"Benang Mesin Jahit Loncat - Penyebab dan Solusi"
Penomoran Jarum Jahit
Selain mengetahui jenis-jenis jarum jahit, kenali pula penomoran jarum jahit agar nantinya lebih mudah memahami tips memilih jarum jahit. Nomor-nomor khusus pada jarum jahit berfungsi menunjukkan ukuran jarum. Setidaknya ada dua cara penomoran jarum jahit.
1. Cara pertama
Menggunakan nomor metrik (Nm). Nomor ini mewakili diameter bagian runcing jarum dengan satuan milimeter. Diameter diukur tepat dari atas bagian cekung tetapi tidak termasuk bagian runcing jarum.
Jarum Nm 110, artinya jarum memiliki diameter 1,1 millimeter pada bagian runcing jarum.
Jarum Nm 50, artinya jarum memiliki diameter 0.5 millimeter pada bagian runcing jarum.
2. Cara kedua
Menggunakan sistem penomoran Amerika dan Eropa. Contoh, jarum ORGAN 80/12. “ORGAN” menunjukkan merk jarum, sedangkan “80/12” menunjukkan ukuran jarum. Angka “80” dan “12” sebenarnya merupakan satu ukuran yang sama. Angka “80” mengacu pada European size, sementara angka “12” merujuk pada American size.
marthastewart.com // tips memilih jarum jahit
Mesin Jahit: Prinsip Kerja dan Klasifikasi
Mesin jahit adalah suatu mesin yang mampu membentuk satu atau lebih jahitan pada suatu bahan jahit, dengan menggunakan satu atau lebih benang jahit untuk menjalin atau menyatukan satu atau lebih lapisan bahan jahit. Mesin jenis ini cocok untuk menjahit berbagai jenis kain seperti katun, linen, sutra, wol, dan serat buatan, serta kulit, plastik, kertas, dan produk lainnya. Jahitannya rapi, indah, rata dan kokoh, kecepatan menjahitnya juga sangat cepat, dan sangat nyaman digunakan.