... Benang Mukosa Positif: Mengenal dan Menggunakan Benang Sulam dengan Efektif

Benang Mukosa Positif - Panduan Lengkap untuk Pemula dalam Kerajinan Rajut

Membaca hasil

Tergantung tes mana yang dipesan penyedia layanan kesehatan untuk urinalisis, mungkin ada beberapa pengukuran pada hasil tes. Laporan laboratorium, termasuk laporan urinalisis, biasanya memberikan informasi berikut:

  • Nama tes urine atau apa yang diukur dalam urine.
  • Jumlah, pengukuran, atau penilaian hasil tes urine.
  • Hasil normal, rentang pengukuran atau penilaian untuk tes tersebut.
  • Informasi yang menunjukkan apakah hasil tes normal atau abnormal.

Kejernihan urine mengacu pada seberapa jernih sampel urine. Sebagian besar laboratorium mengategorikan kejernihan urine sebagai salah satu dari berikut ini:

  • Jernih.
  • Sedikit keruh.
  • Keruh.
  • Butek (buram, atau kental dengan zat tersuspensi).

Jika menjalani tes urine kimia, seperti tes urine glukosa atau tes urine nitrit, hasilnya dapat dikategorikan sebagai negatif atau positif dan/atau menunjukkan jumlah zat.

Jika menjalani tes urine mikroskopis, seperti tes untuk sel darah merah atau bakteri, laboratorium kemungkinan akan mengategorikan jumlah (hasil) zat sebagai salah satu dari berikut ini:

Urinalisis atau tes urine adalah salah satu informasi untuk mengetahui tentang apa yang terjadi dalam tubuh.

Tes ini dapat menunjukkan tanda-tanda peringatan, tetapi tidak dapat memberi tahu dokter dengan pasti bahwa ada sesuatu yang salah. Hasilnya mungkin merupakan petunjuk bahwa kamu memerlukan lebih banyak tes dan tindak lanjut. Langkah selanjutnya tergantung pada alasan kenapa kamu perlu menjalani urinalisis.

Misalnya, jika hasilnya hanya sedikit abnormal dan tidak memiliki gejala penyakit lain, dokter mungkin tidak melakukan tes lain. Jika sudah memiliki masalah ginjal atau ISK, dokter mungkin ingin mengubah rencana perawatan.

Kolitis ulseratif

Peradangan pada dinding saluran usus merupakan salah satu tanda dari kolitis ulseratif . Hal ini dapat menyebabkan kerusakan selaput lendir usus sehingga meningkatkan produksi lendir.

Saat buang air besar, lendir akan meninggalkan tubuh dan bercampur dengan urine bila Anda berkemih. Hal ini membuat Anda merasa ada lendir yang keluar ketika buang air kecil.

Selain itu, luka pada dinding usus juga menyebabkan diare berdarah. Gejala lain seperti perut bawah sakit dan urgensi feses , yakni kondisi buang air besar yang tidak tertahankan.

Tanda dan gejala lain dari gangguan pencernaan ini, antara lain penurunan berat badan, kelelahan, demam, hingga anoreksia .

Umumnya, tes urine atau urinalisis dapat mendeteksi apakah ada terlalu banyak lendir dalam urine Anda.

Jika salah satu gangguan di atas terdeteksi, pastikan untuk selalu mengikuti anjuran dokter selama menjalani pengobatan.


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia