Keindahan Benang Nilai Dalam Dunia Kerajinan dan DIY
Benang Nilon Adalah Serat: Semua Yang Perlu Anda Ketahui
Benang nilon adalah serat yang seringkali digunakan dalam berbagai jenis pakaian dan produk-produk tekstil. Namun, apa sebenarnya benang nilon dan apa kegunaannya? Artikel ini akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang benang nilon sebagai serat.
Benang nilon adalah serat yang terbuat dari bahan kimia sintetis yang disebut poliamida. Poliamida ini adalah bahan dasar dari banyak produk, termasuk bahan pembuat benang nilon. Benang nilon adalah serat yang sangat kuat, tahan lama, dan tahan terhadap kerusakan oleh bahan kimia dan sinar matahari. Ini adalah alasan mengapa benang nilon sering digunakan dalam pakaian dan produk-produk tekstil lainnya.
Benang Nilon
Benang filamen nilon6
Benang nilon juga dikenal sebagai benang poliamida (PA). Benang nilon mencakup benang Nylon 6 (PA6) dan benang Nylon 66 (PA66). Nilon 66 dan Nilon 6 memiliki susunan rantai molekul yang berbeda, sehingga keduanya memiliki sifat yang berbeda. Dalam kondisi proses yang serupa, nylon 66 lebih kristalin dan lebih teratur daripada nylon 6, sehingga nylon 66 memiliki titik leleh yang lebih tinggi (titik lelehnya 40 ° C lebih tinggi daripada nylon 6), permeabilitas yang lebih lambat, ketahanan terhadap deformasi yang lebih kuat, dll.
Jenis-jenis nylon 6:
Nylon 6 HOY (Highly Oriented Yarn) mirip dengan POY kecuali bahwa diproduksi melalui proses spinning berkecepatan tinggi untuk menciptakan stabilisasi dan kristalisasi tanpa proses penggambaran. Nylon6 HOY lebih cerah dan lebih lembut, termasuk 15 denier hingga 400 denier. Cocok untuk pakaian dan penggunaan industri pada tenun, rajut lingkar, rajut pakan, dan proses benang mewah. Benang industri dengan denier 200 ke atas cocok untuk kain tas atau koper.
Nilon 6 FDY (Fully Drawn Yarn) hadir dalam berbagai kilau dan spesifikasi, termasuk 15 denier hingga 800 denier. Cocok untuk pakaian dan penggunaan industri pada tenun, rajut lingkar, dan rajut pakan. Benang industri sangat serbaguna sehingga berbagai aplikasi tersedia.
Nylon 6 POY (Partially Oriented Yarn) adalah bentuk pertama benang yang dibuat langsung dari proses melt spinning dan memiliki kilau yang berbeda seperti semi kusam, cerah, dan hitam. Dan digunakan dalam berbagai aplikasi hilir seperti ATY, DTY, dan draw warping.
Nylon 6 DTY (Drawn Textured Yarn) dibuat dari POY melalui proses teksturisasi, yaitu secara bersamaan dipilin dan ditarik. Spesifikasinya mencakup 20D ~ 400D. Cocok untuk digunakan pada pakaian rajut lingkaran dan rajut pakan serta proses penutupan benang, pewarnaan benang, dan benang hias.
Nylon 6 ATY (Air Textured Yarn) juga dikenal sebagai benang seperti spun. Nylon 6 ATY diperoleh ketika POY ditarik dan diberi tekstur melalui aliran udara di dalam ruang. Fitur-fitur ATY adalah ringan, tahan aus, mudah dibersihkan, cepat kering, dan cocok untuk pakaian olahraga, pakaian kasual, jaket, ransel, bagasi, dan kursi, dll.
Untuk Kebutuhan Industri
gambar tali nilon
Tali nylon memiliki peranan yang sangat penting di berbagai dunia industri, diantaranya untuk industri pertanian, perkapalan, lifting , konstruksi dan masih banyak lagi.
1. Industri Pertanian dan Peternakan
Dalam industri pertanian dan peternakan, tali ini biasa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan jala / jaring ikan.
Jenis tali yang biasa digunakan untuk membuat jala yaitu benang tipis atau tali yang dirajut sehingga membentuk lembaran jaring untuk bisa menampung ikan. Awalnya, jala dibuat dari bahan tali berbahan organik seperti wol atau sutra. Namun, kini penggunaannya lebih sering memakai tali tambang berbahan sintetis seperti tali nylon .
Pemilihan jenis tali ini sebagai bahan pembuatan jala dikarenakan tali tambang ini mempunyai kekuatan cukup baik saat menarik ikan berjumlah banyak. Disamping itu, penggunaannya juga lebih awet dan gampang dirawat.
Ada beberapa jenis jala dari tali tambang diantaranya pukat (jaring panjang dan besar), jaring lingkar, jaring lempar, dan jaring angkat.
- Industri Kapal dan Kelautan
Tali kapal atau tali yang diaplikasikan dalam bidang perkapalan dan kelautan juga menggunakan tali tambang. Adapun salah satu jenis tambang yang cukup populer untuk pemanfaatan kapal laut ialah terbuat dari serat nilon. Tali berbahan nilon dipilih karena memiliki elastisitas dan tingkat penyerapan guncangan yang baik. Sayangnya tali ini akan mudah melemah saat kondisinya basah sehingga jika diaplikasikan menjadi tali jangkar, tali ini harus sering diganti. Aplikasi tali tambang ini untuk industri kapal dan kelautan sendiri biasa dipakai untuk penarikan kapal atau towing dan penambatan kapal alias mooring . Beberapa karakteristik dari tali kapal nilon diantaranya tidak akan mengambang di air. Tali ini memiliki ketahanan putus tinggi, tahan lama dan awet hingga bertahun-tahun. Serta tahan terhadap hentakan dan sentakan, tahan terhadap gesekan tinggi, anti sinar UV, tahan panas, tidak dapat didaur, anti cairan korosif dan anti minyak.
Tags: benang nilon