusi tegangan tinggi.
5. Timbulnya daya elektro-motoris termo
Ketika arus listrik mengalir melalui konduktor, perbedaan suhu antara dua titik kontak konduktor yang berbeda dapat menyebabkan timbulnya gaya elektromotor.
6. Daya elektro-motoris termo
Sifat ini mengacu pada besarnya gaya elektromotor yang dihasilkan oleh perbedaan suhu, yang dapat memengaruhi pengaturan arus dan tegangan dalam sistem listrik.
Macam Macam Benang Berdasarkan Konstruksinya
Berdasarkan konstruksinya , benang dapat terdiri dari 1 helai (single yarn), 2 helai (double yarn), bahkan lebih dari 2 helai benang (multi yarn), hal ini bertujuan untuk membuat benang tidak mudah putus dan tahan lama. Benang dapat dipintal dengan 4 macam metode: s twist, z twist, low twist, dan high twist.
Metode-metode ini berfungsi untuk mengunci helaian benang yang dijadikan satu agar tidak mudah terurai. Benang juga mempunyai banyak kategori, salah satunya benang yang memiliki tekstur unik atau complex yarn.
Kategori benang ini identik dengan teksturnya yang tidak beraturan dan memiliki tampilan yang tidak biasa sehingga menghasilkan kain dengan efek unik. Beberapa jenis benang yang masuk kategori complex yarn adalah slub yarn, spiral yarn, boucle yarn, loop yarn, snarl yarn, knop yarn, chenille yarn, tweed, dan metallic yarn.
Kain yang dihasilkan benang complex memiliki harga yang lebih mahal karena tampilannya yang unik dan tidak biasa.
Benang merupakan salah satu benda yang sangat penting dalam industri tekstil dan garmen, dan benang memiliki banyak jenis dan fungsi. Semoga dengan adanya penjelasan tentang benang di atas dapat membantu Anda memahami benang dengan lebih baik.
Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta
Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang
Jam Buka
Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB
Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB
Sifat Bahan Tekstil
Untuk dapat melakukan pemeliharan bahan tekstil dengan tepat dan benar, terlebih dahulu harus diketahui sifat-sifat dari bahan tersebut:
Sifat-sifat bahan katun adalah bersifat hidroskopis atau menyerap air, mudah kusut, kenyal, dalam keadaan basah kekutannya bertambah lebih kurang 25%, dapat disetrika dalam temperatur panas yang tinggi, katun lenan tersebut mengandung lilin, oleh sebab itu tidak perlu dikanji. Katun lenan ini tidak tahan chloor. Sementara rayon lebih licin dan mengkilap, tidak menghisap debu dan kotoran, karna kotoran itu melekat hanya pada permukaan bahan saja. Sedangkan sintetis sifatnya tidak jauh berbeda dengan katun lainnya
Bahan wol memiliki sifat sangat kenyal hingga tidak mudah kusut, bila wol dipanaskan ia akan menjadi lunak karena kenyalnya berkurang. Wol mengikat, panas, karena serabut wol keriting. Udara dalam pori-pori wol bertahan, bila dipakai dapat mengantarkan panas, wol tidak tahan akan nyengat.
Bahan sutera memiliki sifat lembut, licin dan berkilap, kenyal dan kuat. Dalam keadaan basah sutera berkurang kekuatannya 15%. Bahan sutera tahan ngenyat, banyak menghisap air dan bila dipergunakan memberi rasa sejuk.
Bahan tekstil ini apabila dicuci cepat menjadi kering, tidak kusut jadi tidak perlu di setrika, kuat dan tahan lama dipergunakan, lebih tahan panas.
Bahan tekstil yang berasal dari brokat, lame dan songket ini mudah berubah warna, tidak mudah kusut, kurang menyerap air, tidak tahan temperatur setrika yang tinggi.
Tags: benang logam